Liputan6.com, Jakarta - Sambal Matah adalah salah satu sambal tradisional khas Bali yang telah mendunia, dikenal dengan cita rasa segar, pedas, dan aromanya yang khas. Nama "matah" sendiri berasal dari bahasa Bali yang berarti "mentah" atau "belum matang", merujuk pada bahan-bahan yang digunakan masih segar dan tidak melalui proses masak atau ulek.
Sambal Matah sering disajikan sebagai pelengkap berbagai hidangan utama, seperti nasi campur Bali, ayam betutu, bebek betutu, ikan bakar, hingga sate lilit. Keunikan rasanya yang tidak hanya pedas, tetapi juga kaya akan aroma rempah, membuatnya digemari banyak orang. Meskipun bahan-bahannya terlihat sederhana, proses pengolahan yang kurang tepat sering kali menghasilkan sambal matah dengan rasa pahit yang tidak diinginkan.
Untuk menciptakan Sambal Matah yang sempurna, diperlukan perhatian pada pemilihan bahan, teknik mengiris, hingga cara penyajiannya. Lantas bagaimana cara membuat sambal matah ala Bali yang enak dan segar? Melansir dari berbagai sumber, Senin (2/2), simak ulasan informasinya berikut ini.
1. Cara Membuat Sambal Matah Ala Bali
Bahan-bahan:
- 50-70 gram (sekitar 8-15 siung) Bawang Merah, diiris tipis.
- 10-70 gram (sesuai selera, sekitar 10-25 buah) Cabai Rawit Merah, diiris tipis.
- 10 gram Cabai Rawit Hijau (opsional, untuk variasi pedas dan warna).
- 3-6 batang Serai, ambil bagian putihnya saja, iris tipis.
- 5-15 lembar Daun Jeruk, buang tulang daunnya, iris tipis.
- 1-4 buah Jeruk Limau/Nipis, peras airnya.
- 1/4 sendok teh hingga 1 sendok makan Terasi Bakar (opsional), bakar lalu haluskan.
- 1/2 sendok teh hingga 1 sendok teh Garam (sesuai selera).
- 1/4 sendok teh hingga 1 sendok teh Gula Pasir (opsional, untuk penyeimbang rasa).
- 1/4 sendok teh hingga 1 sendok teh Penyedap Rasa (MSG) (opsional).
- 3-5 sendok makan atau 45-100 ml Minyak Kelapa/Minyak Goreng Panas.
Cara Membuat Sambal Matah Ala Bali
- Pilih bahan-bahan segar dan berkualitas.
- Iris tipis bawang merah, cabai rawit, serai bagian putih, dan daun jeruk yang sudah dibuang tulang daunnya.
- Bakar terasi (jika menggunakan) hingga harum, lalu haluskan.
- Campurkan semua bahan irisan, terasi bakar, garam, gula, dan penyedap rasa dalam sebuah wadah.
- Panaskan minyak kelapa atau minyak goreng hingga benar-benar panas.
- Siramkan minyak panas ke atas campuran bahan sambal, aduk rata.
- Tambahkan air perasan jeruk limau atau nipis, aduk kembali.
- Diamkan sebentar agar bumbu meresap dan aroma keluar, lalu sajikan segera.
2. Sambal Matah Jeruk Limau
Bahan:
- 8 siung bawang merah, iris
- 6 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris halus
- 2 lembar daun jeruk, iris
- 1 buah jeruk limau, ambil airnya
- Garam dan gula secukupnya
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat Sambal Matah:
- Campur semua bahan kecuali jeruk limau.
- Siram minyak panas, aduk rata.
- Tambahkan air jeruk limau, koreksi rasa, sajikan.
3. Sambal Matah Kecombrang
Bahan:
- 6 siung bawang merah, iris
- 5 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris
- ½ buah kecombrang, iris tipis
- 2 lembar daun jeruk, iris
- Garam dan gula secukupnya
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat Sambal Matah:
- Campur bawang, cabai, serai, kecombrang, dan daun jeruk.
- Tambahkan garam dan gula.
- Siram minyak panas dan aduk hingga layu.
4. Sambal Matah Tuna Suwir
Bahan:
- 6 siung bawang merah, iris
- 5 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris
- 2 lembar daun jeruk, iris
- 100 gram tuna kukus, suwir
- Garam dan gula secukupnya
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat:
- Campur bahan sambal matah.
- Masukkan tuna suwir, aduk rata.
- Siram minyak panas, aduk kembali dan sajikan.
5. Sambal Matah Ayam Suwir
Bahan:
- 6 siung bawang merah, iris
- 5 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris
- 2 lembar daun jeruk, iris
- 100 gram ayam rebus/goreng, suwir
- Garam dan gula secukupnya
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat:
- Campur bawang, cabai, serai, dan daun jeruk.
- Masukkan ayam suwir dan bumbu.
- Siram minyak panas, aduk hingga tercampur rata.
6. Sambal Matah Udang
Bahan:
- 6 siung bawang merah, iris
- 6 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris
- 2 lembar daun jeruk, iris
- 100 gram udang rebus/goreng, potong kecil
- Garam dan gula secukupnya
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat:
- Campur semua bahan sambal.
- Tambahkan udang, aduk perlahan.
- Siram minyak panas, aduk dan sajikan.
7. Sambal Matah Kemangi
Bahan:
- 6 siung bawang merah, iris
- 5 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris
- 2 lembar daun jeruk, iris
- Segenggam daun kemangi
- Garam dan gula secukupnya
- 3 sdm minyak panas
Cara Membuat:
- Campur bawang, cabai, serai, dan daun jeruk.
- Tambahkan kemangi dan bumbu.
- Siram minyak panas, aduk sebentar dan sajikan.
8. Sambal Matah Low Oil (Lebih Sehat)
Bahan:
- 6 siung bawang merah, iris
- 5 cabai rawit, iris
- 1 batang serai, iris
- 2 lembar daun jeruk, iris
- Garam dan gula secukupnya
- 2–3 sdm air panas
Cara Membuat:
- Campur semua bahan dalam mangkuk.
- Siram air panas, aduk hingga sedikit layu.
- Koreksi rasa dan sajikan.
Tips Penyimpanan dan Penyajian
Untuk menjaga kesegaran dan aroma Sambal Matah, ada beberapa tips penyimpanan dan penyajian yang perlu diperhatikan. Jika ingin Sambal Matah awet dan dapat disimpan lebih lama, iris semua bahan (cabai, bawang, serai, daun jeruk) dan simpan dalam wadah tertutup rapat di kulkas secara terpisah.
Minyak panas dan perasan jeruk limau sebaiknya baru dicampurkan sesaat sebelum Sambal Matah akan disajikan. Hal ini akan menjaga kesegaran dan aroma Sambal Matah tetap optimal, serta mencegah rasa pahit muncul.
Sajikan segera setelah dibuat karena Sambal Matah yang dibiarkan terlalu lama cenderung kehilangan kesegaran dan aroma, bahkan dapat menimbulkan rasa pahit yang tidak diinginkan. Sambal Matah cocok disajikan sebagai pelengkap nasi hangat, ayam goreng, ikan bakar, sate lilit, atau bahkan hidangan modern seperti tahu crispy.
Pertanyaan & Jawaban Seputar Cara Membuat Sambal Matah Ala Bali yang Enak dan Segar
1. Apa itu Sambal Matah?
Jawaban: Sambal Matah adalah sambal tradisional khas Bali yang terbuat dari bahan-bahan segar yang diiris tipis tanpa proses ulek atau masak, dikenal dengan cita rasa segar, pedas, dan aromanya yang khas.
2. Mengapa bahan-bahan Sambal Matah harus segar?
Jawaban: Bahan-bahan Sambal Matah harus segar karena kandungan minyak atsiri pada bawang merah, cabai rawit, serai, dan daun jeruk mudah menguap jika tidak segar, yang dapat mempengaruhi aroma dan rasa sambal.
3. Mengapa Sambal Matah menggunakan minyak panas?
Jawaban: Minyak panas disiramkan ke bahan-bahan mentah untuk membantu mengeluarkan aroma dan rasa dari bahan, melembutkan tekstur irisan, serta mengurangi bau langu dari bawang merah.
4. Bagaimana cara agar Sambal Matah tidak pahit?
Jawaban: Untuk menghindari rasa pahit, pastikan memilih serai yang masih muda, mengiris bumbu dengan tipis, menakar minyak dengan benar, dan menambahkan perasan jeruk limau di akhir proses pencampuran.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377384/original/091342300_1760092672-flat-lay-delicious-food-arrangement-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)