Cara Membuat Kerupuk dari Ampas Tahu, Gurih Renyah dan Enggak Bau Apek

2 days ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Ampas tahu sering dianggap sebagai sisa produksi yang tidak berguna, padahal di dalamnya masih terkandung protein nabati dan serat yang cukup tinggi. Jika diolah dengan tepat, ampas tahu justru bisa berubah menjadi camilan gurih yang renyah dan memiliki nilai ekonomi. Salah satu olahan yang paling praktis dan digemari adalah kerupuk ampas tahu, yang cocok dijadikan lauk pendamping, camilan keluarga, hingga peluang usaha rumahan.

Proses pembuatannya relatif sederhana dan tidak membutuhkan alat mahal. Dengan bahan yang mudah ditemukan serta teknik yang tepat, siapa pun bisa menghasilkan kerupuk yang mengembang sempurna, tidak berminyak, dan rasanya enak. Kuncinya terletak pada pengolahan adonan, ketebalan irisan, serta proses pengeringan sebelum digoreng.

Bahan-Bahan yang Digunakan

Untuk menghasilkan kerupuk ampas tahu yang gurih dan renyah, bahan utamanya tentu saja ampas tahu segar. Ampas tahu sebaiknya diperas terlebih dahulu agar kadar airnya berkurang sehingga adonan tidak lembek. Ampas yang terlalu basah akan membuat kerupuk sulit kering dan kurang mengembang saat digoreng.

Selain ampas tahu, diperlukan tepung tapioka sebagai pengikat agar adonan menjadi padat dan elastis. Tepung ini membantu membentuk tekstur kerupuk yang ringan saat digoreng. Bumbu dasar seperti bawang putih halus, ketumbar, garam, merica, serta sedikit penyedap rasa akan memberikan cita rasa gurih yang meresap. Beberapa orang juga menambahkan telur agar aroma lebih sedap dan warna kerupuk lebih cantik.

Jika adonan terasa terlalu kering, bisa ditambahkan sedikit air secukupnya. Sebaliknya, bila terlalu lembek, tinggal ditambah tepung tapioka. Dari perpaduan bahan sederhana inilah, ampas tahu yang tadinya tidak bernilai bisa berubah menjadi camilan yang menggugah selera.

Berikut bahan yang perlu disiapkan agar hasil kerupuk gurih dan renyah:

  • Ampas tahu – 500 gram
  • Tepung tapioka – 150 gram
  • Bawang putih – 2 siung
  • Ketumbar bubuk – 1 sendok teh
  • Garam – 1 sendok teh
  • Merica bubuk – ½ sendok teh
  • Penyedap rasa – ½ sendok teh (opsional)
  • Telur – 1 butir (opsional)
  • Air secukupnya

Peralatan yang Dibutuhkan

Dalam proses pembuatan kerupuk ampas tahu, peralatan yang digunakan sebenarnya cukup sederhana dan biasanya sudah tersedia di dapur. Kita membutuhkan wadah besar untuk mencampur adonan agar proses pengulenan lebih mudah dan rapi.

Selanjutnya, diperlukan kukusan atau panci kukus untuk mematangkan adonan sebelum diiris. Kukusan ini berfungsi memadatkan adonan agar tidak hancur saat dipotong. Setelah itu, siapkan pisau tajam atau alat pemotong supaya irisan kerupuk bisa tipis dan seragam.

Untuk proses pengeringan, bisa menggunakan tampah, loyang, atau nampan sebagai alas penjemuran. Terakhir, tentu saja dibutuhkan wajan dan spatula untuk menggoreng kerupuk sampai mengembang sempurna. Semua peralatan ini relatif mudah didapat dan cocok untuk produksi rumahan.

Agar lebih jelas, berikut peralatan yang perlu Anda siapkan:

  • Wadah besar
  • Kukusan atau panci kukus
  • Pisau tajam atau alat pemotong
  • Tampah, loyang, atau nampan
  • Wajan
  • Spatula atau saringan
  • Kompor

Langkah-Langkah Membuat Kerupuk Ampas Tahu

Ikuti langkah berikut agar hasil kerupuk maksimal:

Memeras dan Menyiapkan Ampas Tahu

Ampas tahu harus diperas menggunakan kain bersih atau ditekan dengan tangan sampai airnya berkurang. Teksturnya harus lembap, bukan basah, karena ampas yang terlalu berair membuat adonan lembek, sulit dipadatkan, dan lama kering saat dijemur.

Mencampur Bumbu dan Ampas Tahu

Masukkan ampas tahu ke dalam wadah besar, lalu tambahkan bawang putih halus, ketumbar, garam, merica, penyedap, dan telur jika digunakan. Aduk sampai semua bumbu tercampur rata sehingga rasa nantinya menyebar merata di seluruh adonan.

Menambahkan Tepung Tapioka

Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil diuleni. Proses ini penting agar adonan tidak menggumpal. Uleni sampai adonan terasa kalis, padat, dan bisa dibentuk. Jika terasa terlalu keras, tambahkan sedikit air, namun jangan sampai lembek.

Membentuk Adonan

Setelah kalis, bentuk adonan menjadi silinder memanjang seperti lontong atau sesuai selera. Bentuk yang padat akan memudahkan proses pengukusan dan pengirisan agar hasilnya seragam.

Mengukus Adonan

Kukus adonan selama kurang lebih 30–40 menit sampai benar-benar matang dan padat. Pengukusan ini bertujuan mengikat adonan agar tidak hancur saat diiris serta membantu menciptakan tekstur kerupuk yang baik setelah digoreng.

Mendinginkan Adonan

Setelah dikukus, angkat dan biarkan adonan dingin hingga mengeras. Adonan yang masih panas akan sulit diiris dan mudah hancur, sehingga proses pendinginan sangat penting.

Mengiris Tipis Adonan

Iris adonan setipis mungkin menggunakan pisau tajam. Ketebalan irisan sangat menentukan hasil akhir. Semakin tipis irisan, semakin mudah kerupuk mengembang dan semakin renyah teksturnya.

Menjemur Hingga Kering

Susun irisan kerupuk di atas tampah atau loyang, lalu jemur di bawah matahari selama 1–2 hari sampai benar-benar kering. Kerupuk yang kering sempurna akan awet disimpan dan mengembang bagus saat digoreng. Jika tidak ada matahari, bisa dikeringkan dengan oven suhu rendah.

Menggoreng Kerupuk

Panaskan minyak yang cukup banyak hingga benar-benar panas. Masukkan kerupuk kering sedikit demi sedikit. Kerupuk akan langsung mengembang dalam beberapa detik. Angkat, tiriskan, dan biarkan dingin sebelum disajikan atau dikemas.

Tips Agar Kerupuk Lebih Enak dan Renyah

Agar hasil kerupuk ampas tahu semakin nikmat, pastikan menggunakan ampas tahu yang masih segar dan tidak asam, karena kualitas bahan sangat mempengaruhi rasa akhir. Ampas yang terlalu lama disimpan biasanya berbau dan membuat kerupuk cepat tengik.

Ketebalan irisan juga sangat menentukan. Irisan yang terlalu tebal membuat kerupuk sulit mengembang dan kurang renyah, sedangkan irisan tipis akan menghasilkan tekstur ringan dan kriuk saat digigit. Selain itu, minyak harus benar-benar panas sebelum menggoreng agar kerupuk langsung mengembang, bukan malah menyerap minyak.

Untuk variasi rasa, adonan bisa ditambahkan cabai bubuk, keju parut, daun seledri cincang, atau bumbu balado. Setelah digoreng, kerupuk juga sebaiknya disimpan dalam wadah kedap udara supaya tetap renyah lebih lama. Dengan sedikit kreativitas dan ketelatenan, kerupuk ampas tahu bisa menjadi camilan favorit sekaligus peluang usaha rumahan yang menjanjikan.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apakah ampas tahu harus diperas dulu? Ya, agar kadar air berkurang sehingga adonan tidak lembek dan kerupuk bisa kering serta mengembang sempurna.

2. Kenapa kerupuk tidak mengembang saat digoreng? Biasanya karena irisan terlalu tebal, kurang kering, atau minyak belum cukup panas saat menggoreng.

3. Berapa lama menjemur kerupuk ampas tahu? Umumnya 1–2 hari di bawah matahari sampai benar-benar kering dan tidak terasa lembap saat ditekan.

4. Bisa ditambah rasa lain ke adonan? Bisa, seperti cabai bubuk, keju parut, seledri, atau bumbu balado agar lebih variatif dan menarik.

5. Bagaimana cara menyimpan kerupuk agar awet? Simpan dalam wadah kedap udara dan jauh dari lembap supaya tetap renyah dan tidak mudah tengik.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |