Italia Puncaki Daftar 100 Negara dengan Kuliner Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas, Indonesia Ranking Berapa?

1 week ago 36

Liputan6.com, Jakarta - TasteAtlas, platform penilaian kuliner dunia, kembali merilis daftar 100 negara dengan kuliner terbaik di dunia. Mengutip keterangan pada laman resmi itu pada Rabu (21/1/2026), penetapan ranking didasarkan pada 453.720 peringkat valid untuk 11.781 hidangan dalam basis data TasteAtlas. Berdasarkan daftar tersebut, Italia berada di posisi teratas dalam daftar negara dengan kuliner terbaik di dunia 2026.

Platform tersebut menyebutkan Pizza Napoletana, Tartufo bianco d'Alba, Parmigiano Reggiano, Prosciutto di San Daniele, dan Pasta 'ncasciata sebagai menu yang paling direkomendasikan untuk dijajal saat berwisata ke negeri Pisa itu. Penghargaan itu menambah panjang daftar apresiasi yang didapatkan kuliner Italia.

Sebelumnya, Italia dinobatkan sebagai Destinasi Kuliner Terbaik Dunia 2025 sekaligus sebagai Destinasi Kuliner Terbaik Eropa, menurut World Culinary Awards. Negara Eropa Barat itu mengalahkan sederet nominasi meliputi Dubai (Uni Emirat Arab), Jamaika, Maladewa, Selandia Baru, Peru, Afrika Selatan, Amerika Serikat, dan Vietnam.

Italia juga mendapat gelar bergengsi sebagai Restoran Terbaik Dunia lewat Le Calandre. Sementara, pengalaman bersantap mewah yang spektakuler di lingkungan yang indah membantu Ossiano Restaurant @ Atlantis the Palm Dubai meraih penghargaan 'Pengalaman Bersantap Mewah Terbaik Dunia'.

Masakan Italia juga menjadi gaya gastronomi pertama yang di dunia yang diakui sebagai warisan budaya takbenda UNESCO. Hal itu disampaikan Perdana Menteri Italia Girogio Meloni di sela sidang UNESCO di Delhi, India, mendahului pengumuman resmi dari UNESCO.

"Kami adalah yang pertama di dunia yang menerima pengakuan ini, yang menghormati siapa kami dan identitas kami," kata Meloni dalam sebuah pernyataan pada Rabu, 10 Desember 2025, dikutip dari CNN. "Karena bagi kami orang Italia, masakan bukan hanya makanan atau kumpulan resep. Ini jauh lebih dari itu: Ini adalah budaya, tradisi, kerja keras, dan kekayaan."

Bagaimana dengan Ranking Indonesia?

Ternyata, Indonesia menempati ranking 10 sebagai negara dengan kuliner terbaik di dunia menurut TasteAtlas. Sederet menu makanan Indonesia unggulan yang direkomendasikan oleh platform tersebut meliputi Nasi Padang, bawang goreng, sate kambing, siomay, dan Soto Betawi.

Sate kambing bahkan masuk dalam empat besar makanan terbaik di dunia menurut platform yang sama. TasteAtlas mendefinisikannya sebagai makanan tradisional yang dibuat dari daging kambing atau domba sebagai bahan utama. 

Daging kemudian dipotong dadu atau dalam potongan besar, lalu direndam dalam campuran bahan-bahan seperti kecap manis, lengkuas, bawang merah cincan, air nanas, dan cabai. Setelah direndam, daging ditusuk dengan tusuk sate yang lebih besar dan tebal daripada tusuk sate ayam karena tekstur dan ketebalan daging kambing lebih keras daripada ayam.

Proses terakhir adalah dibakar kemudian disajikan dengan kecap manis, saus kacang, atau saus cabai, yang terdiri dari bawang merah, cabai rawit, dan kecap manis. Penikmat kuliner bisa menikmatinya dengan lontong atau nasi, sesuai selera.

Daftar 10 Negara dengan Kuliner Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas

Mengutip NDTV, TasteAtlas merupakan platform yang didirikan oleh pengusaha Kroasia Matija Babic pada 2018 dengan ambisi untuk menciptakan 'ensiklopedia hidangan tradisional' global. Platform ini beroperasi sebagai kombinasi antara platform penemuan makanan yang digerakkan pengguna dan basis data yang dikurasi secara editorial.

Setiap tahun, TasteAtlas merilis penghargaan yang meliputi berbagai kategori. Salah satunya 100 negara dengan kuliner terbaik di dunia. Dari daftar tersebut, berikut adalah 10 negara dengan kuliner terbaik di dunia:

1. Kuliner Italia: Negara itu mendapat rating 4,64 dari maksimal 5. 

2. Kuliner Yunani: Negara Mediterania itu mendapat rating 4,60 dari 5.

3. Kuliner Peru: Negara Amerika Latin itu mendapat rating 4,54 dari 5.

4. Kuliner Portugis: Negara Eropa Barat itu mendapat rating 4,53 dari 5.

5. Kuliner Spanyol: Negara itu juga mendapat rating 4,53 dari 5.

6. Kuliner Jepang: Negara itu mendapat rating 4,49 dari 5.

7. Kuliner Turki: Negara itu juga mendapat rating 4,49 dari 5.

8. Kuliner Tiongkok: Negara itu mendapat rating 4,48 dari 5.

9. Kuliner Prancis: Negara itu mendapat rating 4,48 dari 5.

10. Kuliner Indonesia: Negara kita juga mendapat rating 4,48 dari 5.

Tujuan Pendirian TasteAtlas

Masih mengutip NDTV, Babic menyatakan bahwa platform TasteAtlas diposisikan sebagai jalan tengah antara situs-situs berbasis crowdsourcing, seperti Tripadvisor Michelin. Dalam wawancara, ia berpendapat bahwa TripAdvisor cenderung memprioritaskan tempat-tempat yang ramai dikunjungi wisatawan dan dapat dipengaruhi oleh perilaku pengguna umum daripada keahlian kuliner, sementara Michelin berfokus pada santapan mewah dan mengabaikan tradisi makanan sehari-hari yang mendefinisikan identitas suatu wilayah.

TasteAtlas, katanya, bertujuan untuk mengisi celah ini dengan mendokumentasikan hidangan tradisional, warisan kuliner lokal, dan bisnis makanan kecil yang mungkin tidak memenuhi kriteria Michelin atau menarik volume ulasan yang diandalkan TripAdvisor. Tujuan yang dinyatakannya adalah untuk menciptakan panduan yang berakar pada otentisitas budaya daripada popularitas komersial atau tren santapan mewah.

"TasteAtlas adalah platform untuk makanan biasa dan orang-orang sederhana. Tidak ada haute cuisine, tidak ada sentuhan modern, tidak ada kerumitan," jelas Matija Babic.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |