Cara Simpan Jagung agar Tidak Cepat Busuk

3 weeks ago 20

Liputan6.com, Jakarta Jagung adalah salah satu bahan makanan favorit yang sering dijumpai di meja makan dalam berbagai hidangan, mulai dari jagung rebus hingga popcorn. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam mengelola jagung adalah bagaimana cara menyimpannya agar tidak cepat busuk dan tetap segar dalam jangka waktu yang lebih lama. Penyimpanan yang tepat sangat penting agar jagung tidak kehilangan rasa manis dan teksturnya tetap renyah saat akan dimasak.

Penyimpanan jagung juga berkaitan erat dengan menjaga kandungan gizinya agar tetap optimal. Jagung yang disimpan sembarangan cenderung mengalami pembusukan yang membuatnya cepat rusak dan tidak layak konsumsi. Karenanya, memahami teknik penyimpanan yang benar akan membantu menjaga kualitas jagung serta menghindari pemborosan makanan akibat jagung yang cepat membusuk. Berikut penjelasan lengkap mengenai cara menyimpan jagung yang efektif agar tidak mudah busuk.

1. Jangan Cuci dan Kupas Jagung

Jagung sebaiknya disimpan dalam keadaan kulitnya masih utuh dan tanpa dicuci terlebih dahulu karena kulit jagung berfungsi sebagai pelindung utama dari paparan udara dan bakteri yang bisa mempercepat proses pembusukan. Kulit jagung menjaga kelembapan di dalam biji jagung dan membantu mempertahankan rasa manis alami yang penting untuk menjaga kualitas jagung saat disimpan. Jika jagung sudah dicuci atau dikupas sebelum disimpan, maka risiko kerusakan dan pembusukan akan meningkat secara drastis karena kelembapan dan perlindungan fisik hilang.

Selain itu, menyimpan jagung dengan kulitnya akan memberikan lapisan alami yang mencegah kontaminasi silang dengan bahan makanan lain di lemari es. Hal ini penting guna menjaga kebersihan dan kesegaran jagung tersebut selama masa penyimpanan. Meski tergoda untuk langsung membersihkan jagung agar lebih praktis, sebaiknya menunda proses cuci dan kupas hingga jagung siap diolah untuk menjaga kesegarannya.

Perlu juga diperhatikan bahwa jagung yang disimpan dengan kulit utuh cenderung menjalani proses penuaan yang lebih lambat secara alami karena kulitnya mampu menghambat oksidasi dan pencernaan enzim dalam jagung. Oleh karena itu, menjaga kulit agar tetap menempel saat penyimpanan adalah kunci utama agar jagung tak mudah busuk.

2. Bungkus dengan Plastik Wrap

Setelah memastikan jagung masih memiliki kulit utuh, cara berikutnya adalah membungkus jagung secara rapat dengan plastik wrap atau plastik pembungkus. Plastik wrap ini berfungsi sebagai penghalang agar udara tidak mudah masuk ke dalam jagung dan mencegah kelembapan keluar sehingga kondisi jagung tetap terjaga. Bungkus yang rapat akan mengurangi kontak jagung dengan oksigen dan ini mencegah pertumbuhan mikroorganisme penyebab pembusukan.

Untuk mendapatkan hasil penyimpanan maksimal, jagung yang sudah dibungkus plastik sebaiknya ditutup rapat di kedua ujungnya dengan menggunakan selotip atau karet agar udara benar-benar terisolasi keluar masuknya. Ini akan sangat bermanfaat terutama jika jagung akan disimpan sampai beberapa minggu dalam lemari es. Selain itu, plastik wrap juga membantu menjaga jagung dari pengaruh bau atau aroma makanan lain yang bisa terserap jagung selama penyimpanan.

Penggunaan plastik pembungkus juga membantu mempertahankan kelembapan alami dalam jagung yang penting untuk menjaga rasa manis dan tekstur jagung tetap segar. Jika jagung tidak dibungkus rapat, maka kelembapan tersebut bisa menguap sehingga jagung menjadi kering dan seratnya berubah kasar. Jadi membungkus jagung dengan plastik wrap adalah langkah efektif untuk menjaga kualitas jagung dalam jangka waktu yang cukup lama.

3. Simpan di Chiller (Bukan Freezer)

Suhu di dalam lemari es bagian chiller biasanya ideal untuk mempertahankan kesegaran jagung dalam waktu lebih lama dibandingkan menyimpannya di suhu ruang. Suhu dingin di chiller cukup untuk memperlambat proses pembusukan tanpa menyebabkan jagung kehilangan tekstur atau mengalami kerusakan akibat pembekuan seperti yang mungkin terjadi di freezer. Oleh karena itu, jagung yang sudah dibungkus rapat sangat direkomendasikan untuk disimpan di bagian chiller lemari es.

Lemari es bagian chiller juga menjaga kelembapan jagung tetap seimbang, sehingga tidak membuat jagung menjadi terlalu basah atau justru terlalu kering. Hal ini penting untuk menjaga kondisi jagung agar tetap renyah dan manis saat dimasak nanti. Simpan jagung di suhu ini juga mengurangi risiko pertumbuhan jamur dan bakteri yang umumnya berkembang di suhu ruang.

Sebaiknya pilih bagian bawah lemari es yang cenderung lebih dingin dan stabil suhunya untuk meletakkan jagung yang sudah dibungkus plastik wrap. Menyimpan jagung pada tingkat suhu yang tepat inilah yang membuat jagung bisa bertahan segar hingga 3 minggu bahkan lebih tanpa menurunkan kualitas rasanya.

4. Simpan di Bagian Bawah Lemari Es

Bagian bawah lemari es biasanya memiliki suhu yang lebih stabil dan dingin dibandingkan bagian atas atau rak pintu yang sering dibuka-tutup, sehingga lebih ideal untuk penyimpanan jagung. Menyimpan jagung di bagian ini membantu menghindari perubahan suhu yang drastis yang bisa membuat jagung cepat rusak atau busuk. Suhu yang stabil menjaga kesegaran jagung sekaligus mempertahankan kelembapan optimal di dalam bijinya.

Selain suhu yang lebih dingin, bagian bawah lemari es juga biasanya lebih luas dan tidak terlalu sering terganggu oleh aktivitas membuka tutup pintu, sehingga kondisi penyimpanan jagung lebih terjaga secara konsisten. Kestabilan suhu ini menjadi faktor penting dalam memperpanjang masa simpan jagung agar tidak cepat layu atau membusuk.

Menaruh jagung di bagian bawah lemari es juga mengurangi risiko jagung terkena kontaminasi bau dan bakteri dari makanan lain yang mungkin tersimpan di rak lain, menjaga jagung tetap segar dan aman dikonsumsi. Hal ini membuat penyimpanan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas jagung.

5. Jangan Simpan Jagung dengan Makanan Lain yang Cepat Busuk

Jagung mengandung gula alami yang cukup tinggi sehingga cukup sensitif terhadap aroma dan gas etilen yang dihasilkan oleh beberapa buah dan sayuran saat mengalami pematangan atau pembusukan. Menyimpan jagung bersamaan dengan makanan ini dapat mempercepat pembusukan jagung karena gas dan bau yang terlepas akan mengganggu kesegaran jagung. Oleh sebab itu, sebaiknya pisahkan jagung dari buah yang cepat rusak seperti pisang, tomat, atau pepaya.

Selain itu, menyimpan jagung dengan buah-buah yang cepat busuk juga bisa menyebabkan perpindahan aroma yang kurang sedap ke jagung, yang dapat merusak cita rasa alami jagung manis. Hal ini tentu tidak diinginkan jika ingin menikmati jagung segar yang rasanya tetap natural dan nikmat. Menjauhkan jagung dari sumber kontaminasi bau adalah kunci mempertahankan kualitas jagung saat penyimpanan.

Jagung juga harus dijauhkan dari tempat yang terkena sinar matahari langsung atau ruangan yang hangat karena suhu tinggi akan mempercepat pengeringan dan pembusukan jagung. Kondisi tersebut menyebabkan jagung kehilangan kelembapan dan rasa manis alami yang ada di dalamnya.

6. Metode untuk Penyimpanan Lebih Lama

Metode penyimpanan jagung dalam jangka waktu sangat panjang, misalnya berbulan-bulan, memerlukan perlakuan berbeda dibandingkan jagung segar. Salah satu cara yang efektif adalah dengan merebus jagung secara singkat terlebih dahulu agar enzim dan bakteri yang bisa merusak jagung lebih banyak berkurang. Setelah itu jagung dikupas dan disimpan dalam wadah kedap udara di freezer.

Proses perebusan singkat ini membantu menjaga cita rasa jagung tetap manis dan teksturnya relatif tetap tidak hancur saat disimpan di suhu beku. Pengemasan dalam wadah kedap udara juga menjaga jagung dari pembekuan kristal es yang bisa merusak sel pada jagung, serta melindungi jagung dari bau freezer. Cara ini cocok bagi yang ingin menyimpan jagung dalam jumlah besar untuk pemakaian jangka panjang.

Walaupun metode ini membantu penyimpanan sangat lama, jagung segar yang disimpan utuh dengan kulitnya dan di chiller tetap menjadi cara terbaik jika ingin menikmati jagung yang rasanya sedekat mungkin dengan jagung baru panen. Jadi pilih metode penyimpanan sesuai kebutuhan pemakaian jagung.

Tips Tambahan Menyimpan Jagung Agar Tetap Manis

  • Simpan jagung dalam keadaan kulit utuh: Kulit jagung berfungsi sebagai pelindung alami yang menjaga kelembapan biji jagung dan memperlambat perubahan gula menjadi pati sehingga rasa manis terjaga lebih lama.
  • Bungkus jagung dengan plastik yang diberi ventilasi kecil: Membungkus jagung membantu menjaga kelembapan, tetapi harus ada lubang kecil untuk sirkulasi udara agar tidak terjadi penumpukan kelembapan yang dapat menyebabkan jamur dan pembusukan.
  • Simpan jagung di suhu dingin lemari es (chiller): Suhu dingin memperlambat aktivitas enzim yang mengubah gula menjadi pati, menjaga rasa manis jagung. Namun hindari suhu beku jika belum dibungkus dengan benar karena dapat merusak tekstur jagung.
  • Hindari mencuci jagung sebelum penyimpanan: Mencuci jagung sebelum disimpan dapat menghilangkan lapisan pelindung alami dan mempercepat pembusukan serta hilangnya rasa manis.
  • Konsumsi jagung dalam beberapa hari setelah pembelian jika disimpan di chiller: Menyimpan dalam waktu terlalu lama bahkan di suhu dingin bisa menyebabkan penurunan kualitas rasa dan tekstur, jadi usahakan mengolah jagung dalam waktu singkat.

Dengan menerapkan poin-poin di atas, rasa manis alami dari jagung bisa tetap terjaga saat disimpan sehingga nikmat saat diolah dan dikonsumsi.

People Also Ask

Q: Apa alasannya jagung jangan dicuci sebelum disimpan?

A: Karena kulit jagung melindungi biji dari oksigen dan bakteri yang mempercepat pembusukan.

Q: Berapa lama jagung bisa tahan disimpan di lemari es jika dibungkus rapat?

A: Bisa tahan segar sampai 3 minggu.

Q: Apakah boleh menyimpan jagung di freezer tanpa membungkus?

A: Tidak, jagung harus dibungkus rapat atau disimpan dalam wadah kedap udara agar tidak kering dan rusak.

Q: Apa manfaat menyimpan jagung di bagian bawah lemari es?

A: Suhu bagian bawah lebih stabil dan dingin sehingga kualitas jagung lebih terjaga.

Q: Bisa kah jagung disimpan bersama buah yang cepat busuk?

A: Sebaiknya tidak karena gas dan bau buah bisa mempercepat pembusukan jagung.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |