Naik, Besaran Gaji Tahunan Pangeran William Terungkap dalam Laporan Kerajaan

1 week ago 12

Liputan6.com, Jakarta - Gelar Pangeran Wales yang disandang Pangeran William mendatangkan kekayaan luar biasa. Dalam Laporan Tahunan Terpadu 2025 yang diterbitkan Kadipaten Cornwall pada Juni 2025, terungkap  gaji tahunan calon Raja Inggris itu naik pada tahun ini.

Pangeran William menerima pendapatan tahunan sebesar USD 30 juta, sekitar Rp502 miliar, untuk tahun kedua dari Kadipaten Cornwall. Kadipaten itu adalah gelar dan wilayah yang diwarisinya ketika ayahnya, Raja Charles, naik tahta pada 2022.

Laporan tersebut juga menerangkan surplus yang dapat didistribusikan sebesar 22,9 juta pound sterling (USD 30,9 juta) untuk tahun keuangan 2024-2025, tahun kedua Pangeran William sebagai Adipati Cornwall. Jumlah ini mencakup pengeluaran resmi, amal, dan pribadi Pangeran William, Kate Middleton, dan ketiga anak mereka.

Mengutip People, Rabu (31/12/2025), sebagai anggota keluarga kerajaan yang bekerja, Pangeran Wales tidak menerima pendapatan tradisional. Sebaliknya, pengeluaran tahunannya sebagian besar ditanggung oleh Kadipaten Cornwall, sebuah wilayah yang didirikan oleh Raja Edward III pada 1337 untuk menyediakan dana bagi pewaris takhta.

Wilayah yang luas itu bernilai lebih dari USD 1 miliar, mencakup 130.000 hektare di 23 wilayah di Inggris dan Wales dan meliputi tanah, pertanian, rumah, dan aset lainnya untuk mendukung pewaris dan keluarganya. Melihat ke masa depan, menurut Laporan Dampak Terpadu 2025, Kadipaten Cornwall masih fokus pada 'menjadi wilayah dengan emisi nol bersih pada akhir 2032'.

Peran-peran Kerajaan yang Diemban Pangeran William

Pangeran William diperkirakan membayar pajak penghasilan atas seluruh pendapatan yang diterimanya dari Kadipaten Cornwall, setelah dikurangi pengeluaran rumah tangga, yang belum ditentukan. Setelah Ratu Elizabeth meninggal, sebuah sumber kerajaan mengatakan bahwa Pangeran William "sepenuhnya membenamkan dirinya" dalam perannya sebagai kepala Kadipaten Cornwall.

Pangeran Wales telah beberapa kali mengunjungi wilayah tersebut sejak mewarisinya, termasuk kunjungan semalam pada Mei 2024 ke lokasi proyek perumahan inovatif Kadipaten Cornwall yang bertujuan untuk mengatasi masalah tunawisma di Newquay. Pada 2024, laporan dari tahun pertama Pangeran William menjabat menyoroti pembaruan pada peran-perannya sebagai pelindung, termasuk perubahan perannya di Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Sebagai penggemar sepak bola yang berdedikasi, ia sekarang menjabat sebagai pelindung FA, posisi yang sebelumnya dipegang  neneknya, Ratu Elizabeth. William telah menjadi Presiden FA sejak 2006, dan perubahan ini mencerminkan peran seniornya sebagai Pangeran Wales.

Pangeran William juga menjadi pelindung baru di Welsh Guards Charity dan Royal Cornwall Agricultural Association, serta menjadi presiden Victoria Cross and George Cross Association. Ia juga beralih dari presiden menjadi pelindung Fields in Trust.

Cara Pangeran William Didik Pangeran George

Di sisi lain, Pangeran William menunjukkan perannya sebagai ayah dengan mengajak putra sulungnya, Pangeran George, menjadi sukarelawan di The Passage, sebuah badan amal yang berfokus pada tunawisma di London. Kehadiran George menandai momen bersejarah karena ia menandatangani buku pengunjung di halaman yang sama dengan yang pernah ditandatangani oleh neneknya dan ayahnya beberapa dekade silam. 

Kegiatan sukarelawan tersebut bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk pengenalan nyata terhadap isu sosial bagi calon raja masa depan. Melansir New York Post, Minggu, 21 Desember 2025, William dan George menghabiskan waktu dengan memanggang kue mangkuk, mengemas paket perawatan bagi mereka yang membutuhkan, serta membantu mendekorasi pohon Natal.

"Penting bagi Pangeran Wales untuk berbagi dengan Pangeran George pekerjaan The Passage dan menghabiskan waktu menjadi sukarelawan bersama tim," kata juru bicara istana. 

Ajaran Putri Diana

Kenangan masa kecil Pangeran William saat pertama kali menginjakkan kaki di The Passage bersama Putri Diana menjadi dasar kuat dari kunjungannya kali ini. William saat itu masih berusia sekitar 11 tahun ketika ibunya membawa ia dan Pangeran Harry untuk melihat sisi lain kehidupan di luar istana.

William sempat mengenang pengalamannya dalam serial dokumenter bertajuk "Prince William: We Can End Homelessness". William berbagi memori tentang bagaimana ibunya memperlakukan semua orang dengan setara tanpa memandang status sosial.

"Ibuku membawaku ke The Passage, dia membawa Harry dan aku berdua ke sana. Saya pasti berusia 11 tahun pada saat itu, mungkin 10 tahun. Saya belum pernah ke hal seperti itu sebelumnya, dan saya sedikit cemas tentang apa yang diharapkan," kenang William.

Selain kegiatan amal, keluarga Wales juga merayakan Natal 2025 dengan merilis kartu ucapan resmi yang menampilkan kebersamaan William, Kate Middleton, dan ketiga anak mereka. Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis tampak ceria dalam potret keluarga yang menunjukkan sisi hangat kehidupan kerajaan.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |