7 Menu Makanan untuk Sarapan Pagi, Bikin Sehat

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Sarapan pagi menjadi waktu makan yang sering dilewati karena alasan terburu-buru, padahal kebiasaan ini berpengaruh pada energi tubuh, fokus kerja, hingga kestabilan nafsu makan sepanjang hari. Sarapan juga menjadi cara tubuh untuk mendapatkan pasokan nutrisi awal sebelum aktivitas dimulai, terutama bagi orang yang bekerja, sekolah, atau melakukan kegiatan fisik sejak pagi.

Memilih menu sarapan tidak harus rumit dan tidak perlu bergantung pada makanan berat. Menu sederhana tetap bisa membantu tubuh lebih siap menghadapi rutinitas harian, selama mengandung unsur gizi yang dibutuhkan seperti karbohidrat, protein, serat, serta vitamin dan mineral. Kombinasi nutrisi ini berperan dalam menjaga energi, mendukung fungsi otak, dan membantu sistem pencernaan bekerja lebih teratur.

Lantas apa menu terbaik untuk sarapan dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan tetap sehat? Untuk mengetahui jawabannya, berikut Liputan6 merekomendasikan 7 referensi, dihadirkan Sabtu (14/2).

1. Oatmeal

Oatmeal termasuk menu sarapan yang banyak dipilih karena dapat dibuat cepat dan tidak membutuhkan banyak bahan. Oat mengandung karbohidrat kompleks yang membantu tubuh mendapat energi lebih stabil, sehingga tidak mudah merasa lapar dalam waktu singkat. Saat dipadukan dengan tambahan sehat lainnya seperti pisang, sarapan ini menjadi lebih lengkap karena pisang menyumbang karbohidrat alami serta mineral yang dibutuhkan tubuh.

Dari sisi nutrisi, oatmeal mengandung serat larut yang mendukung kerja pencernaan dan membantu menjaga kadar gula darah lebih teratur. Pisang menyediakan kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh, sementara kacang seperti almond atau kacang tanah memberi tambahan lemak baik dan protein yang membantu tubuh bertahan lebih lama tanpa keinginan ngemil berlebihan.

Manfaat utama menu ini terasa pada orang yang membutuhkan energi untuk aktivitas pagi, termasuk bekerja atau berolahraga ringan. Kombinasi serat, karbohidrat, dan lemak baik membantu tubuh merasa kenyang lebih lama, sementara asupan mineral dari pisang mendukung fungsi otot dan membantu tubuh tetap siap menjalani rutinitas harian.

2. Telur Rebus

Telur rebus sering dianggap menu sarapan yang paling mudah karena bisa disiapkan dalam jumlah banyak dan disimpan untuk beberapa hari. Telur mengandung protein yang membantu tubuh membangun dan memperbaiki jaringan, serta membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Jika dipadukan dengan roti gandum, menu ini menjadi pilihan sarapan yang lebih seimbang karena roti gandum menyumbang karbohidrat dan serat.

Kandungan nutrisi dari telur tidak hanya protein, tetapi juga lemak, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Roti gandum memiliki serat yang membantu sistem pencernaan bekerja lebih baik dan membuat energi tidak naik turun secara cepat. Bila ditambahkan sayuran seperti timun atau tomat, sarapan ini bisa memberi tambahan vitamin tanpa mengubah cara memasaknya.

Saat dikonsumsi rutin, kombinasi telur dan roti gandum membantu tubuh lebih siap menjalani aktivitas panjang karena asupan protein dan karbohidratnya saling melengkapi. Protein membantu menjaga massa otot dan mendukung metabolisme, sedangkan serat dari roti gandum membantu mengatur pola makan agar tidak mudah tergoda makan berlebihan pada siang hari.

3. Nasi dengan Sayur Bayam

Menu nasi dengan sayur bayam dan tahu menjadi pilihan yang banyak ditemui di rumah makan maupun warung sarapan. Kombinasi ini cocok untuk orang yang terbiasa makan nasi di pagi hari, tetapi tetap ingin menu yang lebih terarah. Nasi berfungsi sebagai sumber karbohidrat untuk energi, sedangkan bayam dan tahu melengkapi kebutuhan protein serta vitamin.

Bayam mengandung zat besi yang berperan dalam membantu tubuh membawa oksigen melalui darah, sehingga dapat mendukung stamina saat beraktivitas. Tahu memberikan protein nabati yang mudah ditemukan dan bisa diolah dengan cara sederhana, misalnya direbus, ditumis ringan, atau dimasak kuah. Menu ini juga bisa ditambah tempe agar kandungan proteinnya lebih bervariasi.

Manfaat sarapan ini terasa pada orang yang membutuhkan tenaga lebih banyak sejak pagi, terutama pekerja lapangan atau mereka yang sering bergerak aktif. Kombinasi karbohidrat dari nasi, protein dari tahu, dan vitamin dari bayam membantu tubuh lebih stabil, tidak mudah lemas, serta mendukung pencernaan karena ada unsur sayuran yang dikonsumsi sejak pagi.

4. Yogurt dengan Buah dan Granola

Yogurt menjadi menu sarapan yang sering dipilih karena bisa dimakan tanpa proses masak, sehingga cocok untuk orang yang punya waktu terbatas. Yogurt mengandung protein dan bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan pencernaan. Saat ditambahkan buah seperti pepaya, apel, atau stroberi, menu ini menjadi lebih lengkap karena buah menyediakan serat dan vitamin.

Granola biasanya terdiri dari oat, kacang, dan biji-bijian yang menjadi sumber karbohidrat dan lemak. Kombinasi yogurt, buah, dan granola memberi tubuh campuran nutrisi yang dibutuhkan untuk memulai hari, tanpa membuat perut terasa berat. Menu ini juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan, misalnya mengurangi granola jika ingin menekan asupan gula tambahan.

Manfaat yogurt sebagai sarapan dapat membantu pencernaan lebih teratur, terutama bagi orang yang sering mengalami masalah perut di pagi hari. Kandungan protein membantu tubuh kenyang lebih lama, sementara buah membantu memenuhi kebutuhan serat. Jika dikonsumsi rutin, menu ini dapat membantu menjaga pola makan karena memberi rasa kenyang tanpa perlu makan berlebihan.

5. Bubur Kacang Hijau

Bubur kacang hijau termasuk menu sarapan yang banyak dikenal di Indonesia dan sering dijadikan pilihan karena mudah didapat. Kacang hijau mengandung protein nabati, serat, dan karbohidrat yang membantu tubuh mendapatkan energi sekaligus menjaga rasa kenyang. Jika dimasak dengan gula secukupnya dan santan yang tidak berlebihan, bubur ini dapat menjadi sarapan yang lebih seimbang.

Kandungan serat dari kacang hijau membantu mendukung pencernaan dan dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama. Selain itu, kacang hijau juga mengandung mineral yang dibutuhkan tubuh untuk aktivitas harian. Bubur ini sering ditambahkan ketan hitam atau roti, namun sebaiknya porsi tambahan tersebut disesuaikan agar tidak membuat asupan karbohidrat terlalu tinggi.

Manfaat bubur kacang hijau terasa pada orang yang membutuhkan sarapan mengenyangkan tanpa harus makan nasi. Menu ini membantu menjaga energi tetap tersedia lebih lama, terutama bagi orang yang memiliki jadwal makan siang terlambat. Seratnya juga membantu mengurangi kebiasaan ngemil karena tubuh merasa lebih terkontrol dalam urusan lapar.

6. Smoothie Susu dan Buah

Smoothie menjadi pilihan sarapan praktis karena bisa dibuat dengan blender dalam waktu singkat. Menu ini biasanya terdiri dari susu, buah, dan tambahan seperti oatmeal atau madu. Susu mengandung protein dan kalsium, sementara buah menyediakan vitamin, serat, dan karbohidrat alami yang membantu tubuh mendapat energi.

Buah yang sering digunakan antara lain pisang, mangga, alpukat, atau pepaya. Jika ditambah oatmeal, smoothie bisa lebih mengenyangkan karena kandungan seratnya meningkat. Untuk menjaga keseimbangan rasa, penggunaan gula sebaiknya dibatasi karena buah sudah memiliki rasa manis alami, sehingga menu ini tetap bisa dinikmati tanpa banyak tambahan.

Manfaat smoothie sebagai sarapan terasa bagi orang yang sulit makan berat di pagi hari, namun tetap butuh asupan energi sebelum aktivitas dimulai. Kombinasi cairan dan serat membantu tubuh tidak merasa kosong, sementara kandungan vitamin mendukung daya tahan tubuh. Menu ini juga membantu memenuhi kebutuhan buah harian yang sering kurang terpenuhi.

7. Ubi Rebus

Ubi rebus termasuk menu sarapan yang mudah dibuat dan sering menjadi pilihan di banyak daerah. Ubi mengandung karbohidrat yang dapat menjadi sumber energi, serta serat yang membantu pencernaan lebih lancar. Jika dipadukan dengan kelapa parut atau kacang rebus, menu ini menjadi lebih lengkap karena ada tambahan lemak dan protein.

Kandungan nutrisi ubi juga mencakup vitamin yang dibutuhkan tubuh, terutama jika memilih ubi ungu atau ubi kuning. Kelapa parut memberikan lemak yang membantu tubuh menyerap beberapa vitamin, sedangkan kacang bisa menambah protein agar menu ini lebih mengenyangkan. Sarapan ini bisa menjadi alternatif bagi orang yang ingin mengurangi konsumsi nasi di pagi hari.

Manfaat ubi rebus terasa pada kestabilan energi karena tubuh mendapatkan karbohidrat yang tidak cepat habis. Seratnya membantu menjaga perut terasa nyaman, terutama bagi orang yang sering merasa cepat lapar setelah sarapan. Menu ini juga cocok untuk kebiasaan sarapan ringan namun tetap memberikan bekal energi sebelum aktivitas harian dimulai.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa menu sarapan paling sehat untuk pagi hari?

Menu sarapan yang mendukung kebutuhan tubuh biasanya mengandung karbohidrat, protein, dan serat, seperti oatmeal dengan buah, telur rebus dengan roti gandum, atau yogurt dengan granola. Kombinasi ini membantu tubuh mendapat energi lebih stabil.

2. Kenapa sarapan penting untuk kesehatan?

Sarapan membantu tubuh mendapatkan energi setelah tidak makan selama tidur malam. Selain itu, sarapan mendukung fokus, menjaga pola makan lebih teratur, dan membantu tubuh tidak mudah makan berlebihan saat siang hari.

3. Sarapan apa yang cocok untuk diet?

Menu sarapan yang cocok untuk diet umumnya tinggi protein dan serat, seperti telur rebus, oatmeal tanpa gula berlebih, smoothie buah tanpa tambahan gula, atau ubi rebus. Menu tersebut membantu kenyang lebih lama.

4. Apakah sarapan harus selalu makan nasi?

Sarapan tidak harus selalu nasi. Alternatifnya bisa berupa oatmeal, roti gandum, ubi rebus, yogurt, atau bubur kacang hijau. Yang penting adalah menu tersebut tetap mengandung nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

5. Apa sarapan cepat yang bisa dibuat dalam 5 menit?

Sarapan cepat yang bisa dibuat dalam waktu singkat antara lain yogurt dengan buah, smoothie susu dan buah, roti gandum dengan telur rebus, atau oatmeal instan yang dicampur pisang dan kacang.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |