Cara Membuat Nasi Krawu, Makanan Tradisional Khas Gresik dengan Rasa Gurih dan Autentik

1 week ago 27
  • Apa perbedaan utama Nasi Krawu dengan nasi campur lainnya di Jawa Timur?
  • Bagian daging sapi apa yang paling cocok untuk membuat Nasi Krawu?
  • Berapa lama daya tahan Nasi Krawu jika ingin dijadikan oleh-oleh?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Gresik tidak hanya dikenal sebagai kota industri yang sibuk, tetapi juga menyimpan kekayaan kuliner legendaris bernama Nasi Krawu. Hidangan ini menawarkan cita rasa gurih yang sangat khas dan berbeda dari nasi campur lain di Jawa Timur. Kelezatan kuliner ini menjadikannya menu sarapan favorit bagi warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke sana.

Sajian ini terdiri dari nasi putih punel dan suwiran daging sapi empuk dan jeroan bumbu semur. Fira, seorang praktisi kuliner lokal asli Gresik, Jawa Timur, menekankan bahwa dua jenis serundeng kelapa adalah kunci utama dari keunikan hidangan ini. Taburan serundeng tersebut memberikan tekstur kaya yang menyatu sempurna saat diaduk bersama nasi yang masih hangat.

"Yang bikin beda dan khas banget itu serundengnya, Mas, atau orang sini bilang poyah. Ada dua warna biasanya, kuning sama merah pedas, itu yang bikin rasanya jadi gurih banget pas diaduk sama nasi hangat," ujar wanita 32 tahun itu saat dihubungi Liputan6.com via telepon pada Sabtu (14/2/2026) lalu. 

Menjaga keaslian rasa Nasi Krawu memerlukan perhatian khusus pada cara penyajian tradisional yang sudah turun-temurun. Penggunaan daun pisang atau "pincuk" sebagai alas makan sangat krusial untuk memunculkan aroma sedap saat bersentuhan dengan nasi panas. Kesederhanaan penyajian inilah yang justru menciptakan sensasi nostalgia yang sulit didapatkan jika menggunakan piring modern biasa.

Membuat hidangan ini di rumah sangat mungkin dilakukan asalkan Anda mengetahui teknik pengolahan yang tepat dan sabar. Kami akan membagikan langkah rahasia untuk menghasilkan daging yang lembut serta serundeng yang renyah dan tahan lama. Simak panduan lengkap berikut ini untuk menghadirkan cita rasa autentik Gresik di meja makan Anda.

Bahan-Bahan Utama Nasi Krawu

Adapun bahan utama dari nasi krawu adalah menyiapkan daging sapi bagian paha atau gandik sebanyak setengah kilogram sebagai bahan utama yang paling penting. Sediakan juga jeroan sapi seperti babat atau paru jika Anda ingin menyajikan versi lengkap yang sangat komplet. Jangan lupa siapkan satu butir kelapa parut berukuran besar untuk diolah menjadi dua jenis serundeng yang gurih.

"Kalau yang asli itu lauknya pasti olahan sapi, Mas, bisa daging suwir, babat, paru, atau usus yang dimasak semur kering sampai warnanya cokelat pekat. Terus wajib ada serundeng kelapa dua macam tadi, sama sambal terasi yang pedasnya nendang. Kadang ada juga yang nambahin kuah semur sedikit biar nyemek-nyemek, tapi intinya ndak boleh pakai sayur, Nasi Krawu itu murni daging sama serundeng," jelas Fira yang juga seorang Asisten Rumah Tangga (ART). 

Bahan bumbu halus terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar, jinten, dan kunyit untuk memberikan warna kuning alami. Tambahkan cabai merah besar dan cabai rawit jika ingin membuat varian serundeng serta sambal yang terasa sangat pedas. Siapkan juga gula merah berkualitas dan garam secukupnya agar rasa masakan menjadi seimbang antara manis dan juga gurih.

Gunakan daun pisang segar sebagai alas sajian untuk mendapatkan aroma khas yang sangat wangi dan juga menggugah selera. Pastikan nasi putih yang dimasak memiliki tekstur punel agar enak saat dipadukan dengan berbagai macam lauk pauk kering. Semua bahan ini harus dalam kondisi segar agar kualitas rasa Nasi Krawu tetap terjaga keasliannya sampai ke lidah.

Persiapan Daging Sapi yang Empuk

Rebus daging sapi dalam air mendidih bersama jahe dan lengkuas untuk menghilangkan aroma amis yang masih menempel kuat. Masaklah daging tersebut dalam waktu yang cukup lama hingga teksturnya menjadi benar-benar lunak dan sangat mudah untuk dipotong. Pastikan air rebusan tetap jernih agar kualitas daging tetap terjaga dengan baik selama proses pemasakan awal ini berlangsung.

Angkat daging yang telah empuk lalu tiriskan sebentar hingga suhu panasnya berkurang agar lebih mudah saat akan diproses. Suwir daging mengikuti arah seratnya menggunakan tangan atau bantuan garpu agar hasilnya terlihat rapi dan tidak hancur berantakan. Proses menyuwir ini sangat penting untuk memastikan bumbu bisa meresap sempurna sampai ke bagian terdalam dari serat daging.

Sisihkan air kaldu sisa rebusan daging untuk digunakan kembali pada tahap memasak bumbu agar rasa gurihnya semakin kuat. Fira menyarankan agar daging tidak dipotong terlalu kecil supaya tekstur khas suwiran tetap terlihat jelas saat sudah disajikan. Persiapan daging yang benar merupakan fondasi utama untuk menghasilkan Nasi Krawu yang lezat dan bertekstur lembut saat dikunyah.

"Dagingnya itu harus direbus lama dulu, Mas, pakai rempah-rempah lengkap biar bau sapinya hilang dan jadi empuk. Setelah empuk, baru dimasak lagi pakai bumbu krawu yang manis gurih itu sampai airnya asat atau kering, makanya warnanya bisa cokelat gelap dan rasanya manis gurih. Prosesnya memang lama, makanya kalau dimakan dagingnya itu lembut banget, ndak perlu ngotot ngunyahnya," ucapnya.

Meracik Bumbu Daging Khas Gresik

Haluskan semua bumbu rempah lalu tumis dengan sedikit minyak hingga mengeluarkan aroma harum yang sangat kuat dan menggoda. Masukkan suwiran daging sapi ke dalam tumisan bumbu lalu aduk secara perlahan sampai semua bagian daging terlumuri rata. Tambahkan sedikit air kaldu dan gula merah agar tercipta perpaduan rasa manis dan gurih yang meresap hingga dalam.

Masaklah daging tersebut dengan api kecil sampai airnya benar-benar menyusut atau asat agar bumbu melekat dengan sangat sempurna. Perubahan warna daging menjadi cokelat gelap menandakan bahwa proses karamelisasi bumbu telah berhasil dilakukan dengan cara yang tepat. Pastikan daging tetap lembap namun tidak berkuah karena ciri khas Nasi Krawu adalah lauknya yang cenderung kering dan legit.

Fira menekankan agar mengaduk daging suwir tersebut dengan waktu yang cukup lama dan konsisten agar bagian bawahnya tidak gosong dan memberikan rasa pahit yang merusak kualitas masakannya. Setelah matang sempurna, angkat daging dan biarkan mendingin sejenak sebelum disandingkan dengan nasi putih hangat dan lauk pauk lainnya. Bumbu yang meresap sempurna akan membuat setiap suapan Nasi Krawu terasa sangat istimewa bagi siapa saja yang mencicipinya nanti.

"Kuncinya di api sama kesabaran ngaduknya, Mas. Kelapa parutnya itu disangrai pakai bumbu kunyit buat yang kuning, atau cabai buat yang merah, terus diaduk terus di wajan besar pakai api kecil. Ndak boleh ditinggal, soalnya kalau gosong sedikit saja rasanya jadi pahit dan merusak rasa nasinya nanti. Harus sampai benar-benar kering kress biar awet dan gurihnya keluar," terangnya.

Teknik Sangrai Serundeng Dua Warna

Bagi kelapa parut menjadi dua bagian sama besar untuk membuat serundeng warna kuning gurih dan serundeng warna merah pedas. Campurkan bagian pertama dengan bumbu kunyit halus sementara bagian kedua dicampur dengan ulekan cabai merah yang sudah sangat halus. Pastikan semua bumbu teraduk rata dengan kelapa agar warna yang dihasilkan terlihat cantik dan tidak ada bagian putih tersisa.

Sangrai kelapa tersebut di atas wajan yang luas menggunakan api paling kecil agar matangnya bisa merata secara perlahan sekali. Anda harus terus mengaduk kelapa tanpa henti karena serundeng sangat mudah gosong jika ditinggalkan sebentar saja tanpa ada pengawasan. Proses sangrai ini membutuhkan kesabaran yang tinggi hingga kelapa menjadi benar-benar kering dan memiliki tekstur yang sangat renyah.

Angkat serundeng setelah teksturnya terasa ringan saat diaduk dan mengeluarkan aroma kelapa sangrai yang sangat gurih dan juga harum. Biarkan serundeng mendingin di suhu ruang sebelum Anda memasukkannya ke dalam wadah kedap udara agar tetap garing dan tahan lama. Kehadiran dua warna serundeng ini adalah identitas visual yang paling menonjol dari sajian Nasi Krawu asli dari kota Gresik.

Membuat Sambal Terasi yang Nendang

Goreng cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih hingga layu lalu tambahkan terasi bakar yang memiliki aroma sangat kuat. Uleg semua bahan tersebut di atas cobek batu bersama tambahan garam dan gula pasir secukupnya sesuai dengan selera Anda. Tambahkan sedikit minyak panas sisa menggoreng cabai agar sambal terlihat lebih menarik dan memiliki rasa yang jauh lebih gurih.

Sambal terasi ini berfungsi sebagai penyeimbang rasa manis dari daging suwir sehingga cita rasa keseluruhan menjadi sangat kaya sekali. Pastikan sambal memiliki tingkat pedas yang pas agar tidak menutupi rasa gurih dari serundeng kelapa yang telah Anda buat. Tekstur sambal yang sedikit berminyak akan membuat nasi menjadi lebih nikmat saat diaduk rata dengan semua komponen lauk pauk lainnya.

Sajikan sambal ini di pinggir piring atau daun pisang tepat di samping suwiran daging dan juga tumpukan serundeng dua warna. Kehadiran sambal terasi yang segar akan membangkitkan nafsu makan dan memberikan sensasi makan yang sangat luar biasa bagi penikmatnya. Dengan mengikuti semua langkah ini, Anda telah berhasil menyajikan Nasi Krawu autentik dengan kualitas rasa yang setara pedagang aslinya.

Cara Penyajian Autentik dengan Pincuk

Siapkan nasi putih punel yang masih hangat untuk dasar penyajian hidangan ini. Ambil selembar daun pisang segar yang sudah dibersihkan dan dibentuk model pincuk. Lipat ujung daun dengan rapi agar nasi tidak tumpah saat diletakkan disana. Tata nasi putih secukupnya lalu beri suwiran daging sapi di bagian atasnya.

Taburkan serundeng kuning dan merah di sisi kanan dan kiri nasi tersebut. Letakkan sesendok sambal terasi di pinggir piring sebagai pelengkap rasa pedasnya. Nikmati sajian ini selagi hangat agar aromanya keluar maksimal dan menggugah selera. Makanlah menggunakan tangan langsung untuk merasakan sensasi kuliner tradisional yang sesungguhnya. Rasakan perpaduan tekstur daging empuk dan serundeng renyah dalam satu suapan.

Fira juga menjelaskan terkait cara penyajian nasi krawu dengan pincuk atau alas daun pisang memberikan pengaruh dalam segi rasa nasi krawu-nya. 

"Kalau Nasi Krawu ditaruh di piring kaca atau sterofoam, rasanya jadi beda, kurang sedap. Pas nasi panas ketemu sama daun pisang, itu aromanya keluar wangi banget, bikin nafsu makan nambah. Makanya walaupun zaman sudah modern, saya tetap pertahankan pakai daun pisang karena itu nyawanya Nasi Krawu," jelasnya. 

Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan

1. Apa perbedaan utama Nasi Krawu dengan nasi campur lainnya di Jawa Timur?

Nasi Krawu tidak menggunakan sayuran dan memiliki ciri khas penggunaan dua jenis serundeng (kuning dan merah) serta disajikan dengan alas daun pisang (pincuk).

2. Bagian daging sapi apa yang paling cocok untuk membuat Nasi Krawu?

Bagian sengkel atau gandik sangat disarankan karena memiliki serat yang bagus untuk disuwir dan tidak mudah hancur saat dimasak dalam waktu lama.

3. Berapa lama daya tahan Nasi Krawu jika ingin dijadikan oleh-oleh?

Menurut Fira, lauk daging dan serundeng yang dimasak kering bisa tahan hingga 24 jam di suhu ruang, namun sebaiknya dipisahkan dari nasi agar tidak cepat basi.

4. Mengapa Nasi Krawu identik dengan penyajian menggunakan daun pisang?

Daun pisang memberikan aroma khas yang keluar saat terkena nasi panas, yang menurut praktisi kuliner lokal dianggap sebagai "nyawa" yang menambah kenikmatan hidangan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |