Liputan6.com, Jakarta - Seledri dikenal sebagai salah satu sayuran paling aromatik dan bergizi yang sering digunakan dalam berbagai masakan rumahan seperti sup, tumisan, dan salad, tetapi sayangnya mudah rusak jika tidak disimpan dengan benar di dapur. Kondisi iklim tropis di Indonesia dengan suhu udara yang hangat bisa mempercepat pelayuan, perubahan warna, bahkan pertumbuhan jamur pada seledri potong hanya dalam waktu 1–2 hari jika salah simpan. Jadi penting untuk tahu bagaimana cara menyimpan seledri.
Masalah utama ketika seledri dipotong adalah jaringan batangnya yang memiliki banyak air, sehingga begitu terpapar udara tanpa perlindungan, kelembapannya cepat hilang dan struktur selnya runtuh, membuat batang menjadi layu dan kehilangan aroma.
Itulah mengapa diperlukan cara penyimpanan yang tidak hanya menjaga kelembapan tetapi juga meminimalkan oksidasi dan paparan udara langsung—sehingga seledri potong bisa tetap renyah dan layak dipakai hingga lebih dari seminggu dalam kulkas. Berikut panduan lengkapnya.
1. Cuci dan Tiriskan dengan Benar
Langkah pertama dalam menyimpan seledri potong adalah mencucinya dengan air bersih untuk memastikan sisa tanah dan kotoran benar-benar hilang, terutama di sela batang yang sering tertutup oleh tanah atau debu. Pastikan seledri benar-benar bersih sebelum disimpan agar bakteri atau jamur tidak bercokol selama masa penyimpanan.
Namun, mencuci saja tidak cukup—air yang tersisa setelah dicuci menjadi pemicu utama pembusukan dan lendir karena kelembapan yang terperangkap. Oleh karena itu, setelah dicuci, tiriskan seledri dengan cara digantung atau diletakkan di saringan agar airnya turun sempurna sebelum dibungkus dan disimpan.
Setelah ini, gunakan tisu dapur atau kain bersih untuk menepuk permukaan batang dan daun seledri hingga benar-benar kering. Bagian yang tidak kering justru akan memicu kondisi lembap yang mempercepat kerusakan bahkan saat disimpan di dalam kulkas.
2. Potong Sesuai Kebutuhan
Memotong seledri ke dalam ukuran yang sesuai dengan kebutuhan memasak dapat membantu penggunaannya lebih efisien dan mengurangi frekuensi buka tutup kulkas. Misalnya, potongan kecil cocok untuk sup dan tumisan, sementara potongan sedang terbaik untuk taburan atau campuran salad.
Namun, semakin kecil ukuran potongan, semakin banyak permukaan terpapar udara yang dapat mempercepat hilangnya kelembapan alami seledri. Oleh karena itu, jika tujuan penyimpanan adalah untuk jangka waktu yang cukup panjang, potong seledri tidak terlalu tipis tetapi dalam ukuran sedang agar dapat bertahan lebih lama tanpa cepat layu.
Saat memotong seledri, gunakan pisau yang tajam sehingga batang terpotong bersih tanpa menghancurkan seratnya, karena kerusakan sel akibat pisau tumpul dapat mempercepat oksidasi dan pembusukan bagian yang terpotong.
3. Bungkus dengan Tisu atau Kertas Dapur
Metode tradisional dalam menyimpan seledri potong adalah dengan membungkusnya menggunakan tisu dapur atau kertas penyerap sebelum disimpan di wadah atau plastik. Tujuan utamanya adalah menyerap kelembapan berlebih di sekitar batang sehingga kondisi di dalam wadah tetap seimbang, tidak terlalu basah dan tidak terlalu kering.
Tisu penyerap ini akan memberikan lapisan perlindungan yang menjaga seledri tetap segar karena mengontrol jumlah uap air yang terperangkap di dalam kemasan. Jika dibungkus langsung dengan plastik tanpa lapisan tisu, kelembapan akan terjebak dan menyebabkan lendir serta pembusukan yang lebih cepat.
Dengan demikian, teknik bungkus tisu membantu menjaga warna hijau alami, tekstur renyah, dan aroma khas seledri tetap terjaga lebih lama, terutama saat menggunakan wadah atau kantong plastik ziplock yang kedap udara.
4. Simpan dalam Wadah Tertutup atau Plastik Zip
Setelah dibungkus dengan tisu, langkah berikutnya adalah memasukkan seledri ke dalam wadah kedap udara atau plastik ziplock yang rapat. Menyimpan seledri potong dalam wadah tertutup membantu meminimalkan paparan udara langsung dan menjaga kondisi kelembapan yang stabil di dalam kulkas.
Berdasarkan metode penyimpanan yang efektif, salah satu teknik yang sering direkomendasikan adalah merendam batang seledri yang sudah dipotong dalam wadah berisi air bersih setinggi beberapa sentimeter sebelum ditutup rapat dan disimpan di kulkas. Cara ini membantu menjaga batang tetap renyah bahkan hingga sekitar dua minggu jika airnya diganti setiap beberapa hari sekali.
Pastikan wadah yang dipilih benar-benar tertutup rapat agar tidak ada udara dingin masuk yang dapat mempercepat pengeringan seledri, dan letakkan wadah di bagian tengah kulkas atau laci sayuran yang suhunya paling stabil.
5. Letakkan di Laci Sayur Kulkas
Lokasi penyimpanan di dalam kulkas juga sangat menentukan seberapa awet seledri potong. Laci sayuran khusus (crisper drawer) adalah tempat paling ideal karena memiliki kelembapan dan suhu yang lebih stabil dibanding rak biasa.
Jika seledri diletakkan terlalu dekat dengan freezer atau pintu kulkas, perubahan suhu yang sering dan terlalu dingin akan menyebabkan jaringan batang mengalami kerusakan akibat hawa dingin ekstrem sehingga teksturnya lembek dan cepat rusak.
Dengan menempatkan seledri di laci sayur, kondisi penyimpanan menjadi lebih optimal sehingga daya tahannya meningkat serta tetap layak pakai untuk hidangan harian bahkan beberapa hari setelah disimpan.
6. Cek dan Rawat Secara Berkala
Mengecek kondisi seledri secara berkala merupakan langkah penting agar kualitasnya tetap terjaga. Setidaknya setiap tiga hari sekali, buka wadah penyimpanan untuk melihat apakah air di dalamnya sudah keruh, apakah tisu yang dipakai sudah lembap, atau apakah ada bagian batang yang mulai berubah warna atau berlendir.
Jika tisu pembungkus terlalu basah atau air dalam wadah sudah tidak bersih, segera ganti dengan yang baru agar kelembapan tetap terkontrol dan tidak menjadi tempat berkembangnya bakteri atau jamur.
Selain itu, jika ditemukan bagian batang yang mulai menghitam atau berlendir, segera buang bagian itu agar tidak memengaruhi potongan seledri lainnya yang masih bagus dan layak konsumsi.
Tips Tambahan agar Seledri Lebih Tahan Lama
Ada beberapa tips tambahan yang bisa meningkatkan efektivitas penyimpanan seledri potong:
1. Jauhkan dari Buah Penghasil Etilen
Simpan seledri terpisah dari apel, pisang, atau tomat karena gas etilen membuat sayur lebih cepat layu dan menguning.
2. Jangan Masukkan Saat Masih Hangat
Biarkan seledri berada di suhu ruang beberapa menit setelah dicuci agar tidak menimbulkan embun di dalam wadah.
3. Gunakan Metode Rendam Air
Rendam bagian batang seledri dalam sedikit air bersih agar tetap renyah lebih lama di kulkas.
4. Jangan Memadatkan Wadah
Gunakan wadah yang cukup longgar supaya seledri tidak tertekan dan cepat mengeluarkan cairan.
5. Ganti Tisu atau Air Secara Rutin
Jika memakai tisu, ganti saat lembap, dan jika memakai air, ganti setiap beberapa hari agar tetap higienis.
6. Pisahkan Daun dan Batang
Daun lebih cepat layu, jadi memisahkannya membantu seledri bertahan lebih lama.
7. Pakai Wadah Transparan
Wadah bening memudahkan memantau kondisi seledri tanpa sering membuka tutup.
8. Bekukan untuk Masakan
Bekukan seledri jika hanya dipakai untuk sup atau tumisan, meski teksturnya tidak lagi renyah.
Pertanyaan dan Jawaban
Q: Apa benar seledri potong bisa tahan hingga 2 minggu jika disimpan dengan benar?
A: Ya, metode rendam batang dalam wadah berisi air bersih, ditutup rapat, bisa membuat seledri potong tetap segar hingga sekitar dua minggu di kulkas.
Q: Bolehkah mencuci seledri sebelum disimpan?
A: Idealnya seledri dicuci dulu dan keringkan dengan baik sebelum disimpan, tetapi jangan biarkan basah karena akan mempercepat kerusakan.
Q: Metode mana yang paling tahan lama untuk menyimpan seledri utuh?
A: Untuk seledri utuh, cara bungkus aluminium foil atau wadah kedap udara bisa membuatnya tahan lebih dari seminggu, bahkan hingga dua minggu.
Q: Kenapa seledri cepat berlendir di kulkas?
A: Hal ini biasanya karena terlalu banyak kelembapan yang terperangkap, wadah tidak kedap atau air dalam wadah sudah kotor.
Q: Apakah seledri tetap aman jika berubah warna sedikit?
A: Jika hanya sedikit kecokelatan pada ujung batang, potong bagian itu saja; jika berlendir dan berbau asam, sebaiknya dibuang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377384/original/091342300_1760092672-flat-lay-delicious-food-arrangement-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)