Liputan6.com, Jakarta - Berkunjung ke Pasar Baru Bandung tidak lengkap tanpa mencicipi aneka kuliner yang menggoda di sekitarnya. Kawasan ini bukan hanya surga belanja tekstil, tetapi juga rumah bagi jajaran tempat makan legendaris yang telah menemani warga Bandung selama puluhan tahun. Dari jajanan kaki lima hingga restoran klasik, semuanya punya cerita dan cita rasa khas yang membuat siapa pun ingin kembali.
Mulai dari cakue renyah khas Tionghoa hingga lontong kari sarapan legendaris, setiap tempat menghadirkan pengalaman kuliner yang unik. Di antara hiruk pikuk pedagang dan aroma jajanan yang menggoda, kamu bisa menemukan harmoni cita rasa tradisional dan modern yang menyatu indah di jantung Kota Bandung. Inilah daftar 13 kuliner wajib dekat Pasar Baru yang bisa jadi panduanmu berburu rasa autentik di kota kembang.
1. Cakue & Bapia Osin (Lie Tjay Tat)
Cakue & Bapia Osin adalah salah satu kuliner legendaris di Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 1920-an. Terletak di Jl. Babatan Andir No.64A, tempat ini terkenal di kalangan warga Bandung lama karena keotentikan rasa dan resep turun-temurunnya. Cakue-nya berukuran besar, renyah di luar, dan lembut di dalam, sementara Bapia-nya memiliki isi gurih dari kucai, daging babi, atau udang yang khas Tionghoa Bandung. Selain itu, ada juga bubur ayamn dan bubur kacang hijau yang kental dan manis yang menjadi pelengkap sarapan pagi.
Harga di tempat ini mulai dari Rp19.000 hingga Rp40.000 dan untuk cakuenya bisa Anda cicipi dengan merogoh Rp8.000 per biji, dengan suasana sederhana khas warung lama. Cakue Osin biasanya buka dari pukul 05.00 hingga 11.00 pagi, dan jika datang terlalu siang, pengunjung sering kehabisan. Kelezatannya membuat banyak pelanggan tetap datang dari generasi ke generasi, menjadikan tempat ini simbol nostalgia kuliner di kawasan Pasar Baru.
2. Perkedel Bondon
Perkedel Bondon bisa disebut kuliner malam yang paling ikonik di Bandung. Terletak di Jl. Stasiun Timur No.26, warung kecil ini hanya buka pada malam hari mulai pukul 22.30 hingga 02.00 dini hari. Ciri khasnya terletak pada proses memasak yang masih menggunakan tungku arang, memberikan aroma smokey yang sulit ditemukan di tempat lain. Tekstur perkedelnya lembut di dalam dengan kulit yang renyah, sementara rasanya gurih alami tanpa terlalu banyak bumbu.
Harga satu potong perkedel hanya sekitar Rp2.500, menjadikannya jajanan malam yang ramah kantong. Selain itu, ada juga makanan lain seperti gepuk, ayam goreng, telur ceplok, hingga pepes. Meski sederhana, tempat ini selalu ramai oleh pelanggan setia, terutama supir angkutan, mahasiswa, dan pekerja malam.
3. RM Subur (Yosunbie)
RM Subur, atau dikenal juga sebagai Yosunbie, adalah restoran Chinese food non-halal legendaris di Jl. Mayor Sunarya No.21. Restoran ini sudah ada sejak dekade 1970-an dan terkenal karena porsinya yang besar serta cita rasa autentik oriental. Menu andalannya antara lain capcay goreng, fuyunghai, usus babi goreng, dan babi kecap yang dimasak dengan cara tradisional. Porsi satu menu bisa dinikmati oleh tiga hingga empat orang.
Meski kisaran harganya agak tinggi, namun RM Subur menjadi pilihan favorit untuk makan bersama keluarga. Restoran ini buka setiap hari dengan dua waktu per hari, yaitu dari pukul 9 pagi sampai 1 siang, kemudian buka lagi pukul 4 sore sampai 8 malam. Suasananya klasik, dengan interior sederhana yang mengingatkan pada restoran Tionghoa tempo dulu di kawasan pecinan Bandung.
4. Batagor Tamim
Batagor Tamim adalah salah satu kuliner yang paling dikenal wisatawan yang datang ke Pasar Baru. Beralamat di Jl. Tamim No.23, tempat ini menyajikan batagor khas Bandung yang disajikan kering dengan saus kacang kental, serta versi kuah dengan sambal pedas. Tekstur batagornya kenyal namun lembut di dalam, dan saus kacangnya memiliki keseimbangan antara manis, gurih, dan pedas.
Harga satu porsi Batagor Tamim berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000. Buka dari senin sampai sabtu pukul 09.00–16.00, tempat ini sering dipadati pembeli, terutama di akhir pekan. Kuliner ini menjadi destinasi wajib bagi wisatawan kuliner yang ingin mencicipi batagor legendaris Bandung.
5. Bacimut (Baso Aci Imut)
Bacimut atau Baso Aci Imut di Jl. Tamim No.54 adalah contoh kuliner modern yang viral di Bandung. Menawarkan konsep jajanan pedas khas Garut dengan sentuhan kekinian, tempat ini menyediakan baso aci, cimol kuah, dan topping unik seperti keju mozarella serta saus pizza. Cita rasanya pedas gurih dan kenyal, cocok untuk anak muda pencinta camilan berkuah.
Tempat ini buka dari senin sampai sabtu pukul 10.00–16.00, dengan harga yang sangat terjangkau mulai dari Rp11.000 hingga Rp18.000 per porsi. Dijual dengan gerobak keliling, menjadikannya kuliner populer untuk nongkrong sambil menikmati jajanan pedas.
6. RM Padang Malah Dicubo
RM Padang Malah Dicubo adalah surga bagi pencinta nasi Padang sejati. Beralamat di Jl. Stasiun Hall Selatan No.27, tempat ini terkenal karena sambal ijo pedasnya yang nendang dan daging empuknya. Menu seperti dendeng batokok, ikan salai, dan tunjang menjadi andalan yang selalu laris.
Buka setiap hari pukul 07.00–20.00, harga di sini sekitar Rp10.000–Rp25.000 tergantung lauk yang dipilih. Suasana rumah makannya sederhana namun ramai, dan pelanggan sering kembali karena rasa otentik yang “tidak berubah sejak dulu”.
7. Bakso Tetelan Pak Gendut
Bakso Tetelan Pak Gendut di Jl. Pasar Selatan No.27 adalah pilihan tepat untuk penyuka bakso berlemak dan gurih. Satu mangkuk berisi tetelan, kikil, dan babat dalam potongan besar, disiram kuah kaldu sapi yang kaya rasa. Mie ayam yamin juga tersedia sebagai menu pelengkap.
Harga per porsi cukup terjangkau, dan warung buka pukul 10.00–21.00 setiap hari. Tempatnya tidak besar, tetapi selalu penuh terutama saat jam makan siang karena rasa kuahnya yang gurih segar dan porsi yang memuaskan.
8. Lontong Kari Gang Kebon Karet
Lontong Kari Gang Kebon Karet adalah ikon kuliner sarapan Bandung yang sudah berdiri sejak tahun 1970-an. Berlokasi di Jl. Pasar Selatan No.27, Kb. Jeruk, Kec. Andir, kedai ini terkenal dengan lontong lembut berpadu kuah kari sapi yang kental dan harum rempah. Potongan daging sapi dan sedikit taburan bawang goreng menjadi pelengkap yang menggoda selera.
Tempat ini buka dari 06.00 pagi hingga 13.00 siang, dengan harga per porsi sekitar Rp20.000–Rp25.000. Meski dengan gerobak jualan sederhana, pengunjung rela antre sejak pagi hanya untuk menikmati sepiring lontong kari hangat yang legendaris.
9. Banceuy Nasi Lemak
Banceuy Nasi Lemak yang terletak di Jl. Banceuy, dekat kawasan Braga, menawarkan perpaduan kuliner Melayu dengan gaya modern. Menu utamanya berupa nasi lemak dengan sambal terasi pedas, dan pilihan lauk beragam seperti paha ayam, dada fillet, rendang sapi, hingga telur. Kemudian disajikan di atas piring daun pisang, dan dimakan dengan suasana kasual namun kekinian, cocok untuk anak muda yang ingin bersantai.
Harga per menu sekitar Rp25.000–Rp40.000. Buka setiap hari pukul 07.30–20.30, tempat ini sering dijadikan lokasi brunch favorit. Selain nasi lemak, tersedia juga es kopi susu dan roti bakar pandan yang aromatik.
10. Mie Masak Pasar Baru
Mie Masak Pasar Baru adalah destinasi bagi penggemar mie yamin klasik. Terletak di Jl. Karang Layung No.24, tempat ini menyajikan beragam mie, seperti mie masak, yamien, mie kuah, kwetiau, bihun dan misoa. Cita rasanya mirip mie zaman dulu, gurih tapi ringan, dengan kuah kaldu yang harum.
Harga satu porsi mie yamin berkisar Rp30.000–Rp50.000. Tempat ini buka pukul 07.00–21.00 dan ramai di jam makan siang. Interiornya estetik, pelayanannya cepat dan rasanya konsisten sejak pertama kali buka.
11. Warung Nasi Ampera Otista 61
Warung Nasi Ampera Otista di Jl. Otto Iskandar Dinata No.61 adalah salah satu warung Sunda paling terkenal di Bandung. Dengan sistem prasmanan, pengunjung bisa memilih lauk seperti ayam goreng, nasi liwet, karedok, lalapan, dan pepes ikan. Suasananya khas rumah makan Sunda.
Harga rata-rata per porsi sekitar Rp30.000–Rp50.000 tergantung lauk, dan warung buka mulai dari 9 pagi hingga 7 malam. Tempat ini menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang mencari makanan berat, enak, dan buka kapan pun di dekat Pasar Baru.
12. Warung Kopi Purnama
Warung Kopi Purnama adalah kafe legendaris yang berdiri sejak tahun 1930 di Jl. Alkateri No.22. Tempat ini mempertahankan nuansa vintage dengan dinding keramik putih dan meja kayu tua. Menu andalannya antara lain roti selai, roti sosis, makanan berat seperti nasi goreng, kwetiau, bihun, soto hingga yamien dengan penyajian yang klasik.
Harga mulai Rp15.000–Rp40.000, dan tempat ini buka pukul 06.30–22.00. Suasananya hangat dan penuh nostalgia, menjadikannya lokasi favorit bagi pecinta kopi dan fotografer yang ingin menikmati Bandung tempo dulu.
13. Ayam Goreng Sari Manis Suniaratu
Ayam Goreng Suniaratu sudah dikenal sejak puluhan tahun sebagai ikon kuliner manis gurih Bandung. Terletak di Jl. Pecinan Lama No.36, ayam goreng di sini digoreng dengan teknik khusus hingga renyah di luar dan empuk di dalam. Rasa manisnya pas, berpadu dengan sambal pedas yang menggugah selera.
Buka setiap hari pukul 05.30–22.30, harga kisaran Rp22.000. Suasana rumah makan ini sederhana dan nyaman, cocok untuk makan keluarga atau wisatawan yang ingin merasakan cita rasa Bandung klasik.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Apa waktu terbaik untuk wisata kuliner di Pasar Baru Bandung?
Pagi hingga siang hari adalah waktu terbaik, terutama untuk kuliner legendaris seperti lontong kari dan cakue Osin.
2. Apakah semua tempat makan di sekitar Pasar Baru halal?
Sebagian besar halal, namun beberapa seperti RM Subur (Yosunbie) adalah non-halal. Perhatikan tanda halal di tiap tempat.
3. Apakah area kuliner ini bisa dijangkau dengan jalan kaki dari Pasar Baru Trade Center?
Ya, hampir semua lokasi berada dalam radius 1 km dan mudah diakses dengan berjalan kaki.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461056/original/051779400_1767336050-Tengkleng_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3216333/original/077645500_1598164340-sj-baren-Jinnqw9bHjI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461015/original/050838900_1767332240-grok-image-buat_mengkuknya_agak_besar__dan_semua_daunnya_tenggelam_dalam_kuah_kuning._buat_ukurannya_jadi_1280_x_720-d4998f84-d455-44f7-ba3b-ec623d7d854a-4-image-edit-0_0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379082/original/006728900_1760336187-FCZXCV.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460913/original/042911500_1767326959-Nasi_Goreng_Jawa__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2925435/original/020218400_1569816563-shutterstock_1452795365.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3147325/original/084912000_1591671258-shutterstock_763156717.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5052113/original/083412700_1734324690-386f3aa1-0ea1-4f3b-b875-e8a851a69054.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460695/original/008282000_1767267904-WhatsApp_Image_2026-01-01_at_16.38.15.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5188598/original/075259900_1744699019-IMG_9462.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460642/original/093331700_1767261687-AP26001202122520.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4889351/original/059866300_1720695618-WhatsApp_Image_2024-07-11_at_09.17.24.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4518710/original/092777900_1690677838-dolores-preciado-kFEdwp6n_mI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5451970/original/057825300_1766380473-IMG-20251222-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460293/original/042868800_1767243532-WhatsApp_Image_2026-01-01_at_10.46.25__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5454415/original/037468100_1766558959-ayam_pedas_artomoro_-_Widi_Yuli_Harianto.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459187/original/078852800_1767155424-unnamed_-_2025-12-31T112932.322.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4610922/original/055465900_1697333050-WhatsApp_Image_2023-10-14_at_22.06.01.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386031/original/076787700_1760951879-007458900_1541588569-shutterstock_320424998__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5210440/original/034300900_1746507844-Smoothie_mentimun.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4763684/original/016326400_1709707430-kereta_api_nataru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347525/original/083062600_1757675276-SnapInsta.to_543107841_18526684450015278_5485787036975048528_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1754987/original/026621500_1509348143-20171030-Vietnam-Adit1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360651/original/024353600_1758712937-SnapInsta.to_549127995_18051123983556714_494170281947543192_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4544161/original/099781700_1692463898-WhatsApp_Image_2023-08-19_at_10.23.31_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350664/original/027185300_1758004811-Screenshot_2025-09-16_133834.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4918754/original/030969800_1723694238-cimahi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348639/original/004944200_1757841924-Screenshot_2025-09-14_162436.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352627/original/038329600_1758105491-unnamed__30___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363725/original/098536500_1758960184-unnamed__35_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371271/original/098149800_1759644548-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1474388/original/004496700_1484626501-IMG_20170110_123013.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4836979/original/089302800_1716174604-20240519BL_Stadion_Batakan_20.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2891369/original/012427100_1566627744-800px-Desa_Padusan_Pacet.jpg)