Liputan6.com, Jakarta - Seorang penumpang diduga iseng memasang nama wifi 'ancaman bom' saat menumpang pesawat Turkish Airlines. Pilot pun langsung memutuskan mendarat darurat di tengah penerbangan dari Istanbul ke Barcelona, Spanyol, pada Kamis, 15 Januari 2026.
Menurut FlightAware, dikutip dari People, penerbangan Turkish Airlines 1853 berangkat sesaat sebelum pukul 9 pagi waktu setempat. Saat Airbus A321 mendekati Bandara El Prat Barcelona, pesawat tersebut berputar dua kali di lepas pantai timur Spanyol.
Menurut unggahan X Wakil Presiden Komunikasi Senior Turkish Airlines, Yahya Üstün, saat pesawat mendekati tujuan akhirnya, "Terdeteksi bahwa seorang penumpang telah memasang titik akses internet dalam penerbangan dan mengkonfigurasi nama jaringannya untuk menyertakan ancaman bom."
Ustun tersebut mengatakan awak kabin kemudian memulai "prosedur yang diperlukan" sesuai dengan "protokol keselamatan penerbangan." Melansir Euro News, Jumat (16/1/2026), setelah melaporkan ada ancaman bom, pesawat penumpang itu langsung dikawal oleh dua jet tempur, satu Spanyol dan satu Prancis.
Pesawat Airbus A321 itu yang membawa 148 penumpang dan tujuh awak itu langsung diarahkan ke area yang ditentukan untuk pemeriksaan setelah mendarat darurat sekitar pukul 11 pagi. Setelah mendarat, Üstün mengatakan pihak berwenang yang berwenang melakukan penggeledahan pesawat 'dalam kerangka peraturan keamanan penerbangan internasional'. Operasi tersebut melibatkan personel dari Garda Sipil, Kepolisian Nasional, dan kepolisian serta dinas pemadam kebakaran regional Catalonia.
Hasil Pemeriksaan Petugas di Pesawat Turkish Airlines
Dalam unggahan lanjutan, Üstün menyampaikan bahwa 'tidak ditemukan kejanggalan' selama penggeledahan. "Upaya telah dimulai untuk mengidentifikasi penumpang yang bersangkutan dan untuk melaksanakan proses hukum," tulisnya. "Penerbangan kembali pesawat kami akan dilakukan setelah proses boarding penumpang selesai."
Hal senada disampaikan Garda Sipil Spanyol dalam rilis yang dibagikan kepada Associated Press. Mereka mengonfirmasi bahwa tidak ada yang ditemukan selama pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat. Peringatan tersebut kemudian dinonaktifkan.
Meski begitu, mereka menyatakan bahwa polisi kini menyelidiki siapa yang berada di balik ancaman bom palsu itu. Pasukan polisi Garda Sipil Spanyol mengatakan bahwa operasi di bandara berjalan normal.
Kasus ancaman bom di pesawat terjadi berulang kali, termasuk yang melibatkan seorang pria berusia 22 tahun di Singapura. Kasus itu terjadi pada 14 Februari 2025. Saat itu, ia mengunggah status akan meledakkan pesawat yang ditumpanginya lewat Insta Story jelang masuk ke pesawat.
Pesawat Etihad Airways Alami Delay dan Didenda
Polisi menerima laporan dari tim hukum Meta sekitar pukul 19.20 malam, setelah mendeteksi unggahan story Instagram yang berisi rencana berbahaya, dilansir dari CNA, Senin, 6 Oktober 2025.
"Tak ada yang tahu kalau aku akan meledakkan pesawat ini," tulis pria itu. Akibat unggahan tersebut, penerbangan maskapai Etihad Airways di Bandara Changi sempat tertunda.
Unggahan itu kemudian dilacak ke akun milik Azim Shah Abubakar Shah, yang diketahui sedang berada di pesawat Etihad Airways tujuan Abu Dhabi. Pesawat yang sudah berada di landasan pacu terpaksa dipanggil kembali ke Terminal 2.
Petugas kemudian mengawal Azim keluar dari pesawat dan memeriksa barang bawaannya. Ia mengaku mengunggah pesan itu sekitar pukul 18.55 dan mengklaim hanya 16 teman dekatnya yang bisa melihatnya.
Azim menjelaskan bahwa unggahan tersebut hanyalah lelucon. Namun akibat ulahnya, penerbangan tertunda selama dua jam lebih dan baru lepas landas sekitar pukul 21.25 malam. Maskapai juga dikenakan denda keterlambatan sebesar 1.750 dolar Singapura (sekitar Rp22 juta).
Sanksi yang Dijatuhkan pada Pelaku
Pengadilan pada Senin (6/10) menjatuhkan denda 3.500 dolar Singapura (sekitar Rp44 juta) kepada Azim atas satu tuduhan membuat komunikasi ancaman yang dapat menimbulkan kepanikan publik.
Jaksa Timotheus Koh menilai meskipun Azim masih muda dan telah mengaku bersalah sejak awal, tindakannya menimbulkan konsekuensi besar. "Akibat leluconnya, penerbangan tertunda dua setengah jam dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi kru dan penumpang," ujarnya.
Sementara itu, pengacara Azim, Mohammad Shafiq, meminta denda lebih ringan sebesar 1.000 dolar Singapura (Rp12 juta), dengan alasan kliennya tidak menyadari konsekuensi serius dari perbuatannya. "Ia hanya bercanda dengan lingkaran kecil teman dekatnya dan tidak bermaksud menimbulkan kepanikan publik," ujarnya.
Shafiq menambahkan bahwa Azim, yang merupakan anggota dinas pertahanan sipil Singapura, sangat menyesali tindakannya. "Ia sudah belajar dari kesalahan dan mengakui bahwa tindakannya adalah bentuk kelalaian," ujarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)