7 Cara Membuat Camilan Keripik Rumahan agar Renyah Tanpa Pengawet, Dijamin Tahan Lama

13 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Camilan keripik rumahan semakin digemari sebagai alternatif kudapan yang lebih sehat dan terjamin kualitasnya. Dengan membuat sendiri di rumah, Anda memiliki kendali penuh atas bahan-bahan yang digunakan, memastikan keripik bebas dari bahan pengawet dan aditif yang tidak diinginkan.

Kerenyahan menjadi kunci utama kenikmatan keripik, namun seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para pembuatnya. Banyak yang beranggapan bahwa untuk mendapatkan tekstur renyah maksimal, diperlukan bahan tambahan atau teknik rumit. Padahal, rahasianya terletak pada pemilihan bahan hingga proses penggorengan yang tepat.

Lalu bagaimana cara membuat camilan keripik rumah tanpa bahan pengawet tapi hasilnya renyah? berikut selengkapnya:

Pemilihan Bahan Baku yang Tepat

Langkah fundamental dalam menciptakan keripik rumahan yang renyah dan berkualitas dimulai dari pemilihan bahan baku. Kualitas bahan mentah secara langsung akan memengaruhi tekstur akhir keripik yang dihasilkan. Sangat penting untuk memilih sayuran yang segar, padat, serta bebas dari noda atau kerusakan, seperti daun bayam atau kangkung, agar keripik memiliki cita rasa terbaik dan kerenyahan optimal.

Untuk jenis keripik seperti keripik singkong, pemilihan singkong yang berkualitas baik juga memegang peranan krusial. Singkong yang bagus akan menghasilkan irisan yang tidak mudah hancur dan lebih mudah menjadi renyah saat digoreng. Pastikan singkong yang dipilih tidak terlalu tua atau terlalu muda untuk mendapatkan tekstur yang pas.

Bahan baku yang segar dan berkualitas tidak hanya menjamin kerenyahan, tetapi juga berkontribusi pada rasa alami keripik tanpa perlu banyak tambahan bumbu. Hal ini juga mendukung tujuan membuat camilan keripik rumahan yang sehat dan bebas pengawet, karena bahan alami sudah memberikan dasar rasa yang kuat.

Penggunaan Air Kapur Sirih atau Soda Kue

Untuk mencapai kerenyahan maksimal pada keripik rumahan, perendaman bahan baku dengan air kapur sirih atau soda kue menjadi metode yang sangat efektif. Kapur sirih dikenal memiliki kemampuan untuk membuat singkong menjadi lebih renyah dan empuk, sehingga hasil keripik tidak keras.

Proses perendaman ini biasanya dilakukan setelah bahan baku diiris tipis. Misalnya, singkong yang telah diiris dapat direndam dalam air kapur sirih selama sekitar 30 menit. Langkah ini membantu mengubah struktur bahan sehingga lebih mudah mengering dan menjadi renyah saat digoreng, tanpa perlu bahan pengawet.

Selain air kapur sirih, beberapa resep juga merekomendasikan penggunaan soda kue sebagai alternatif. Soda kue juga memiliki efek serupa dalam membantu tekstur keripik menjadi lebih renyah. Penggunaan bahan-bahan ini merupakan salah satu rahasia dapur tradisional untuk menghasilkan camilan keripik rumahan yang sempurna.

Perendaman dengan Air Panas

Metode lain yang terbukti ampuh untuk mendapatkan keripik singkong yang renyah dan tidak keras adalah dengan merendamnya dalam air panas. Teknik ini seringkali menjadi pilihan praktis bagi banyak orang karena kemudahannya. Air panas membantu melunakkan serat-serat pada singkong, sehingga ketika digoreng akan menghasilkan tekstur yang lebih garing dan renyah.

Cukup dengan merendam irisan singkong dalam air panas, Anda bisa mendapatkan hasil keripik yang super renyah dan anti keras, serta super gurih. Proses ini juga mempersingkat waktu pengolahan dibandingkan beberapa metode perendaman lainnya, menjadikannya pilihan efisien untuk membuat camilan keripik rumahan.

Jumlah air panas yang digunakan juga perlu diperhatikan agar perendaman berjalan optimal. Beberapa resep menyarankan sekitar 1500 ml air panas untuk sejumlah singkong tertentu. Perendaman ini adalah kunci penting untuk memastikan keripik singkong Anda memiliki kerenyahan yang tahan lama tanpa bahan tambahan.

Pengeringan Bahan Sebelum Digoreng

Salah satu kunci utama untuk menghasilkan keripik rumahan yang renyah sempurna dan tidak berminyak adalah memastikan bahan yang akan digoreng benar-benar kering. Kelembaban yang tersisa pada bahan dapat menghambat proses penggorengan dan membuat keripik menjadi lembek atau kurang renyah. Oleh karena itu, langkah pengeringan tidak boleh dilewatkan.

Sebagai contoh, sebelum menggoreng daun bayam menjadi keripik, daun tersebut harus dicuci bersih dan dikeringkan secara menyeluruh. Daun yang kering memungkinkan adonan tepung menempel dengan sempurna, yang pada akhirnya akan menghasilkan gorengan yang lebih renyah.

Proses pengeringan dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti meniriskan bahan di atas tisu dapur, menggunakan kain bersih, atau bahkan menjemurnya sebentar di bawah sinar matahari. Dengan bahan yang benar-benar kering, Anda akan mendapatkan camilan keripik rumahan yang garing maksimal dan bebas minyak berlebih.

Teknik Menggoreng yang Tepat

Teknik menggoreng memegang peranan vital dalam menentukan tingkat kerenyahan keripik rumahan. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, proses penggorengan harus dilakukan dengan minyak yang sudah panas dan menggunakan api sedang. Suhu minyak yang tepat memastikan keripik matang merata dan menjadi garing.

Selain itu, teknik menggoreng dua kali atau double frying juga sangat direkomendasikan untuk keripik yang super renyah. Setelah penggorengan pertama, keripik dapat digoreng kembali dengan api yang lebih besar untuk mengeluarkan sisa kelembaban dan mencapai kerenyahan maksimal.

Setelah keripik matang sempurna, penting untuk meniriskannya dengan benar. Keripik sebaiknya ditiriskan dalam posisi berdiri agar minyak dapat turun secara maksimal. Proses penirisan yang baik akan menghasilkan keripik yang tidak terlalu berminyak dan tetap renyah lebih lama, menjadikannya camilan keripik rumahan yang ideal.

Pendinginan Sebelum Penyimpanan

Setelah proses penggorengan selesai, langkah penting selanjutnya untuk menjaga kerenyahan keripik rumahan adalah pendinginan yang sempurna. Jangan terburu-buru menyimpan keripik yang masih panas atau hangat. Keripik harus dibiarkan dingin sepenuhnya sebelum dimasukkan ke dalam wadah penyimpanan.

Pendinginan yang tidak tuntas dapat menyebabkan uap air terperangkap di dalam wadah, yang pada akhirnya akan membuat keripik menjadi lembek dan kehilangan kerenyahannya. Oleh karena itu, pastikan keripik benar-benar dalam suhu ruang sebelum melanjutkan ke tahap penyimpanan. Ini adalah kunci untuk camilan keripik rumahan yang tahan lama.

Anda bisa meletakkan keripik yang sudah digoreng di atas nampan yang dialasi tisu dapur atau rak kawat agar sirkulasi udara lebih baik dan mempercepat proses pendinginan. Dengan cara ini, kerenyahan keripik akan terjaga optimal, siap dinikmati kapan saja tanpa pengawet.

Penyimpanan dalam Wadah Kedap Udara

Untuk memastikan camilan keripik rumahan tetap renyah dan tahan lama tanpa menggunakan bahan pengawet, penyimpanan yang tepat adalah kuncinya. Setelah keripik dingin sepenuhnya, segera simpan dalam wadah kedap udara. Wadah kedap udara akan melindungi keripik dari kelembaban dan udara luar yang dapat membuatnya cepat melempem.

Dengan penyimpanan yang benar, keripik buatan rumah seperti keripik daun kelor bahkan bisa bertahan hingga beberapa minggu tanpa bahan pengawet. Hal ini membuktikan bahwa dengan teknik yang tepat, Anda bisa menikmati camilan sehat dan renyah dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pastikan wadah yang digunakan bersih dan benar-benar kering sebelum keripik dimasukkan. Hindari menyimpan keripik di tempat yang lembab atau terpapar sinar matahari langsung. Penyimpanan yang efektif ini adalah cara terbaik untuk menjaga kualitas dan kerenyahan keripik rumahan Anda.

5 Pertanyaan dan Jawaban

1. Bagaimana cara membuat keripik rumahan agar tetap renyah?

Keripik rumahan bisa tetap renyah dengan memilih bahan segar, mengeringkan bahan sebelum digoreng, menggunakan minyak panas, serta menyimpannya dalam wadah kedap udara setelah benar-benar dingin.

2. Apakah keripik rumahan bisa awet tanpa bahan pengawet?

Bisa. Keripik rumahan dapat bertahan lama tanpa pengawet jika digoreng hingga kering sempurna, didinginkan total, lalu disimpan dalam wadah kedap udara di tempat kering.

3. Mengapa keripik buatan sendiri sering melempem?

Keripik sering melempem karena masih mengandung uap air saat disimpan, proses penggorengan kurang kering, atau wadah penyimpanan tidak kedap udara.

4. Apa fungsi air kapur sirih atau soda kue pada keripik?

Air kapur sirih atau soda kue membantu mengubah struktur bahan seperti singkong agar lebih renyah dan tidak mudah keras saat digoreng.

5. Apakah teknik double frying wajib untuk membuat keripik renyah?

Tidak wajib, tetapi sangat disarankan. Teknik double frying membantu mengeluarkan sisa air pada bahan sehingga keripik menjadi lebih garing dan tahan lama.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |