Punch Si Bayi Monyet Viral, Kebun Binatang Diserbu Pengunjung

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Lusinan penggemar berbondong-bondong pergi ke kebun binatang untuk melihat bayi monyet, Punch, yang menjadi bintang media sosial beberapa bulan setelah ditinggalkan ibunya. Ia kini jadi bintang Kebun Binatang Ichikawa City, dekat Tokyo, Jepang.

Melansir CNA, Selasa (24/2/2026), bayi monyet berusia enam bulan ini menjadi sensasi internet setelah videonya menempel dengan menyedihkan pada penjaga kebun binatang dan menyeret boneka mainan orangutan dibagikan secara luas di X.

Ibu Punch tidak menunjukkan minat untuk merawat anaknya, entah karena itu persalinan pertamanya atau stamina yang berkurang dari panasnya musim panas, lapor surat kabar Yomiuri Shimbun. Bayi monyet umumnya menempel pada induknya untuk merasa aman dan membangun otot mereka.

Karena itu, kebun binatang mencari alternatif, seperti handuk atau mainan lunak yang berbeda, tapi Punch memilih boneka orangutan berkaki panjang. "Sangat mudah baginya untuk meraihnya," kata penjaga kebun binatang pada Fuji TV. "Mungkin dia juga menyukainya (karena) itu terlihat seperti monyet."

Nasib malang Punch memicu simpati warganet, melahirkan basis penggemar setia yang mulai mengunggah pembaruan tentangnya di bawah tagar #HangInTherePunch. Bayi monyet itu dibesarkan di lingkungan buatan setelah lahir pada Juli 2026, dan mulai berlatih untuk bergabung kembali dengan kelompoknya bulan lalu.

Situasinya mulai membaik bulan ini ketika penjaga kebun binatang mengunggah bahwa dia secara bertahap bisa beradaptasi, termasuk "dengan main-main menyolek monyet lain dan dimarahi." 

Menarik Pengunjung

Pada Jumat, 20 Februari 2026, lebih dari 100 pengunjung berkumpul di sekitar kandang monyet, berusaha keras mengambil foto dan berteriak "bertanglah!" saat Punch mencoba mendekati orang lain dalam kelompoknya.

"Kami sudah berada di sini sejak pagi. Kami jarang datang ke kebun binatang, tapi kami ingin melihat Punch yang lucu," kata Sayaka Takimoto yang berusia 32 tahun, yang berkendara selama dua jam dengan suaminya untuk melihat monyet itu.

Pasangan ini mengatakan bahwa mereka menemukan unggahan media sosial tentang Punch yang membawa mainan lunak "menggemaskan." Pengunjung lain, yang memberinya nama Yoko, berkata, "Dia sangat imut, jadi saya harus datang menemuinya."

"Saya melihat foto-fotonya terlebih dahulu sehingga saya bisa mengenalinya," kata pria berusia 50 tahun itu pada AFP. "Itu membuat saya sedikit sedih, dia tumbuh begitu cepat, tapi saya lega melihat dia mulai bisa berteman."

Video Diseret Monyet Dewasa

Namun, beberapa penggemar khawatir dengan video yang dibagikan secara luas, yang menunjukkan Punch diseret monyet dewasa. Kebun binatang mengeluarkan pernyataan pada Jumat yang meminta publik "mendukung upaya Punch" untuk bersosialisasi karena kelompoknya belum menunjukkan agresi yang serius.

"Sementara Punch dimarahi (oleh monyet lain), dia menunjukkan kekuatan mental dan ketahanan," sebut pihaknya. Setelah kondisinya stabil, tim kebun binatang secara bertahap meningkatkan waktu Punch berada di area monyet gunung agar ia terbiasa dengan kelompoknya.

Punch lahir pada 26 Juli 2025 dengan berat sekitar 500 gram. Kini, berat Punch telah mencapai sekitar 2 kg. Meski belum sepenuhnya mandiri dalam makan, ia terus menunjukkan perkembangan positif. Ia mulai aktif berinteraksi dengan monyet lain dan secara bertahap mengurangi ketergantungannya.

Hewan yang Jadi Sensasi Daring

Popularitas Punch mengingatkan publik dengan Moo Deng, bayi kuda nil kerdil yang viral di media sosial, tahun lalu. Ribuan penggemar sempat memenuhi kebun binatang Thailand pada 10 Juli 2025 untuk merayakan ulang tahun ke-1 bayi kuda nil kerdil menggemaskan tersebut.

Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow dibanjiri penggemar Moo Deng pada hari pertama dari empat hari acara perayaan ulang tahun kuda nil tersebut. Melansir Stuff, 11 Juli 2025, banyak penggemar Moo Deng yang terbang dari belahan dunia berbeda untuk menemuinya.

Di hari pertama, jumlah pengunjung mencapai 12 ribu, kata direktur kebun binatang Narongwit Chodchoy. Meski diganggu pengunjung yang meminta perhatiannya, Moo Deng tampak tenang saat berenang di kolam di kandangnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |