Liputan6.com, Jakarta - Keputusan menutup Warong Nasi Pariaman, warung nasi padang tertua di Singapura, membuat banyak pelanggan setia patah hati. Terlalu banyak kenangan tercipta lewat suasana dan rasa dari sajian di sana. Terbukti, antrean pengunjung bahkan masih mengular hingga hari terakhir beroperasi, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Mereka datang menyampaikan salam perpisahan sekaligus menikmati ragam masakan Padang untuk terakhir kalinya. Menabung memori yang mungkin tidak bisa diulang lagi.
"Saat mereka menyajikan makanan mereka untuk terakhir kali, kami merayakan kekayaan sejarah yang tidak akan pernah bisa terulang lagi," tulis seorang pelanggan di kolom komentar Instagram @pariamanmasakanpadang, dikutip Senin (2/2/2026).
Unggahan pada hari terakhir digambarkan dengan kalimat singkat, "End of an Era." Akhir sebuah era. Pendek, tapi maknanya mendalam mengingat warung nasi itu beroperasi sejak 1948, yang berarti sudah 78 tahun warung makan itu melayani tidak hanya warga Singapura, tapi wisatawan mancanegara, termasuk dari Indonesia.
Bagi orang Indonesia, warung itu jelas sebuah kehilangan besar karena merepresentasikan kekayaan kuliner Indonesia di mancanegara. Sang pemilik tidak pernah melupakan akarnya, dengan bangga memasang spanduk Indonesian Cuisine di pintu masuk. Warung itu juga bukti bahwa makanan Indonesia bisa diterima banyak lidah.
Apakah masih ada harapan membangkitkan kembali kejayaannya? Melansir Strait Times, pemerintah Singapura kini menjajaki opsi guna memberikan bantuan yang lebih besar. Hal itu disampaikan Otoritas Pengembangan Perkotaan (URA) pada hari penutupan warung yang berlokasi di sebuah ruko di 738 North Bridge Road, dekat Masjid Sultan.
Kenaikan Harga Sewa Tekan Pengusaha Kecil
Atas tawaran itu pemilik generasi kedua, Abdul Munaf Haji Isrin, mengatakan dalam bahasa Melayu, "Saya sangat sedih, saya telah menjalankan warung saya sejak usia 25 tahun. Untuk saat ini, saya ingin beristirahat dulu. Insya Allah, melihat dukungan dari pelanggan kami, jika diberi kesempatan, kami akan melanjutkan di masa depan."
URA mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh bisnis warisan budaya di Singapura saat ini. Disebutkan bahwa harga sewa rata-rata ruko di distrik bersejarah Kampong Glam, Little India, dan Chinatown secara umum meningkat dengan laju moderat selama dua tahun terakhir.
Laporan tersebut menyebutkan harga sewa ruko naik sekitar 2 persen per tahun di Kampong Gelam, sekitar 2,5 persen per tahun di Little India, dan sekitar 1 persen per tahun di Chinatown. Kenaikan itu sebanding dengan kenaikan sewa ruang ritel konvensional di area pusat – sekitar 2 persen per tahun – dan jauh di bawah pertumbuhan produk domestik bruto nominal, sekitar 6,7 persen per tahun selama periode yang sama, kata URA.
"Pemerintah menyadari bahwa bisnis warisan budaya, seperti semua bisnis, menghadapi berbagai tantangan komersial seperti meningkatnya biaya tenaga kerja dan material, keterbatasan tenaga kerja, dan pergeseran permintaan dan preferensi konsumen – sambil berupaya mempertahankan atribut unik dari penawaran mereka," lapor URA.
Wajah Kampong Glam Singapura Telah Berubah
Faktanya, perubahan sudah terjadi di Kampong Glam yang dulu dikenal sebagai pusat bersejarah bagi komunitas Melayu/Muslim mengingat di lokasi itu berdiri Masjid Sultan, andalan wisatawan ketika hendak menunaikan shalat. Jalan Arab tidak lagi menjual barang-barang kebutuhan umat muslim, tapi bar atau pub yang menjual alkohol.
Hal itu juga disadari Gia Munaji yang berprofesi sebagai pemandu wisata. Selama lebih dari 21 tahun membawa wisatawan dari Malaysia, Indonesia, dan negara lain seperti Nigeria ke Kampong Glam, dia mengaku telah melihat peningkatan jumlah wisatawan non-Melayu maupun toko non-muslim di kawasan itu.
"Mungkin pemerintah dapat mempertimbangkan sesuatu yang mewajibkan 80 persen toko di daerah tersebut harus berhubungan dengan komunitas Melayu atau Muslim untuk melestarikan apa yang diwakilinya," kata Gia.
Keresahan senada juga dilontarkan Fauzia Rani yang mengelola VSS Varusai Mohamed & Sons, bisnis keluarga memasok barang-barang halal dan terkait haji. Ia mengatakan bahwa meskipun ada upaya Pemerintah, beberapa orang merasa mungkin sudah terlambat.
Ia berkata, "Begitu banyak bisnis yang sudah tutup."
Dukungan Pemerintah Singapura Terkait Pelestarian Warisan Budaya
URA yang membentuk gugus tugas antarlembaga untuk bisnis warisan budaya, kegiatan tradisional, dan kehidupan budaya pada 202, telah memperbarui pedoman pada Juni 2025. Merespons masukan komunitas Kampong Glam, mereka melarang toko suvenir baru.
"Ini sebagai tambahan dari larangan pendirian bar, pub, klub malam, dan tempat karaoke baru, serta restoran cepat saji Barat di area inti ketiga distrik bersejarah tersebut," kata URA.
Ditambahkan pula bahwa Dewan Warisan Nasional telah meluncurkan skema untuk memberikan dukungan pemasaran dan konsultasi kepada bisnis warisan budaya, serta hibah transformasi bisnis untuk peningkatan keterampilan dan digitalisasi. URA juga menyebutkan skema percontohan oleh Aliansi Kampong Gelam (KGA) bekerja sama dengan Pemerintah untuk mendukung pelestarian restoran warisan budaya terpilih dengan memfasilitasi relokasi mereka di dalam distrik tersebut.
URA mengatakan pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan dan mempromosikan bisnis warisan budaya, kegiatan tradisional, dan kehidupan budaya di distrik-distrik bersejarah Singapura.
"Kami mendorong bisnis warisan budaya untuk menghubungi lembaga-lembaga terkait jika mereka membutuhkan bantuan, dan akan terus melibatkan para pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa langkah-langkah dukungan tetap responsif terhadap kebutuhan mereka."

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377384/original/091342300_1760092672-flat-lay-delicious-food-arrangement-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)