Liputan6.com, Jakarta - Kurma menjadi salah satu buah favorit, terutama saat bulan Ramadan tiba, dikenal karena rasa manis dan manfaat kesehatannya. Namun, tidak semua kurma yang dijual di pasaran memiliki kualitas yang baik dan aman untuk dikonsumsi. Memilih kurma yang tepat sangat penting untuk memastikan kita mendapatkan nutrisi optimal dan terhindar dari risiko kesehatan.
Konsumsi kurma yang sudah tidak layak dapat menimbulkan berbagai masalah pencernaan hingga keracunan makanan. Oleh karena itu, sebelum membeli atau menyantapnya, setiap orang wajib mengetahui tanda-tanda kurma yang sudah tidak segar. Mengenali ciri-ciri ini akan membantu Anda membuat pilihan yang bijak dan menjaga kesehatan keluarga.
Artikel ini akan membahas mengenai ciri-ciri kurma tak layak konsumsi yang perlu Anda waspadai. Jangan sampai salah pilih kurma yang justru membahayakan kesehatan Anda.
Munculnya Jamur di Permukaan
Salah satu tanda paling jelas bahwa kurma tidak layak konsumsi adalah munculnya jamur pada permukaannya. Jamur ini seringkali terlihat sebagai bercak putih, abu-abu, atau kehijauan dengan tekstur seperti kapas.
Pertumbuhan jamur umumnya terjadi jika kurma disimpan di lingkungan yang lembap dengan sirkulasi udara yang buruk. Penting untuk membedakan jamur ini dengan kristal gula yang terkadang muncul di permukaan kurma.
Kristal gula biasanya berupa bintik putih yang keras dan akan larut jika terkena panas, berbeda dengan jamur yang bertekstur lembut dan berbulu. Mengonsumsi kurma berjamur dapat memicu keracunan atau reaksi alergi yang tidak diinginkan.
Aroma Asam dan Menyengat
Kurma segar seharusnya memiliki aroma manis yang khas, mirip seperti madu alami. Aroma ini menjadi indikator penting kualitas buah kurma yang akan Anda konsumsi.
Jika kurma mengeluarkan bau asam, tengik, anyir, atau bahkan aroma seperti alkohol, ini adalah pertanda kuat bahwa buah tersebut telah mengalami proses fermentasi. Fermentasi ini membuat kurma tidak lagi aman untuk dikonsumsi.
Bau yang menyengat dan tidak sedap ini menunjukkan adanya aktivitas mikroorganisme yang merusak kualitas buah. Oleh karena itu, hindari kurma dengan aroma yang tidak biasa dan mencurigakan.
Perubahan Warna yang Ekstrem
Warna kurma yang masih baik biasanya seragam dan cerah sesuai jenisnya. Namun, kurma yang mulai membusuk akan menunjukkan perubahan warna yang signifikan dan mencolok.
Biasanya, warna kurma akan menjadi jauh lebih gelap atau kusam dibandingkan warna aslinya yang segar. Perubahan ini bisa menjadi indikasi awal penurunan kualitas buah.
Jika Anda melihat adanya bercak hitam, putih, atau kehijauan yang tidak merata dan tidak alami pada permukaan kurma, sebaiknya Anda sangat waspada. Perubahan warna ekstrem ini menandakan kurma sudah tidak layak dikonsumsi.
Tekstur Lembek dan Berlendir
Kurma yang masih layak konsumsi memiliki tekstur yang kenyal dan padat saat disentuh. Tekstur ini adalah salah satu ciri utama kurma berkualitas baik yang siap disantap.
Sebaliknya, jika kurma terasa sangat lengket hingga berlendir atau bahkan hancur saat ditekan sedikit saja, ini mengindikasikan adanya aktivitas mikroba. Kondisi ini juga bisa menjadi tanda fermentasi yang sedang berlangsung di dalam buah.
Kurma yang terlalu lembek, berair, atau mengeluarkan cairan juga merupakan sinyal jelas pembusukan. Hindari mengonsumsi kurma dengan tekstur seperti ini untuk menghindari masalah kesehatan.
Terdapat Serangga atau Larva
Kurma, terutama jenis organik atau yang sudah disimpan lama, rentan disinggahi oleh serangga seperti kutu, ulat kecil, laba-laba, atau cacing. Kehadiran hama ini seringkali tidak terlihat dari luar.
Maka dari itu, sangat disarankan untuk selalu membelah kurma sebelum mengonsumsinya. Pemeriksaan ini penting untuk memastikan tidak ada serangga atau larva di bagian dalam buah.
Jika Anda menemukan serbuk cokelat seperti pasir di bagian dalam, atau bintik-bintik kecil berwarna cokelat di permukaan, itu adalah kotoran serangga atau tanda keberadaan hama. Kurma dengan tanda-tanda ini tidak aman untuk dimakan.
Tekstur Terlalu Keras dan Kering
Meskipun beberapa jenis kurma memang memiliki tekstur yang lebih kering, kurma yang sudah melewati masa simpan optimal akan kehilangan kelembapannya secara total. Kondisi ini membuatnya sangat keras.
Tekstur yang sangat keras, bahkan seperti batu, menandakan bahwa kurma tersebut sudah kadaluwarsa atau kualitasnya menurun drastis. Kurma jenis ini seringkali sulit untuk dikunyah.
Meskipun kurma kering alami memang keras, kurma yang terlalu keras hingga sulit digigit atau dikunyah sebaiknya dihindari. Kualitas nutrisinya pun kemungkinan besar sudah jauh berkurang.
Rasa Pahit atau Asam
Kurma yang sehat dan segar secara alami memiliki rasa manis yang khas dan lezat. Rasa manis ini berasal dari kandungan gula alami yang tinggi di dalamnya.
Namun, jika Anda mencicipi kurma dan menemukan rasa pahit, asam, atau rasa lain yang tidak seperti biasanya, jangan melanjutkan untuk mengonsumsinya. Perubahan rasa ini adalah indikator kuat penurunan kualitas.
Rasa yang tidak normal menunjukkan adanya proses pembusukan atau fermentasi yang telah mengubah komposisi kimia buah. Segera buang kurma tersebut untuk menghindari risiko kesehatan yang tidak diinginkan.
5 Pertanyaan dan Jawaban
1. Apakah kurma berjamur masih bisa dimakan jika bagian jamurnya dibuang?
Tidak disarankan. Jamur dapat menyebarkan spora dan racun yang tidak terlihat ke seluruh bagian buah, meskipun hanya tampak di permukaan. Mengonsumsi kurma berjamur berisiko menyebabkan gangguan pencernaan atau keracunan makanan.
2. Bagaimana cara membedakan jamur dan kristal gula pada kurma?
Kristal gula biasanya berbentuk bintik putih keras yang terasa kasar dan bisa larut saat dipanaskan, sedangkan jamur bertekstur lembut, berbulu, serta berwarna putih keabu-abuan atau kehijauan dan sering disertai bau tidak sedap.
3. Berapa lama kurma bisa disimpan agar tetap segar?
Kurma dapat bertahan beberapa bulan pada suhu ruang jika disimpan dalam wadah tertutup rapat dan kering, serta bisa bertahan hingga satu tahun atau lebih jika disimpan di dalam kulkas dengan kondisi kedap udara.
4. Apakah kurma yang difermentasi aman untuk dikonsumsi?
Kurma yang mengalami fermentasi alami biasanya ditandai dengan bau asam atau seperti alkohol dan perubahan rasa. Jika fermentasi tidak terkontrol, kurma tersebut tidak aman dikonsumsi karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
5. Apa risiko mengonsumsi kurma yang sudah tidak layak?
Mengonsumsi kurma yang busuk atau terkontaminasi dapat menyebabkan mual, muntah, diare, sakit perut, hingga keracunan makanan, terutama pada anak-anak dan lansia yang sistem imunnya lebih rentan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3062884/original/002425400_1582862191-20200227-Mekah-Pasca-Penghentian-Sementara-Ibadah-Umrah-AFP-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4912558/original/076736300_1723101812-000_33E42BP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5518050/original/014886200_1772455766-WhatsApp_Image_2026-03-02_at_19.46.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486354/original/095967800_1769583830-soy-sauce-that-is-placed-wood-with-raw-soybean-seeds-scattered-around.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516227/original/012963800_1772267603-IMG-20260228-WA0014.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516591/original/082507500_1772335400-1b373dd3-eda4-4331-bcc7-cdc4305bdf3e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517462/original/009809800_1772429496-cropped-afe4cfcd-7d75-43ab-b202-0da3d1f99930.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516634/original/019068900_1772337320-Gemini_Generated_Image_tfzb04tfzb04tfzb.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517425/original/055665600_1772428001-cropped-e409568d-9219-45b2-a412-44098ec6ee3c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517513/original/099915000_1772430890-e541a68f-be08-42db-83aa-dd844f0fbb5d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517448/original/024282700_1772428954-Gemini_Generated_Image_3r2nyp3r2nyp3r2n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516204/original/055153900_1772266390-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517386/original/044224900_1772426152-unnamed__7_.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461384/original/010111000_1767411011-3menu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517422/original/090011200_1772427602-Gemini_Generated_Image_b15ng7b15ng7b15n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517408/original/036465400_1772426906-cropped-123839aa-e625-4a33-a972-560d3f3f66ca.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517158/original/015373900_1772417762-000_99GH8H6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517325/original/027420700_1772423751-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517375/original/010841700_1772425473-cropped-a66f181c-d00d-446c-aa09-38e31514afe9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410651/original/090420600_1762939515-maratabk.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5253077/original/024371800_1749990339-WhatsApp_Image_2025-06-15_at_18.51.19.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404922/original/033017100_1762419560-Depositphotos_609549356_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415683/original/002724400_1763390911-Heroes-Next-Door---Apple-Artwork---16_9-Cover-Art.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407523/original/003131000_1762745038-bolu_kukus.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347724/original/003956200_1757731932-Gemini_Generated_Image_ckz5packz5packz5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)