Akhir Tragis Pria yang Terobsesi Menjadi Kim Kardashian, Meninggal Diduga karena Prosedur Kosmetik

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Tidak hanya wanita, ternyata ada juga pria yang tergila-gila menjadi Kim Kardashian. Jordan James Parke (34) yang dikenal sebagai bintang reality show berjuluk Raja Bibir nekat menjalani berbagai prosedur operasi plastik demi bisa memiliki tubuh seperti Kim.

Diduga karena prosedur itu pula, ia meninggal dunia pada 18 Februari 2026. Juru bicara Kepolisian Metropolitan menjelaskan bahwa sebelum dinyatakan tewas, pria itu dilaporkan tidak sadarkan diri di Lincoln Plaza, Canary Wharf, Inggris.

"Pada Rabu, 18 Februari, pukul 12.38, polisi dihubungi oleh Layanan Ambulans London terkait laporan seorang pria yang tidak sadarkan diri di Lincoln Plaza, Canary Wharf," kata juru bicara itu, dikutip dari The Sun, Selasa (24/2/2026).

Polisi kemudian muncul bersama paramedis ke lokasi dimaksud. Pria yang ternyata Parke pun dinyatakan meninggal di tempat kejadian. Polisi langsung menghubungi keluarganya.

"Setelah polisi melakukan penyelidikan mendesak, seorang pria berusia 43 tahun dan seorang wanita berusia 52 tahun ditangkap pada Jumat, 20 Februari 2026, atas dugaan pembunuhan. Mereka kemudian dibebaskan dengan jaminan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut," sambung juru bicara polisi.

Polisi menegaskan bahwa penyebab kematian Parke belum dapat dijelaskan. Penyelidikan atas kematian Parke masih berlangsung.

"Namun, petugas sedang meninjau informasi yang menunjukkan bahwa korban mungkin telah menjalani prosedur kosmetik sebelum kematiannya. Ini adalah jalur penyelidikan awal pada tahap ini," ia menambahkan.

Ungkapan Duka Keluarga Pria Pemuja Kim Kardashian

Polisi menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan post-mortem 'yang akan dilakukan pada waktunya'. Saudari Parke mengumumkan kepergian saudaranya selama-lamanya lewat unggahan pernyataan di media sosial.

"Saya benar-benar tidak memiliki kata-kata untuk memahami ini. Ini akan menjadi unggahan tersulit yang pernah saya tulis. Jordan James Parke kami yang cantik, lucu, dan luar biasa meninggal dunia pada Rabu, 18 Februari 2026. Kami sekeluarga merasa mati rasa, terkejut, dan patah hati." 

"Akan ada beberapa pesan tidak baik yang akan diposting mengenai berita yang memilukan ini, tetapi jika Anda mengenal Jordan, Anda akan tahu bahwa tidak ada yang akan diunggah itu benar dan tolong simpan dia di hati Anda!"

"Jordan, aku tak punya kata-kata untuk menjelaskan kesedihan dan patah hati yang kami rasakan; kau adalah sahabat terbaik kami, seluruh dunia kami, segalanya bagi kami! Kami mencintaimu lebih dari apa pun di dunia ini! Tidak ada kata-kata yang dapat mengungkapkan betapa bersyukurnya kami memiliki dirimu dalam hidup kami."

"Dunia terasa begitu kosong tanpamu dan aku tidak tahu bagaimana kami akan melanjutkan hidup. Jordan, kami sangat mencintaimu. Semoga kau menari di surga bersama Nenek dan Kakek. Selamat malam, semoga Tuhan memberkatimu, sayangku," pungkasnya.

Mengaku Jalani 50 Prosedur Kosmetik demi Mirip Kim Kardashian

Parke menjalani 50 prosedur kosmetik mahal yang mengejutkan, termasuk operasi kelopak mata atas, pengencangan bibir, implan dagu, dan beberapa kali sedot lemak. Ia pernah mengaku menghabiskan lebih dari 130.000 pound sterling (sekitar Rp2,95 miliar) untuk operasi plastik.

Dalam acara This Morning pada 2016, ia mengklaim bahwa terlihat seperti Kim Kardashian bukanlah bagian dari rencananya. Jordan mengatakan kepada pembawa acara TV siang hari itu bahwa ia hanya 'selalu terobsesi dengan operasi plastik selebriti'.

Penggemar berat Kim Kardashian itu juga muncul di acara TV Amerika Botched pada 2015 dan sekali lagi pada 2019. Selama penampilannya di acara tersebut, ia ditolak untuk menjalani operasi hidung kedua karena dokter mengkhawatirkan hal itu dapat memengaruhi pernapasannya.

Para dokter di acara tersebut juga berpendapat bahwa sedot lemak lebih lanjut akan membuat perutnya lebih kendur, sementara operasi hidung lebih lanjut akan melibatkan pengangkatan tulang rusuk. Selama salah satu episode Botched, Parke juga menjelaskan bahwa setelah puluhan prosedur bedah, ia kesulitan menggerakkan wajahnya, dan mengakui bibirnya yang besar mulai mengeluarkan cairan.

Tersandung Kasus Dugaan Pembunuhan

Pria yang menyebut dirinya 'Raja Bibir' itu bekerja sebagai ahli kecantikan dan dikaitkan dengan kematian seorang ibu setelah ia menjalani BBL (Brazilian Butt Lift) non-bedah untuk memperindah lekuk tubuhnya. Alice Webb (33) meninggal dunia secara tragis pada 24 September 2024, dini hari, setelah jatuh sakit dalam masa pemulihan dari "BBL cair."

Webb dilarikan ke Rumah Sakit Royal Gloucestershire untuk perawatan, tetapi nyawanya tak terselamatkan. Diyakini itu adalah kematian 'BBL cair' pertama di Inggris.

Parke dan tersangka kedua kemudian ditangkap atas dugaan pembunuhan beberapa hari kemudian setelah diketahui Webb telah menjalani prosedur tersebut di klinik Lip King di Gloucestershire. Lebih dari setahun kemudian, Parke belum didakwa atas kematian tersebut dan terus melakukan prosedur kosmetik untuk kliennya.

Parke, yang menyebut dirinya di media sosial sebagai "pendukung operasi plastik", bukanlah seorang ahli bedah yang bersertifikasi. Namun, diketahui bahwa Parke melakukan BBL filler yang tidak diklasifikasikan sebagai operasi.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |