Kisah Cinta Gilang Pandawara Group, Tak Pernah Nembak Wanita Pujaannya tapi Langsung Lamaran dan Ngajak Nikah

20 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Pandawara Group, sekelompok anak muda yang mengadakan aksi bersih-bersih sampah ini kini terkenal hingga sempat diundang Presiden Prabowo. Namun cerita lain datang tentang kisah cinta salah satu anggotanya yaitu Gilang Pandawara Group yang belum lama melamar wanita pujaannya.

Kisah cinta ini diketahui lewat unggahan akun calon istri Gilang di TikTok yang kemudian baru diunggah ulang akun @folkshitt pada 30 Maret 2025. "4 bulan deket ditembak ❌, diajak nikah ✅," tulis wanita berhijab itu di akun TikTok pribadinya @rahmaniasha yang diunggah ulang @folkshitt.

Dalam keterangan itu terungkap bagaimana kisah kedekatan mereka hingga menggelar lamaran dan prewedding. Di awal perkenalan hingga dekat selama hampir empat bulan, Rahmania mengatakan merasa bingung kenapa Gilang belum juga menyatakan cinta.

Bahkan ia menebak kemungkinan Gilang hanya ingin main-main saja. Tapi ternyata secara pelan-pelan Gilang membuktikan cintanya lewat tindakan, bukan kata-kata.

Pria tersebut membuktikan cintanya di depan orangtua dan keluarganya dengan mengadakan acara lamaran pada 18 Desember 2024. "Ga pernah ditembak gapapa? For me gentleman knows what to do, know his responsibility and so does he," tulis Rahmania.

Tampak dari beberapa slide foto serta video di akun pribadinya, prosesi lamaran Gilang dan Rahmania yang dilaksanakan pada akhir Februari 2025 itu disaksikan kedua belah keluarga. Gilang dengan kesungguhannya meminta izin kepada kedua orangtua wanita pujaannya untuk menikahinya.

Promosi 1

Sudah Buat Sesi Foto Prewedding

Jika mengulik langsung laman Instagram pribadi Gilang di @gilangrahma, pria tersebut sudah mengunggah potret foto prewedding bersama calon istrinya. "for something more beautiful, bismillah," tulisnya pada 23 Februari 2025.

Tampak kedua insan yang sedang dilanda asmara itu berada di sebuah danau. Sekilas, keduanya terlihat seperti sudah menikah, dengan pakaian ala Barat yaitu setelan jas pria dan gaun putih selayaknya pengantin. Mereka juga memakai baju lainnya yang lebih kasual dan bernuansa putih. 

Di sesi foto lainnya, kedua sejoli itu juga tampak berpose sedang menari dengan latar pepohonan di sekitarnya. Para warganet ikut mendoakan kelancaran langkah mereka menuju ke pelaminan.

"Gilang, gapapa sekarang post ajaaaa dari pada nanti setelah nikah over post kayak angga," tulis seorang warganet. "asik lancar sampe hari H🤩," balas yang lain.

"jadi tiba2 pengen prewed 😭😭," yang lain ikut menulis. "yuhuuu lancar selalu love birdkuuu🤍🕊," yang lain menimpali. "cemburu bgtt💔," yang lain berkomentar. 

Pandawara Bertemu Presiden Prabowo

Sebelumnya diberitakan, Pandawara Group yang telah lama mencuri perhatian publik dengan berbagai prestasi lewat aksi pembersihan sampah di berbagai daerah di Indonesia. Tak heran rasanya jika mereka diundang bertemu Presiden RI Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto berencana menggandeng Pandawara Group, untuk mengadakan aktivitas skala besar guna mengatasi persoalan tata kelola sampah di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh salah satu anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, usai bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Selasa, 11 Maret 2025.

"Jadi, ada satu activity dengan skala yang masif yang memang bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah dari hulu ke hilir. Itu aja garis besarnya," kata Gilang saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan RI, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

"Beliau juga mengapresiasi apa yang sudah kami lakukan, terhadap semua langkah kecil yang sudah kami lakukan. Jadi harapannya mungkin ini bisa jadi motivasi tambahan untuk kami untuk terus bisa mengabdi pada negara ataupun republik ini, terutama di bidang persampahan," tambahnya.

Diskusi dengan Presiden

Menurut Gilang, pertemuan dengan Presiden Prabowo berlangsung cukup mendadak. Dalam pertemuan itu, Presiden berpesan supaya Pandawara Group tetap berkomitmen dan tidak patah semangat dalam menjalankan misinya. 

"Permintaan khusus dar Presiden, terus berjalan, komitmen, itu yang nomor satu tentunya. Beliau juga menyampaikan bahwasanya agar kita tidak lelah dengan apapun yang terjadi di depan nantinya seperti itu," tutur Gilang.

Mengenai kemungkinan adanya dukungan pendanaan, Pandawara Group mengungkapkan bahwa pembicaraan belum sampai pada tahap tersebut. Tetapi, mereka menekankan bahwa aspek paling penting adalah kesadaran bersama dalam mengatasi permasalahan lingkungan.

"Harapannya kita yang terpenting adalah kesadarannya itu. Jadi antara memang swasta, individu, ataupun government itu bisa bersinergi untuk menyelesaikan masalah ini. Karena masalah lingkungan di Indonesia itu sudah cukup kompleks. Jadi tidak mungkin gerakan ini dilakukan jika tidak masif dan intensif," ujarnya.

Saat diskusi, Pandawara Group juga menyampaikan berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan, termasuk terkait perizinan dalam pengangkutan sampah dari sungai. Selain itu, mereka juga sempat membahas kondisi lingkungan di Indonesia, termasuk banjir besar yang baru-baru ini melanda Jabodetabek.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |