- Bagaimana cara memilih daun singkong yang baik untuk dimasak?
- Apakah menambahkan garam saat merebus daun singkong benar-benar membantu menghilangkan pahit?
- Selain garam, adakah bahan lain yang bisa ditambahkan saat merebus daun singkong agar tidak pahit?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Daun singkong kerap menjadi bagian dari menu makan masyarakat Indonesia. Sayuran hijau ini mudah ditemukan dan diolah, meski tidak sedikit yang mengeluhkan rasa pahit saat penyajiannya kurang tepat. Ini karena adanya kandungan sisa getah serta senyawa glikosida sianogenik yang hadir secara alami di unsur daunnya.
Beragam cara memasak daun singkong kini berkembang untuk menghasilkan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lembut. Dengan pengolahan yang sesuai, daun singkong dapat dihadirkan sebagai hidangan rumahan yang menggugah selera.
Sejumlah olahan daun singkong pun populer di berbagai daerah. Jika proses pemasakannya tepat, daun singkong tidak akan terasa pahit dan justru lebih lezat. Lantas olahan apa saja yang bisa membuatnya tidak terasa pahit? Berikut 6 pilihan menu dan tips mengolah daun singkong yang dirangkum Liputan6, Kamis (15/1).
Gulai Daun Singkong
Gulai daun singkong adalah hidangan berkuah santan yang terkenal di Sumatra dengan cita rasa gurih dan kaya rempah. Kelezatan gulai ini berasal dari daun singkong yang lembut dan kuah santan kental yang dibumbui rempah seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan serai. Aroma rempah yang kuat dan rasa gurih santan menciptakan pengalaman makan yang khas.
Proses pembuatan gulai daun singkong dimulai dengan merebus daun singkong hingga empuk, kemudian ditiriskan. Bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, dan rempah lainnya ditumis hingga harum sebelum santan dimasukkan. Daun singkong yang sudah direbus kemudian ditambahkan ke dalam kuah gulai.
Untuk menghindari rasa pahit, rebus daun singkong dalam air mendidih yang diberi sedikit garam atau soda kue. Proses ini membantu melunakkan serat daun dan mempertahankan warna hijau. Setelah direbus, daun singkong diperas dan dipotong-potong sebelum dicampur ke dalam kuah gulai.
Tumis Daun Singkong
Tumis daun singkong adalah olahan sederhana yang memiliki cita rasa nikmat. Hidangan ini menawarkan perpaduan tekstur lembut daun singkong dengan bumbu tumisan yang gurih, seperti bawang putih, bawang merah, dan cabai. Rasa gurih dari bumbu tumis berpadu dengan karakteristik daun singkong, menciptakan hidangan yang menggugah selera.
Pembuatan tumis daun singkong melibatkan langkah merebus daun singkong hingga empuk, lalu ditiriskan dan dipotong-potong. Bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan terasi diiris atau dihaluskan, lalu ditumis hingga harum. Daun singkong yang sudah direbus dimasukkan ke dalam tumisan bumbu dan dimasak hingga bumbu meresap.
Agar tumis daun singkong tidak pahit, rebus daun singkong dalam air mendidih yang ditambahkan garam. Penambahan baking soda saat merebus juga membantu mempertahankan warna hijau dan mempercepat pelunakan. Setelah direbus, daun singkong harus diperas untuk menghilangkan sisa air dan zat pahit sebelum ditumis.
Bobor Daun Singkong
Bobor daun singkong adalah hidangan sayur berkuah santan encer yang menyajikan kombinasi rasa gurih dan segar. Meskipun daun singkong dikenal dengan potensi rasa pahitnya, perpaduan dengan kuah santan dan bumbu bobor seperti kencur dan ketumbar menghasilkan cita rasa yang harmonis. Hidangan ini sering disajikan sebagai pelengkap nasi hangat.
Pembuatan bobor daun singkong dimulai dengan merebus daun singkong hingga empuk, kemudian ditiriskan. Bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, kemiri, kencur, dan ketumbar dimasak bersama air hingga mendidih. Santan kemudian dimasukkan, diaduk agar tidak pecah, lalu daun singkong ditambahkan bersama gula dan garam.
Untuk memastikan bobor daun singkong tidak pahit, pilih daun singkong muda dengan tekstur lembut. Merebus daun singkong hingga empuk dan membuang air rebusan pertama dapat mengurangi rasa pahit. Mengaduk santan secara berkala saat dimasak juga penting untuk menjaga tekstur kuah dan memastikan bumbu meresap.
Urap Daun Singkong
Urap daun singkong adalah hidangan sayuran yang dicampur dengan kelapa parut berbumbu, menawarkan rasa gurih dan aroma rempah yang khas. Daun singkong yang direbus lembut berpadu dengan bumbu urap yang kaya rasa, seperti cabai, bawang, kencur, dan terasi, menciptakan hidangan yang segar. Urap sering menjadi pelengkap nasi atau lauk dalam menu sehari-hari.
Pembuatan urap daun singkong melibatkan perebusan daun singkong hingga empuk, lalu ditiriskan. Bumbu urap dihaluskan, kemudian ditumis atau dicampur langsung dengan kelapa parut. Kelapa parut berbumbu ini kemudian dicampur rata dengan daun singkong yang sudah direbus, kadang ditambahkan sayuran lain seperti tauge atau kacang panjang.
Trik agar urap daun singkong tidak pahit adalah merebus daun singkong dalam air mendidih yang ditambahkan baking soda. Baking soda membantu mempercepat pematangan dan menjaga warna hijau daun singkong. Setelah direbus, daun singkong harus diperas dengan baik untuk menghilangkan sisa air dan zat pahit sebelum dicampur dengan bumbu urap.
Bakwan Daun Singkong
Bakwan daun singkong merupakan variasi gorengan yang menggabungkan adonan tepung dengan daun singkong. Hidangan ini menawarkan sensasi gurih dari adonan bakwan yang dibumbui, berpadu dengan karakteristik daun singkong. Bakwan daun singkong dapat menjadi camilan atau lauk pendamping yang praktis.
Proses pembuatan bakwan daun singkong dimulai dengan merebus daun singkong hingga empuk, kemudian ditiriskan dan dicincang halus. Daun singkong cincang ini dicampur dengan adonan tepung terigu, telur, dan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, garam, dan merica. Adonan kemudian digoreng hingga matang dan berwarna keemasan.
Untuk memastikan bakwan daun singkong tidak pahit, langkah perebusan awal daun singkong adalah kunci. Merebus daun singkong dengan tambahan garam atau baking soda dapat membantu mengurangi rasa pahit dan melunakkan teksturnya. Setelah direbus, daun singkong harus diperas hingga kering sebelum dicampur ke dalam adonan bakwan.
Opor Daun Singkong
Opor daun singkong adalah hidangan berkuah santan yang kaya rempah, mirip dengan opor ayam namun menggunakan daun singkong sebagai bahan utama. Kelezatan opor ini berasal dari kuah santan gurih yang dibumbui dengan rempah seperti kunyit, ketumbar, jahe, dan serai, berpadu dengan daun singkong yang lembut. Hidangan ini memberikan cita rasa yang hangat dan nyaman, cocok disajikan dengan nasi putih.
Pembuatan opor daun singkong dimulai dengan merebus daun singkong hingga empuk, lalu ditiriskan. Bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, kunyit, dan rempah lainnya ditumis hingga harum. Santan encer dimasukkan, dimasak hingga mendidih, lalu daun singkong ditambahkan bersama bumbu aromatik seperti serai dan daun jeruk.
Agar opor daun singkong tidak pahit, penting untuk merebus daun singkong dalam air yang sudah diberi garam hingga empuk, kemudian tiriskan dan peras airnya. Proses perebusan dan pemerasan ini efektif mengurangi zat pahit pada daun singkong. Memasak dengan api kecil saat menambahkan santan juga membantu bumbu meresap dan mencegah santan pecah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Bagaimana cara memilih daun singkong yang baik untuk dimasak?
A: Pilih daun singkong yang muda dan segar untuk hasil terbaik.
Q: Apakah menambahkan garam saat merebus daun singkong benar-benar membantu menghilangkan pahit?
A: Ya, garam dapat membantu menetralkan rasa pahit pada daun singkong.
Q: Selain garam, adakah bahan lain yang bisa ditambahkan saat merebus daun singkong agar tidak pahit?
A: Baking soda juga dapat digunakan untuk mengurangi rasa pahit dan menjaga warna.
Q: Mengapa panci tidak boleh ditutup saat merebus daun singkong?
A: Membiarkan panci terbuka membantu menguapkan asam alami yang menyebabkan rasa pahit.
Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus daun singkong agar empuk dan tidak pahit?
A: Rebus selama 5 hingga 10 menit dalam air mendidih yang sudah ditambahkan garam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)