Liputan6.com, Jakarta - Menjalani diet saat bulan puasa sering kali menjadi tantangan tersendiri karena pola makan berubah drastis, waktu makan menjadi terbatas, dan godaan makanan tinggi kalori saat berbuka maupun sahur terasa semakin besar sehingga banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan alih-alih penurunan. Padahal, jika sahur direncanakan dengan komposisi gizi yang tepat, puasa justru bisa menjadi momentum untuk memperbaiki pola makan, mengontrol asupan kalori, dan membentuk kebiasaan konsumsi makanan yang lebih sehat serta seimbang dalam jangka panjang.
Kunci utama sahur untuk diet bukanlah sekadar mengurangi porsi makan secara ekstrem, melainkan memilih sumber karbohidrat kompleks, protein berkualitas, lemak sehat, serta serat tinggi yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil sepanjang hari tanpa memicu lonjakan gula darah yang berlebihan. Berikut ini adalah 15 menu sahur yang cocok untuk diet namun tetap mengenyangkan, dengan penjelasan lengkap agar Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing.
1. Oatmeal + Telur Rebus + Buah
Oatmeal merupakan salah satu sumber karbohidrat kompleks yang kaya akan serat beta-glucan, yaitu jenis serat larut yang terbukti mampu memperlambat proses pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga rasa kenyang bisa bertahan lebih lama selama berpuasa. Ketika dikombinasikan dengan telur rebus yang tinggi protein dan rendah kalori, menu ini menjadi paket sahur yang sederhana namun efektif untuk mendukung defisit kalori tanpa membuat tubuh lemas di siang hari.
Penambahan buah seperti pisang, apel, atau beri segar akan memberikan asupan vitamin, mineral, serta antioksidan yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh selama puasa, sekaligus memberi rasa manis alami tanpa perlu tambahan gula berlebih. Buah juga mengandung serat tambahan yang membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal sehingga perut terasa nyaman dan tidak mudah lapar.
Untuk menjaga kalori tetap terkendali, sebaiknya gunakan oatmeal plain tanpa tambahan gula instan, lalu masak dengan air atau susu rendah lemak, serta batasi topping tinggi gula seperti sirup atau cokelat. Dengan porsi yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan serat, menu ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan secara bertahap namun tetap merasa kenyang dan bertenaga hingga waktu berbuka.
2. Nasi Merah + Ayam Panggang + Lalapan
Nasi merah memiliki kandungan serat yang lebih tinggi dibandingkan nasi putih karena masih mempertahankan lapisan kulit ari yang kaya nutrisi, sehingga indeks glikemiknya lebih rendah dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis setelah dikonsumsi. Dengan memilih nasi merah sebagai sumber karbohidrat saat sahur, Anda dapat merasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan makan berlebihan saat berbuka.
Dada ayam panggang tanpa kulit merupakan sumber protein hewani yang rendah lemak namun tinggi kandungan asam amino esensial yang penting untuk menjaga massa otot, terutama ketika tubuh berada dalam kondisi defisit kalori. Protein yang cukup saat sahur juga membantu mengontrol hormon lapar sehingga Anda tidak mudah merasa lemas atau kehilangan fokus selama beraktivitas.
Tambahan lalapan seperti timun, selada, tomat, dan kemangi akan meningkatkan asupan serat dan air yang membantu menjaga hidrasi serta memperlancar pencernaan selama puasa. Hindari penggunaan sambal berlebihan atau saus tinggi gula agar total kalori tetap terkontrol dan manfaat diet tetap optimal.
3. Roti Gandum + Alpukat + Telur
Roti gandum utuh mengandung serat dan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan roti putih biasa, sehingga proses pencernaannya lebih lambat dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil selama berjam-jam setelah sahur. Dengan memilih roti gandum sebagai pengganti nasi, Anda tetap mendapatkan energi yang cukup tanpa risiko rasa lapar yang datang terlalu cepat.
Alpukat dikenal sebagai sumber lemak sehat tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung dan mampu memberikan rasa kenyang lebih lama karena memperlambat pengosongan lambung. Lemak sehat ini juga membantu penyerapan vitamin larut lemak dari bahan makanan lain yang dikonsumsi bersamaan.
Telur, baik dalam bentuk ceplok minim minyak maupun orak-arik tanpa mentega berlebihan, memberikan tambahan protein yang memperkuat rasa kenyang dan membantu menjaga metabolisme tetap aktif selama puasa. Kombinasi ketiga bahan ini menghasilkan menu sahur yang praktis, lezat, serta tetap mendukung program penurunan berat badan secara konsisten.
4. Smoothie Protein Pisang + Selai Kacang
Smoothie berbasis pisang dapat menjadi alternatif sahur bagi Anda yang tidak terbiasa makan berat di pagi buta, karena teksturnya yang lembut lebih mudah dikonsumsi namun tetap dapat memenuhi kebutuhan energi harian. Pisang menyediakan karbohidrat alami serta kalium yang membantu menjaga keseimbangan elektrolit selama berpuasa.
Penambahan selai kacang alami tanpa gula memberikan lemak sehat dan sedikit protein yang membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dibandingkan smoothie berbasis buah saja. Untuk meningkatkan kandungan protein, Anda bisa menambahkan susu rendah lemak atau yogurt plain sebagai bahan dasar.
Agar tetap ramah diet, hindari penggunaan gula tambahan atau topping tinggi kalori, dan perhatikan takaran selai kacang karena meskipun sehat, kandungan kalorinya cukup tinggi jika dikonsumsi berlebihan. Dengan komposisi yang tepat, smoothie ini bisa menjadi pilihan sahur praktis namun tetap mengenyangkan dan bernutrisi.
5. Sup Sayur + Tahu atau Tempe Kukus
Sup sayur bening memiliki kepadatan kalori yang rendah namun volume yang tinggi, sehingga membantu memberikan rasa kenyang tanpa menambah asupan kalori secara signifikan. Kandungan air yang tinggi dalam sup juga membantu menjaga hidrasi tubuh selama menjalani puasa seharian penuh.
Tahu dan tempe sebagai sumber protein nabati mengandung protein cukup tinggi serta serat yang baik untuk kesehatan pencernaan, sehingga cocok dijadikan lauk sahur bagi Anda yang ingin mengurangi konsumsi lemak hewani. Tempe juga mengandung probiotik alami hasil fermentasi yang mendukung kesehatan usus.
Untuk menjaga kualitas diet, hindari penggunaan santan atau minyak berlebihan dalam sup, serta pilih metode memasak seperti kukus atau rebus agar kandungan lemak tetap rendah. Menu ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan sahur ringan namun tetap membuat perut terasa penuh dan nyaman hingga siang hari.
6. Greek Yogurt + Kacang + Buah
Greek yogurt plain memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan yogurt biasa karena proses penyaringannya yang lebih lama, sehingga teksturnya lebih kental dan lebih mengenyangkan saat dikonsumsi. Protein tinggi ini membantu menjaga massa otot serta mengontrol rasa lapar selama puasa.
Penambahan kacang seperti almond atau kenari memberikan lemak sehat serta serat tambahan yang memperpanjang rasa kenyang, sekaligus memberikan tekstur renyah yang membuat menu sahur terasa lebih nikmat. Lemak sehat dari kacang juga membantu menjaga kestabilan energi sepanjang hari.
Tambahkan buah segar secukupnya untuk memberikan rasa manis alami tanpa tambahan gula buatan, serta memperkaya asupan vitamin dan antioksidan yang penting bagi daya tahan tubuh. Pastikan memilih yogurt tanpa tambahan gula agar total kalori tetap sesuai dengan target diet harian Anda.
7. Nasi Shirataki + Tumis Daging Tanpa Lemak
Nasi shirataki terbuat dari konjac yang sangat rendah kalori dan hampir tidak mengandung karbohidrat, sehingga sering dijadikan alternatif bagi mereka yang menjalani diet rendah karbo atau ingin menekan asupan kalori secara signifikan. Kandungan serat glucomannan di dalamnya juga membantu meningkatkan rasa kenyang.
Daging tanpa lemak seperti has dalam atau sirloin tanpa lemak yang ditumis dengan sedikit minyak memberikan asupan protein tinggi yang membantu mempertahankan massa otot selama defisit kalori. Protein juga berperan dalam meningkatkan efek termis makanan yang membantu pembakaran energi.
Tambahkan sayuran seperti brokoli, wortel, atau buncis agar menu semakin kaya serat dan mikronutrien penting, serta gunakan bumbu minimal gula agar tetap sehat. Kombinasi ini cocok bagi Anda yang ingin sahur rendah kalori namun tetap padat protein dan mengenyangkan.
8. Omelet Sayur + Kentang Rebus
Omelet yang dibuat dari telur utuh dan putih telur tambahan memberikan keseimbangan antara protein dan lemak sehat, sehingga membantu rasa kenyang bertahan lebih lama dibandingkan sarapan berbasis karbohidrat sederhana. Penambahan sayuran seperti bayam dan paprika akan memperkaya kandungan serat.
Kentang rebus merupakan sumber karbohidrat kompleks yang memiliki indeks kenyang cukup tinggi dibandingkan banyak jenis karbohidrat lainnya, sehingga cocok dikonsumsi saat sahur untuk menjaga energi tetap stabil. Pastikan kentang tidak digoreng agar kalori tetap rendah.
Dengan metode memasak yang minim minyak dan tanpa tambahan saus tinggi gula, menu ini menjadi pilihan sahur yang sederhana namun efektif dalam mendukung diet sekaligus menjaga stamina selama puasa.
9. Salad Quinoa + Ayam atau Tempe
Quinoa dikenal sebagai pseudo-grain yang mengandung protein lengkap serta serat tinggi, sehingga dapat menjadi alternatif karbohidrat yang lebih padat nutrisi dibandingkan nasi putih. Kandungan proteinnya membantu menjaga rasa kenyang lebih lama.
Ayam panggang atau tempe sebagai tambahan protein akan membuat salad ini lebih seimbang dan mengenyangkan, sehingga tidak hanya terasa ringan tetapi juga mampu menahan lapar hingga waktu berbuka. Kombinasi ini juga kaya akan vitamin dan mineral.
Gunakan dressing berbahan dasar yogurt atau minyak zaitun secukupnya, dan hindari saus krim tinggi kalori agar manfaat diet tetap terjaga. Menu ini cocok bagi Anda yang ingin variasi sahur yang modern dan bernutrisi tinggi.
10. Bubur Kacang Hijau Tanpa Santan
Kacang hijau mengandung protein nabati dan serat yang cukup tinggi sehingga membantu memperlambat proses pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama saat puasa. Kandungan zat besi di dalamnya juga membantu menjaga energi tubuh.
Dengan mengurangi penggunaan santan dan gula, bubur kacang hijau bisa menjadi menu sahur yang relatif rendah lemak namun tetap lezat dan mengenyangkan. Anda bisa menggunakan susu rendah lemak sebagai alternatif santan untuk rasa lebih ringan.
Pastikan porsi gula dibatasi atau gunakan pemanis alami secukupnya agar tetap sesuai dengan tujuan diet, sehingga Anda tetap bisa menikmati cita rasa tradisional tanpa mengorbankan target penurunan berat badan.
11. Wrap Gandum Isi Tuna
Tortilla gandum utuh mengandung serat yang membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dibandingkan tortilla putih biasa, sehingga cocok dijadikan pilihan sahur praktis. Teksturnya yang fleksibel juga memudahkan variasi isian sehat.
Tuna merupakan sumber protein tinggi dan rendah lemak yang membantu menjaga massa otot serta meningkatkan rasa kenyang, terutama jika dipadukan dengan sayuran segar seperti selada dan tomat. Protein tuna juga membantu menjaga metabolisme tetap aktif.
Gunakan saus berbahan dasar yogurt atau perasan lemon untuk menjaga rasa tetap segar tanpa menambah kalori berlebihan, sehingga wrap ini tetap mendukung diet namun tidak terasa hambar.
12. Edamame + Ubi Kukus + Telur
Edamame kaya akan protein nabati dan serat yang membantu memperlambat rasa lapar serta menjaga kestabilan gula darah selama puasa. Kandungan mikronutriennya juga baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Ubi kukus memberikan karbohidrat kompleks dengan rasa manis alami sehingga tidak memerlukan tambahan gula, sekaligus mengandung serat yang membantu memperpanjang rasa kenyang. Indeks glikemiknya juga relatif lebih stabil dibandingkan makanan manis olahan.
Telur sebagai tambahan protein akan melengkapi kebutuhan makronutrien sehingga menu ini menjadi kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan lemak sehat yang cocok untuk sahur diet.
13. Nasi Jagung + Ikan Bakar
Nasi jagung memiliki kandungan serat lebih tinggi dibandingkan nasi putih sehingga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mengurangi risiko lonjakan gula darah. Teksturnya yang lebih padat juga membuat proses makan lebih lambat.
Ikan bakar kaya akan protein serta asam lemak omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan metabolisme tubuh selama menjalani program diet. Metode bakar lebih sehat dibandingkan goreng karena tidak menambah lemak berlebih.
Tambahkan sayur rebus atau lalapan untuk meningkatkan asupan serat dan vitamin agar menu sahur ini menjadi paket lengkap yang mengenyangkan sekaligus mendukung penurunan berat badan secara bertahap.
14. Chia Pudding + Susu Rendah Lemak
Chia seed memiliki kemampuan menyerap cairan hingga beberapa kali lipat dari beratnya, sehingga ketika direndam dalam susu rendah lemak akan membentuk tekstur gel yang membantu memperlambat pengosongan lambung dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Kandungan serat dan omega-3 dalam chia seed juga mendukung kesehatan pencernaan serta membantu menjaga kestabilan energi selama puasa. Menu ini cocok bagi Anda yang menginginkan sahur ringan namun tetap efektif dalam menahan lapar.
Tambahkan potongan buah segar secukupnya sebagai pemanis alami, dan hindari sirup atau gula tambahan agar kandungan kalori tetap terkendali dan sesuai dengan target diet harian.
15. Nasi Putih Porsi Kecil + Pepes Tahu atau Ikan + Sayur
Bagi Anda yang tetap ingin menikmati nasi putih saat sahur, kunci utamanya adalah mengatur porsi agar tidak berlebihan, misalnya sekitar setengah hingga satu centong kecil agar asupan kalori tetap terkendali. Mengontrol porsi sering kali lebih efektif dibandingkan menghilangkan makanan favorit secara total.
Pepes tahu atau pepes ikan merupakan pilihan lauk yang lebih sehat karena dimasak tanpa digoreng sehingga kandungan lemaknya relatif rendah namun tetap kaya protein. Proses pengukusan dengan bumbu rempah juga membuat cita rasa tetap nikmat tanpa tambahan minyak.
Tambahan sayur rebus atau tumis minim minyak akan melengkapi kebutuhan serat harian dan membantu rasa kenyang bertahan lebih lama, sehingga Anda tetap bisa menikmati sahur yang familiar namun tetap selaras dengan tujuan diet.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Apakah sahur boleh tanpa nasi saat diet?
Boleh, asalkan kebutuhan karbohidrat diganti dengan sumber lain seperti oat, ubi, quinoa, atau roti gandum agar energi tetap stabil.
2. Apa makanan sahur agar tidak cepat lapar?
Makanan tinggi protein dan serat seperti telur, ayam, tahu, tempe, oat, dan sayuran sangat membantu menahan lapar lebih lama.
3. Apakah boleh makan buah saja saat sahur?
Tidak disarankan karena buah saja rendah protein, sehingga Anda bisa cepat lapar dan berisiko lemas di siang hari.
4. Berapa porsi ideal sahur untuk diet?
Sesuaikan dengan kebutuhan kalori harian, namun fokus pada keseimbangan protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat dalam porsi moderat.
5. Minum apa saat sahur agar tidak cepat haus?
Air putih tetap yang terbaik, dan hindari minuman manis atau berkafein berlebihan karena dapat meningkatkan rasa haus.

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5510937/original/085753700_1771844665-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_11.38.22.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511017/original/062525300_1771855074-andrew.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510733/original/053916700_1771837198-Gemini_Generated_Image_vtpiyuvtpiyuvtpi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484733/original/035361900_1769483129-banane_baru_digoreng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510367/original/068622000_1771826943-WhatsApp_Image_2026-02-22_at_13.37.03.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510596/original/003932100_1771832535-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5044837/original/084570700_1733891267-Desain_tanpa_judul_-_2024-12-11T110951.443.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472482/original/096114800_1768367502-Gemini_Generated_Image_qf2l7qqf2l7qqf2l.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510802/original/095243300_1771839977-Buka_Puasa_Anak_Kos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510602/original/013628000_1771832564-butter_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500637/original/009964000_1770872557-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4723091/original/022901400_1705917470-000_34G49R7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468196/original/011764900_1767943552-Es_Teko.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/848281/original/010816800_1428658095-063308100_1426002952-rumah_di_maria_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/975038/original/008493200_1441187509-1_jogjareview_net.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510585/original/041863400_1771832467-cropped-051ecd4f-9ab2-4a61-b20c-16306893845d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510403/original/008108600_1771827704-Untitled_design__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510491/original/076999700_1771829931-coffeenatics.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510238/original/099026900_1771823188-Untitled_design__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4771372/original/054207300_1710334471-20240313-Pasar_Takjil_Benhil-HER_5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5215693/original/086342600_1746867749-Sambel_Welut_Pak_Sabar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5161764/original/086600400_1741847570-1741841423969_salah-satu-faktor-eksternal-penyebab-pelanggaran-ham-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286401/original/022817500_1752741530-pexels-nadin-sh-78971847-12288356.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3530051/original/024008300_1628001054-IG_apriantytami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5406457/original/028571800_1762575042-unnamed__5_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5026230/original/046873100_1732754084-Snapinsta.app_468168073_18476665273027981_2711124918470699632_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394674/original/094497400_1761637984-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1012480/original/049316100_1444188702-Ikon-Tugu-Jogja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5398431/original/035327100_1761884719-ATK_BOLA_LALIGA_MW_11.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403047/original/003383500_1762315384-ATK_BOLANET_HSS_Series_6_GENERAL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335120/original/005264300_1756787602-____________-_-_-_______6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5419406/original/066046400_1763694256-miss_universe_final.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424599/original/031115100_1764148660-SUGAR_BABY_-_SCREEN_BACKDROP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3134973/original/008613900_1590134592-cara-membuat-bakso-sapi.jpg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1256728/original/bcfc6c770a11d6e0dbef2bd76510ecedtong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432085/original/094521500_1764755867-Vidio_Guideline_2025_NON-SPORTS_IGF_-_Horizontal_-_arya.jpg)