Cara Membuat Kerupuk dari Singkong, Cocok untuk Camilan

2 weeks ago 39

Liputan6.com, Jakarta - Singkong kerap dianggap sebagai bahan pangan sederhana yang hanya diolah menjadi rebusan atau gorengan. Namun di tangan yang tepat, singkong bisa diubah menjadi kerupuk gurih dan renyah yang digemari berbagai kalangan. Proses pengolahannya pun tidak rumit dan dapat dilakukan dengan peralatan dapur rumahan.

Di tengah tren pemanfaatan bahan pangan agar tidak terbuang, kerupuk singkong menjadi salah satu contoh olahan yang relevan. Baik singkong segar maupun sisa singkong rebus dapat dimaksimalkan kembali menjadi camilan kering yang memiliki nilai guna lebih panjang.

Menariknya, kerupuk singkong tidak hanya cocok untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpotensi menjadi produk usaha rumahan. Dengan teknik yang tepat, hasil kerupuk bisa renyah, tahan lama, dan memiliki cita rasa yang konsisten.

Bahan-Bahan yang Diperlukan

  • Singkong rebus atau singkong kukus yang sudah empuk
  • Tepung tapioka secukupnya
  • Bawang putih
  • Garam
  • Cabai halus (opsional, sesuai selera)
  • Air matang secukupnya
  • Minyak goreng untuk proses penggorengan

Tahapan Membuat Kerupuk dari Singkong

  1. Singkong rebus atau kukus dihancurkan hingga teksturnya benar-benar halus
  2. Bawang putih dihaluskan, lalu dicampurkan ke dalam adonan singkong
  3. Garam dan cabai halus ditambahkan sesuai tingkat rasa yang diinginkan
  4. Tepung tapioka dimasukkan sedikit demi sedikit sambil adonan diuleni
  5. Air ditambahkan secukupnya hingga adonan kalis dan mudah dibentuk
  6. Adonan dibentuk memanjang atau silinder sesuai kebutuhan
  7. Adonan dikukus hingga matang dan teksturnya padat
  8. Setelah dingin, adonan diiris tipis-tipis
  9. Irisan kerupuk dijemur hingga kering merata
  10. Kerupuk kering digoreng dalam minyak panas hingga mengembang dan renyah
  11. Kerupuk ditiriskan dan siap dikonsumsi

Rahasia Kerupuk Singkong Renyah dan Tahan Lama

Kerenyahan kerupuk singkong sangat dipengaruhi oleh proses pengeringan sebelum digoreng. Irisan kerupuk harus benar-benar kering agar tidak menyerap minyak berlebihan saat digoreng. Jika masih lembap, kerupuk cenderung bantat dan tidak mengembang sempurna.

Selain itu, ketebalan irisan menjadi faktor penting. Irisan yang seragam akan menghasilkan tingkat kematangan yang merata saat digoreng. Kerupuk yang terlalu tebal membutuhkan waktu goreng lebih lama, sementara irisan yang terlalu tipis berisiko cepat gosong.

Daya simpan kerupuk singkong juga ditentukan oleh cara penyimpanan. Kerupuk mentah sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat dan kering. Sementara kerupuk matang perlu didinginkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam stoples agar kerenyahannya tetap terjaga.

Nilai Gizi dan Kandungan Kerupuk Singkong

Sebagai bahan pangan lokal, singkong merupakan sumber karbohidrat yang cukup tinggi. Kandungan ini menjadikan kerupuk singkong mampu memberikan energi cepat, sehingga cocok dikonsumsi sebagai camilan di sela aktivitas.

Selain karbohidrat, singkong juga mengandung serat yang membantu sistem pencernaan. Beberapa mineral seperti kalsium dan fosfor turut terdapat dalam singkong, meski jumlahnya tidak sebesar pada bahan pangan hewani.

Namun demikian, proses pengolahan menjadi kerupuk melibatkan penggorengan, sehingga menambah kandungan lemak. Oleh karena itu, konsumsi kerupuk singkong tetap perlu dibatasi dan dikombinasikan dengan pola makan seimbang.

Tips Penyajian dan Peluang Usaha Kerupuk Singkong

Kerupuk singkong dapat disajikan sebagai camilan mandiri atau pelengkap makanan utama. Variasi rasa seperti pedas, gurih bawang, atau original membuatnya fleksibel disesuaikan dengan selera konsumen.

Dari sisi ekonomi, kerupuk singkong memiliki peluang usaha yang cukup terbuka. Bahan baku mudah diperoleh, biaya produksi relatif rendah, dan proses pembuatan bisa dilakukan secara bertahap dalam skala rumahan.

Dengan pengemasan yang menarik serta konsistensi rasa, kerupuk singkong berpotensi menjadi produk camilan lokal yang memiliki daya saing. Inovasi pada rasa dan ukuran kemasan juga dapat memperluas pasar penjualan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kerupuk Singkong

1. Apakah singkong rebus sisa aman dijadikan kerupuk?

Aman, selama singkong masih layak konsumsi dan tidak berlendir atau berbau.

2. Mengapa kerupuk singkong tidak mengembang saat digoreng?

Biasanya karena proses penjemuran belum kering sempurna atau minyak belum cukup panas.

3. Berapa lama kerupuk singkong mentah bisa disimpan?

Kerupuk mentah dapat bertahan hingga beberapa bulan jika disimpan di tempat kering dan tertutup.

4. Apakah kerupuk singkong bisa dibuat tanpa tepung tapioka?

Bisa, tetapi tekstur kerupuk cenderung kurang elastis dan tidak maksimal mengembang.

5. Apakah kerupuk singkong cocok untuk usaha rumahan?

Cocok, karena bahan mudah didapat dan proses produksinya relatif sederhana.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |