Dinilai Tak Beradab, 5 Turis Asing Berjemur dengan Bikini dan Celana Pendek di Dekat Kuil

16 hours ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Sederet foto yang diunggah di akun Facebook แฉเชียงใหม่ V2 menjadi viral karena menampilkan foto empat wanita turis asing yang hanya mengenakan bikini santai berjemur di halaman sebuah kuil di Provinsi Chiang Mai, Thailand. Foto-foto itu dibagikan pada Senin, 5 Januari 2026.

Salah satu foto menampilkan gambar mereka dari kejauhan. Terlihat empat wanita berbikini duduk di rumput di samping parit kota di pusat Chiang Mai. Terpisah, seorang pria asing tanpa baju berbaring di rumput. Namun, kritik lebih pedas ditujukan kepada sekelompok turis wanita itu.

"Kami memahami perbedaan budaya, tetapi bukankah seharusnya wisatawan mempelajari tentang negara tersebut sebelum berkunjung? Berjemur di luar kuil? Salah satu wanita dengan bikini abu-abu bahkan melebarkan kakinya menghadap pintu masuk kuil," tulis pengunggah di kolom keterangan.

Mengutip The Thaiger, Jumat (9/1/2026), menurut MGR Online, insiden itu terjadi di dekat Kuil Rajamontean. Dengan segera foto-foto tersebut menarik perhatian warganet dengan cepat. Mayoritas setuju bahwa para perempuan itu berpakaian dan berperilaku tidak pantas di area publik dekat situ keagamaan.

"Ini adalah perilaku yang tidak beradab. Orang Barat sering menganggap diri mereka lebih maju daripada orang lain, tetapi apa yang mereka lakukan menunjukkan sebaliknya. Sebelum bepergian ke mana pun, orang-orang harus mempelajari tentang negara dan budayanya," tulis seorang warganet di kolom komentar.

"Mengunjungi negara lain tanpa mempelajari budayanya. Ini seharusnya dilakukan di pantai, bukan di dekat kuil," imbuh yang lain. "Sama sekali tidak sopan."

Bukan Insiden Pertama

Tidak semua sependapat dengan penyebaran foto-foto turis asing itu di media sosial. Menurut seorang warganet, semestinya para turis asing yang tidak sopan itu diperingatkan pengunjung lain dengan sopan.

"Chiang Mai ingin menampilkan dirinya sebagai destinasi kelas dunia, namun penduduk setempat bahkan tidak bisa berbahasa Inggris. Alih-alih dengan sopan memperingatkan pengunjung, orang-orang melanggar privasi mereka dengan memposting foto secara online. Penduduk seharusnya lebih berpikiran terbuka," komentar warganet tersebut.

Hingga laporan ini dibuat, pihak berwenang Chiang Mai belum mengeluarkan pernyataan resmi apa pun mengenai insiden tersebut. Yang pasti, itu bukan insiden pertama di provinsi tersebut.

Pada Januari tahun lalu, dua wanita Polandia dikritik karena berjemur di Kuil Chiang Man. Para wanita tersebut kemudian meminta maaf secara terbuka, mengatakan bahwa mereka tidak menyadari bahwa tindakan mereka dianggap tidak pantas.

Turis Asing Berbikini di Sawah Bali

Tak hanya di Thailand, perilaku tidak pantas itu juga pernah ditunjukkan turis asing saat berkunjung ke Bali. Enam turis asing yang belum diketahui identitasnya ini terekam berbikini saat membantu beberapa petani di Pulau Dewata menanam padi.

Momen itu jadi viral setelah beredar di media sosial, membuat tidak sedikit warganet yang mempertanyakan motif turis berbikini itu. Komentarnya juga berpusat pada kesesuaian pakaian mereka dan "gangguan nyata terhadap pekerjaan lokal."

Menurut Daily Mail, dilansir dari The Thaiger, Jumat, 14 Juli 2023, klip itu dibagikan di media sosial dengan keterangan, "Di zaman sekarang ini, sangat normal memakai bikini di sawah," menyulut kemarahan warga dunia maya. Konten itu juga dituduh dibuat dengan "mengorbankan pekerja lokal," dalam kasus ini petani di Bali.

Komentar seorang pengguna berbunyi, "Orang-orang pekerja keras yang miskin dari negara-negara berkembang diperlakukan hanya sebagai alat peraga bagi turis kaya yang berpengaruh." Namun, ada juga yang membela sekelompok turis tersebut.

Turis Rusia Berpose Tak Senonoh di Pohon Sakral

Terpisah, seorang turis Rusia yang dikenal lewat nama Alina Yogi menghebohkan warganet karena berpose telanjang di sebuah pohon keramat. Kejadian itu tepatnya berlokasi di kawasan Pura Babakan, Desa Tua, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, memicu kemarahan publik.

Atas kontroversi tersebut, ia mengunggah permintaan maaf lewat media sosial pribadinya. "Saya memohon pada teman-teman saya dan semua tamu (di) Bali," tulisnya mengawali keterangan foto yang memperlihatkan dirinya menakupkan kedua tangan sambil memajamkan mata tersebut, baru-baru ini. 

"Tanpa sadar saya melakukan kesalahan besar yang saya sesali dan saya ingin memberitahu kalian agar kalian tidak mengulanginya," Alina menyambung. "Ada banyak tempat suci di Bali dan tidak semuanya memiliki tanda informasi tentang itu, seperti dalam kasus saya."

"Sangat penting untuk memperlakukan tempat dan tradisi ini dengan penuh hormat. Dan pertama-tama, penting untuk mengetahui apakah mungkin mengambil foto atau video di tempat ini. Saya mencintai Bali dengan sepenuh hati dan sekali lagi saya mohon maaf pada seluruh warga Bali dan meminta dimaafkan (atas kesalahannya)!" tutupnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |