4 Tips Membuat Kue Kering Anti Gagal, Rahasia Pebisnis Asal Yogyakarta

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Tips membuat kue kering anti gagal dapat membantu menghasilkan kue Lebaran yang renyah, matang merata, dan lebih lezat dari biasanya. Sedikit kesalahan saja bisa membuat hasil akhir tak sesuai harapan.

Kue kering selalu menjadi sajian favorit saat Lebaran, mulai dari nastar, kastangel, hingga putri salju. Menjelang Lebaran, para pebisnis kue kering biasanya sudah kebanjiran pesanan, baik untuk hampers maupun hidangan Lebaran.

Banyak ibu rumah tangga juga mulai menyiapkan bahan dan mencoba berbagai resep demi menyajikan kue terbaik untuk keluarga. Agar hasilnya tidak mengecewakan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan selama proses pembuatan.

Tips membuat kue kering anti gagal dibagikan oleh Nadhira Cicilia (32), pebisnis kue kering asal Yogyakarta sekaligus pemilik @kuejogja yang telah berkecimpung di dunia baking sejak 2016. Berbekal pengalaman bertahun-tahun, Cicilia membagikan sejumlah rahasia agar kue kering buatannya tetap renyah, lezat, dan selalu diminati pelanggan.

1. Kenali Oven Masing-masing

Setiap orang biasanya menggunakan jenis oven yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk mengenali karakter oven masing-masing agar dapat menyesuaikan suhu dan waktu pemanggangan. Cicilia menyarankan agar tidak sepenuhnya terpaku pada suhu yang tertera di resep, sebab setiap oven memiliki tingkat panas yang berbeda sehingga perlu penyesuaian.

"Kenali oven masing-masing, jangan terpatok resep biasanya dengan suhu 160’C biasa 30-50 menit tergantung oven," jelas Cicilia.

Memilih bahan dengan kualitas baik juga membuat hasil kue kering tentunya jadi lebih enak. Mengutip buku berjudul Cheese Cookies (2020) oleh Dewi Priyatni dan Nuraini Wahyuningsih, untuk mendapatkan hasil kue kering yang lezat, usahakan untuk menggunakan bahan-bahan yang masih segar. Kesegaran bahan sangat menentukan rasa dan tekstur kue kering.

Bahan yang bermutu akan menghasilkan kue kering yang enak. Pastikan bahan-bahan yang Anda gunakan tidak kadaluarsa atau masih baik.

2. Hindari Overmix Agar Kue Tidak Melebar

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam proses pembuatan kue kering adalah adonan yang melebar saat dipanggang. Kondisi ini membuat bentuk kue menjadi gepeng dan kurang menarik saat disajikan kepada tamu. Selain memengaruhi tampilan, kue yang melebar juga bisa berdampak pada tekstur yang kurang sesuai.

"Tidak melebar mungkin lebih untuk tidak over mix karena kue kering tidak perlu mixer lama-lama, hanya asal tercampur aja," jelas wanita berusia 32 tahun itu.

Cicilia juga menekankan pentingnya mengikuti resep dengan takaran yang presisi, tanpa menggunakan perkiraan. Pasalnya, kelebihan atau kekurangan bahan dalam adonan dapat membuat hasil kue kering tidak sesuai ekspektasi, baik dari segi rasa, tekstur, maupun bentuknya.

"Perhatikan dan ikuti resep dengan tepat. Tidak bisa dikurangi atau dilebihkan, serta tidak ada takaran kira-kira," papar Cicilia.

Masih mengutip buku berjudul Cheese Cookies (2020) oleh Dewi Priyatni dan Nuraini Wahyuningsih, beberapa tips agar kue kering renyah dan cantik adalah jangan mengocok adonan terlalu lama supaya kue tidak melebar ketika dipanggang

3. Perhatian Teknik Memanggang

Tak hanya memerhatikan suhu oven, tidak terlalu sering membuka dan menutup oven juga menjadi salah satu tips anti gagal membuat kue kering. Tidak sedikit orang, khususnya pemula, kerap membuka oven saat proses pemanggangan karena penasaran dengan kondisi kue.

Padahal, kebiasaan tersebut dapat membuat suhu di dalam oven menjadi tidak stabil. Akibatnya, kue bisa matang tidak merata, permukaannya retak, atau teksturnya kurang renyah.

"Dalam teknik memanggang, sebaiknya tidak membuka dan menutup oven selama proses pemanggangan agar hasilnya tetap optimal," jelas Cicilia kepada Liputan6.

Dari buku yang sama, gunakan loyang yang pendek (loyang dengan tinggi 1–2 cm) untuk pemanggangan, agar panas oven merata keseluruh kue. Kemudian, Olesi loyang dengan margarin secukupnya supaya kue kering mudah dikeluarkan. Pasalnya pengolesan margarin yang terlalu banyak pada loyang bisa menyebabkan kue menjadi terlalu cokelat di bagian bawahnya.

4. Atur Jarak Adonan di Loyang

Tips anti gagal membuat kue kering selanjutnya adalah mengatur jarak adonan di loyang. Adonan yang diletakkan terlalu berdekatan dapat membuat kue saling menempel saat dipanggang.

Hal ini terjadi karena kue kering akan mengembang selama proses pemanggangan dan membutuhkan ruang yang cukup di loyang. Jika jaraknya terlalu rapat, bentuk kue bisa berubah dan tampilannya menjadi kurang menarik.

"Letak kue kering di loyang jangan terlalu dekat atau saling menempel," kata Cicilia

Q & A Seputar Topik

Kenapa kue kering saya melebar saat dipanggang?

Biasanya hal ini terjadi karena takaran mentega atau margarin terlalu banyak, adonan kurang dingin, atau oven terlalu panas. Pastikan mengikuti resep dengan tepat dan dinginkan adonan 15–30 menit sebelum dipanggang agar bentuknya tetap stabil.

Bagaimana cara agar kue kering tetap renyah dan tidak keras?

Gunakan tepung protein rendah dan jangan menguleni adonan terlalu lama. Panggang hingga matang sempurna, lalu biarkan dingin sepenuhnya sebelum disimpan dalam wadah kedap udara.

Apakah bisa membuat kue kering tanpa mixer?

Bisa. Banyak resep yang cukup diaduk menggunakan whisk atau spatula. Pastikan margarin atau butter dalam suhu ruang agar mudah tercampur dan menghasilkan tekstur lembut.

Mengapa bagian bawah kue cepat gosong?

Hal ini biasanya karena suhu oven terlalu tinggi atau posisi loyang terlalu dekat dengan sumber panas. Gunakan suhu sesuai resep dan letakkan loyang di rak tengah agar panas merata.

Bagaimana cara menyimpan kue kering agar tahan lama?

Pastikan kue benar-benar dingin sebelum dimasukkan ke dalam toples. Simpan dalam wadah kedap udara dan letakkan di tempat kering agar kerenyahannya tetap terjaga hingga beberapa minggu.   

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |