- Apakah donat kukus bisa mengembang sempurna seperti donat goreng?
- Bisakah saya menggunakan tepung terigu serbaguna untuk membuat donat kukus?
- Bagaimana cara mengetahui donat kukus sudah matang?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Membuat donat kini tidak selalu harus melalui proses penggorengan. Magic com yang biasa digunakan di dapur rumahan dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan donat kukus dengan tekstur lembut. Hasilnya pun matang sempurna, dengan tekstur yang fluffy dan bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.
Cara ini mulai banyak dipilih karena lebih praktis dan tidak membutuhkan banyak minyak. Selain itu, proses pembuatannya relatif sederhana dan bisa dilakukan dengan peralatan yang sudah tersedia di rumah. Anak kos pun bisa membuat ini dengan mudah, karena langkah-langkahnya anti ribet.
Lantas bagaimana cara membuat donat kukus yang enak dan empuk di magic com? Simak cara mudahnya berikut, dirangkum Liputan6, Jumat (16/1).
Langkah Awal Sebelum Membuat Donat Kukus Pakai Magic Com
Pertama-tama, pastikan magic com dalam kondisi bersih dan siap digunakan. Membersihkan bagian dalam panci dan elemen pemanas magic com sangat penting untuk menghindari kontaminasi rasa pada donat. Sisa-sisa makanan yang menempel dapat memengaruhi rasa dan kualitas donat yang dihasilkan. Setelah memastikan kebersihan, periksa juga bagian elemen pemanas agar tidak ada air yang menggenang, karena ini dapat merusak perangkat.
Selanjutnya, isi panci magic com dengan air secukupnya, biasanya sekitar 2-3 gelas. Pastikan air tidak menyentuh bagian bawah alas kukusan agar donat dapat matang dengan baik melalui uap. Setelah air terisi, nyalakan magic com pada mode "cook" atau "steam" untuk memanaskan air hingga mendidih. Proses ini penting agar uap yang dihasilkan cukup untuk mematangkan donat dengan merata.
Kemudian, pastikan juga untuk menggunakan alas kukusan yang sesuai agar sirkulasi uap berjalan dengan baik. Setelah semua siap, Anda dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan.
Takaran Bahan yang Diperlukan untuk Membuat Donat Kukus Pakai Magic Com
Pemilihan dan takaran bahan sangat penting dalam pembuatan donat kukus. Menggunakan bahan berkualitas dan takaran yang tepat akan menentukan tekstur dan rasa donat. Berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat donat kukus menggunakan magic com:
- Tepung terigu protein tinggi: 250 gram. Tepung ini memiliki kandungan gluten yang tinggi, penting untuk menghasilkan adonan yang elastis.
- Gula pasir: 30 gram. Gula berfungsi sebagai pemberi rasa manis dan membantu proses fermentasi ragi.
- Ragi instan: 5 gram (sekitar 1 sendok teh). Ragi adalah agen pengembang yang akan membuat adonan donat mengembang.
- Susu cair hangat: 120 ml. Suhu susu yang hangat akan mengaktifkan ragi dengan optimal.
- Telur: 1 butir. Telur memberikan kelembaban dan membantu struktur adonan.
- Margarin atau mentega: 30 gram, dilelehkan. Lemak ini memberikan kelembutan pada donat.
- Garam: Sejumput (sekitar 1/4 sendok teh). Garam menyeimbangkan rasa dan membantu mengontrol aktivitas ragi.
- Dengan bahan-bahan yang tepat, Anda dapat melanjutkan ke proses pembuatan donat kukus yang mudah dan praktis.
Panduan Anti Gagal Membuat Donat Kukus Pakai Magic Com
Proses pembuatan donat kukus menggunakan magic com sangat sederhana. Berikut cara mudah dan praktisnya anti gagal:
1. Awali dengan Mengaktifkan Ragi
- Campurkan ragi instan dengan sedikit gula pasir dan susu cair hangat dalam wadah. Aduk rata dan diamkan selama 5-10 menit hingga muncul buih di permukaan, menandakan ragi aktif. Jika tidak ada buih, ragi mungkin sudah tidak aktif dan perlu diganti.
2. Campurkan Bahan Utama
- Setelah ragi aktif, dalam wadah terpisah, campurkan tepung terigu, sisa gula pasir, dan garam. Buat lubang di tengah campuran tepung, lalu masukkan telur dan campuran ragi yang sudah aktif.
3. Campurkan Mentega Leleh
- Aduk semua bahan hingga tercampur rata, kemudian tambahkan margarin atau mentega leleh. Uleni adonan hingga kalis dan elastis selama 10-15 menit. Adonan yang kalis tidak akan lengket di tangan dan memiliki tekstur yang halus.
4. Diamkan Adonan Selama Maksimal 1 Jam
- Setelah adonan kalis, bulatkan adonan dan letakkan dalam wadah yang sudah diolesi sedikit minyak. Tutup dengan kain bersih dan diamkan selama 45-60 menit atau hingga mengembang dua kali lipat.
5. Kembali Diamkan Selama 20 Menit
- Setelah mengembang, kempiskan adonan untuk mengeluarkan udara, bagi adonan menjadi beberapa bagian, dan bentuk bulat-bulat. Letakkan donat yang sudah dibentuk di atas kertas roti atau alas anti lengket. Diamkan kembali selama 15-20 menit agar donat mengembang lagi.
5. Kukus Selama 15 Menit
- Sementara itu, panaskan magic com yang sudah berisi air hingga mendidih. Masukkan donat ke dalam kukusan magic com dan kukus selama 10-15 menit hingga matang.
Kunci Hasil Donat Kukus di Magic Com Matang Sempurna
Agar donat kukus matang sempurna dan memiliki tekstur lembut, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut caranya:
1. Jangan Abaikan Uap
- Pastikan magic com telah menghasilkan uap yang cukup sebelum donat dimasukkan. Mengukus donat saat uap belum maksimal dapat menyebabkan donat tidak mengembang dengan baik. Uap yang panas dan stabil akan membantu donat mengembang secara optimal.
2. Jaga Agar Tutup Magic Com Selalu Rapat
- Selama proses pengukusan, tutup magic com dengan rapat untuk menjaga suhu dan tekanan uap tetap stabil. Jangan mengisi kukusan terlalu penuh agar uap dapat bersirkulasi dengan baik. Memberi ruang antar donat memungkinkan uap mencapai semua bagian donat secara efektif. Jika kukusan terlalu padat, beberapa donat mungkin tidak matang sempurna.
3. Durasi Pengukusan Jangan Terlalu Singkat Atau Terlalu Lama
- Waktu pengukusan juga penting. Mengukus terlalu singkat dapat membuat donat tidak matang sepenuhnya, sementara terlalu lama dapat membuat donat menjadi kering. Durasi 10-15 menit umumnya cukup untuk donat berukuran sedang. Setelah matang, angkat donat dari kukusan dan biarkan sedikit mendingin sebelum disajikan agar tekstur lembutnya tetap terjaga.
Penyebab Hasil Donat Seringkali Gagal saat Matang
Meskipun terlihat sederhana, proses pembuatan donat kukus dapat menghadapi beberapa tantangan. Salah satu penyebab utama donat menjadi bantat adalah ragi yang tidak aktif. Ragi yang sudah kedaluwarsa atau tidak diberi waktu cukup untuk berfermentasi tidak akan mampu menghasilkan gas karbon dioksida yang diperlukan untuk mengembangkan adonan.
Selain masalah ragi, proses pengulenan adonan juga memengaruhi tekstur donat. Adonan yang tidak diuleni hingga kalis tidak akan memiliki struktur gluten yang cukup kuat untuk menahan gas yang dihasilkan ragi. Waktu proofing yang tidak tepat, baik terlalu singkat maupun terlalu lama, juga dapat menyebabkan donat tidak mengembang optimal.
Faktor lain yang sering diabaikan adalah suhu dan kondisi pengukusan. Mengukus donat saat air di magic com belum mendidih sempurna dapat menghambat pengembangan donat. Selain itu, membuka penutup magic com terlalu sering selama proses pengukusan dapat menyebabkan suhu turun drastis, mengganggu proses pematangan donat.
Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan untuk Membuat Donat Kukus di Magic Com
Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan donat kukus dari awal hingga siap disajikan dapat memakan waktu sekitar 2 hingga 3 jam. Waktu ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari persiapan bahan, pengolahan adonan, hingga proses pengukusan.
Pengaktifan ragi memerlukan waktu sekitar 5-10 menit. Proses pengulenan adonan hingga kalis membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit. Tahap pengembangan pertama biasanya memakan waktu 45-60 menit, tergantung suhu ruangan. Setelah itu, pembentukan donat dan pengembangan kedua memerlukan waktu sekitar 15-20 menit. Terakhir, proses pengukusan donat di magic com umumnya membutuhkan waktu 10-15 menit per sesi.
Tips Membuat atau Menyimpan Donat Kukus Pakai Magic Com agar Awet saat Disimpan
Setelah donat kukus matang, menjaga kualitasnya saat disimpan memerlukan beberapa tips khusus. Proses pendinginan yang tepat sangat penting untuk mencegah donat menjadi keras atau berjamur. Setelah donat matang, biarkan donat mendingin sepenuhnya pada suhu ruangan sebelum disimpan.
Setelah donat benar-benar dingin, simpan dalam wadah kedap udara. Wadah kedap udara akan melindungi donat dari paparan udara luar yang dapat menyebabkan donat menjadi kering. Jika tidak memiliki wadah kedap udara, donat dapat dibungkus satu per satu dengan plastik wrap sebelum dimasukkan ke dalam wadah biasa.
Jika ingin menyimpan donat untuk jangka waktu yang lebih lama, donat kukus dapat disimpan di dalam lemari es atau bahkan dibekukan. Untuk penyimpanan di lemari es, masukkan donat ke dalam wadah kedap udara dan dapat bertahan hingga 3-4 hari. Untuk pembekuan, bungkus donat satu per satu dengan plastik wrap, lalu masukkan ke dalam kantong freezer. Donat beku dapat bertahan hingga 1 bulan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Apakah donat kukus bisa mengembang sempurna seperti donat goreng?
A: Donat kukus dapat mengembang dengan baik, tetapi tidak sebesar donat goreng.
Q: Bisakah saya menggunakan tepung terigu serbaguna untuk membuat donat kukus?
A: Tepung terigu serbaguna dapat digunakan, tetapi hasilnya mungkin tidak seoptimal menggunakan tepung terigu protein tinggi.
Q: Bagaimana cara mengetahui donat kukus sudah matang?
A: Donat kukus yang matang akan terlihat mengembang dan tidak lengket saat ditusuk.
Q: Apakah donat kukus bisa diberi topping seperti donat goreng?
A: Donat kukus dapat diberi berbagai topping setelah dingin.
Q: Mengapa donat kukus saya menjadi lengket setelah matang?
A: Donat kukus bisa lengket jika terlalu banyak uap air yang menetes dari penutup magic com.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)