Liputan6.com, Jakarta - Longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyisakan duka mendalam bagi warga dan keluarga yang terdampak. Aktivitas warga otomatis terhenti, termasuk dengan aktivitas pendakian Gunung Burangrang. Total ada dua jalur pendakian Gunung Burangrang yang ditutup menyusul longsor Cisarua, yakni via Mentari dan Legok Haji.
Tajudin, pengelola Base Camp Gunung Burangrang via Legok Haji, saat dihubungi Lifestyle Liputan6.com, Senin (26/1/2026), menyatakan bahwa penutupan via Legok Haji dilakukan bahkan sebelum bencana longsor yang menimbun puluhan rumah di Desa Pasirlangu dan Desa Sukajaya tersebut.
"Untuk Legok Haji, penutupan bahkan sebelum kejadian longsor ini karena lihat kondisi cuaca enggak begitu baik. Sekitar satu minggu sebelum longsor, kita ligat kondisi cuaca hujan terus," ujarnya.
Ia menerangkan jalur pendakian via Legok Haji dan via Mentari berbeda punggungan. Dibandingkan via Mentari, para pendaki selama ini lebih banyak yang mendaki lewat jalur yang dikelolanya. "Sehari enggak nyampe ratusan sih. Cuma dikit karena jalurnya jarang juga," kata Tajudin.
Sejauh ini, ia mengaku jalur pendakian via Legok Haji tak terlalu terdampak bencana longsor, meski risiko tetap ada. "Ini kan satu gunung cuma beda punggungan aja. Kalau udah kejadian kayak gini, Legok Haji ikut tutup. Kita antisipasi takutnya terjadi hal-hal tidak diinginkan. Jalannya licin juga. Daripada ambil risiko, lebih baik ditutup," sambungnya.
Longsor Terbesar yang Terjadi di Gunung Burangrang
Tajudin mengungkapkan bahwa longsor skala kecil sebenarnya beberapa kali terjadi di Gunung Burangrang. Tapi, longsor yang terjadi pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, disebutnya sebagai longsor terbesar sepanjang ingatannya.
"Ini termasuk terbesar karena memakan korbannya lebih banyak," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa longsor yang terjadi di akhir pekan lalu terjadi dari puncaknya langsung, bukan dari sekitar perkebunan warga. Meski begitu, ia menepis bahwa longsor terjadi karena hutan di Gunung Burangrang telah gundul.
"Perkebunan warga enggak terlalu dalam juga. Hutannya juga masih terjaga," sahutnya.
Dikutip dari berbagai sumber, Gunung Burangrang adalah sebuah gunung api mati yang memiliki ketinggian 2.050 mdpl. Gunung ini merupakan salah satu sisa dari hasil letusan besar Gunung Sunda di Zaman Prasejarah dan bersebelahan dengan Gunung Sunda.
Gunung tersebut juga memiliki kawasan hutan Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan hutan Ericaceous atau hutan gunung. Gunung Burangrang sering dijadikan ajang tempat para pecinta alam untuk melaksanakan pendidikan dan latihan dasar pecinta alam.
Analisis Pakar ITB soal Penyebab Longsor Cisarua
Pakar Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) Imam Achmad Sadisun menilai longsor yang menerjang di Cisarua dan Lembang, Bandung Barat, bukan bencana biasa biasa, melainkan dipicu jebolnya bendungan alami di hulu sungai yang berpotensi terulang kembali.
Imam menjelaskan bahwa peristiwa yang menerjang Kampung Pasirkuning dan Pasirkuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, serta Kampung Sukadami, Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang itu merupakan mekanisme aliran lumpur (mudflow) yang jauh lebih destruktif daripada pergerakan tanah lokal.
"Rumah-rumah warga sebenarnya tidak longsor pada lereng-lereng tempat mereka berdiri, tetapi terdampak material longsoran yang dikirim dari hulu melalui alur sungai," ujar Imam di Bandung, Minggu, 25 Januari 2026, dilansir dari Antara.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa penyebab utama kejadian tersebut adalah terbentuknya sumbatan atau landslide dam di hulu lereng selatan Gunung Burangrang. Prosesnya dimulai dengan material longsor menutup alur sungai, menahan volume air hingga jenuh, lalu jebol seketika membawa muatan lumpur, pasir, hingga bongkah batu dengan kecepatan tinggi.
Longsor Susulan Diprediksi Masih Akan Terjadi
Berbeda dengan narasi umum yang hanya menyalahkan alih fungsi lahan, Imam menekankan soal interaksi faktor alamiah vulkanik tua yang memiliki lapisan pelapukan tebal yang menjadi penyebab longsor. Saat hujan berdurasi panjang menjenuhkan pori-pori tanah, kekuatan geser lereng menurun drastis hingga materialnya meluncur menutup aliran sungai di hulu.
Imam memperingatkan bahwa ancaman belum berakhir karena tim ahli masih menemukan indikasi adanya sumbatan-sumbatan serupa di bagian hulu sungai. Jika hujan intensitas tinggi kembali mengguyur, akumulasi air di balik sumbatan tersebut berisiko jebol kembali dan mengirimkan kiriman lumpur ke hilir.
Imam meminta warga di sepanjang bantaran sungai untuk memantau debit air saat hujan. "Jika sungai yang biasanya mengalir tiba-tiba surut atau menghilang saat hujan lebat, masyarakat harus waspada. Itu menandakan adanya pembendungan di hulu. Segera menjauh dari alur sungai karena air bisa datang tiba-tiba dalam bentuk aliran lumpur," ujarnya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)