Liputan6.com, Jakarta - Bunga turi sering hadir sebagai bahan masakan tradisional bernilai gizi tinggi serta cita rasa khas. Banyak orang ragu mengolahnya, akibat sensasi getir pada lidah. Melalui pemahaman tepat mengenai cara mengolah bunga turi agar tidak pahit, bahan alami ini bisa berubah menjadi sajian lezat yang menggugah selera keluarga di rumah.
Pengolahan bunga turi membutuhkan perhatian sejak tahap pemilihan hingga proses memasak. Kesalahan kecil dapat memicu rasa tidak sedap pada hasil akhir hidangan. Informasi seputar cara mengolah bunga turi agar tidak pahit menjadi kunci penting, agar rasa alami bunga tetap seimbang serta tekstur terasa nyaman saat dikonsumsi.
Minat masyarakat terhadap pangan alami juga terus meningkat seiring kesadaran hidup sehat. Bunga turi termasuk pilihan sayuran tradisional kaya manfaat serta mudah ditemukan. Melalui penerapan cara mengolah bunga turi agar tidak pahit, hidangan rumahan dapat tampil lebih nikmat, menarik, serta cocok disajikan setiap waktu.
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (15/1/2026).
1. Membersihkan Putik dan Benang Sari Bunga Turi Secara Menyeluruh
Tahapan awal yang sangat krusial sebelum bunga turi diolah menjadi hidangan adalah membersihkan bagian tengah bunga secara teliti, terutama putik dan benang sari. Bagian ini dikenal sebagai sumber utama rasa pahit yang sering muncul pada bunga turi apabila tidak dibuang sejak awal. Proses pembersihan sebaiknya dilakukan satu per satu agar tidak ada sisa benang sari yang tertinggal. Dengan menghilangkan bagian tersebut, rasa getir pada bunga turi dapat dikurangi secara signifikan sehingga hasil masakan menjadi lebih lembut dan nyaman dikonsumsi.
2. Mencuci Bunga Turi Hingga Bersih Menggunakan Air Mengalir
Setelah bagian tengah bunga dibersihkan, langkah berikutnya adalah mencuci bunga turi menggunakan air mengalir hingga benar-benar bersih. Proses ini bertujuan menghilangkan sisa getah alami, debu, serta kotoran halus yang masih menempel pada permukaan kelopak bunga. Air mengalir membantu membersihkan bunga secara optimal dibandingkan air rendaman biasa, sehingga rasa pahit tidak terbawa ke tahap pengolahan selanjutnya. Pencucian menyeluruh juga membuat bunga lebih higienis dan aman untuk dikonsumsi.
3. Merendam Bunga Turi di Dalam Larutan Air Garam
Tahap perendaman menggunakan air garam merupakan langkah tambahan yang sangat dianjurkan untuk mengurangi rasa pahit. Bunga turi direndam selama kurang lebih 10 hingga 15 menit dalam larutan air garam ringan. Garam berperan membantu menetralisir senyawa pahit alami pada bunga sekaligus membantu menjaga teksturnya agar tetap lembut saat dimasak. Perendaman ini juga membantu membersihkan sisa getah yang mungkin masih tertinggal setelah proses pencucian.
4. Merebus Bunga Turi Secara Singkat Menggunakan Air Mendidih
Setelah proses perendaman selesai, bunga turi sebaiknya direbus sebentar menggunakan air mendidih yang telah diberi sedikit garam. Perebusan singkat ini berfungsi menghilangkan sisa rasa pahit yang masih ada tanpa membuat bunga kehilangan warna alami maupun teksturnya. Waktu perebusan sebaiknya tidak terlalu lama agar bunga tidak menjadi lembek dan tetap terasa segar ketika diolah menjadi berbagai jenis masakan tradisional.
5. Membilas Bunga Turi Menggunakan Air Dingin Setelah Perebusan
Langkah terakhir yang tidak kalah penting adalah membilas bunga turi menggunakan air matang atau air dingin segera setelah proses perebusan. Pembilasan ini berfungsi menghentikan proses pemasakan, menjaga warna bunga tetap cerah, serta membantu mempertahankan rasa segar tanpa pahit. Selain itu, proses ini juga memastikan bunga turi siap digunakan untuk berbagai olahan seperti sayur bening, urap, tumisan, atau lalapan tanpa rasa getir yang mengganggu.
Tips dan Trik untuk Hidangan Lezat Berbahan Bunga Turi
Pilih Bunga Turi Segar dan Masih Kuncup
Kualitas bahan dasar sangat menentukan cita rasa akhir hidangan. Bunga turi sebaiknya dipilih dalam kondisi segar, berwarna cerah, serta belum terlalu mekar. Bunga yang masih kuncup cenderung memiliki rasa lebih ringan dan tidak terlalu pahit dibandingkan bunga yang sudah tua. Hindari bunga yang terlihat layu atau kecokelatan, sebab kondisi tersebut dapat memengaruhi tekstur serta rasa saat dimasak.
Gunakan Air Garam Secukupnya Saat Perendaman
Perendaman air garam bertujuan menetralisir rasa pahit, bukan membuat bunga terasa asin. Oleh sebab itu, gunakan takaran garam secukupnya agar rasa alami bunga tetap terjaga. Air garam ringan mampu membantu mengeluarkan getah tanpa merusak struktur kelopak bunga, sehingga hasil masakan tetap lembut dan sedap.
Perhatikan Waktu Perebusan Agar Tekstur Tidak Rusak
Bunga turi hanya memerlukan perebusan singkat dalam air mendidih. Waktu terlalu lama dapat membuat bunga menjadi lembek dan kehilangan rasa alaminya. Cukup rebus hingga bunga berubah warna sedikit lebih cerah, lalu segera angkat dan tiriskan. Cara ini menjaga tekstur tetap kenyal serta tampilan lebih menarik saat disajikan.
Padukan Bunga Turi dengan Bumbu Tradisional yang Tepat
Bunga turi sangat cocok diolah menggunakan bumbu tradisional seperti bawang merah, bawang putih, cabai, lengkuas, atau santan. Kombinasi bumbu tersebut mampu menyeimbangkan rasa alami bunga serta memberikan aroma khas yang menggugah selera. Penggunaan bumbu sederhana justru membantu rasa bunga tetap menonjol tanpa tertutup berlebihan.
Segera Olah Setelah Proses Persiapan Selesai
Setelah melalui tahap pencucian, perendaman, dan perebusan, bunga turi sebaiknya langsung diolah. Penyimpanan terlalu lama setelah perebusan dapat memengaruhi kesegaran dan rasa. Pengolahan segera membuat bunga tetap renyah, tidak pahit, serta menghasilkan hidangan yang lebih nikmat saat disantap.
FAQ Seputar Topik
Mengapa bunga turi terasa pahit?
Rasa pahit pada bunga turi berasal dari putik dan benang sari yang berwarna kuning atau oranye di bagian tengah kelopak bunga, yang mengandung senyawa penyebab pahit.
Bagaimana cara menghilangkan rasa pahit pada bunga turi?
Cara utama adalah membuang putik dan benang sari, serta pangkal bunga yang keras. Teknik tambahan meliputi perendaman dalam air garam atau blansir singkat diikuti perendaman air es.
Apa saja manfaat kesehatan bunga turi?
Bunga turi kaya protein, serat, vitamin (A, B, C), mineral, dan antioksidan. Manfaatnya termasuk anti-inflamasi, menurunkan demam, mengobati sariawan, mengontrol gula darah, menurunkan tekanan darah, dan melancarkan pencernaan.
Olahan apa saja yang bisa dibuat dari bunga turi?
Bunga turi bisa diolah menjadi tumisan, lalapan, campuran pecel, sayur lodeh, urap, hingga salad modern.


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)