Cara Mengurangi Paparan Mikroplastik Menurut Ahli

5 days ago 16

Liputan6.com, Jakarta - Mikroplastik ada di mana-mana, ditemukan dalam segala hal, mulai dari mainan dan kosmetik hingga produk pembersih dan pakaian. Mikroplastik ada di udara yang kita hirup, makanan yang kita makan, air yang kita minum, dan berenang.

Mengutip New York Post, Jumat, 15 Agustus 2025, partikel-partikel yang terlepas dari plastik yang lebih besar diyakini membahayakan kesehatan reproduksi, pencernaan, dan pernapasan, berpotensi menyebabkan infertilitas, kanker usus besar, dan masalah paru-paru.

Joshua Grolman, ilmuwan material mengatakan, "Lain kali Anda menggunakan mesin pengering, perhatikan penangkap seratnya. Semua kotoran ini adalah apa yang kita hirup setiap hari."

Para ilmuwan masih menentukan dampak serpihan plastik yang lebih kecil dari sebutir beras ini terhadap lingkungan dan tubuh kita. Itulah mengapa meminimalkan paparan sangat penting.

Grolman mengungkapkan tiga cara membatasi kontak dengan mikroplastik di rumah dan di tempat kerja. Pertama adalah memilih pakaian dengan bijak. 

Pakaian sintetis yang terbuat dari bahan seperti poliester, nilon, dan akrilik merupakan sumber polusi mikroplastik yang signifikan. Serat-serat terlepas selama proses produksi, pemakaian, dan terutama selama pencucian.

Pilih Serat Alami daripada Sintetik

Grolman, asisten profesor ilmu dan teknik material di Technion, Institut Teknologi Israel, mengatakan, "Saya hanya membeli pakaian wol, linen, dan rami untuk keluarga saya karena kinerjanya lebih baik daripada serat sintetis dalam menyerap keringat saat cuaca panas."

Ia juga menambahkan, "Meskipun seringkali lebih mahal daripada bahan sintetis, penting untuk mengutamakan kualitas daripada kuantitas saat membeli pakaian yang Anda kenakan sehari-hari."

Serat alami, seperti katun, wol, linen, dan rami, berasal dari tumbuhan atau hewan dan dapat terurai secara alamii. Artinya, di akhir siklus hidupnya, serat-serat tersebut kembali ke tanah. Apa pun jenis kain yang Anda pilih, Grolman menyarankan untuk menjemur pakaian agar lebih awet.

Hindari Wadah Plastik Sekali Pakai

Orang Amerika memesan makanan untuk dibawa pulang atau diantar rata-rata 4,5 kali sebulan, menurut data survei US Foods 2023. Wadah makanan siap saji itu dapat melepaskan mikroplastik ke dalam makanan, terutama jika dipanaskan dalam microwave atau digunakan kembali beberapa kali.

Karena itu, Grolman menyarakan untuk menghindari peralatan makan ini karena seringkali terbuat dari plastik berkualitas rendah yang mudah pecah atau terkelupas.

Ia mengatakan, "Tidak memakan banyak ruang di ransel atau tas kerja Anda untuk membawa peralatan makan titanium atau baja tahan karat yang dikemas dalam kantong plastik. Saya cukup mengelap peralatan makan dengan serbet setelah makan, lalu mencucinya setiap malam saat tiba di rumah."

Grolman menyarankan untuk membawa botol air baja tahan karat yang dapat diisi ulang di kafe daripada membeli gelas untuk dibawa pulang. Ia mengatakan, "Kebanyakan cangkir kopi sekali pakai terbuat dari kertas yang dilapisi lapisan tipis plastik di bagian dalamnya... Lapisan ini dapat terkelupas dengan sedikit gesekan, terutama jika Anda menyimpan cairan panas di dalamnya dalam waktu lama."

Kurangi Berkendara

Ban mobil, terutama pada kendaraan yang lebih berat, menghasilkan banyak mikroplastik seiring keausannya akibat penggunaan sehari-hari, sehingga Grolman menyarankan agar bersepeda saja untuk bepergian. Ia mengatakan, "Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa bersepeda di luar ruangan membuat Anda terpapar lebih banyak polusi daripada mengemudi mobil."

"Namun, ketika Anda terjebak dalam kemacetan lalu lintas yang padat, saluran masuk udara mobil Anda berada tepat di sebelah knalpot mobil di depan Anda, dan biasanya rendah di jalan tempat abrasi ban terjadi."

Keuntungan lain dari bersepeda termasuk peningkatan aktivitas fisik, penghematan bahan bakar, dan jejak karbon yang lebih rendah. Menurut perkiraan Sensus AS, lebih dari 705.000 orang Amerika terutama bersepeda ke tempat kerja. Angka tersebut memang meningkat, tetapi masih di bawah puncaknya di 2014, yaitu 904.000 komuter sepeda.

Foto Pilihan

Penari Reog Ponorogo dari Sedulur Warok Ponorogo Bekasi beraksi saat pembukaan acara Parade Wastra Nusantara 2025 yang di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025). (KapanLagi.com/Budy Santoso)
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |