Liputan6.com, Jakarta - Resep daun pepaya anti pahit bisa jadi pilihan buat yang ingin menikmati olahan daun pepaya tanpa rasa pahit berlebihan. Rasa pahit daun pepaya bisa dikurangi lewat beberapa trik sederhana saat proses pengolahan.
Daun pepaya memang sering digunakan dalam masakan khas Indonesia. Namun, rasa pahitnya kerap menjadi tantangan saat dimasak. Karena itu, banyak orang mencari cara agar daun pepaya tetap lezat tanpa kehilangan cita rasa khasnya.
Tak perlu khawatir, ternyata ada cara mudah untuk mengurangi rasa pahit daun pepaya saat diolah. Selengkapnya resep daun pepaya anti pahit beserta tips yang bisa dicoba di rumah, dihadirkan Liputan6.com, Jumat (12/6).
Trik Mengurangi Rasa Pahit Daun Pepaya
Berbeda dengan buahnya yang punya rasa manis, daun pepaya dikenal dengan cita rasa pahit yang kuat. Rasa pahit ini berasal dari komposisi senyawa kimia fitokimia yang terkandung dalam daun pepaya.
Oleh karena itu, diperlukan cara pengolahan yang tepat untuk mengurangi rasa pahit daun pepaya. Dikatakan Hayah (53), seorang ibu rumah tangga asal Wonosobo kepada Liputan6.com pada Minggu (7/6) lalu, "Untuk cara merebus daun pepaya, bisa tambahkan tanah lempung atau tanah liat supaya mengurangi rasa pahitnya."
Tanah lempung (atau tanah liat) adalah jenis tanah khusus (sering disebut ampo) yang digunakan saat merebus daun pepaya untuk menyerap dan menghilangkan rasa pahit. Ini terjadi karena partikel tanah lempung bersifat menyerap (adsorpsi) zat alkaloid yang menimbulkan rasa pahit.
"Kalau orang zaman dulu, kriteria tanah lempung untuk merebus daun pepaya itu warna cokelat kemerahan, keras dan padat (biasanya mandhi/cespleng atau manjur dalam bahasa Indonesia). Jadi harus direndam dulu kalau mau buat merebus daun pepaya," lanjut Hayah membagikan pengalamannya dalam mengolah daun pepaya.
Hayah menyarankan untuk membeli tanah lempung di pasar tradisional apabila masih bingung dan supaya tidak salah pilih. Pasalnya, bahan tersebut umumnya mudah ditemukan dan tersedia di sejumlah lapak pedagang.
Cara Merebus Daun Pepaya Menggunakan Tanah Lempung
Ketika ditanya cara merebus daun pepaya menggunakan tanah lempung, Hayah menjawab, "Wajib dicuci terlebih dahulu ya sampai bersih. Tanah lempungnya direndam (biar hancur), kalau sudah hancur, rebus dengan air (dikira-kira saja kurang lebihnya berapa)."
“Tunggu sampai air lempung mendidih, setelah itu diberi sejumput garam (supaya rebusan daun pepaya warna tetap hijau segar), baru masukkan daun pepayanya sebanyak 2-3x adukan dan angkat, tiriskan, cuci bersih, angkat lalu cuci bersih agar sisa tanah lempungnya tidak ada nempel atau ikut termasak, setelah itu bisa mulai diolah menjadi sayuran,” jelasnya.
Tanah lempung direndam terlebih dahulu hingga hancur. Setelah hancur, rebus lempung tersebut dengan air secukupnya. Tunggu hingga air rebusan mendidih, lalu tambahkan sejumput garam agar warna daun pepaya tetap hijau segar saat direbus.
Setelah garam dimasukkan, masukkan daun pepaya ke dalam rebusan. Aduk sekitar dua hingga tiga kali, kemudian angkat dan tiriskan. Cuci daun pepaya hingga bersih agar tidak terdapat sisa tanah lempung, lalu olah sesuai kebutuhan sebagai sayur.
Hayah juga menjelaskan air yang digunakan untuk merendam tanah lempung dapat memiliki temperatur berapa pun. "Air bersih dingin, panas juga bisa (biar cepat hancur)," tutupnya.
Resep Bobor Daun Pepaya Anti Pahit
Hayah membagikan resep bobor daun pepaya yang praktis dan mudah untuk diikuti. Ia menyebutkan bahwa resep ini menghasilkan cita rasa yang lezat meskipun menggunakan bahan dan bumbu yang sederhana.
Menurutnya, hidangan ini juga kerap membuat banyak orang ingin mencobanya lagi. Resep tersebut telah ia praktikkan selama kurang lebih 17 tahun dan menjadi salah satu andalan dalam keluarganya.
Bahan-Bahan:
- 1 ikat daun pepaya, rebus dengan tanah lempung hingga matang lalu cuci bersih dan tiriskan
- Santan secukupnya
- 1 lembar daun salam
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Penyedap rasa secukupnya (opsional)
Bumbu Halus:
- 1 sendok makan ketumbar
- 1 ruas kencur
- 7 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 2 butir kemiri
Cara Membuat:
- Haluskan ketumbar, kencur, bawang merah, bawang putih, dan kemiri menggunakan ulekan atau blender.
- Tuangkan santan ke dalam panci, kemudian masukkan bumbu halus yang telah dihaluskan. Tambahkan daun salam, lalu aduk hingga tercampur rata.
- Rebus santan dengan api sedang sambil sesekali diaduk agar santan tidak pecah.
- Tambahkan garam, gula, dan penyedap rasa sesuai selera. Aduk hingga bumbu larut dan kuah mendidih.
- Setelah kuah santan berbumbu mendidih, masukkan daun pepaya yang telah direbus bersama tanah lempung dan dicuci bersih.
- Aduk perlahan hingga daun pepaya tercampur rata dengan kuah santan dan bumbu meresap.
- Koreksi rasa. Jika sudah pas, masak sebentar hingga semua bahan matang sempurna.
- Angkat dan sajikan hangat.
Tips Penyajian: Menurut IRT yang hobi baking ini, bobor daun pepaya paling nikmat disantap bersama nasi hangat, ikan asin goreng, dan sambal terasi. Perpaduan gurihnya kuah santan dengan sedikit pahit khas daun pepaya menciptakan cita rasa tradisional yang sederhana namun sangat menggugah selera.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Resep Daun Pepaya Anti Pahit
1. Bagaimana cara mengurangi rasa pahit daun pepaya?
Rasa pahit daun pepaya bisa dikurangi dengan merebusnya terlebih dahulu menggunakan air yang diberi tanah lempung/liat (ampo). Setelah direbus sebentar, daun pepaya harus dicuci bersih agar sisa tanah hilang sebelum diolah.
2. Apa fungsi tanah lempung dalam merebus daun pepaya?
Tanah lempung berfungsi menyerap senyawa penyebab rasa pahit pada daun pepaya. Selain itu, cara ini juga membantu menjaga warna daun tetap hijau segar setelah direbus.
3. Apakah ada alternatif jika tidak menggunakan tanah lempung?
Ya, daun pepaya bisa direbus beberapa kali dengan air biasa atau diremas dengan garam sebelum direbus. Namun, metode tanah lempung disebut lebih efektif dalam mengurangi rasa pahit.
4. Apa saja bahan utama bobor daun pepaya?
Bahan utamanya meliputi daun pepaya yang sudah direbus, santan, daun salam, garam, gula, dan bumbu halus seperti ketumbar, kencur, bawang merah, bawang putih, serta kemiri.
5. Apa tips agar bobor daun pepaya terasa lebih nikmat?
Menurut narasumber Hayah, bobor daun pepaya paling enak disajikan hangat dengan nasi putih, ikan asin goreng, dan sambal terasi. Perpaduan ini membuat rasa gurih santan dan sedikit pahit daun pepaya menjadi lebih seimbang dan nikmat.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257564/original/033362500_1781247857-Screenshot_2026-06-12_135419.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257851/original/048001600_1781259331-taylor_swift_-.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257187/original/016560000_1781230625-Screenshot_2026-06-12_090219.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257772/original/068571100_1781255556-nona_seroja_-_anak_gajah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257701/original/091569800_1781252433-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257373/original/064511300_1781237203-3494892347493732609.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5752663/original/087488000_1778653849-mentega-atau-margarin-mana-yang-lebih-sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257328/original/048331400_1781236176-cropped-fb79424d-dad0-45fe-8418-8996e6fdc0bb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257449/original/021676300_1781242681-047802300_1632470395-bimo-prasetyo-o2dwDRS8tMk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257444/original/075113100_1781242251-34f1aa98-e507-4bfc-90eb-802b88411c60.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257425/original/089700800_1781239871-Screenshot_2026-06-12_114858.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257290/original/018133100_1781235062-cropped-b1f9f342-c3d5-4629-9d62-cf09a77f07a6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3338165/original/061812500_1609473780-cassava-5578528_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4863249/original/012315900_1718336452-WhatsApp_Image_2024-06-14_at_10.31.51_7f49b765.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257375/original/098244000_1781237401-cropped-6673fca7-b2e6-4c77-8b5f-900f4efd733f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5127631/original/052938300_1739177498-mufid-majnun-uEmmhAMSUdU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1503052/original/021638700_1486696401-Landscape-660x420-Kue-Lumpur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8257269/original/024227400_1781234402-cropped-813d1582-c4f6-4bf3-bd8e-8eb2d00c843a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256498/original/098386700_1781160055-15012911230554163541.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7081857/original/061197200_1779862557-harimau_sumatera.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484152/original/054897800_1769414667-Gemini_Generated_Image_px7w5npx7w5npx7w.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516283/original/012128900_1772274598-WhatsApp_Image_2026-02-27_at_19.33.04.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518622/original/086723800_1772514079-cropped-4c856ac0-ea24-40bb-a37b-540c0d601eeb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535189/original/057591700_1773942599-Depositphotos_271642688_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533834/original/068860100_1773784980-WhatsApp_Image_2026-03-18_at_03.05.55.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507531/original/074154500_1771496622-Depositphotos_466976098_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526523/original/079569800_1773124602-181773-2__Dok._Destination_New_South_Wales___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1788667/original/039933600_1512278961-IMG-20171202-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5491919/original/015759500_1770110370-gambar__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502159/original/000958200_1770970294-1500_x_845.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3258137/original/033595800_1601883890-food-3232549_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502177/original/022961900_1770971651-Picture4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3522657/original/065387600_1627377386-bendera.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387070/original/097383000_1761030793-seblak2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508830/original/006980600_1771618006-IMG-20260221-WA0001.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521606/original/011968200_1772694581-unnamed_-_2026-03-05T135903.240.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527653/original/046595100_1773209806-WhatsApp_Image_2026-03-11_at_11.24.13.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502750/original/024034200_1771038317-Nasi_Goreng_Khas_Tegal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533047/original/026098100_1773720855-ginjal__2_.jpeg)