Ikan Laut vs Ikan Air Tawar: Perbandingan Gizi, Manfaat, dan Risikonya

12 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Ikan laut dan ikan air tawar merupakan dua kelompok ikan yang banyak dimanfaatkan manusia sebagai sumber pangan sehari-hari. Ikan laut hidup di perairan asin seperti laut dan samudra, sementara ikan air tawar berkembang di sungai, danau, rawa, hingga kolam buatan.

Keberagaman jenis ikan dari kedua habitat ini membuatnya mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari ikan laut seperti salmon, tongkol, hingga kembung, sampai ikan air tawar seperti lele, nila, gurami, dan patin, semuanya menjadi bagian penting dalam pola konsumsi masyarakat.

Namun, masih banyak yang bertanya-tanya, mana yang lebih sehat antara ikan laut dan ikan air tawar? Berikut ini Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Selasa (27/1/2026).

Pengertian Ikan Laut dan Ikan Air Tawar

Ikan laut dan ikan air tawar merupakan dua jenis ikan yang paling sering dikonsumsi masyarakat sebagai sumber protein hewani. Perbedaan utama keduanya terletak pada habitat hidupnya, yang secara langsung memengaruhi karakteristik dan kandungan gizinya.

Ikan laut hidup di perairan asin seperti laut dan samudra. Jenis ikan laut sangat beragam, mulai dari ikan dengan harga tinggi seperti salmon hingga ikan yang mudah dijangkau seperti tongkol, kembung, dan tenggiri. Keanekaragaman ini membuat ikan laut menjadi komoditas penting dalam industri perikanan.

Sementara itu, ikan air tawar hidup di perairan dengan kadar garam rendah, seperti sungai, danau, rawa, serta kolam budidaya. Ikan air tawar seperti lele, nila, mujair, gurami, dan patin banyak dibudidayakan karena mudah dipelihara dan harganya relatif terjangkau.

Perbedaan Kandungan Gizi Ikan Laut dan Ikan Air Tawar

Ikan laut dan ikan air tawar sama-sama memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Meski begitu, terdapat perbedaan pada jumlah dan jenis kandungan gizinya. Ikan laut umumnya lebih kaya mineral, seperti magnesium dan kalsium. Kandungan mineral ini termasuk zat gizi mikro yang sangat penting untuk menjaga kesehatan tulang, fungsi saraf, serta metabolisme tubuh, dan mudah diserap oleh tubuh.

Selain mineral, ikan laut juga dikenal memiliki kandungan asam lemak omega-3 yang lebih tinggi dibandingkan ikan air tawar. Omega-3 merupakan lemak sehat yang tidak menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.

Manfaat Kesehatan dari Konsumsi Ikan

Kandungan omega-3 dalam ikan laut memiliki banyak manfaat, seperti membantu memperbaiki sel darah, melancarkan peredaran darah, serta melindungi otot dan organ vital. Konsumsi ikan laut secara rutin juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Meski kandungan omega-3 lebih rendah, ikan air tawar tetap merupakan sumber protein berkualitas tinggi. Beberapa jenis ikan air tawar, seperti gurami, memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi dan baik untuk kesehatan tulang.

Ikan laut dan ikan air tawar sama-sama dianjurkan untuk dikonsumsi. Mengombinasikan keduanya dalam menu harian dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi tubuh secara seimbang.

Risiko dan Cara Aman Mengonsumsi Ikan

Di balik manfaatnya, ikan laut dan ikan air tawar juga memiliki risiko tertentu. Ikan laut berpotensi mengandung merkuri akibat pencemaran laut, yang dapat mengendap di tubuh ikan dalam waktu lama dan berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Selain itu, beberapa jenis ikan laut memiliki kadar purin tinggi sehingga perlu dibatasi oleh penderita asam urat. Ikan laut juga dapat memicu alergi pada sebagian orang karena kandungan proteinnya.

Sementara itu, ikan air tawar yang hidup di perairan kumuh berisiko membawa bakteri seperti Salmonella, terutama pada bagian sisik dan insang. Oleh karena itu, ikan harus dibersihkan secara menyeluruh dengan membuang sisik, insang, dan isi perut sebelum dimasak agar aman dikonsumsi.

People Also Ask

1. Mana yang lebih sehat, ikan laut atau ikan air tawar?

Jawaban: Keduanya sama-sama sehat dan dianjurkan untuk dikonsumsi bergantian.

2. Mengapa ikan laut sering dianggap lebih bergizi?

Jawaban: Karena kandungan mineral dan omega-3 pada ikan laut umumnya lebih tinggi.

3. Apakah ikan air tawar aman dikonsumsi setiap hari?

Jawaban: Aman, asalkan berasal dari lingkungan bersih dan diolah dengan benar.

4. Siapa yang sebaiknya membatasi konsumsi ikan laut?

Jawaban: Penderita asam urat dan orang sensitif terhadap merkuri sebaiknya lebih selektif.

5. Bagaimana cara aman mengolah ikan air tawar?

Jawaban: Bersihkan sisik, insang, dan bagian perut ikan hingga benar-benar bersih sebelum dimasak.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |