6 Cara Menggoreng Ikan agar Kulit Tidak Lengket dan Tidak Sobek

1 week ago 24

Liputan6.com, Jakarta - Cara menggoreng ikan agar kulit tidak lengket dan tidak sobek menjadi hal penting untuk dipahami agar hasil masakan terlihat menarik dan menggugah selera. Banyak orang menghadapi tantangan saat kulit ikan menempel di wajan hingga robek, padahal tekstur yang utuh dan renyah menjadi kunci tampilan hidangan ala restoran.

Masalah ini biasanya terjadi karena persiapan bahan yang kurang tepat atau suhu minyak yang belum ideal saat mulai menggoreng. Padahal, dengan beberapa trik sederhana dan langkah yang benar, ikan bisa digoreng dengan hasil mulus, tidak lengket, serta tetap utuh saat disajikan. Berikut cara menggoreng ikan agar kulit tidak lengket dan tidak sobek, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Rabu (11/2/2026). 

1. Pastikan Permukaan Ikan Benar-Benar Kering

Ikan goreng yang mulus berawal dari permukaan kulit yang tidak basah atau lembap. Sebelum masuk ke penggorengan, sebaiknya keringkan ikan menggunakan tisu dapur hingga seluruh bagian airnya terserap sempurna.

Kulit ikan yang basah adalah pemicu utama terjadinya reaksi lengket saat bersentuhan dengan minyak panas. Jika ikan dalam kondisi kering, proses pembentukan lapisan garing akan terjadi lebih cepat tanpa merusak tekstur kulitnya.

2. Panaskan Minyak hingga Suhu yang Tepat

Suhu minyak yang pas menjadi kunci utama agar kulit ikan langsung mengeras dan tidak menempel di dasar wajan. Pastikan minyak sudah benar-benar panas yang ditandai dengan munculnya sedikit asap tipis atau riak kecil di permukaan.

Apabila ikan dimasukkan saat minyak masih hangat, kulitnya akan menyerap terlalu banyak lemak dan cenderung menjadi lembek. Hal inilah yang biasanya memicu kulit ikan mudah terkelupas dan sobek saat mulai dipanaskan.

3. Taburkan Tepung Terigu

Menaburkan sedikit tepung terigu ke dalam minyak panas adalah trik sederhana yang sangat efektif untuk mencegah lengket pada ikan goreng. Tepung tersebut akan mengikat sisa kelembapan pada minyak dan menciptakan pembatas antara kulit ikan dengan permukaan wajan.

Caranya mudah yaitu dengan mengambil sejumput tepung terigu lalu sebarkan secara merata di atas minyak sebelum ikan dimasukkan. Selain mencegah lengket, teknik ini juga dapat membantu mengurangi risiko minyak yang meletup-letup saat proses penggorengan berlangsung.

4. Gunakan Wajan yang Bersih dan Berkualitas

Kondisi wajan yang bersih tanpa sisa masakan sebelumnya juga sangat memengaruhi hasil akhir ikan goreng. Sisa bumbu atau makanan yang menempel pada wajan bisa menjadi magnet bagi kulit ikan untuk ikut melekat dan akhirnya sobek.

Gunakanlah wajan berbahan anti lengket atau wajan besi yang sudah dirawat dengan baik untuk hasil maksimal. Selain itu, pastikan kembali wajan dalam kondisi kering sebelum dituangkan minyak agar tidak terjadi percikan api yang membahayakan.

5. Jangan Terlalu Sering Membalik Ikan

Kesabaran sangat diperlukan saat menggoreng agar bentuk ikan tetap terjaga utuh dan cantik. Biarkan satu sisi ikan matang hingga benar-benar kering dan berwarna kecoklatan sebelum mencoba untuk membaliknya.

Membalik ikan yang masih basah atau setengah matang hanya akan merobek kulitnya yang masih lunak. Pastikan untuk tidak terlalu sering membolak-balik ikan, cukup lakukan sekali saja saat bagian bawahnya sudah benar-benar garing dan kuat untuk diangkat.

6. Oleskan Air Jeruk Nipis

Menurut Journal UMY bahwa jeruk nipis mengandung asam sitrat tinggi yang efektif menetralkan bau amis, kotoran, dan mengurangi kadar air pada ikan melalui proses denaturasi protein. Oleh karena itu, dengan mengoleskan sedikit air jeruk nipis pada ikan juga membantu memadatkan protein pada kulit. Protein yang padat membuat struktur kulit ikan menjadi lebih kokoh dan tidak mudah hancur saat terkena suhu tinggi.

Diamkan ikan sejenak setelah diolesi bumbu sederhana agar meresap ke dalam jaringan kulit. Cara ini akan menghasilkan ikan goreng yang tidak hanya utuh tampilannya, tetapi juga memiliki tekstur yang lebih renyah.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Kenapa ikan selalu lengket saat digoreng meski sudah pakai banyak minyak?

Penyebab utamanya biasanya karena ikan masih dalam kondisi basah atau suhu minyak belum cukup panas. Air pada permukaan ikan akan menciptakan uap yang membuatnya melekat erat pada pori-pori wajan. Maka dari itu, pastikan kembali ikan benar-benar kering sebelum masuk ke penggorengan.

2. Bolehkah ikan yang baru keluar dari kulkas langsung digoreng?

Sebaiknya jangan dilakukan. Hal ini karena perbedaan suhu yang ekstrem antara ikan dingin dan minyak panas akan membuat kulit ikan kaget dan mudah robek. Diamkan ikan di suhu ruang selama 10-15 menit agar suhunya stabil sehingga kematangannya lebih merata dan kulitnya tidak lengket.

3. Apa gunanya menaburkan tepung ke dalam minyak panas?

Menaburkan sedikit tepung terigu atau maizena berfungsi untuk menyerap sisa kelembapan pada minyak dan menciptakan lapisan pelindung tipis. Trik ini sangat efektif mencegah kulit ikan bersentuhan langsung dengan dasar wajan, sehingga risiko kulit sobek bisa diminimalisir.

4. Bagaimana cara mengetahui kalau ikan sudah siap untuk dibalik?

Coba goyangkan sedikit wajan atau geser pinggiran ikan dengan sodet. Apabila ikan sudah bisa bergeser dengan mudah dan bagian bawahnya terasa keras, berarti sudah saatnya dibalik. Jika masih terasa berat atau tertahan, biarkan sebentar lagi agar lapisan garingnya terbentuk sempurna terlebih dahulu.

5. Apakah jenis wajan sangat berpengaruh agar ikan tidak sobek?

Ya, wajan anti lengket memang sangat membantu, namun wajan biasa pun bisa digunakan asalkan kondisinya sangat bersih. Kunci menggunakan wajan biasa adalah memastikan wajan dipanaskan terlebih dahulu hingga benar-benar panas sebelum minyak dituang agar tercipta lapisan pelindung alami.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |