Liputan6.com, Jakarta - Bulan suci Ramadan selalu identik dengan momen kebersamaan dan hidangan istimewa saat berbuka puasa. Salah satu pilihan takjil yang tak lekang oleh waktu namun terus berinovasi adalah bubur. Kini, bubur tradisional telah bertransformasi menjadi aneka bubur kekinian yang tidak hanya lezat, tetapi juga menarik secara tampilan, menjadikannya peluang bisnis takjil yang menjanjikan.
Konsep bubur kekinian ini memungkinkan varian klasik seperti bubur sumsum atau bubur kacang hijau untuk "naik kelas" dengan sentuhan modern, mulai dari penambahan topping unik hingga penyajian dalam kemasan praktis seperti cup mika yang higienis. Inovasi ini sangat menguntungkan bagi para pelaku usaha, terutama dengan bahan-bahan yang ekonomis dan proses pembuatan yang relatif cepat.
Menariknya, banyak resep bubur kekinian dirancang agar hemat gas dan waktu, menjadikannya pilihan ideal bagi Anda yang ingin memulai usaha musiman dengan modal kecil namun potensi keuntungan besar. Teksturnya yang lembut dan mudah dicerna juga sangat cocok untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa, sesuai anjuran berbuka dengan yang manis-manis.
Bubur Kacang Hijau Kekinian yang Ekonomis
Bubur kacang hijau merupakan takjil klasik yang digemari banyak orang, dan kini hadir dengan metode pembuatan yang lebih efisien. Resep bubur kekinian ini memungkinkan kacang hijau empuk sempurna tanpa perlu direndam lama, sehingga sangat hemat gas dan waktu.
Bahan-bahan:
- 250 gram kacang hijau, sudah dicuci bersih (tanpa direndam)
- 2500 ml air untuk merebus
- 4 lembar daun pandan, potong-potong
- ½ sendok teh garam
- 100 gram gula merah/Jawa (pastikan tidak pahit)
- 135 gram (9 sendok makan munjung) gula pasir
- ½ sendok teh vanili bubuk
- 2 bungkus santan instan @ 65 ml
Cara Pembuatan:
- Rebus kacang hijau dengan air mendidih dan daun pandan menggunakan metode hemat gas (misalnya, rebus 5 menit api besar, matikan, diamkan 30 menit, lalu rebus lagi 7-10 menit api sedang hingga empuk).
- Setelah kacang hijau empuk, masukkan gula merah, gula pasir, garam, dan vanili bubuk. Aduk hingga gula larut.
- Tuangkan santan instan, aduk terus agar santan tidak pecah. Masak hingga mendidih dan santan benar-benar tanak (matang), sekitar 3 menit setelah mendidih.
- Sajikan bubur kacang hijau dalam cup. Satu resep ini bisa menghasilkan sekitar 8 gelas ukuran 12.
Bubur Sumsum Gula Merah Klasik
Bubur sumsum adalah takjil tradisional yang tak pernah kehilangan penggemar berkat teksturnya yang lembut dan mudah dicerna. Dengan penyajian dalam wadah mika kecil, bubur sumsum tampil lebih modern dan higienis, menarik minat pembeli dari berbagai kalangan.
Bahan-bahan Bubur Sumsum:
- 200 gram tepung beras
- ¾ sendok teh garam
- 4 lembar daun pandan, ikat
- 1.300 ml santan dari 1 butir kelapa
Bahan Kuah Gula Merah (Kinca):
- 350 gram gula merah, sisir halus
- 500 ml air
- 3 lembar daun pandan, ikat
- ¼ sendok teh garam
- 1 sendok makan tepung maizena + sedikit air (larutkan)
Cara Pembuatan:
- Sirup Gula Merah: Rebus gula merah, air, daun pandan, dan garam hingga mendidih dan sedikit mengental. Saring dan sisihkan. Larutkan tepung maizena dengan sedikit air, lalu masukkan ke dalam kuah gula merah yang masih panas, aduk hingga mengental.
- Bubur Sumsum: Campurkan tepung beras, garam, daun pandan, dan santan hingga rata. Masak di atas api sedang sambil terus diaduk selama sekitar 20 menit hingga meletup-letup dan mengental.
- Sajikan bubur sumsum bersama sirup gula merah. Bubur sumsum ini cocok untuk ide jualan isian snack box atau takjil.
Bubur Ketan Hitam Praktis dengan Metode Hemat Gas
Bubur ketan hitam adalah jajanan jadul yang tetap digemari dan sangat cocok sebagai ide jualan takjil. Perpaduan ketan hitam yang legit dengan kuah santan gurih selalu berhasil memanjakan selera, apalagi jika dibuat dengan metode hemat gas.
Bahan-bahan Bubur Ketan Hitam:
- 250 gram ketan hitam
- 1 liter air rendaman ketan (jika direndam) atau 750 ml air matang
- 200 gram gula Jawa
- 100 gram gula pasir
- 2 lembar daun pandan
- ½ sendok teh garam
Bahan Kuah Santan:
- 3 sachet santan cair instan Omega-3 (atau 130 ml santan instan)
- 250 ml air (atau 200 ml air)
- 1 lembar daun pandan
- Sejumput garam (atau ¼ sendok teh garam)
- 1 sendok makan tepung beras (larutkan dengan sedikit air)
Cara Pembuatan:
- Cuci bersih ketan hitam, lalu rendam semalaman atau minimal 2 jam. Air rendaman terakhir bisa digunakan untuk merebus.
- Rebus ketan hitam dengan air (bisa menggunakan metode 5.30.7 untuk hemat gas) dan daun pandan hingga empuk dan mengembang.
- Masukkan gula Jawa, gula pasir, dan garam. Aduk hingga gula larut dan bubur mengental.
- Membuat Kuah Santan: Campurkan santan instan dengan air, garam, dan daun pandan dalam panci. Masak sambil terus diaduk hingga mendidih. Tambahkan larutan tepung beras, aduk hingga mengental.
- Sajikan bubur ketan hitam dengan siraman kuah santan di atasnya.
Bubur Sagu Mutiara Kenyal dan Menyegarkan
Bubur sagu mutiara yang kenyal dan legit merupakan salah satu takjil favorit saat buka puasa. Hidangan ini menawarkan sensasi menyegarkan dan dapat diolah dengan berbagai paduan, seperti jagung manis atau kelapa muda, untuk variasi rasa yang lebih kaya.
Bahan-bahan Bubur Sagu Mutiara:
- 100 gram sagu mutiara
- 800 ml air
- 100 gram gula pasir
- 2 lembar daun pandan, ikat simpul
Bahan Kuah Santan:
- 500 ml santan
- ½ sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
- 150 ml susu kental manis (opsional)
Cara Pembuatan:
- Didihkan air dalam panci. Setelah mendidih, masukkan sagu mutiara dan daun pandan. Rebus selama 5 menit, lalu matikan api dan tutup panci. Diamkan selama 15 menit hingga sagu mutiara bening dan mengembang (metode hemat gas).
- Setelah itu, nyalakan api kembali, masukkan gula pasir, aduk hingga larut dan bubur mengental. Angkat.
- Membuat Kuah Santan: Masak santan, daun pandan, dan garam hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Tambahkan susu kental manis jika menggunakan.
- Sajikan bubur sagu mutiara dengan siraman kuah santan.
Inovasi Bubur Candil Ubi Ungu yang Menarik
Bubur candil ubi ungu menawarkan alternatif takjil yang tidak hanya lezat, tetapi juga menarik secara visual dengan warna ungu alaminya. Teksturnya yang lembut, kenyal, dan legit menjadikannya pilihan favorit, ditambah lagi ubi ungu kaya akan antioksidan.
Bahan-bahan Candil Ubi Ungu:
- 500 gram ubi ungu kukus (berat setelah dikupas)
- ½ sendok teh garam
- 90 gram tepung tapioka
Bahan Kuah Gula:
- 110 gram gula pasir
- ½ sendok teh garam
- 1 sachet vanili bubuk
- 750 ml air
- 2 lembar daun pandan
- 2 sendok makan tapioka (larutkan dengan sedikit air)
Bahan Kuah Santan:
- 350 ml santan
- 2 lembar daun pandan
- ½ sendok teh garam
Cara Pembuatan:
- Haluskan ubi ungu kukus selagi panas. Setelah dingin, campurkan dengan tepung tapioka dan garam, uleni hingga rata dan bisa dipulung.
- Bentuk adonan menjadi bola-bola kecil hingga habis.
- Membuat Kuah Gula: Rebus air, gula pasir, garam, vanili, dan daun pandan hingga mendidih. Masukkan bola-bola candil, masak hingga mengapung dan matang. Tuangkan larutan tapioka, aduk hingga kuah mengental.
- Membuat Kuah Santan: Masak santan, daun pandan, dan garam hingga mendidih sambil terus diaduk agar santan tidak pecah.
- Sajikan bubur candil ubi ungu dengan siraman kuah santan.
Bubur Jagung Manis
Bubur jagung manis adalah pilihan takjil yang menawarkan rasa manis alami yang menggoda, cocok dinikmati oleh semua anggota keluarga, dari anak-anak hingga dewasa. Hidangan ini dapat disiapkan dengan cepat dan mudah, menjadikannya pilihan praktis untuk jualan.
Bahan-bahan Bubur Jagung:
- 2 buah jagung manis, disisir atau diblender kasar
- 600 ml air (atau 400 ml air)
- 100 gram gula pasir
- ½ sendok teh garam
- 1 lembar daun pandan
- 1 bungkus santan instan (65 ml)
- 5 sendok makan tepung maizena, larutkan dengan sedikit air
- Secukupnya keju parut (pelengkap)
- 1 sachet susu kental manis (opsional)
Bahan Kuah Santan (opsional, jika ingin terpisah):
- 250 ml santan
- ½ sendok teh garam
- 1 sendok makan tepung beras
- 1 lembar daun pandan
Cara Pembuatan:
- Blender kasar satu buah jagung manis dengan 500 ml air, dan serut kasar satu buah jagung lainnya.
- Rebus jagung yang sudah diblender dan diserut dengan air, daun pandan, gula pasir, dan garam hingga mendidih dan jagung lunak.
- Masukkan santan instan dan susu kental manis (jika menggunakan), aduk rata. Masak sambil terus diaduk hingga mendidih.
- Tuangkan larutan tepung maizena, aduk hingga bubur mengental. Angkat.
- Sajikan bubur jagung manis, bisa ditambahkan taburan keju parut sebagai topping.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
1. Apakah bubur cocok untuk jualan takjil rumahan?
Ya, bubur sangat cocok karena mudah dibuat, bisa dimasak sekali dalam jumlah besar, dan diminati banyak orang.
2. Bagaimana cara membuat bubur kekinian agar hemat gas dan waktu?
Banyak resep bubur kekinian dirancang agar hemat gas dan waktu dalam pembuatannya, seringkali menggunakan metode perebusan cepat atau bahan instan, seperti metode 5.30.7 untuk kacang hijau atau sagu mutiara.
3. Apakah bubur bisa disiapkan dari siang hari?
Bisa, asalkan disimpan dalam kondisi tertutup dan dihangatkan kembali sebelum dijual.
4. Apakah bubur kekinian perlu topping mahal?
Tidak, tampilan menarik bisa didapat dari penyajian rapi dan tekstur bubur yang pas.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)