Badai Salju Goretti Hantam Eropa, Layanan Penerbangan dan Kereta Api Lumpuh

1 day ago 11

Liputan6.com, Jakarta - Badai salju Goretti, badai pertama yang diberi nama tahun ini, menghantam Eropa Barat. Akibatnya, layanan penerbangan di sejumlah negara lumpuh, termasuk di Prancis dan Belgia. Begitu pula dengan perjalanan kereta Eurostar.

Mengutip Euro News, Kamis (8/1/2026), sekitar 100 penerbangan dibatalkan di Bandara Charles de Gaulle Paris, Prancis, pada Rabu pagi, 7 Januari 2026, karena hujan salju dan cuaca dingin yang ekstrem. Hal yang sama terjadi dengan 40 penerbangan lainnya di Bandara Orly, ibu kota Prancis, kata Menteri Transportasi Prancis Philippe Tabarot.

Tabarot mengatakan kepada televisi CNews, gangguan itu telah diprediksi sejak Selasa malam, 6 Januari 206, dan berharap situasi kembali normal pada sore hari. Semua layanan bus umum di Paris dan pinggiran kota sekitarnya juga ditangguhkan karena jalanan yang licin, meskipun sebagian besar sistem metro dan kereta api pinggiran kota masih beroperasi, kata para pejabat transportasi.

Perusahaan kereta api negara Prancis, SNCF, telah memperingatkan penumpang tentang gangguan dan penundaan, dengan mengatakan bahwa 'salju di rel memaksa kami untuk membatasi kecepatan kereta dan membatalkan kereta atau menyesuaikan lalu lintas'. Layanan cuaca Meteo France mengatakan 38 dari 96 departemen daratan negara itu dalam keadaan siaga karena salju lebat dan es hitam, dengan salju setebal 3--7 cm telah terakumulasi.

Dikatakan bahwa gelombang dingin ini memiliki "intensitas yang jarang terjadi untuk musim ini". Pihak berwenang telah memperingatkan orang-orang di wilayah Paris untuk menghindari perjalanan yang tidak perlu dan bekerja dari rumah jika memungkinkan pada hari kemarin.

Lebih dari 1.000 Penumpang Menginap di Bandara Belanda

Bandara Schiphol Amsterdam, salah satu yang terbesar di Eropa, juga mengumumkan setidaknya 700 pembatalan penerbangan kemarin karena salju dan angin, setelah beberapa hari mengalami gangguan perjalanan terkait cuaca. Sebagian besar penerbangan Eropa telah dihentikan hingga akhir hari, sementara beberapa pesawat internasional masih lepas landas dengan penundaan.

Lebih dari 1.000 orang menghabiskan malam di Schiphol, kata pihak bandara, menambahkan bahwa mereka telah menyiapkan tempat tidur lipat dan menawarkan sarapan kepada para pelancong yang terpaksa tidur di sana. Jumlah pembatalan diperkirakan akan meningkat sepanjang hari.

Pada hari yang sama, setidaknya 40 penerbangan dibatalkan di Bandara Brussels, Belgia dengan para pejabat di sana memperingatkan akan adanya penundaan sepanjang hari. Karena proses penghilangan es pada pesawat dan pembersihan salju dari landasan pacu, bandara memperingatkan di situs webnya bahwa penundaan diperkirakan akan terjadi sepanjang hari Rabu.

"Tim operasi musim dingin kami siap dan akan melakukan segala upaya untuk meminimalkan dampak pada bandara," kata pernyataan itu.

Bandara Budapest di Hungaria mengatakan 20 penerbangan telah dibatalkan semalam setelah ibu kota mendapat salah satu hujan salju terberat dalam 15 tahun terakhir.

Layanan Kereta Eurostar Dibatalkan dan Tertunda

Beberapa pelancong yang terjebak di bandara telah menggunakan rute alternatif melalui kereta api dan jalan raya, tetapi kondisi cuaca juga menghambat pilihan tersebut. Eurostar mengatakan dalam pembaruan layanan bahwa kereta apinya antara London dan Paris serta Amsterdam dan Brussels "kemungkinan akan mengalami penundaan parah dan pembatalan mendadak" karena hujan salju lebat.

Saat ini, layanan antara London dan Paris menunjukkan penundaan hingga sore. Banyak kereta api antara Brussels dan London serta Amsterdam dan London beroperasi dengan layanan terbatas, yang berarti penumpang tidak dapat turun di pemberhentian perantara.

Jaringan kereta api dan jalan raya di Belanda juga terganggu oleh hujan salju. Operator kereta api NS mendesak para pelancong untuk "menunda perjalanan Anda jika memungkinkan". Baik kereta api domestik maupun internasional terpengaruh, kata perusahaan itu.

Di Inggris Raya, peringatan kuning untuk angin kencang berlaku untuk Cornwall, Devon, dan Kepulauan Scilly karena Badai Goretti diperkirakan akan menyebabkan gangguan di sebagian besar wilayah barat daya. Di seluruh Bristol, Bath, Gloucestershire, dan Wiltshire, peringatan salju kuning akan berlaku hingga Jumat siang, 9 Januari 2026.

Peringatan Cuaca Buruk di Inggris

Sistem badai ini juga diperkirakan akan membawa salju lebat ke Wales pada akhir pekan. Met Office telah memperingatkan bahwa hujan salju lebat dapat menyebabkan kondisi perjalanan yang sulit dan mengakibatkan penundaan. 

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) juga memperpanjang peringatan kesehatan akibat cuaca dingin (amber) untuk Inggris hingga Minggu, 11 Januari 2026. Suhu yang anjlok menyebabkan kematian dan cedera.

Negara-negara Nordik juga menghadapi kekacauan terkait salju, dengan para pejabat di Swedia timur memperingatkan bahwa pemadaman listrik "kemungkinan" terjadi karena hujan salju lebat. Trem dihentikan di Kota Gothenburg di bagian barat dan pihak berwenang di wilayah yang lebih luas memperingatkan orang-orang untuk tidak mengemudi dan tetap di rumah jika memungkinkan.

Di Denmark, pihak berwenang di wilayah utara Jutlandia Utara memperingatkan orang-orang untuk bersiap menghadapi salju lebat tetapi mengatakan situasinya terkendali. "Untuk saat ini, keadaan tenang di Jutland Utara, tetapi kami menanggapi prakiraan cuaca dengan sangat serius," tulis polisi dalam sebuah pernyataan.

"Kami juga mendesak warga untuk bersiap dan mengingat saran keselamatan, terutama jika mereka harus bepergian dalam kondisi lalu lintas yang sulit."

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |