Liputan6.com, Jakarta - Popularitas drama dan musik Korea telah membawa gelombang minat yang masif terhadap budaya, termasuk kulinernya, di Indonesia. Fenomena ini membuka peluang emas bagi siapa saja yang mencari resep jajanan Korea yang mudah dan bisa dijual. Banyak hidangan khas jalanan Korea tidak hanya lezat dan unik, tetapi juga relatif sederhana untuk dibuat.
Proses pembuatannya yang tidak rumit, bahan baku yang semakin mudah didapat, serta tingginya minat pasar menjadikan jajanan Korea sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Secara historis, makanan jalanan di Korea Selatan telah menjadi bagian integral dari budaya populer.
Dengan mengikuti beberapa contoh resep di bawah ini, Anda bisa mulai membuat hidangan khas Korea dan memasarkannya di lingkungan sekitar. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (2/1/2026).
Tteokbokki Pedas Manis
Tteokbokki adalah salah satu jajanan kaki lima Korea yang paling populer, terbuat dari kue beras kenyal yang dimasak dalam saus gochujang pedas manis. Hidangan ini sangat digemari di Korea maupun di Indonesia karena teksturnya yang empuk dan rasanya yang kuat.
Bahan Untuk Tteok (Kue Beras):
- 100 gram tepung beras
- 100 gram tepung ketan
- 1 sendok teh garam
- 175 ml air mendidih
- 1 sendok teh minyak wijen
Untuk Saus Gochujang Alternatif:
- 1 sendok makan tepung beras
- 2 sendok makan penuh bubuk paprika atau cabai bubuk halus
- ¼ sendok teh lada bubuk
- 2 sendok makan saus tomat
- Air secukupnya
Bahan Lainnya:
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
- 5 siung bawang putih
- ½ bawang bombay
- 500 ml air
- 1 sendok teh garam
- 1-2 sendok makan gula pasir
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 3 buah atau secukupnya otak-otak/odeng/bakso ikan
- Daun bawang dan biji wijen untuk taburan
Cara Membuat:
- Membuat Tteok: Campurkan tepung beras, tepung ketan, dan garam. Tuang air mendidih sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. Tambahkan minyak wijen, uleni lagi. Bentuk adonan menjadi silinder panjang, lalu potong-potong sesuai selera. Rebus tteok hingga mengapung dan matang, tiriskan.
- Membuat Saus: Haluskan bawang putih dan iris bawang bombay. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
- Masukkan bahan saus gochujang alternatif (tepung beras, bubuk paprika, lada, saus tomat, air) ke dalam tumisan, aduk rata.
- Tambahkan air, garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Masak hingga saus mengental.
- Masukkan tteok yang sudah direbus dan otak-otak/odeng/bakso ikan. Aduk rata dan masak hingga semua bahan terlumuri saus dengan baik.
- Sajikan tteokbokki hangat dengan taburan daun bawang dan biji wijen.
Odeng (Eomuk Tang)
Odeng atau eomuk adalah kue ikan khas Korea yang disajikan dengan kuah kaldu gurih dan hangat, biasanya ditusuk seperti sate. Jajanan ini sangat nikmat disantap saat masih panas dan cocok dijual di sore hingga malam hari.
Bahan Untuk Odeng Ekonomis:
- 100 gram tepung terigu protein sedang
- 100 gram tepung sagu
- ½ sendok teh garam
- ½ sendok teh lada bubuk
- 1 sendok teh kaldu bubuk
- 2 lembar daun bawang, iris
- 1 butir telur
- 400 ml air
- Minyak goreng secukupnya
Bahan Untuk Kuah Kaldu:
- Air secukupnya
- Bawang putih, geprek
- Daun bawang, bagian putihnya
- Kecap asin
- Garam dan merica secukupnya
Cara Membuat:
- Membuat Odeng: Campurkan tepung terigu, tepung sagu, garam, lada bubuk, kaldu bubuk, irisan daun bawang, dan telur dalam wadah.
- Tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak menggumpal.
- Panaskan minyak goreng. Ambil adonan, bentuk lembaran tipis atau sesuai selera, lalu goreng hingga matang dan berwarna keemasan. Tiriskan.
- Setelah dingin, potong odeng menjadi bentuk yang diinginkan dan tusuk dengan tusuk sate.
- Membuat Kuah Kaldu: Rebus air, masukkan bawang putih geprek dan bagian putih daun bawang. Bumbui dengan kecap asin, garam, dan merica. Masak hingga mendidih dan bumbu meresap.
- Masukkan odeng yang sudah ditusuk ke dalam kuah kaldu panas. Sajikan segera.
Corndog Mozzarella
Corndog ala Korea dikenal dengan ukurannya yang jumbo dan variasi topping yang unik, seringkali berisi sosis dan keju mozzarella yang meleleh. Camilan ini sangat digemari karena teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam.
Bahan Kulit:
- 250 gram tepung terigu protein tinggi
- 225 ml air hangat
- 50 gram gula pasir
- ½ sendok teh garam
- 1 sendok teh ragi instan
Bahan Isian:
- 12 buah sosis, potong dua
- Keju mozzarella, potong dadu atau memanjang
Bahan Pelapis:
- 100 gram tepung panir
Lain-lain:
- Tusuk sate
- Minyak goreng secukupnya
- Saus sambal, mayones, mustard untuk pelengkap
Cara Membuat:
- Membuat Adonan Kulit: Campurkan tepung terigu, gula pasir, garam, dan ragi instan. Aduk rata.
- Tuang air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan tidak lengket.
- Tutup adonan dengan kain bersih atau plastik wrap, diamkan selama kurang lebih 1 jam atau hingga mengembang dua kali lipat.
- Menyiapkan Isian: Tusuk sosis dan potongan keju mozzarella secara bergantian pada tusuk sate.
- Membentuk Corndog: Ambil adonan kulit yang sudah mengembang, pipihkan, lalu balutkan pada tusukan sosis dan keju hingga tertutup rata.
- Gulingkan corndog yang sudah dibalut adonan ke dalam tepung panir hingga seluruh permukaannya tertutup rata.
- Menggoreng: Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak. Goreng corndog dengan api sedang hingga matang, berwarna kuning keemasan, dan renyah.
- Tiriskan dan sajikan corndog hangat dengan saus sambal, mayones, atau mustard.
Hotteok (Pancake Manis Korea)
Hotteok adalah pancake manis khas Korea yang populer, terutama saat musim dingin. Biasanya diisi dengan campuran gula merah, kacang-kacangan, dan kayu manis, memberikan rasa manis yang hangat dan tekstur kenyal.
Bahan Adonan:
- 250 gram tepung terigu protein tinggi
- 50 gram tepung ketan
- 200 ml air hangat
- 50 ml susu (bisa diganti air)
- 1 sendok makan ragi instan (5 gram)
- 45 gram gula (3 sendok makan)
- 1 sendok teh garam
- 1 sendok teh baking powder
- 35 ml minyak goreng
Bahan Isian Original:
- 75 gram gula palem/gula aren (5 sendok makan)
- 40 gram kacang cacah (3-4 sendok makan)
- 1 sendok teh bubuk kayu manis
- 15 gram margarin/mentega (1 sendok makan), lelehkan
- ¼ sendok teh garam (opsional)
Lain-lain:
- Minyak goreng secukupnya untuk memanggang
Cara Membuat:
- Membuat Adonan: Campurkan tepung terigu, tepung ketan, gula, garam, dan baking powder. Aduk rata.
- Dalam wadah terpisah, campurkan air hangat, susu, dan ragi instan. Diamkan beberapa menit hingga ragi aktif dan berbusa.
- Tuang campuran ragi ke dalam campuran tepung. Tambahkan minyak goreng. Uleni hingga adonan kalis dan elastis.
- Tutup adonan dengan kain bersih atau plastic wrap, diamkan selama 1 jam hingga mengembang.
- Membuat Isian: Campurkan gula palem/aren, kacang cacah, bubuk kayu manis, margarin/mentega leleh, dan garam. Aduk rata.
- Membentuk Hotteok: Kempiskan adonan yang sudah mengembang. Ambil sebagian adonan, pipihkan di telapak tangan yang sudah diolesi minyak.
- Letakkan sekitar 1 sendok makan isian di tengah adonan, lalu rapatkan adonan hingga membentuk bola dan isian tertutup sempurna.
- Memanggang: Panaskan sedikit minyak di wajan anti lengket dengan api sedang. Letakkan adonan hotteok di wajan.
- Setelah bagian bawah sedikit matang, balik hotteok dan tekan perlahan dengan spatula hingga pipih seperti pancake.
- Panggang kedua sisi hingga berwarna cokelat keemasan dan matang. Angkat dan sajikan hangat.
Kimchi Jeon (Pancake Kimchi)
Kimchi Jeon adalah pancake gurih khas Korea yang terbuat dari kimchi, seringkali disajikan sebagai camilan atau hidangan pendamping. Rasanya yang asam, pedas, dan gurih menjadikannya favorit banyak orang.
Bahan-bahan:
- 200 gram kimchi (sawi putih), iris tipis
- 2 batang daun bawang, iris-iris
- 50 gram tepung terigu
- 30 gram tepung beras
- ½ sendok teh baking powder
- ½ sendok teh kaldu jamur bubuk
- ¼ sendok teh garam
- ½ sendok teh bubuk cabai Korea (opsional)
- 3-4 sendok makan air kimchi
- 7-8 sendok makan air es
- 3-4 sendok makan minyak goreng
Cara Membuat:
- Potong kimchi menjadi ukuran yang lebih kecil jika terlalu besar.
- Dalam mangkuk besar, campurkan tepung terigu, tepung beras, baking powder, kaldu jamur bubuk, garam, dan bubuk cabai Korea (jika menggunakan). Aduk rata.
- Masukkan kimchi dan irisan daun bawang ke dalam campuran tepung.
- Tambahkan air kimchi dan air es sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga membentuk adonan pancake yang kental.
- Panaskan minyak goreng di wajan anti lengket dengan api sedang.
- Tuang adonan kimchi jeon ke wajan, ratakan hingga membentuk lingkaran. Masak hingga bagian bawah matang dan berwarna keemasan.
- Balik pancake dan masak sisi lainnya hingga matang sempurna dan renyah.
- Angkat dan sajikan kimchi jeon hangat, bisa dengan saus cocolan kecap asin.
Kimbap
Kimbap adalah nasi gulung rumput laut khas Korea yang mirip sushi, namun memiliki cita rasa unik karena penggunaan minyak wijen. Kimbap sering dijadikan bekal atau camilan praktis dengan berbagai isian.
Bahan Nasi:
- 3 gelas nasi putih yang telah dimasak dan dingin
- 2 sendok makan minyak wijen
- ½ sendok teh garam
Bahan Isian:
- 1 lembar rumput laut kering (gim/gimba) ukuran besar
- 1 buah wortel, potong panjang tipis
- 1 buah mentimun, iris memanjang
- 2 butir telur, kocok dan buat dadar tipis, lalu iris memanjang
- 100 gram daging ayam atau sapi, potong tipis dan tumis dengan garam dan merica
- Garam dan merica secukupnya untuk bumbu isian
Cara Membuat:
- Menyiapkan Nasi: Campurkan nasi yang sudah dingin dengan minyak wijen dan garam. Aduk rata.
- Menyiapkan Isian: Tumis wortel dan mentimun secara terpisah dengan sedikit garam hingga layu, lalu sisihkan.
- Buat dadar tipis dari telur kocok, lalu iris memanjang.
- Tumis daging ayam atau sapi hingga matang, bumbui dengan garam dan merica.
- Menggulung Kimbap: Letakkan selembar rumput laut kering (nori) di atas tikar bambu penggulung (atau plastic wrap).
- Ratakan nasi di atas nori, sisakan sedikit bagian ujung nori tanpa nasi.
- Susun isian (wortel, mentimun, telur, daging) di tengah nasi secara memanjang.
- Gulung kimbap perlahan dan padat dari satu sisi ke sisi lain. Rekatkan ujung nori dengan sedikit air.
- Olesi permukaan gulungan kimbap dengan sedikit minyak wijen, lalu potong-potong menjadi beberapa bagian.
- Sajikan kimbap sebagai camilan atau bekal.
Gyeranppang (Roti Telur Korea)
Gyeranppang adalah roti telur khas Korea yang sering dijumpai sebagai jajanan musim dingin atau sarapan cepat. Perpaduan roti lembut dengan telur utuh dan keju menghasilkan rasa gurih yang mengenyangkan.
Bahan Adonan:
- 80 gram tepung terigu serbaguna
- 30 gram gula pasir
- ¼ sendok teh garam
- ½ sendok teh baking powder
- 1 butir telur utuh
- 30 gram mentega, lelehkan
- 110 ml susu cair
Untuk Topping:
- 6 butir telur utuh (untuk isian)
- Keju cheddar atau mozzarella parut secukupnya
- Garam dan merica secukupnya
- Daun bawang, iris tipis (opsional)
- Smoke beef atau sosis, potong kecil (opsional)
Cara Membuat:
- Membuat Adonan: Dalam mangkuk, campurkan tepung terigu, gula pasir, garam, dan baking powder. Aduk rata.
- Di wadah terpisah, kocok telur utuh, mentega leleh, dan susu cair.
- Tuang campuran basah ke dalam campuran kering sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan tercampur rata dan tidak menggumpal.
- Memanggang Gyeranppang: Siapkan cetakan muffin atau loyang kecil yang sudah diolesi margarin.
- Tuang adonan ke dalam cetakan hingga sekitar 1/3 penuh.
- Pecahkan satu butir telur utuh di atas setiap adonan.
- Taburi dengan keju parut, garam, merica, dan irisan daun bawang atau smoke beef jika menggunakan.
- Panggang dalam oven yang sudah dipanaskan sebelumnya pada suhu 200°C selama sekitar 15-20 menit, atau hingga telur matang dan roti berwarna keemasan.
- Jika menggunakan teflon, tuang adonan, pecahkan telur, dan masak dengan api kecil hingga matang, lalu balik perlahan.
- Sajikan gyeranppang hangat.
FAQ
- Apakah jajanan Korea cocok untuk usaha pemula?Ya, banyak menu jajanan Korea yang proses pembuatannya sederhana dan tidak membutuhkan modal besar, sehingga cocok untuk pemula.
- Apakah bahan makanan Korea mudah didapat di Indonesia?Saat ini, bahan baku makanan Korea semakin mudah didapat di Indonesia, bahkan banyak yang sudah diproduksi secara lokal.
- Bagaimana cara membuat jajanan Korea agar laris dijual?Kuncinya adalah melakukan riset pasar, menyesuaikan rasa dengan lidah lokal, menjaga kualitas rasa dan pelayanan, serta memilih menu yang proses produksinya sederhana.
- Menu jajanan Korea apa yang paling laris untuk dijual?Tteokbokki, corndog, sotteok sotteok, dan yangnyeom chicken termasuk menu favorit yang banyak diminati.
- Apakah jajanan Korea bisa dijual secara online?Beberapa menu seperti mandu, kimbap, dan ayam goreng Korea sangat cocok dijual online atau sebagai frozen food.
- Berapa estimasi modal awal untuk bisnis street food Korea?Modal untuk memulai bisnis street food Korea tidak terlalu mahal, berkisar antara 3-6 juta rupiah, tergantung jenis makanan yang dijual.
- Bagaimana cara menarik pembeli untuk jajanan Korea?Manfaatkan media sosial untuk promosi, tawarkan diskon atau promo menarik, dan pastikan tempat jualan bersih dan menarik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461589/original/000273000_1767423898-Atta_Halilintar_0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461441/original/057215300_1767415602-ClipDown.com_609500448_18567518770028417_8848796918984768921_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425653/original/011438400_1764233736-Puding_Susu_Lapis_Jeli_Buah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461569/original/030178100_1767421367-000_89EJ72P.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4389211/original/015578000_1681113314-WhatsApp_Image_2023-04-10_at_14.24.09.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461462/original/066624800_1767416618-kopi_opak_29.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461434/original/056628600_1767414888-Kue_Tanpa_Tepung_dan_Gula.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1696724/original/084387800_1504166564-20170831_____Tampilan_Kate_Middleton_saat_20_tahun_kematian_Putri_Diana_____AP_-_03.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461393/original/063587500_1767411278-Tengkleng_Klewer_Bu_Edi__GMaps_Achmad_Nuno_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5170040/original/034630900_1742564448-assortment-healthy-food-fridge.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461381/original/093790300_1767410414-MixCollage-03-Jan-2026-10-19-AM-3257.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436196/original/002227500_1765165587-bolu_labu_kuning.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4988264/original/089904800_1730512664-20241101_165349.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432027/original/046775500_1764753933-e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4748142/original/020952000_1708432868-museum_batik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461296/original/097336800_1767361193-Rama_Duwaji.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461001/original/085424100_1767331987-Huynh_Tran_Y_Nhi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5455826/original/078254400_1766736448-Tugu_Jogja_di_Malam_Hari__dok._Dinas_Pariwisata_Daerah_Istimewa_Yogyakarta_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461089/original/010863100_1767338258-Gudeg_Ayam.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2891369/original/012427100_1566627744-800px-Desa_Padusan_Pacet.jpg)