Bumbu Opor Ayam Kuning, Resep Lezat dan Tradisi Lebaran di Indonesia

6 days ago 17

Liputan6.com, Jakarta Opor ayam merupakan salah satu masakan khas Indonesia yang paling sering hadir di meja makan saat momen spesial, terutama hari raya Lebaran. Hidangan ini dikenal dengan kuah santan yang gurih serta bumbu rempah yang kaya aroma. Menurut laman kuliner TasteAtlas, opor ayam termasuk dalam jenis Indonesian chicken stew yang menggunakan perpaduan santan, serai, lengkuas, bawang merah, bawang putih, ketumbar, hingga kayu manis untuk menciptakan cita rasa otentik (TasteAtlas, 2023).

Secara tradisional, opor ayam memiliki dua variasi yang populer, yaitu opor ayam putih dan opor ayam kuning. Jika opor ayam putih lebih ringan dan lembut rasanya, maka opor ayam kuning menawarkan sensasi lebih kaya dengan tambahan kunyit yang memberi warna keemasan sekaligus aroma khas. Hidangan ini biasanya disajikan bersama ketupat, lontong, atau nasi putih, serta pelengkap lain seperti sambal goreng ati dan kering kentang.

Lebih dari sekadar makanan, opor ayam juga menjadi simbol kebersamaan dan bagian dari tradisi panjang kuliner Indonesia. Penelitian dalam Journal of Ethnic Foods (Prastowo dkk., 2024) menjelaskan bahwa opor ayam termasuk salah satu hidangan yang selalu hadir dalam perayaan Idulfitri di berbagai daerah di Nusantara, menegaskan posisinya sebagai warisan budaya kuliner yang penting. Berikut ulasn Liputan6.com tentang bumbu opor ayam kuning, Senin (25/8/2025).

Bumbu Penting pada Opor Ayam Kuning

Rahasia kelezatan opor ayam kuning terletak pada perpaduan bumbu rempahnya. Bawang merah dan bawang putih menjadi dasar untuk rasa gurih dan aroma sedap. Kunyit memberi warna kuning alami sekaligus efek hangat pada tubuh. Ketumbar, merica, dan jintan menghadirkan sensasi pedas-aromatik yang khas, sementara kemiri menambah rasa gurih yang lembut.

Selain itu, penggunaan serai, daun jeruk, daun salam, dan lengkuas berperan penting dalam menciptakan aroma segar yang menyeimbangkan kekayaan santan. Rempah pala serta jahe memberi kedalaman rasa dan meningkatkan cita rasa hangat pada masakan. Kombinasi semua bumbu ini menghasilkan kuah santan yang kental, gurih, dan harum, ciri khas utama opor ayam kuning yang membedakannya dari jenis olahan ayam lainnya.

Resep Opor Ayam Kuning

Resep berikut diambil dari buku Resep Masakan Pilihan Keluarga – Ayam dan Bebek karya Rih Lasmiatik, terbitan PT Gramedia Pustaka Utama.

Bahan:

  • 1 ekor ayam kampung, potong-potong, cuci bersih
  • 3 sdm minyak, untuk menumis
  • 500 ml air
  • 1 liter santan sedang dari 1 butir kelapa
  • 3 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, dimemarkan
  • 1 ruas jari lengkuas, dimemarkan
  • ½ sdt gula pasir
  • 1 sdt kaldu bubuk rasa ayam

Bumbu Halus:

  • 10 butir bawang merah
  • 8 siung bawang putih
  • 1 sdm merica
  • 1 sdm ketumbar
  • ½ sdt jintan
  • ½ biji pala
  • 1 ruas jari jahe
  • 1 ruas jari kunyit
  • 50 gram kemiri
  • Garam secukupnya

Cara Membuat:

  1. Tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga harum. Masukkan ayam, aduk sampai berubah warna.
  2. Tuang air, masukkan asam jawa, gula pasir, dan kaldu bubuk. Masak dengan api sedang hingga ayam lunak dan kuah menyusut.
  3. Tambahkan santan, aduk perlahan hingga matang dan bumbu meresap.
  4. Angkat, taburi bawang goreng sebelum disajikan.

Resep ini menghasilkan hidangan opor ayam kuning yang kaya rasa, cocok disajikan hangat bersama ketupat atau nasi putih.

Opor Ayam dalam Tradisi Hari Raya di Indonesia

Opor ayam bukan sekadar makanan, tetapi bagian penting dari tradisi Lebaran. Penelitian oleh Prastowo dkk. (2024) dalam Journal of Ethnic Foods menegaskan bahwa opor ayam, ketupat, dan lontong termasuk makanan nasional Idulfitri yang hampir selalu hadir di setiap daerah di Indonesia. Tradisi halal bi halal sering menjadikan opor ayam sebagai hidangan utama untuk jamuan keluarga besar.

Hal ini menunjukkan bahwa makanan memiliki peran sosial dan budaya yang penting, yakni mempererat ikatan kekeluargaan serta melestarikan tradisi. Opor ayam juga mencerminkan akulturasi budaya Nusantara dengan pengaruh kuliner luar, terutama India dan Timur Tengah, yang diolah sesuai kearifan lokal.

Selain itu, keberadaan opor ayam dalam perayaan Lebaran memiliki dampak ekonomi. Industri makanan Lebaran di Indonesia pada tahun 2023 diperkirakan mampu menyumbang hingga US$348 miliar dengan pertumbuhan 20–30% per tahun (Prastowo dkk., 2024). Artinya, memasak opor ayam bukan hanya tradisi, tetapi juga bagian dari dinamika sosial-ekonomi masyarakat Indonesia.

FAQ tentang Opor Ayam

1. Apa perbedaan opor ayam putih dan kuning?

Opor ayam putih menggunakan bumbu dasar tanpa kunyit sehingga kuahnya berwarna putih pucat. Opor ayam kuning menggunakan kunyit, menghasilkan kuah kuning keemasan dengan rasa lebih kaya.

2. Apakah opor ayam harus selalu menggunakan ayam kampung?

Tidak harus, meski ayam kampung lebih disukai karena teksturnya lebih kenyal dan rasanya lebih gurih. Ayam potong biasa pun bisa digunakan.

3. Mengapa opor ayam identik dengan Lebaran?

Opor ayam menjadi bagian tradisi Lebaran karena dianggap hidangan istimewa untuk menyambut keluarga besar. Kuah santan dan bumbu rempah membuatnya cocok disajikan bersama ketupat khas Lebaran.

4. Bagaimana cara agar santan dalam opor ayam tidak pecah?

Masukkan santan terakhir setelah ayam empuk, lalu masak dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah.

5. Bisa kah opor ayam disimpan untuk keesokan hari?

Bisa, simpan dalam wadah tertutup di kulkas. Panaskan kembali sebelum disajikan. Jika ingin lebih tahan lama, simpan kuah dan ayam secara terpisah.

Sumber Rujukan

  • TasteAtlas. Stew Chicken Dish – Opor Ayam. www.tasteatlas.com
  • Rih Lasmiatik. Resep Masakan Pilihan Keluarga – Ayam dan Bebek. PT Gramedia Pustaka Utama.
  • Prastowo, I., Kusumo, H. E. P. M., Abdillah, A. N., dkk. (2024). Diversity of Indonesian Lebaran dishes: from history to recent business perspectives. Journal of Ethnic Foods, 11(42).

Foto Pilihan

Penari Reog Ponorogo dari Sedulur Warok Ponorogo Bekasi beraksi saat pembukaan acara Parade Wastra Nusantara 2025 yang di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (8/8/2025). (KapanLagi.com/Budy Santoso)
Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |