Resep Usus Bumbu Kuning, Rahasia Cara Membuatnya agar Tidak Amis

1 month ago 57

Liputan6.com, Jakarta - Siapa bilang mengolah jeroan itu sulit? Dengan panduan yang tepat, Anda bisa menyajikan hidangan lezat yang menjadi favorit banyak orang, yaitu resep usus bumbu kuning. Kuliner ini merupakan salah satu warisan kuliner Indonesia yang kaya akan rempah, menawarkan cita rasa gurih, pedas (jika ditambahkan cabai), dan aroma khas yang menggoda. 

Kunci sukses dalam mengolah usus adalah persiapan bahan yang cermat untuk menghilangkan bau amis dan tekstur liat. Artikel ini akan membahas tuntas segala hal seputar hidangan klasik ini, mulai dari cara memilih bahan, bumbu, hingga proses memasak yang rinci, serta tips agar hasilnya sempurna dan layak disajikan untuk keluarga tercinta.

Hidangan ini tidak hanya populer di warung makan pinggir jalan, tetapi juga sering menjadi menu andalan saat acara keluarga atau perayaan. Kombinasi bumbu dasar kuning yang kaya, seperti kunyit, jahe, dan bawang-bawangan, memberikan kedalaman rasa yang unik dan warna kuning cerah yang menarik. Meskipun terlihat sederhana, proses memasak resep usus bumbu kuning memerlukan kesabaran, terutama pada tahap pembersihan dan perebusan awal. 

Resep Usus Bumbu Kuning Anti Amis dan Empuk

Berikut adalah panduan lengkap dan rinci untuk membuat usus bumbu kuning yang lezat, empuk, dan pastinya bebas bau amis. Resep ini dirancang agar mudah diikuti oleh siapa saja, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman di dapur.

Bahan-Bahan Utama

  • 500 gram usus ayam segar, pilih yang warnanya cerah dan teksturnya kenyal.
  • 1 liter air untuk merebus usus.
  • Minyak goreng secukupnya untuk menumis.

Bumbu Halus

Gunakan blender atau ulekan untuk menghaluskan bumbu ini hingga benar-benar halus agar bumbu meresap sempurna.

  • 7 siung bawang merah.
  • 5 siung bawang putih.
  • 3 butir kemiri, sangrai terlebih dahulu.
  • 2 ruas jari kunyit, bakar sebentar untuk mengeluarkan aromanya.
  • 1 ruas jari jahe.
  • 1 sendok teh ketumbar bubuk.
  • Garam, gula, dan kaldu bubuk secukupnya.

Bumbu Cemplung (Aromatik)

Bumbu-bumbu ini berfungsi memberikan aroma khas dan menetralisir sisa bau amis.

  • 2 batang serai, memarkan bagian putihnya.
  • 4 lembar daun salam.
  • 5 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya.
  • 1 ruas jari lengkuas, memarkan.
  • Cabai rawit utuh secukupnya (opsional, jika suka pedas).

Cara Membuat 

Ikuti langkah-langkah ini dengan teliti untuk hasil yang maksimal.

Persiapan dan Pencucian Usus:

  1. Cuci usus di bawah air mengalir. Pastikan bagian dalam usus benar-benar bersih dari kotoran.
  2. Lumuri usus dengan perasan jeruk nipis dan diamkan selama 15 menit.
  3. Bilas kembali hingga bersih.
  4. Potong usus menjadi bagian-bagian kecil sesuai selera Anda, sekitar 2-3 cm.

Proses Perebusan Pertama (Pre-boiling):

  1. Rebus air hingga mendidih.
  2. Masukkan usus, tambahkan 2 lembar daun salam, 1 ruas jahe geprek, dan sedikit garam.
  3. Rebus selama sekitar 15-20 menit.
  4. Buang air rebusan pertama dan tiriskan usus. Proses ini sangat penting untuk menghilangkan bau amis dan lemak berlebih.

Proses Perebusan Kedua (Mematangkan):

  1. Rebus kembali usus dengan air bersih yang baru.
  2. Kali ini, tambahkan serai memar, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas.
  3. Masak hingga usus benar-benar empuk, bisa memakan waktu 30-45 menit tergantung kualitas ususnya.
  4. Tiriskan usus setelah empuk.
  1. Panaskan sedikit minyak di wajan.
  2. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang (tanak). Proses menumis yang benar akan mencegah rasa langu pada masakan.
  3. Masukkan bumbu cemplung lainnya (serai, daun salam, daun jeruk, lengkuas) yang belum digunakan. Aduk rata.

Penyelesaian Akhir:

  1. Masukkan usus yang sudah direbus dan ditiriskan ke dalam wajan bumbu.
  2. Tambahkan sedikit air (sekitar 100 ml) agar bumbu meresap sempurna.
  3. Bumbui dengan garam, gula, dan kaldu bubuk. Jika menggunakan cabai rawit utuh, masukkan sekarang.
  4. Masak dengan api kecil hingga air menyusut, bumbu mengental, dan meresap ke dalam usus.
  5. Koreksi rasa. Jika sudah pas, angkat dan sajikan.

Seputar Kuliner Usus Bumbu Kuning

Hidangan ini adalah contoh sempurna dari kekayaan kuliner Nusantara yang mampu mengubah bahan sederhana menjadi mahakarya rasa. Usus bumbu kuning seringkali dijumpai di berbagai daerah di Indonesia dengan sedikit modifikasi bumbu lokal. Teksturnya yang kenyal berpadu dengan kuah kuning yang medok menjadikannya lauk yang pas untuk nasi putih hangat.

Variasi Resep dan Modifikasi Rasa

Ada banyak cara untuk memodifikasi resep usus bumbu kuning ini. Beberapa koki menambahkan santan untuk rasa yang lebih gurih dan tekstur kuah yang lebih kental, mirip dengan gulai. Sementara yang lain lebih suka versi kering atau oseng-oseng bumbu kuning tanpa kuah banyak.

Penambahan bahan lain seperti kentang yang dipotong dadu atau tahu pong juga sering dilakukan untuk menambah volume dan variasi tekstur dalam hidangan. Intinya, fleksibilitas bumbu kuning memungkinkan kita untuk berkreasi sesuai selera.

Tips Penting Anti Gagal

Kebersihan adalah Kunci: Jangan pernah malas membersihkan usus. Proses ini menentukan apakah masakan Anda akan enak atau amis.

Perebusan Ganda: Metode merebus dua kali dengan membuang air rebusan pertama adalah cara paling efektif menghilangkan bau dan kotoran.

Kunyit Bakar: Membakar atau memanggang sebentar kunyit sebelum dihaluskan akan mengeluarkan aroma alaminya dan membuat warna masakan lebih cantik.

Api Kecil Saat Memasak: Masak usus dengan api kecil saat proses peresapan bumbu. Ini memastikan bumbu meresap hingga ke dalam serat usus.

FAQ Seputar Resep Usus Bumbu Kuning

Q: Apa rahasia agar usus tidak bau amis?

A: Rahasianya adalah pencucian yang sangat bersih, penggunaan air jeruk nipis, dan metode perebusan ganda dengan rempah aromatik seperti jahe dan daun salam.

Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat usus bumbu kuning?

A: Total waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5 hingga 2 jam, mayoritas digunakan untuk proses pembersihan dan perebusan agar usus empuk.

Q: Apakah bumbu halusnya bisa diganti dengan bumbu instan?

A: Bisa saja, tetapi rasa dan aroma khas dari bumbu segar yang diulek atau diblender sendiri jauh lebih kuat dan nikmat dibandingkan bumbu instan.

Q: Bisakah usus ayam diganti dengan usus sapi?

A: Tentu bisa. Proses pembersihan usus sapi mungkin sedikit berbeda dan waktu perebusannya cenderung lebih lama agar empuk sempurna.

Q: Bagaimana cara menyimpan usus bumbu kuning agar tahan lama?

A: Simpan dalam wadah kedap udara di dalam kulkas. Hidangan ini bisa bertahan 3-4 hari. Panaskan kembali sebelum disajikan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |