Pria Inggris Meninggal di Turki Saat Jalani Transplantasi Rambut di Klinik Favorit Selebritas

3 weeks ago 32

Liputan6.com, Jakarta - Martyn Latchman, pria berusia 38 tahun asal Milton Keynes, Inggris, meninggal dunia di Turki saat bersiap menjalani prosedur transplantasi rambut. Kejadian ini terjadi pada akhir Juli 2025 di Istanbul, tepatnya di klinik Dr. Cinik, yang dikenal sebagai salah satu pusat transplantasi rambut di negara tersebut.

Menurut laporan The Independent dan The Guardian yang dikutip dari People, Senin, 4 Agustus 2025, Latchman dikabarkan menjadi tidak sehat secara tiba-tiba karena alasan yang masih belum diketahui saat bersiap untuk menjalani prosedur kosmetika itu. Itu terjadi saat Lathcman akan menjalani transplantasi rambut kedua kalinya di klinik tersebut.

Pihak klinik menyatakan bahwa Latchman jatuh sakit secara tiba-tiba bahkan sebelum operasi dimulai. Ia segera dilarikan ke unit perawatan intensif di rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Dalam kabar terbaru, pihak berwenang tengah menyelidiki kasus ini dan akan mengautopsinya untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti.

Pernyataan Klinik yang Hendak Mengoperasi

Menyusul peristiwa tersebut, klinik Dr. Cinik mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian yang menimpa Martyn Latchman. Dalam kutipan yang dimuat The Independent dan dikutip dari People, pihak klinik menyatakan, "Pasien secara tiba-tiba menjadi tidak sehat karena alasan yang masih belum diketahui saat persiapan operasi sebelum prosedur transplantasi rambut dimulai."

Latchman kemudian dirujuk ke ICU di rumah sakit setempat, namun sayangnya ia meninggal dunia. Klinik menyebutkan bahwa semua dokumentasi medis terkait insiden ini telah diserahkan kepada otoritas yang berwenang dan menambahkan bahwa masalah ini saat ini sedang diselidiki oleh badan peradilan. Pihak klinik juga menyampaikan rasa dukanya terhadap kejadian ini.

Karena kasus ini masuk ke dalam ranah hukum, pihak klinik menegaskan bahwa mereka tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut demi menghormati proses penyelidikan dan privasi keluarga. Kepergian Latchman mengudang duka mendalam pada keluarga dan orang-orang terdekatnya. 

Mendiang Sukses Jalani Transplantasi Rambut Pertama

Dalam unggahan Facebook tertanggal 29 Juli 2025, saudara laki-lakinya, Yashley Latchman, mengungkapkan kesedihannya atas kehilangan ini. "Beristirahatlah dengan tenang, saudaraku," tulisnya dengan disertai foto mereka berdua saat berolahraga di gym.

Dalam kalimat yang menyentuh hati, ia melanjutkan,"Kamu akan selalu menjadi sumber inspirasi dan motivasiku. Terima kasih atas semuanya, aku pasti akan rindu.”

Menurut laporan dari The Guardian yang dikutip dari People, Latchman sebelumnya berprofesi sebagai kepala sekolah di Bedford selama lebih dari 16 tahun. Baru tahun lalu, ia memutuskan untuk beralih karier menjadi kontraktor pertahanan.

Meski latar belakang profesionalnya tidak berkaitan dengan dunia medis, prosedur transplantasi rambut yang ia lakukan sebelumnya disebut telah berjalan sukses. Itulah sebabnya ia kembali ke klinik yang sama untuk menjalani prosedur kedua, yang ternyata berujung tragis.

Jenazah Latchman telah dibawa kembali ke Inggris. Pemerintah Inggris melalui Foreign Office menyatakan dukungannya kepada keluarga yang ditinggalkan. 

Klinik Langganan Selebritas

Seorang juru bicara resmi menyampaikan dalam pernyataan yang dikutip oleh The Guardian dan The Independent, melansir dari People, "Kami mendukung keluarga pria Inggris yang meninggal di Turki dan sedang berkomunikasi dengan otoritas setempat."

Sementara itu, media lokal Turki, OdaTV, melaporkan bahwa otoritas kesehatan setempat tengah menginvestigasi kasus ini. Proses autopsi akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian. Klinik Dr. Cinik juga mengonfirmasi bahwa seluruh dokumen medis telah diserahkan ke otoritas terkait, dan mereka tidak akan berkomentar lebih lanjut sampai proses hukum selesai.

Klinik tersebut dikenal luas di kalangan wisatawan medis dan telah menjadi tujuan bagi sejumlah selebritas. The Guardian mencatat bahwa klinik ini pernah menangani mantan pemain Manchester United Rio Ferdinand, pemain Kroasia Ivan Rakitic, serta legenda sepak bola Brasil Rivaldo.

Sementara, transplantasi rambut merupakan prosedur memindahkan rambut ke area yang tipis atau botak. Prosedur ini tergolong pada tindakan bedah kosmetik. Menurut Pusat Kesehatan Nasional Inggris (NHS), transplantasi rambut cocok untuk orang dengan kebotakan permanen, jenis kebotakan yang diturunkan dalam keluarga.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |