Liputan6.com, Jakarta - Travis Kelce merahasiakan rencana melamar Taylor Swift selama berbulan-bulan. Pada Rabu, 27 Agustus 2025, juara Super Bowl itu berbagi bahwa ia "bersiap untuk berlutut" sekitar enam hingga delapan bulan lalu.
Mengutip Page Six, Kamis, 28 Agustus 2025, jangka waktu tersebut diperlukan untuk memastikan para ahli perhiasan memiliki cukup waktu membuat cincin unik sang bintang pop. Meski tidak jelas apakah Swift memberi masukan tentang seperti apa cincin impiannya, namun sumber berspekulasi bahwa Kelce kemungkinan besar meminta masukan dari sahabat-sahabatnya.
Tight end Kansas City Chiefs tersebut melamar penyanyi Lover dengan sebuah cincin berlian dari Kindred Lubeck dari Artifex Fine Jewelry. Batu yang memanjang, yang dipasang pada cincin emas kuning berukir, diperkirakan bernilai jutaan dolar.
Cincin itu tampaknya selesai dibuat pada awal Juli 2025, saat Kelce pertama kali menunjukkan cincin itu pada ayahnya, Ed Kelce, ungkap dia baru-baru ini di acara "The Jimmy & Nath Show With Emma."
Dukungan Ayah Travis Kelce
Kendati Kelce merahasiakan acara lamaran, Swift mungkin sudah punya firasat bahwa pertunangan akan segera terjadi, karena pasangan itu sering membicarakan pernikahan dan masa depan mereka.
Ayah Kelce juga mengungkap dalam wawancara terpisah pada Selasa, 26 Agustus 2025 bahwa penyanyi "Love Story" itu merasa gelisah memikirkan apakah pacarnya yang telah dua tahun menjalin hubungan akan melamarnya atau tidak. Ia mengatakan, "Dia akan menundanya sampai minggu ini."
Pasangan itu mengaku belum bertunangan ketika mereka merekam episode podcast "New Heights" yang memecahkan rekor, yang ditayangkan pada Rabu, 13 Agustus 2025. Ayah Kelce menceritakan bahwa putra dan calon menantunya melakukan FaceTime dengannya pada Minggu, 10 Agustus 2025, untuk menyampaikan kabar bahagia tersebut.
Pada Selasa, 26 Agustus 2025, Kelce dan Swift mengumumkan kabar bahagia itu pada dunia, menulis, "Your English teacher and your gym teacher are getting married🧨."
Lagu-Lagu Ciptaan Taylor Swift
Pernikahan diduga tidak akan berlangsung dalam enam bulan ke depan karena musim NFL, tapi seorang sumber eksklusif mengatakan pada PageSix bahwa ketika pasangan itu mengucap, "Saya bersedia," upacaranya akan dilakukan secara "privat."
Setelah 11 album yang penuh cinta, patah hati, dan impian yang hancur, Swift telah menemukan "the one." Mengutip BBC, bakat terbesar Swift sebagai penulis lirik adalah cara merangkai kisahnya sendiri ke dalam lagu-lagunya, menyeimbangkan detail yang rumit dan spesifik dengan tema universal tentang cinta, harapan, patah hati, dan pengkhianatan.
Ia telah menulis tentang pria-pria yang tidak tersedia secara emosional (Jake Gyllenhaal, All Too Well), jatuh cinta pada pria nakal (Harry Styles, I Knew You Were Trouble), dan kisah cinta yang kembali dijalani (Tom Hiddleston, Getaway Car).
Album tentang 'Mantan-mantannya'
Selama ini, Swift menyadari betapa tingginya perdebatan seputar hubungannya. Dalam Shake It Off, ia mengolok-olok wacana media, "Aku terlalu sering berkencan / Tapi aku tak bisa membuat mereka bertahan / Setidaknya, begitulah kata orang."
Blank Space melangkah lebih jauh, mengangkat setiap rumor buruk tentang kehidupan cintanya dan membesar-besarkannya dengan satir yang penuh semangat. Swift telah membuktikan bahwa ia mampu menulis lagu-lagu yang menyentuh hati dari tempat yang membahagiakan.
Hubungannya selama enam tahun dengan Joe Alwyn menghasilkan lagu-lagu, seperti Delicate dan Lover, di antara karya-karya terbaiknya. Ia telah menulis dua lagu tentang Kelce, keduanya muncul di album "The Tortured Poets Department," tahun lalu.
Di So High School, ia menggambarkan bagaimana kesopanan Kelce memulihkan kepercayaannya pada pria, sementara The Alchemy berkoar-koar tentang momen ketika Kelce memenangkan Super Bowl.