Pocari Sweat Run 2026 Digelar di Bandung dan Lombok, Catat Tanggal War Tiketnya

1 week ago 41

Liputan6.com, Jakarta - Pocari Sweat Run 2026 kembali digelar di dua kota, yakni Bandung dan Lombok. Berbeda dari tahun lalu, ajang lari terbesar di Indonesia itu akan dimulai dari Lombok pada 11--12 Juli 2026, diikuti oleh Bandung pada 19--20 September 2026. Perubahan urutan itu berdasarkan masukan dari para peserta.

"Kemarin banyak yang bilang, waktu kita mulai di bulan September, Lombok itu panas. Makanya kita ubah ke bulan Juli di mana Juli itu angin Australia lebih adem. Lombok juga cuaca terbaik di bulan Juli. Bulan September akan dilanjut dengan Bandung. Ini adalah bagian dari rangkaian HUT Kota Bandung," kata Puspita Winawati, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, dalam jumpa pers di TMII, Jakarta Timur, Kamis (22/1/2026).

Pihaknya menargetkan total 60 ribu peserta berpartisipasi di ajang Pocari Run 2026, terdiri dari 10 ribu pelari langsung datang ke Lombok, 15 ribu pelari di Bandung, dan 35 ribu pelari berpartisipasi secara virtual. Ia menyebut penyelenggaraan acara di dua kota memungkinkan lebih banyak pelari dari berbagai daerah turut serta. Total sudah 417 kota/kabupaten yang mengikuti ajang yang tahun ini menginjak usia 13 tahun.

"Untuk Bandung, peserta biasanya 90 persen itu dari daerah barat, Jabodetabek hingga Sumatera. Tapi kalau kita buka Lombok, pesertanya 70 persen dari area timur. Ini merupakan kebahagiaan kita kalau kita bisa mengajak lebih banyak lagi pelari, tidak hanya di daerah barat yang mungkin sudah establish, tetapi juga ke area timur," urai Wina.

Tanggal Pendaftaran Pocari Run 2026

Wina menyebutkan bahwa proses pendaftaran untuk Pocari Sweat Run Lombok akan dibuka pada 27 Januari 2026. Sedangkan, untuk pendaftaran ajang di Bandung akan dibuka pada 2 Februari 2026. Pendaftaran akan dimulai pada pukul 12 WIB, saat makan siang.

"Biasanya tiket untuk Bandung itu terutama, habis kurang dari satu jam gitu ya. Jadi, selalu setelah itu, Blue Family mohon maaf, pasti diteror sana sini, kiri-kanan, untuk ketersediaan slotnya," kata Wina.

Ia berharap dengan diadakannya ajang serupa di Lombok, peserta yang tidak kebagian tiket bisa ikut serta berlari di Sirkuit Mandalika. "Sirkuit kita bisa menampung mungkin lebih banyak lagi orang," katanya.

Kategori yang diselenggarakan di dua kota juga berbeda. Untuk Lombok, peserta bisa memilih mendaftar di kategori 4,3K, 10K, half marathon, dan marathon. Ajang 4,3K akan dilaksanakan jelang matahari terbenam pada 11 Juli 2026, sedangkan tiga kategori lainnya dilaksanakan sejak dini hari keesokan harinya.

"Banyak yang nanya kenapa 4,3 K, enggak lima kilometer aja? Karena satu putaran sirkuit itu 4,3 kilometer. Jadi hanya satu putaran dan finish," jelas Wina.

Kategori Ajang Pocari Run Bandung

Sementara untuk Bandung, Pocari Run hanya membuka dua kategori lomba, yakni 10K dan half marathon. Penyelenggaraannya dibedakan, hanya berselang sehari. Sementara, peserta virtual bisa ikut berlari pada 20 September 2026 di empat kategori yang tersedia, yakni Kids, 3K, 5K, dan 10K.

Wali Kota Bandung M. Farhan menyatakan pada tahun ini, pihaknya akan lebih fokus mempersiapkan pengamanan. Belajar dari penyelenggaraan tahun lalu, pihaknya mempertimbangkan untuk mengubah rute yang dilintasi pelari agar masalah serupa tidak terulang.

"Kita tahun lalu itu agak melesetnya karena di daerah begitu lepas dari Jalan Supratman, masuk Kiara Condong, Cicadas-Kiara Condong, enggak nyangka sudah seramai itu. Padahal sampai ke situ tuh baru jam setengah 6 pagi. Jadi, kita akan pikirkan mungkin enggak akan lewat Cicadas, tapi tetap lewat Kiara Condong," jelas Farhan.

"(Rute) bisa berubah, bisa enggak. Kita negosiasi dulu dengan Satlantas," sambungnya.

Kesiapan Akomodasi dan Penambahan

Farhan menyatakan Kota Bandung siap menyambut ribuan pelari di ajang tersebut pada September 2026. Salah satunya karena ketersediaan stok kamar di Bandung terbilang mencukupi.

"Kita punya 15 ribu kamar stok. 15.000 kamar dari berbagai macam level ya, dari yang AirBnb sampai hotel bintang lima," katanya.

Hal senada diutarakan Direktur Utama InJourney Maya Watono yang Sirkuit Mandalika termasuk salah satu akses yang dikelola InJourney. Menurut dia, pihaknya memastikan akan menambah ppenerbangan saat event berlangsung, seperti yang dilakukan pada saat MotoGP atau event besar lainnya.

"Juga kami meng-ensure akomodasi, shuttle, dan perjalanan consumer journey para pelari ini akan sangat baik dan membawa keluarga juga untuk berwisata di Lombok," kata dia.

Komitmen meningkatkan pariwisata Indonesia lewat sport tourism juga disampaikan pihak Pocari Sweat. Pihaknya meyakini para pelari tidak hanya akan bepergian sendiran dan juga akan menghabiskan waktu tinggal di destinasi untuk mengunjungi atraksi wisata yang ada.

"Kita berbangga untuk berkontribusi sebesar sekitar Rp150 miliar untuk pendapatan daerah," ujar Wina terkait kontribusi event itu terhadap perekonomian pada tahun lalu.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |