Brooklyn Beckham Tak Ingin Berdamai dengan Keluarganya, Tuding David dan Victoria Beckham Sebar Kebohongan

2 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Konflik keluarga Beckham mencapai puncaknya. Anak sulung David dan Victoria Beckham, Brooklyn Beckham menyatakan tak ingin berdamai dengan keluarganya dalam sebuah pernyataan. di media sosial.

Brooklyn yang kini menyematkan nama keluarga istrinya, Peltz, di tengah namanya menuduh orangtuanya 'menyerang'nya dan istrinya di media. Ia juga menuduh keduanya 'berusaha tanpa henti untuk merusak' hubungannya dengan sang istri dan menyebarkan 'kebohongan' di media 'untuk mempertahankan citra mereka sendiri'.

Ia mengaku telah menjaga situasi tetap privat di tengah perselisihan keluarga yang semakin dalam. Namun, ia kini merasa 'tidak punya pilihan selain berbicara untuk diri sendiri dan mengatakan yang sebenarnya'.

"Saya telah diam selama bertahun-tahun dan melakukan segala upaya untuk menjaga masalah ini tetap privat," tulis pria berusia 26 tahun itu dalam serangkaian unggahan kepada 16 juta pengikutnya, dikutip dari BBC, Selasa (20/1/2026).

"Sayangnya, orangtua saya dan tim mereka terus menghubungi pers, sehingga saya tidak punya pilihan selain berbicara sendiri dan mengatakan yang sebenarnya tentang sebagian dari kebohongan yang telah dipublikasikan. Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak dikendalikan, saya membela diri untuk pertama kalinya dalam hidup saya."

Ia menambahkaan, "Baru-baru ini, saya telah melihat sendiri sejauh mana mereka akan berusaha untuk menyebarkan kebohongan yang tak terhitung jumlahnya di media, sebagian besar dengan mengorbankan orang-orang yang tidak bersalah, untuk mempertahankan citra mereka sendiri." Namun saya percaya kebenaran akan selalu terungkap."

Klaim Brooklyn soal Batalnya Nicola Pakai Gaun Victoria

Dalam pernyataan tersebut, Brooklyn merasa hubungannya dengan istrinya, Nicola terus-menerus tidak dihormati oleh keluarganya, 'tidak peduli seberapa keras kami mencoba untuk bersatu'. Ia bahkan menuduh orangtuanya mencoba menggagalkan pernikahan mereka dengan mengklaim bahwa Victoria lah yang 'membatalkan pembuatan gaun Nicola di menit-menit terakhir.

"Meskipun ia sangat bersemangat untuk mengenakan desainnya, memaksanya untuk segera mencari gaun baru," kata Brooklyn.

Laporan muncul pada saat itu bahwa Nicola, yang sekarang berusia 31 tahun, menolak untuk mengenakan salah satu desain Lady Beckham. Ia kemudian mengatakan kepada Times bahwa ibu mertuanya menyadari bahwa ateliernya tidak dapat menyelesaikannya tepat waktu, menyangkal spekulasi bahwa ada perselisihan. Nicola saat itu akhirny mengenakan gaun pengantin dari Valentino. 

Ia juga menuduh Victoria "membajak" tarian pertama mereka - mengklaim bahwa ketika ia dipanggil ke panggung, 'ibu saya menunggu untuk menari dengan saya' alih-alih istrinya dan 'menari dengan sangat tidak pantas di dekat saya'. "Di depan semua orang," katanya.

Menurut Brooklyn, orangtuanya 'berulang kali menekan dan mencoba menyuap saya untuk menandatangani pelepasan hak atas nama saya' beberapa minggu sebelum upacara. Tidak jelas hak mana yang ia maksud.

Pengakuan Brooklyn Beckham soal Ketidakhadiran di Pesta Ultah David

Brooklyn mengaku menolak untuk menyetujuinya yang 'memengaruhi pembayaran'. Ia menyebut karena hal itu, 'mereka tidak pernah memperlakukan saya dengan cara yang sama sejak saat itu'.

Pengalaman tak menyenangkan itu pula yang mendorongnya dan Nicola memperbarui janji pernikahan pada 2025. Ia menyebutnya sebagai cara menciptakan kenangan baru 'yang membawa kegembiraan dan kebahagiaan bagi kami, bukan kecemasan dan rasa malu'.

Dia juga membahas soal absennya mereka di pesta ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei 2025. Peltz Beckham mengaku ia dan istrinya telah pergi ke London untuk ulang tahun Sir David tetapi 'ditolak selama seminggu saat kami menunggu di kamar hotel kami mencoba merencanakan waktu berkualitas dengannya'.

"Dia menolak semua upaya kami, kecuali di pesta ulang tahunnya yang besar dengan seratus tamu dan kamera di setiap sudut," tulis influencer itu.

Ia mengatakan ayahnya "akhirnya setuju" untuk bertemu dengannya tetapi dengan syarat istrinya tidak hadir, yang ia sebut sebagai "tamparan di muka". Ia menyebut keluarganya juga menolak menemuinya pada perjalanan berikutnya ke Los Angeles.

Brooklyn Sebut Keluarganya Lebih Utamakan Citra Publik daripada Keluarga

Brooklyn mengkritik keluarganya karena lebih menghargai "promosi publik dan dukungan di atas segalanya". "Merek Beckham diutamakan," tulisnya, menambahkan bahwa "'cinta' keluarga ditentukan oleh seberapa banyak Anda mengunggah di media sosial".

Ia mengatakan, "Saya telah dikendalikan oleh orang tua saya hampir sepanjang hidup saya. Saya tumbuh dengan kecemasan yang luar biasa. Untuk pertama kalinya dalam hidupku, sejak menjauh dari keluargaku, kecemasan itu telah hilang."

Peltz Beckham mengaku telah menjadi sasaran 'serangan tanpa henti dari orangtuanya, baik secara pribadi maupun publik, yang dikirim ke pers atas perintah mereka'. Dia menambahkan bahwa adik-adiknya juga telah 'dikirim untuk menyerangku di media sosial, sebelum akhirnya mereka memblokirku secara tiba-tiba musim panas lalu'.

Cruz Beckham (20) mengatakan pada Desember 2025 bahwa orangtuanya "tidak akan pernah berhenti mengikuti putra mereka," sebagai tanggapan terhadap berita Daily Mail yang mengklaim mereka telah melakukannya. "Tidak benar. Ibu dan ayahku tidak akan pernah berhenti mengikuti putra mereka. Mari kita luruskan faktanya," tulisnya di Instagram.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |