7 Cara Membuat Ayam Kung Pao Lezat ala Restoran, Pedas Gurih Bikin Nagih

1 week ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Ayam Kung Pao merupakan hidangan klasik Tiongkok yang berasal dari daerah Sichuan, terkenal dengan perpaduan cita rasa pedas, gurih, manis, dan sedikit asam yang menggugah selera.

Masakan ini umumnya menggunakan potongan daging ayam yang telah dimarinasi, kemudian ditumis bersama bumbu aromatik, cabai kering, dan kacang-kacangan.

Untuk Anda yang ingin mencoba membuat hidangan istimewa ini di rumah, berikut adalah 7 cara membuat Ayam Kung Pao yang bisa Anda ikuti agar hasilnya lezat seperti buatan restoran.

Marinasi Ayam untuk Tekstur Lembut

Langkah pertama yang krusial dalam membuat Ayam Kung Pao adalah marinasi ayam untuk mendapatkan tekstur yang lembut dan bumbu yang meresap sempurna. Potong fillet ayam, baik paha maupun dada, menjadi bentuk dadu agar mudah dimasak dan bumbu lebih cepat meresap.

Campurkan potongan ayam dengan bumbu marinasi seperti tepung maizena, kecap asin, minyak wijen, lada putih, dan putih telur jika ingin tekstur lebih lembut. Diamkan ayam yang sudah dimarinasi minimal 15-20 menit agar bumbu meresap optimal dan tekstur ayam menjadi empuk saat dimasak.

Beberapa resep juga menyarankan penambahan arak masak Cina atau jus apel ke dalam marinasi untuk memperkaya rasa dan aroma. Selain itu, Anda bisa menambahkan bawang putih, kecap manis, garam, dan saus tiram untuk variasi marinasi yang lebih kaya.

Teknik Memasak Ayam: Goreng atau Tumis Cepat

Setelah dimarinasi, ayam siap dimasak dengan teknik yang tepat untuk menjaga kelembutan dan cita rasanya. Ada dua metode utama yang bisa dipilih, yaitu menggoreng atau menumis cepat.

Beberapa resep menyarankan menggoreng fillet ayam hingga matang dan berwarna kuning kecoklatan, namun penting untuk tidak menggorengnya terlalu kering agar ayam tetap juicy. Teknik ini memastikan bagian luar ayam sedikit renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut.

Alternatifnya, Anda bisa menumis ayam dengan api besar selama sekitar 4 hingga 5 menit hingga matang sempurna. Setelah matang, sisihkan ayam terlebih dahulu sebelum dicampur dengan saus agar tidak terlalu lembek saat proses pencampuran akhir.

Variasi Komposisi Saus Kung Pao

Saus adalah kunci utama yang memberikan karakteristik rasa pedas, gurih, manis, dan asam pada Ayam Kung Pao. Komposisi saus ini bisa bervariasi, namun umumnya terdiri dari kecap asin, saus tiram, gula pasir atau gula palem, cuka (cuka beras, cuka apel, atau cuka biasa), dan minyak wijen.

Untuk profil rasa yang lebih kompleks dan warna yang lebih menarik, beberapa resep menambahkan kecap manis, saus tomat, atau saus sambal. Penggunaan kecap Inggris juga bisa menjadi pilihan untuk menambah kedalaman rasa pada saus.

Penting juga untuk mempertimbangkan penggunaan dark soy sauce atau kecap asin kental, yang dapat memberikan warna lebih gelap dan menarik pada hidangan akhir. Campuran ini akan menciptakan saus yang seimbang dan lezat.

Tahap selanjutnya adalah menumis bumbu aromatik dan cabai kering untuk mengeluarkan aroma khas yang menjadi ciri Ayam Kung Pao. Panaskan minyak dalam wajan, lalu tumis bawang putih, jahe, dan cabai kering hingga harum dan layu.

Beberapa koki menyarankan untuk menumis cabai kering terlebih dahulu hingga aromanya keluar sebelum menambahkan bumbu aromatik lainnya. Proses ini akan memastikan rasa pedas dan aroma cabai meresap sempurna ke dalam minyak.

Anda juga bisa menambahkan bawang bombay yang dipotong kotak atau memanjang, serta bagian putih daun bawang, untuk ditumis bersama bumbu aromatik ini agar rasanya semakin kaya dan teksturnya bervariasi. Tumis selama sekitar 1-2 menit hingga semua bumbu harum.

Penambahan Sayuran Pelengkap (Opsional)

Meskipun Ayam Kung Pao klasik tidak selalu menggunakan banyak sayuran, penambahan sayuran pelengkap dapat menambah warna, tekstur, dan nutrisi pada hidangan. Paprika merah atau hijau seringkali menjadi pilihan populer karena memberikan sentuhan warna cerah dan sedikit rasa manis.

Sayuran ini umumnya dimasukkan setelah bumbu aromatik ditumis dan sebelum saus dituang, atau bisa juga bersamaan dengan saus. Penambahan paprika dapat dilakukan bersamaan dengan bumbu aromatik lainnya dan ditumis selama 1-2 menit.

Fleksibilitas dalam penambahan sayuran memungkinkan Anda menyesuaikan hidangan sesuai selera. Anda bisa menambahkan lada benggala atau bawang holland bersamaan dengan saus dan kacang mede.

Waktu Penambahan Kacang Mede/Tanah

Kacang mede atau kacang tanah adalah salah satu elemen penting yang memberikan tekstur renyah dan rasa gurih pada Ayam Kung Pao. Waktu penambahannya sangat berpengaruh pada kerenyahan kacang.

Beberapa resep menyarankan untuk menambahkan kacang mede goreng di akhir proses memasak, sesaat sebelum diangkat, untuk menjaga kerenyahannya. Ini memastikan kacang tetap garing dan tidak terlalu lembek karena saus.

Namun, ada juga yang menambahkan kacang mede bersamaan dengan saus atau setelah saus mengental. Jika menggunakan kacang tanah, pastikan sudah digoreng atau disangrai terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam masakan.

Pengentalan Saus dan Penyelesaian Akhir

Langkah terakhir adalah mengentalkan saus dan menyelesaikan hidangan agar mendapatkan konsistensi yang sempurna. Tuang larutan tepung maizena (campuran maizena dan air) sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga saus mengental sesuai kekentalan yang diinginkan.

Setelah saus mencapai kekentalan yang pas, matikan api dan masukkan bagian hijau daun bawang jika belum ditambahkan sebelumnya. Aduk rata semua bahan hingga ayam terbalur sempurna dengan saus yang kental dan lezat.

Cicipi hidangan untuk menyesuaikan rasa, tambahkan air jeruk nipis jika diperlukan. Sajikan Ayam Kung Pao selagi hangat dengan nasi putih untuk pengalaman kuliner yang memuaskan.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apa perbedaan Ayam Kung Pao dan ayam lada hitam?

Perbedaan utamanya terletak pada profil rasa dan bahan. Ayam Kung Pao berasal dari daerah Sichuan, Tiongkok, dengan cita rasa khas pedas, manis, gurih, dan sedikit asam dari cuka serta cabai kering. Hidangan ini juga menggunakan kacang (kacang tanah atau mede) sebagai elemen penting.

Sementara ayam lada hitam lebih dominan rasa gurih dan pedas hangat dari lada hitam tanpa sentuhan asam yang kuat, serta biasanya tidak menggunakan kacang sebagai campuran utama.

2. Apakah Ayam Kung Pao harus menggunakan cabai kering?

Secara tradisional, ya. Cabai kering adalah ciri khas Ayam Kung Pao karena memberikan aroma smokey dan rasa pedas khas masakan Sichuan. Namun, jika tidak tersedia, Anda bisa menggantinya dengan cabai merah segar atau cabai bubuk sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Meski begitu, rasa autentiknya akan sedikit berbeda.

3. Kacang apa yang paling cocok untuk Ayam Kung Pao?

Kacang tanah sangrai adalah pilihan klasik dalam resep asli. Namun, banyak variasi modern menggunakan kacang mede karena teksturnya lebih lembut dan rasanya lebih creamy. Keduanya sama-sama cocok, asalkan ditambahkan di akhir proses memasak agar tetap renyah.

4. Bagaimana cara agar ayam tetap lembut dan tidak keras saat dimasak?

Kunci utamanya ada pada proses marinasi dan teknik memasak cepat dengan api besar. Gunakan tepung maizena dan putih telur dalam marinasi untuk menjaga kelembutan daging. Selain itu, jangan memasak ayam terlalu lama. Teknik tumis cepat (stir fry) membantu mempertahankan tekstur juicy tanpa membuat ayam menjadi kering atau alot.

5. Apakah Ayam Kung Pao bisa dibuat tanpa arak masak Cina?

Bisa. Arak masak Cina memang menambah aroma khas, tetapi tidak wajib. Anda bisa menggantinya dengan sedikit air jeruk nipis, cuka apel, atau bahkan jus apel untuk memberikan sentuhan asam manis yang seimbang. Hasilnya tetap lezat dan cocok untuk dimasak di rumah tanpa bahan khusus.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |