Saat Tahilalats dan Garuda Indonesia Bersatu di Sepatu Sneakers Rancangan Brand Lokal Pasuruan

1 day ago 26

Liputan6.com, Jakarta - Kolaborasi lintas bidang kini jadi keniscayaan bagi bran-brand untuk tetap eksis, bahkan berkembang. Terbaru, Tahilalats menggandeng Garuda Indonesia dan brand sepatu lokal asal Passuruan, UNERD, membuat sepatu sneakers yang nyaman dipakai jalan-jalan ke sana kemari.

Peluncurannya dilakukan bersamaan dengan pembukaan toko terbaru UNERD di Plaza Senayan, Jakarta, pada Jumat, 13 Februari 2026. UNERD merancang dua tipe sepatu yang terinspirasi dari model yang sudah esksisting, yakni Insurgent dan dHIGH. Kedua model sepatu itu dinilai sangat cocok dengan 'branding' Garuda Indonesia dan Tahilalats.

"Kita ingin menciptakan produk yang nyaman, pakai jalan nggak pegel. dan pasti kita karena ingin mencakup sebannyak mungkin, pengen affordable, dijangkau sebanyak mungkin... kita (juga) bikin material khusus untuk sepatu ini," kata Founder UNERD, Yoseph Putera Soesanto.

Mengusung semangat kolaborasi, UNERD mendesain sepatu yang mengakomodasi ciri khas kedua mitranya. Warna yang dipakai mencerminkan Garuda Indonesia, yakni biru navy dan tosca, sedangkan karakter-karakter lucu Tahilalats muncul di bagian lidah, belakang, dan insole sepatu.

"Kalau dilihat ada semacam tag. Kalau dilihat tag-nya, ada semacam boarding pass pesawat. Kita masukkan juga di situ supaya UNERD bisa relate dengan Garuda dan Tahilalats," sambungnya.

Sepatu tersebut dikategorikan uniseks, bisa dipakai lelaki dan perempuan. Ukuran yang tersedia dari 38--45. "Ini limited, per warna ada 2000-3000an. Enggak terlalu banyak," ujarnya.

Harga Sepatu Kolaborasi

Yoseph menyatakan bahwa sepatu-sepatu kolaborasi itu dijual terjangkau, yakni Rp389 ribu untuk DHigh dan Rp429 ribu untuk Insurgent. Selain dijual di gerai resmi mereka, sepatu tersebut juga dirilis eksklusif di Shopee.

"Kalau sekarang, growingnya lagi ke offline karena kalau bisa kita bilang, shiftingnya kan pas COVID dan orang-orang mulai belanja online. tapi sekarang aku rasa orang mulai balik pelan-pelan orang pengen ngerasain, pengen nyoba, pasti orang-orang ke offline," katanya.

Terlepas dari itu, ia menilai sangat penting kolaborasi yang dilakukan antar-lintas bidang, terutama untuk sama-sama memajukan brand Indonesia. "Harapannya, kita bisa saling bertukar audiens, kenal satu sama lain," sambungnya.

Ia mengakui bahwa persaingan antar-brand lokal selalu ada. Hanya saja, ia berharap fokus persaingan ditujukan pada produk impor dan produk KW, alih-alih menegasikan antar-brand lokal.

"Kita pengen tunjukkan kalau brand-brand Indonesia bagus-bagus semua. Ayo kita support bareng," sahutnya.

Kado Jelang Ultah ke-77 Garuda Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Marketing Group Head Garuda Indonesia, Prina Eka Putri menyampaikan, Garuda Indonesia senantiasa menjadikan IP lokal sebagai bagian dari in-flight experience. Dengan mengusung tajuk “Fly The Local Way”, kolaborasi Unerd dan Tahilalats juga turut mewarnai usia 77 tahun Garuda Indonesia mengudara.

"Kami melihat UNERD sebagai brand yang sangat established as local footwear di Indonesia dan menjadi merek lokal yang paling hype. Demi membangkitkan opportunity, kami membuka dan menumbuhkan semangat untuk generasi muda dalam membeli produk dari jenama lokal. Saatnya Indonesia bangga sama sepatu lokal,” kata Prina.

Apresiasi juga datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar. Ia menyebut kolaborasi tiga arah itu merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan kebanggaan generasi muda terhadap merek lokal. Menurutnya, industri sepatu dalam negeri telah banyak berinovasi dengan belajar dari berbagai merek global.

"Semoga lebih banyak kolaborasi-kolaborasi lain yang berkelanjutan karena Kementerian Ekraf sudah pernah berkolaborasi hadirkan desain khusus pada livery pesawat (Sky Explorer) Garuda Indonesia yang juga turut mempromosikan IP karakter lokal seperti Tahilalats,” ujar Irene.

Prediksi Tren Sepatu Lokal ke Depan

Terkait tren sepatu lokal, Yoseph menyatakan minat orang Indonesia terhadap brand-brand sepatu lokal meningkat signifikan. Berdasarkan data yang dimilikinya, ia menyimpulkan bahwa semakin banyak orang Indonesia yang sudah mencoba dan bangga memakai sepatu buatan lokal.

"Kalau lihat ke depannya, sangat-sangat bagus," ucapnya optimistis.

UNERD sendiri berencana berekspansi ke berbagai lini sepatu dari yang tersedia saat ini. "Mungkin ada running, basket, dan banyak lah. Kita open banget dengan opsi-opsi tersebut," sambungnya.

Pengembangan itu sekaligus merespons keinginan pasar saat ini. Menurut dia, banyak pengguna sepatu menginginkan sepatu yang hybrid.

"Dalam artian modelnya sporty, tapi cocok tuh bisa dipakai ke kantor, bisa dipakai buat kerja. Karena orang ga mau ribet, satu sepatu buat semua," ucapnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |