Liputan6.com, Jakarta - Seorang pilot yang memimpin penerbangan Alaska Airlines yang pintu pesawatnya copot di udara dua tahun lalu kini menggugat pabrikan pesawat Boeing. Kapten Brandon Fisher menuduh perusahaan aviasi itu 'berupaya mengalihkan kesalahan' dan 'secara sengaja dan salah' mengklaim bahwa awak pesawat melakukan kesalahan dalam insiden yang terjadi pada 5 Januari 2024 malam.
Saat itu, penerbangan Alaska Airlines 1282 dari Portland, Oregon, ke Ontario, Kanada, mendarat darurat setelah sebagian dari penutup pintu keluar tengah (MED) pesawat -sebelumnya jendela pesawat- meledak beberapa menit setelah lepas landas. Menurut Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat, insiden tersebut menyebabkan 'penurunan tekanan yang cepat' di kabin dan beberapa barang milik penumpang tersedot keluar dari pesawat.
Sebanyak 177 orang di dalam Boeing 737-9 selamat, meskipun beberapa mengalami cedera. Investigasi NTSB menemukan bahwa seorang pramugari terluka ketika kokpit terbuka, sementara tujuh penumpang mengalami cedera ringan.
Siaran pers NTSB pada 24 Juni 2025 menyatakan bahwa "kemungkinan penyebab" insiden tersebut adalah kegagalan Boeing untuk "memberikan pelatihan, panduan, dan pengawasan yang memadai" kepada para pekerja pabriknya. Badan itu juga mengklaim bahwa Administrasi Penerbangan Federal (FAA) tidak efektif dalam memastikan Boeing mengatasi masalah ketidaksesuaian yang "berulang dan sistemik" terkait dengan proses pelepasan suku cadangnya.
FAA kemudian mengusulkan denda sebesar USD 3,1 juta (sekitar Rp51,9 miliar) terhadap Boeing pada September 2025 atas pelanggaran keselamatan, termasuk insiden 5 Januari 2024.
Boeing Dituding Kambing Hitamkan Pilot
Meskipun para pejabat penerbangan akhirnya menemukan Boeing bersalah, Kapten Fisher mengklaim bahwa perusahaan tersebut awalnya mencoba menjadikannya sebagai "kambing hitam."
"Reaksi Boeing menunjukkan kurangnya integritas perusahaan yang telah menjadi sangat jelas setelah kesalahan manufaktur baru-baru ini, dan seringkali berakibat fatal," demikian tuduhan dalam pengaduan yang diajukan pada 30 Desember 2025, dikutip dari People, Selasa (6/1/2026). "Tindakan Boeing telah berdampak dramatis dan mengubah hidup Kapten Fisher."
Gugatan tersebut menyatakan bahwa Boeing membuat "pernyataan yang tercela dan tidak akurat" saat menanggapi gugatan class action dari penumpang di penerbangan tersebut. Boeing membantah bertanggung jawab atas kerugian, dengan mengatakan bahwa produknya "tidak dipelihara dengan benar atau disalahgunakan oleh orang dan/atau entitas selain Boeing."
Besaran Ganti Rugi yang Dituntut Pilot dari Boeing
Gugatan pilot tersebut menyatakan bahwa 'jelas bahwa kata-kata Boeing ditujukan kepada Kapten Fisher untuk menjadikannya kambing hitam atas berbagai kegagalan Boeing'. Menurut gugatan tersebut, Fisher diduga kemudian menerima surat dari FBI yang memberitahunya bahwa ia mungkin telah menjadi korban kelalaian kriminal oleh Boeing.
Departemen Kehakiman kemudian membuka penyelidikan kriminal terhadap perusahaan tersebut, yang masih berlangsung, menurut gugatan tersebut. Fisher mengklaim sejak insiden tersebut, ia mengalami 'dampak fisik dan mental yang mendalam'.
"Kemerosotan ini adalah manifestasi fisik yang nyata akibat cedera emosionalnya dan yang terus ia tanggung," kata gugatan tersebut. Gugatan yang menyebut Boeing dan subkontraktornya, Spirit AeroSystems Holdings, Inc., sebagai terdakwa, mencatat bahwa Fisher menuntut ganti rugi sebesar USD 10 juta (sekitar Rp 167,4 miliar), di samping biaya pengadilan.
Hingga kini, pengacara Fisher, William Walsh, dan juru bicara Spirit AeroSystems merujuk pada perwakilan Boeing, tidak segera menanggapi permintaan komentar dari PEOPLE.
Jendela Pesawat Alaska Airlines yang Copot Ditemukan
Maskapai asal Amerika Serikat (AS), Alaska Airlines ramai disorot setelah insiden jendela pesawat lepas di udara tak lama setelah lepas landas. Pesawat Boeing 737 MAX 9 dengan nomor penerbangan 1282 itu mendarat darurat di negara bagian Oregon, AS.
Dilansir dari CNN, Minggu, 7 Januari 2024, bagian jendela dan dinding berbentuk pintu yang terlepas saat penerbangan itu jatuh di halaman rumah warga. Dilansir dari WFTV9, Senin, 8 Januari 2024, Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) AS menyatakan panel berbentuk pintu, dikenal dengan door plug, itu terlepas hingga meninggalkan seperti sobekan pada bagian kiri pesawat.
Kepala NTSB Jennifer Homendy menjelaskan, panel itu jatuh di halaman belakang rumah milik Bob, di Portland, tepatnya di halaman belakang. Dia mengaku sangat lega bagian pesawat yang hilang itu ditemukan.
Menurut Homendy, komponen utama yang hilang itu penting untuk mengungkap penyebab kecelakaan. Penel berbobot 27 kg itu digunakan untuk menutup pintu opsional yang biasa digunakan maskapai low cost carrier. Pintu tidk difungsikan karena bagian itu digunakan untuk tempat duduk penumpang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5304623/original/044612000_1754280069-000_Par6740308.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1942382/original/011634600_1519725637-Salju-Denmark-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1481744/original/094476000_1485245189-Manfaat-Bunga-Pepaya-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465708/original/048326000_1767774503-memasak_pakcoy8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465978/original/041480600_1767783459-000_46PV7NP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4589327/original/083458700_1695724189-bozhin-karaivanov-3TmhC2vquPk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465743/original/001098000_1767775051-resep_terong_bakar_santan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465782/original/042105200_1767776417-inka_william.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465705/original/064780900_1767774421-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465256/original/087549000_1767762585-Sate_Kambing_JEC_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462876/original/028133300_1767591976-Screenshot_2026-01-05_123837.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5206402/original/034253600_1746165424-ChatGPT_Image_2_Mei_2025__12.55.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465541/original/006863600_1767770364-menghangatkan_makanan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465548/original/012475600_1767770573-Gemini_Generated_Image_s9l8kls9l8kls9l8_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1699851/original/087735500_1504532607-Foto_Liputan6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465050/original/001728300_1767757054-Tumis_Brokoli_Bawang_Putih_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465344/original/085316400_1767765223-sambel_dadak.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465195/original/007697900_1767762570-Jewel_Changi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465151/original/031029700_1767760279-Screenshot_2026-01-07_113031.png)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2891369/original/012427100_1566627744-800px-Desa_Padusan_Pacet.jpg)