Cara Mengatasi Makanan Terlalu Asin agar Lezat Kembali

5 days ago 25

Liputan6.com, Jakarta - Masakan yang terlalu asin seringkali menjadi momok di dapur, membuat juru masak mana pun merasa frustrasi. Kesalahan umum ini bisa terjadi pada siapa saja, dari pemula hingga koki berpengalaman, dan seringkali membuat bingung harus berbuat apa. Namun, Anda tidak perlu terburu-buru membuang hasil masakan Anda yang sudah susah payah dibuat.

Ada berbagai trik dan teknik sederhana yang dapat diterapkan untuk mengembalikan keseimbangan rasa pada hidangan Anda. Memahami cara mengatasi masakan keasinan adalah keterampilan penting yang harus dimiliki setiap juru masak. Dengan langkah yang tepat, hidangan Anda bisa terselamatkan dan tetap nikmat disajikan.

Panduan ini akan membahas berbagai metode efektif, mulai dari mengencerkan hingga menyeimbangkan rasa dengan bahan lain. Liputan6 akan menguraikan setiap cara agar Anda dapat dengan mudah menerapkan solusi terbaik sesuai jenis masakan yang Anda hadapi. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Rabu (28/1/2026).

1. Encerkan atau Tambah Bahan Masakan

Encerkan Makanan

Salah satu pendekatan paling langsung untuk mengatasi masakan yang terlalu asin adalah dengan menambahkan cairan tanpa garam. Cairan ini bisa berupa air matang, kaldu tawar, atau santan, disesuaikan dengan jenis hidangan yang sedang Anda siapkan. Penambahan cairan bertujuan untuk mengencerkan konsentrasi garam, sehingga mengurangi intensitas rasa asin secara keseluruhan.

Untuk hidangan berkuah seperti sup, saus, atau gulai, mulailah dengan menuangkan sedikit cairan secara bertahap. Aduk rata dan cicipi masakan Anda setelah setiap penambahan untuk memastikan Anda mencapai tingkat keasinan yang diinginkan. Pendekatan bertahap ini mencegah masakan menjadi hambar atau terlalu encer.

Tambah Volume Masakan

Selain mengencerkan, Anda juga dapat meningkatkan volume masakan dengan menambahkan bahan-bahan utama lainnya yang belum dibumbui atau tidak asin. Misalnya, jika tumis buncis Anda terlalu asin, tambahkan lebih banyak buncis mentah atau irisan tahu ke dalamnya. Metode ini secara efektif akan meningkatkan jumlah total hidangan Anda.

Dengan menambah volume masakan, kadar natrium per porsi akan berkurang secara signifikan, membantu menyeimbangkan rasa asin tanpa harus membuang makanan. Ini adalah cara yang baik untuk menyelamatkan hidangan sekaligus memastikan tidak ada pemborosan bahan makanan.

2. Gunakan Bahan Berpati

Trik populer lainnya, terutama untuk masakan berkuah, adalah memanfaatkan bahan berpati seperti kentang untuk menyerap kelebihan garam. Kentang memiliki kemampuan alami untuk menarik dan menyerap kelebihan natrium dari cairan di sekitarnya.

Caranya cukup mudah:

  • Kupas dan potong kentang mentah menjadi beberapa bagian besar, lalu masukkan ke dalam masakan yang masih mendidih. Biarkan kentang direbus bersama hidangan selama sekitar 10 hingga 15 menit. Selama waktu ini, kentang akan menyerap sebagian besar garam berlebih dari kuah.
  • Setelah proses perebusan, angkat potongan kentang tersebut sebelum Anda menyajikan masakan. Penting untuk tidak membiarkan kentang terlalu lama agar tidak hancur dan mengubah tekstur keseluruhan hidangan Anda. Metode ini efektif mengurangi rasa asin tanpa memengaruhi rasa asli masakan.
  • Selain kentang, bahan berpati lain seperti nasi putih yang dibungkus kain bersih, irisan wortel, atau bahkan pasta juga dapat digunakan dengan cara serupa.

3. Seimbangkan dengan Rasa Asam

Menambahkan bahan asam adalah strategi cerdas untuk menetralkan rasa asin yang berlebihan dalam masakan. Bahan asam tidak secara fisik mengurangi kadar natrium, tetapi bekerja dengan menstimulasi reseptor rasa lain di lidah. Ini membantu menyeimbangkan persepsi rasa asin, membuat hidangan terasa lebih harmonis.

  • Pilihan bahan asam sangat beragam, meliputi perasan jeruk lemon, jeruk nipis, cuka seperti cuka beras atau cuka anggur putih, hingga produk tomat seperti pasta tomat yang secara alami bersifat asam.
  • Misalnya, perasan jeruk nipis akan lebih pas untuk hidangan Asia atau Meksiko, sementara cuka anggur putih mungkin lebih cocok untuk masakan Eropa. Tambahkan bahan asam secara bertahap, sedikit demi sedikit, sambil terus mengaduk dan mencicipi.
  • Dengan penambahan yang tepat, bahan asam dapat memberikan sentuhan kesegaran dan kompleksitas rasa, tanpa mengubah karakter asli hidangan Anda. Proses bertahap memastikan Anda mencapai keseimbangan rasa yang sempurna.

4. Seimbangkan dengan Rasa Manis atau Lemak/Susu

Rasa Manis

Rasa manis merupakan penyeimbang yang sangat efektif untuk mengatasi keasinan yang berlebihan pada masakan. Sedikit tambahan gula pasir, gula merah, atau bahkan madu dapat membantu menetralkan garam dan membuat hidangan terasa lebih seimbang dan kaya rasa.

Sama seperti bahan asam, penambahan pemanis harus dilakukan secara bertahap. Tambahkan sedikit, aduk, dan cicipi untuk memastikan masakan tidak menjadi terlalu manis. Metode ini sangat cocok untuk hidangan dengan bumbu kuat seperti sambal goreng atau balado.

Bahan Berlemak

Selain rasa manis, bahan berlemak atau produk susu juga dapat menjadi penyelamat. Krim kental, susu, sour cream, atau mentega tawar dapat melapisi indra perasa di mulut, sehingga mengurangi intensitas persepsi rasa asin. Susu, khususnya, juga mengandung gula alami yang berkontribusi pada penyeimbangan rasa.

Teknik ini sangat ideal untuk hidangan berkuah krim atau saus kental. Tambahkan produk susu atau lemak secara perlahan, aduk, dan cicipi hingga rasa asin berkurang dan hidangan terasa lebih lembut dan kaya.

5. Panduan Sesuai Jenis Makanan

Kuah atau sup

Jika rasa kuah terlalu asin, jangan buru-buru panik. Masukkan kentang utuh yang sudah dikupas dan dipotong dadu ke dalam sup, lalu masak sekitar 15 menit. Kentang akan membantu menyerap kelebihan garam. Setelah itu segera angkat kentangnya agar kuah tidak menjadi terlalu kental. Jika tidak ada kentang, alternatifnya larutkan 1 sendok makan tepung maizena dengan air dingin, lalu tuangkan ke dalam kuah sambil diaduk perlahan.

Sambal atau saus

Cara mengatasinya berbeda. Tambahkan sekitar 1 sendok teh cuka putih atau air perasan lemon—hindari jeruk nipis karena bisa menimbulkan rasa pahit. Bila sambal juga terasa terlalu pedas, masukkan setengah sendok teh gula aren. Aduk hingga merata dan cicipi kembali. Jangan menambahkan gula terlalu banyak agar rasanya tidak berlebihan. Untuk sambal berbahan tomat, bisa juga ditambahkan tomat segar yang diblender halus.

Masakan padat (seperti rendang atau ayam goreng)

Bagian ini paling sulit diperbaiki. Jika rendang terasa keasinan, tambahkan sekitar 50 ml santan kental (bukan air santan) sambil diaduk perlahan. Sementara untuk ayam goreng, rasanya hampir tidak bisa dikoreksi. Solusinya, sajikan bersama pelengkap seperti mentimun segar atau acar asam-manis agar rasa asin bisa lebih seimbang.

People Also Ask

1. Bagaimana cara cepat mengatasi masakan yang terlalu asin?

Jawaban: Cara cepat mengatasi masakan terlalu asin adalah dengan menambahkan cairan tawar seperti air atau kaldu, atau menambahkan bahan berpati seperti kentang untuk menyerap garam.

2. Bahan apa saja yang bisa menyerap rasa asin pada masakan?

Jawaban: Bahan berpati seperti kentang, nasi putih, atau wortel dikenal efektif menyerap kelebihan garam dari masakan berkuah.

3. Bisakah jeruk lemon atau cuka membantu mengurangi rasa asin?

Jawaban: Ya, bahan asam seperti perasan jeruk lemon atau cuka dapat menyeimbangkan rasa asin dengan menstimulasi reseptor rasa lain di lidah.

4. Apakah menambahkan gula bisa mengatasi masakan yang terlalu asin?

Jawaban: Sedikit tambahan gula pasir, gula merah, atau madu dapat menyeimbangkan rasa asin yang berlebihan, tetapi perlu ditambahkan secara bertahap.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |