The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring in Concert, Pengalaman Sinematik yang Melebur Bersama Live Orkestra

3 weeks ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Menggandeng 54 Entertainment, Singapore Street Festival mempersembahkan The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring in Concert untuk pertama kalinya di Jakarta. Pertunjukan ini menampilkan film "The Lord of the Rings" yang diproyeksikan di layar raksasa diiringi live orkestra yang memainkan musik ikonis Howard Shore.

Shrone adalah salah satu komponis paling ternama saat ini, yang telah berkolaborasi dengan sutradara-sutradara besar, seperti Peter Jackson, David Cronenberg, dan Martin Scorsese. Karya legendarisnya untuk trilogi "The Lord of the Rings" telah mengantarkannya meraih tiga penghargaan Academy Awards, empat Grammy, dan dua Golden Globes.

Di pertunjukan ini, karya Shore akan dihidupkan melalui penampilan orkestra penuh dan paduan suara, mengubahnya dari sekadar musik latar jadi narasi emosional yang dijanjikan membenamkan Anda ke dalam dunia Middle-earth, mulai dari melodi Celtic yang lembut milik para Hobbit, harmoni etereal kaum Elf, hingga hentakan taiko yang menggelegar dari para Orc.

Pengalaman yang Sama Sekali Baru

"Ini adalah kesempatan unik untuk menyaksikan salah satu film fantasi terbesar sepanjang masa dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya," kata mereka dalam rilis pada Lifestyle Liputan6.com, Selasa, 5 Agustus 2025.

Musik dari "The Lord of the Rings" dianggap sebagai salah satu karya musik film yang paling kompleks dan menyeluruh. Pada 2003, Shore memimpin New Zealand Symphony Orchestra and Chorus dalam penayangan perdana "The Lord of the Rings Symphony"  secara global di Wellington.

Sejak saat itu, Symphony dan pertunjukan The Lord of the Rings – Live to Projection telah dipentaskan lebih dari 500 kali oleh orkestra-orkestra paling prestisius di dunia. Di Jakarta, pertunjukannya akan diipadukan dengan instrumen langka dan komposisi musik yang kompleks.

Semua ini dimulai pada 1954, ketika The Fellowship of the Ring karya J.R.R. Tolkien—buku pertama dari trilogi The Lord of the Rings—pertama kali diterbitkan. Karya Tolkien dinilai memberi pengaruh mendalam bagi generasi pembaca, jadi simbol klasik dari pertarungan antara kebaikan dan kejahatan. 

Awal Semuanya

Di berbagai jajak pendapat global, buku ini bahkan dinobatkan sebagai "Book of the Century." Tolkien menciptakan standar baru untuk genre epik modern, membangun dunia yang benar-benar baru, kaya akan detail, dan penuh semangat.

Kini, legenda yang dibayangkan Tolkien akhirnya hadir di Jakarta dan dihidupkan dalam pertunjukan orkestra musik megah dalam "The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring in Concert Live in Jakarta." "The Lord of the Rings" bukan hanya kisah tentang sihir dan petualangan.

"Ini adalah cerita tentang persahabatan, keberanian, dan harapan di tengah kegelapan. Tolkien menciptakan dunia yang menggugah imajinasi jutaan orang selama puluhan tahun, dan kini dunia itu hidup kembali lewat kolaborasi luar biasa antara sinema dan live orkestra," sebut mereka.

Pertunjukan ini akan berlangsung di JIEXPO Grand Theatre pada Sabtu, 20 September 2025, dalam dua sesi: pukul 14.00 WIB dan 19.30 WIB. Tiket sudah dijual dengan harga Early Bird mulai dari Rp900 ribu hingga Rp2,25 juta, tersedia eksklusif di loket.com/event/lotrjkt0925 hingga 15 Agustus 2025.

Film Spin-off

Tahun lalu, Warner Bros mengumumkan jadwal tayang film "The Hunt for Gollum" yang merupakan spin-off dari trilogi "Lord of the Rings." "The Hunt for Gollum" akan disutradarai Andy Serkis dan dijadwalkan tayang pada 2026.

Kanal Regional Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber, film live-action ini akan fokus menyoroti karakter Gollum yang suaranya diisi Andy Serkis. Sementara itu, Peter Jackson selaku sutradara trilogi "Lord of the Rings" akan bertindak sebagai produser bersama Fran Walsh dan Philippa Boyens.

Saat itu, film "The Hunt for Gollum" masih dalam tahap awal pengembangan naskah yang ditulis oleh Fran Walsh, Philippa Boyens, Phoebe Gittins, dan Arty Papargeorgiou. Cerita film ini akan berpusat pada Gollum, yang awalnya seorang Hobbit bernama Sméagol.

Ia kemudian berubah mjadi makhluk yang terobsesi dengan cincin satu. Karakter ini belum pernah diceritakan secara menyeluruh, sehingga akan jadi fokus utama dalam warabala film terbaru "The Lord of the Rings."

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |