Cara Membuat Kue Carabikang Takaran Sendok, Mekar Sempurna Anti Gagal

13 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Kue carabikang merupakan jajanan tradisional Indonesia yang populer di wilayah Jawa Tengah serta Yogyakarta. Bentuknya yang menyerupai bunga mekar dan tekstur berserat menjadi ciri khas yang membuat banyak orang menyukainya. Meskipun proses pembuatannya sering dianggap rumit, namun sebenarnya siapapun bisa membuatnya dengan mudah di rumah.

Dalam pembuatannya, biasanya kue ini memang dilakukan melalui pemberian adonan sebanyak dua kali. Saat kue mulai sedikit matang, kue akan sedikit diangkat dari bawah sampai mekar, lalu diberi adonan basah lagi sampai jadi. Caranya juga sebenarnya tidak sulit, dan hanya membutuhkan ketelitian saja.

Adapun, dalam pembuatan adonan, penggunaan takaran sendok menjadi solusi praktis bagi pemula maupun siapa saja yang ingin mencoba membuat kue tradisional ini di rumah tanpa peralatan khusus. Bagi yang penasaran dan ingin mencoba membuatnya sendiri, berikut Liputan6 bagikan cara serta tipsnya, agar kue carabikang matang sempurna dan mengembang, Selasa (27/1).

Ciri Kue Carabikang yang Enak

Kue carabikang yang enak memiliki beberapa ciri khas yang membuatnya disukai banyak orang. Salah satu ciri utama adalah tekstur berserat yang terbentuk secara alami selama proses pematangan. Serat-serat ini memberikan sensasi unik saat dinikmati, menjadikan kue ini nyaman untuk disantap. Tekstur yang lembut dan berserat ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang menyukai kudapan tradisional.

Selain tekstur, bentuk kue carabikang yang menyerupai bunga mawar menjadi daya tarik visual. Keberhasilan proses pematangan dan pencungkilan yang tepat akan menghasilkan kue dengan tampilan yang menarik. Warna-warni cerah yang sering digunakan pada carabikang juga menambah daya pikat, menjadikannya sajian yang menarik perhatian di berbagai acara.

Kombinasi rasa manis dan gurih dari santan juga menjadi faktor penting. Perpaduan rasa ini menciptakan harmoni yang memanjakan lidah, membuat carabikang menjadi pilihan kudapan yang digemari. Aroma pandan atau vanili yang sering ditambahkan memberikan keharuman khas, meningkatkan pengalaman menikmati kue tradisional ini.

Persiapan Alat dan Takaran Bahan

Membuat kue carabikang dengan takaran sendok memerlukan persiapan alat dan bahan yang cermat. Ketepatan takaran bahan menjadi kunci untuk menghasilkan kue dengan tekstur empuk dan lembut. Penggunaan takaran sendok dapat menjadi alternatif praktis bagi pembuat kue rumahan yang tidak memiliki timbangan digital.

Alat-alat:

  • Panci untuk memasak santan dan adonan biang.
  • Mangkuk besar untuk mencampur adonan.
  • Sendok kayu atau spatula untuk mengaduk.
  • Whisk atau mixer dengan kecepatan rendah untuk mengocok adonan.
  • Cetakan carabikang khusus.
  • Sutil atau alat pencungkil kue.
  • Kain bersih atau handuk untuk alas cetakan setelah dipanggang.
  • Botol kecil atau tutup botol untuk membantu merekah.

Takaran Bahan (menggunakan sendok makan/sdm dan sendok teh/sdt):

  • Tepung Beras: Sekitar 12-13 sdm (setara 150-170 gram).
  • Tepung Terigu Protein Sedang: Sekitar 5-9 sdm (setara 50-100 gram).
  • Gula Pasir: Sekitar 5-8 sdm (setara 100-150 gram).
  • Santan: Sekitar 1,5 gelas atau 350 ml.
  • Garam: ½ sdt.
  • Vanili: ½ sdt atau sesuai selera.
  • Tepung Maizena (opsional): 1 sdt.
  • Telur (opsional): 1-2 butir.
  • Pewarna Makanan: Sesuai selera.
  • Minyak Goreng: Secukupnya untuk mengoles cetakan.
  • Bahan Olesan (Areh): 4-5 sdm santan kental dan ¼ sdt garam.

Langkah-Langkah Membuatnya

Proses pembuatan kue carabikang melibatkan beberapa tahapan yang perlu diikuti secara berurutan. Setiap langkah memiliki peran penting dalam membentuk tekstur dan tampilan kue. Memahami setiap tahapan akan membantu memastikan keberhasilan pembuatan carabikang.

Membuat biang (jika digunakan)

  • Masak 2 sendok makan tepung beras bersama 150 ml santan.
  • Lakukan sambil diaduk hingga mengental dan meletup-letup.
  • Angkat, lalu sisihkan.

Mencampur bahan kering

  • Siapkan mangkuk besar.
  • Masukkan tepung beras, tepung terigu, gula pasir, garam, dan vanili.
  • Aduk hingga semua bahan tercampur rata.

Memasukkan santan

  • Tuang santan hangat sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil terus diaduk.
  • Jika menggunakan biang, masukkan biang yang masih panas ke dalam adonan, lalu aduk menggunakan sendok kayu.

Mengocok adonan

  • Setelah semua santan masuk, kocok adonan menggunakan whisk atau mixer kecepatan rendah selama 10–20 menit sampai adonan terasa ringan dan licin.

Mendiamkan adonan (fermentasi)

  • Diamkan adonan selama minimal 1 jam pada suhu ruang agar adonan berfermentasi.

Memanaskan cetakan

  • Panaskan cetakan carabikang di atas api sedang hingga benar-benar panas, lalu olesi tipis dengan minyak goreng.

Menuang adonan

  • Tuang adonan ke dalam cetakan hingga terisi sekitar tiga perempat bagian.
  • Jika ingin warna berbeda, bagi adonan dan tambahkan pewarna sesuai selera.

Proses pematangan

  • Masak hingga permukaan kue muncul lubang-lubang dan terlihat matang.
  • Setelah bagian atas kue kering dan berpori, tuang santan areh di atasnya.

Mencungkil dan merekah

  • Angkat cetakan dari api.
  • Letakkan di atas loyang yang dialasi kain dan sedikit air.
  • Cungkil kue dari satu sisi sambil ditarik ke atas, lalu tahan hingga kue merekah seperti bunga.

Tips Penting yang Harus Diperhatikan saat Membuat Kue Carabikang dengan Takaran Sendok

Menciptakan kue carabikang yang mekar sempurna dan anti gagal memerlukan perhatian terhadap beberapa detail penting. Meskipun menggunakan takaran sendok, teknik yang tepat dapat memastikan hasil yang memuaskan. Penerapan tips ini akan membantu mengatasi tantangan umum dalam membuat carabikang.

  • Kombinasi Tepung: Campurkan tepung beras dengan sedikit tepung terigu untuk mencegah kue menjadi keras.
  • Penggunaan Biang: Membuat adonan biang terlebih dahulu dapat meningkatkan kualitas tekstur carabikang.
  • Kekentalan Santan: Gunakan santan dengan kekentalan sedang untuk hasil yang optimal.
  • Jenis Gula: Pilih gula pasir dengan butiran halus untuk menghindari tekstur yang tidak diinginkan.
  • Pemanasan Cetakan: Pastikan cetakan carabikang benar-benar panas sebelum adonan dituang.
  • Teknik Mengocok Adonan: Kocok adonan selama 10-20 menit hingga ringan dan licin untuk membentuk serat pada kue.
  • Waktu Fermentasi: Diamkan adonan minimal 1 jam untuk pengembangan tekstur berserat.
  • Penyemprotan Air Garam: Semprotkan air garam pada cetakan sebelum menuang adonan untuk mencegah bagian bawah kue cepat gosong.
  • Teknik Mencungkil: Cungkil kue dari salah satu sisi sambil ditarik ke atas untuk mendapatkan bentuk mekar.

Alasan Mengapa Hasil Kue Carabikang Terkadang Gagal

Pembuatan kue carabikang memiliki tantangan tersendiri, dan beberapa faktor dapat menyebabkan kegagalan dalam mencapai hasil yang diinginkan. Memahami penyebab umum kegagalan ini dapat membantu menghindari kesalahan serupa di kemudian hari.

  • Adonan Terlalu Kental atau Terlalu Encer: Konsistensi adonan memengaruhi kemampuan kue untuk mekar.
  • Suhu Cetakan Tidak Tepat: Cetakan yang kurang panas dapat membuat kue tidak mekar dan lengket.
  • Kurangnya Waktu Fermentasi: Adonan carabikang memerlukan waktu istirahat yang cukup agar ragi bekerja optimal.
  • Teknik Mencungkil yang Salah: Proses mencungkil kue dari cetakan adalah kunci untuk mendapatkan bentuk mekar.
  • Penggunaan Santan yang Tidak Sesuai: Santan yang tidak segar dapat memengaruhi rasa dan aroma kue.

Tips Agar Kue Carabikang Lebih Awet

Setelah berhasil membuat kue carabikang yang mekar dan berserat, menjaga kualitasnya agar tetap awet menjadi hal penting. Penyimpanan yang tepat akan mempertahankan tekstur dan rasa kue untuk jangka waktu lebih lama.

  • Penyimpanan Suhu Ruang: Simpan kue carabikang pada suhu ruang dalam wadah kedap udara.
  • Penyimpanan di Lemari Pendingin: Bungkus kue dengan plastik wrap sebelum disimpan di kulkas.
  • Penyimpanan di Freezer: Bungkus kue satu per satu dengan plastik wrap sebelum disimpan di freezer.
  • Menjaga Kelembaban: Tambahkan selembar daun pandan atau sepotong roti tawar di dalam wadah penyimpanan.
  • Pemanasan Ulang: Hangatkan kue carabikang sebelum disajikan untuk mengembalikan tekstur lembutnya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Apa saja ciri kue carabikang yang berhasil mekar sempurna?

A: Kue carabikang yang berhasil mekar sempurna memiliki tekstur berserat, empuk, dan lembut.

Q: Bisakah membuat kue carabikang tanpa menggunakan timbangan?

A: Ya, kue carabikang dapat dibuat menggunakan takaran sendok sebagai pengganti timbangan.

Q: Mengapa adonan carabikang perlu didiamkan sebelum dimasak?

A: Adonan carabikang perlu didiamkan selama minimal 1 jam untuk proses fermentasi.

Q: Apa penyebab kue carabikang tidak mekar atau bantat?

A: Kue carabikang tidak mekar atau bantat dapat disebabkan oleh adonan terlalu kental atau encer.

Q: Bagaimana cara menjaga kue carabikang agar tetap lembut dan tidak cepat basi?

A: Untuk menjaga kue carabikang tetap lembut, simpan dalam wadah kedap udara pada suhu ruang.

closecheck

Thanks For Rating!

Terima kasih sudah membantu banyak orang dengan ratingmu

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |