Cerita Ratu Kecantikan Banting Setir Jadi SPG Dior

3 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Miss World Vietnam 2023, Huynh Tran Y Nhi, mengaku bekerja paruh waktu sebagai asisten penjualan (SPG) di toko Dior sambil melanjutkan studinya di Australia. Hal ini diungkap di sebuah video yang mendokumentasikan kehidupannya sebagai mahasiswa internasional.

Melansir VN Express, Jumat (2/1/2026), ratu kecantikan berusia 23 tahun itu mengatakan bahwa ia mengirimkan resume-nya ke berbagai perusahaan untuk mencari pekerjaan paruh waktu. Itu termasuk gerai fesyen di pusat perbelanjaan dan toko-toko merek kosmetik terkenal di bandara.

Ia kemudian menjalani wawancara dengan sebuah merek fesyen dan toko kecantikan Dior di Bandara Sydney, di mana ia kemudian lolos proses wawancara dan dipekerjakan sebagai SPG paruh waktu. Sebelum bergabung dengan Dior, Nhi pernah bekerja paruh waktu di sebuah toko sepatu.

Ia mengatakan bahwa peran-peran ini memungkinkannya menerapkan pengetahuan di kelas dalam situasi dunia nyata. Ia juga mengaku memperoleh keterampilan baru, serta bisa meningkatkan kemampuan komunikasinya, membantunya jadi lebih mudah beradaptasi dan percaya diri.

Ratu kecantikan itu menambahkan bahwa sejak tiba di Australia, ia secara aktif mencari pekerjaan paruh waktu untuk membangun pengalaman demi rencana bisnis di masa depan, Itu dilakukan sambil memilih peran yang fleksibel untuk memastikan studinya tidak terpengaruh.

Pada sebuah acara, November 2025, Pham Kim Dung, kepala eksekutif Sen Vang Entertainment, pemegang hak Miss World Vietnam, mengatakan bahwa ia bangga dengan pekerjaan paruh waktu Nhi. Dung mencatat, kinerja penjualan Nhi di Dior sangat baik dan merek tersebut telah memberinya hadiah sebagai bentuk dukungan.

Sambil Kuliah di Australia

Di Australia, Nhi menjalani kehidupan mahasiswa yang aktif. Selain mengikuti kelas dan bekerja paruh waktu, ia sesekali ikut serta dalam pemotretan mode dan acara publik.

Ia juga secara teratur membagikan video tentang pengalamannya sebagai mahasiswa internasional. Selama liburan sekolah atau pada kesempatan penting, ia kembali ke Vietnam untuk menjalankan tugasnya sebagai ratu kecantikan.

Pada Mei 2025, Nhi menunda satu semester akademiknya untuk berkompetisi di ajang Miss World 2025, di mana ia berhasil masuk 40 besar. Lahir di Provinsi Gia Lai, Nhi terdaftar dalam program administrasi bisnis yang dijalankan bersama oleh Universitas Internasional di bawah Universitas Nasional Vietnam–Kota Ho Chi Minh dan Universitas Sydney.

Ia telah menyelesaikan dua dari empat semester di Australia dan diperkirakan akan lulus pada tahun ini.

Kompetisi Miss World 2025

Menungguli Nhi yang masuk 40 besar, Opal Suchata Chuangsri dimahkotai sebagai Miss World 2025. Kemenangannya mencetak sejarah, karena ini kali pertama finalis Thailand memenangkan kontes kecantikan tersebut.

Melansir The Nation, 1 Juni 2025, malam final Miss World tahun ini berlangsung di Pusat Konvensi HITEX, Hyderabad, Telangana, India, 31 Mei 2025, dan dirayakan dengan sangat meriah. Suchata secara resmi dimahkotai pemenang sebelumnya, Krystyna Pyszkova dari Republik Ceko.

Peringkat akhir kompetisi menempatkan Hasset Dereje Admassu dari Ethiopia sebagai juara kedua, Maja Klajda dari Polandia sebagai juara ketiga, dan Aurelie Joachim dari Martinique sebagai juara keempat. Miss World 2025 dibuka dengan parade memukau yang menampilkan para kontestan dalam kostum nasional mereka

Agendanya disusul peragaan busana yang memperlihatkan setiap finalis kontes kecantikan itu naik ke panggung secara individual dalam balutan gaun malam yang memukau, yang diselenggarakan berdasarkan benua. Kompetisi berlanjut ke pengumuman 40 kontestan teratas, yang dipilih dari 108 negara.

Malam Final Miss World 2025

Para finalis Miss World 2025 dibagi jadi empat grup benua, dengan 10 perwakilan dari masing-masing grup: Amerika & Karibia, Afrika, Eropa, dan Asia & Oseania. Beberapa kontestan maju secara otomatis ke babak 40 besar melalui ajang fast-track.

Di antara mereka adalah Suchata yang meraih juara pertama dalam Asia & Oceania Multimedia Challenge. Antisipasi kian tinggi saat kompetisi menyempit jadi 20 finalis teratas, yang menampilkan beberapa pesaing terkuat tahun ini. Negara-negara yang berhasil lolos adalah:

  • Amerika: Argentina, Brasil, Puerto Riko, Amerika Serikat, dan Martinik
  • Afrika: Kamerun, Ethiopia, Namibia, Nigeria, dan Tunisia
  • Eropa: Islandia, Italia, Polandia, Ukraina, dan Wales
  • Asia & Oseania: Australia, India, Lebanon, Filipina, dan Thailand

Delapan besar kontestan kemudian diumumkan, menampilkan perwakilan dari Brasil, Martinique, Ethiopia, Namibia, Polandia, Ukraina, Filipina, dan Thailand. Dari situ, empat kontestan terakhir diumumkan sebelum Suchata terpilih sebagai Miss World 2025.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |