Liputan6.com, Jakarta - Kecipir, sayuran polong-polongan yang kaya nutrisi, seringkali menjadi pilihan menarik untuk variasi menu harian di rumah. Sayuran ini dikenal memiliki profil gizi yang baik dan dapat diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Kandungan serat dan vitaminnya menjadikan kecipir pilihan sehat untuk konsumsi sehari-hari. Ketahui juga cara memasak kecipir jadi lauk lezat dan tidak langu.
Namun, tak jarang kecipir dihindari karena masalah bau langu atau perubahan warna menjadi kehitaman setelah dimasak. Kendala ini membuat banyak orang enggan mengolahnya, padahal potensi rasanya sangat beragam. Kekhawatiran akan tekstur yang keras juga seringkali menjadi alasan mengapa kecipir kurang diminati.
Padahal, dengan teknik dan resep yang tepat, Anda bisa menikmati kecipir sebagai lauk lezat dan tidak langu yang menggugah selera. Artikel ini akan membagikan rahasia dan berbagai resep praktis tentang cara memasak kecipir jadi lauk lezat dan tidak langu, dari tips memilih kecipir muda hingga olahan tumis dan kuah santan yang creamy. Mari jelajahi cara mengolah kecipir agar menjadi hidangan favorit keluarga. Jadi simak resep selengkapnya dan tips agar tidak bau langu berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (29/1/2026).
Sayur Kecipir Kuah Santan Bumbu Kuning
Sayur kecipir kuah santan adalah hidangan berkuah kental dan gurih, sangat cocok bagi pecinta masakan bersantan. Perpaduan kecipir dengan santan menghasilkan cita rasa yang lezat, kaya, dan menghangatkan. Kuah santan yang kaya rempah membalut kecipir dengan sempurna, menciptakan hidangan yang nikmat dan mengenyangkan.
Rahasia untuk membuat lauk lezat kecipir kuah santan yang tidak langu terletak pada penggunaan ebi atau udang rebon yang ditumis hingga harum. Bumbu kuning yang digoreng terlebih dahulu juga berperan penting dalam menetralkan bau langu dan menambah gurih pada masakan. Hidangan ini menonjolkan perpaduan kuah santan yang creamy dan gurihnya udang rebon yang membuat bumbu meresap sempurna.
Kombinasi bumbu-bumbu segar seperti bawang merah, bawang putih, kunyit, dan lengkuas memberikan aroma yang khas. Proses memasak yang tepat memastikan kecipir matang sempurna tanpa kehilangan tekstur renyahnya. Sajian ini sangat pas disantap bersama nasi hangat.
Bahan Utama:
- 1 ikat kecipir (sekitar 500 gram)
- 1 liter santan (bisa dari kelapa parut atau 1 bungkus santan instan 65 ml)
- 22 gram udang ebi/rebon (atau secukupnya)
Bumbu Halus:
- 30 butir bawang merah kecil (jika besar, cukup 15 butir)
- 6 siung bawang putih
- 17 buah cabai rawit
- 1 ruas lengkuas
- 2 ruas kunyit kecil
Bumbu Pelengkap:
- 5 lembar daun salam
- ½ sendok makan penyedap rasa
- ½ sendok makan gula
- Garam secukupnya
- Minyak secukupnya untuk menumis
Cara Membuat:
- Siapkan Kecipir: Potong pendek-pendek kecipir, buang ujung-ujungnya yang berserat kaku. Pilih kecipir yang masih muda dengan tekstur lentur dan lunak.
- Rebus Kecipir: Didihkan sekitar 1,5 gayung atau 2 liter air. Setelah mendidih, masukkan semua kecipir dan rebus selama kurang lebih 20 menit hingga empuk. Air rebusan akan agak hitam keunguan, ini wajar karena warna biji kecipir luntur. Buang air rebusan ini.
- Bilas Kecipir: Setelah direbus, siram dan bilas kecipir dengan air dingin untuk menghilangkan bau langu bekas perebusan. Anda bisa membelah kecipir agar lebih tipis, atau biarkan utuh.
- Goreng Bumbu: Panaskan sedikit minyak, masukkan bawang merah, bawang putih, kunyit, dan lengkuas. Goreng hingga harum. Setelah itu, masukkan cabai rawit dan goreng sebentar hingga cabai agak kisut. Angkat bumbu yang sudah digoreng.
- Haluskan Bumbu: Sisihkan lengkuas (cukup digeprek). Haluskan semua bumbu yang sudah digoreng tadi menggunakan cobek atau blender. Tambahkan ½ sendok makan garam saat menghaluskan bumbu. Geprek lengkuas yang sudah disisihkan.
- Tumis Ebi: Panaskan sedikit minyak, masukkan udang ebi dan tumis hingga aromanya harum dan agak kecoklatan.
- Tumis Bumbu Halus: Masukkan bumbu halus dan lengkuas geprek ke dalam tumisan ebi. Tumis lagi sebentar dengan api kecil atau sedang hingga harum wangi udang rebon keluar.
- Masak Santan: Masukkan sekitar seperempat bagian santan terlebih dahulu, aduk rata agar bumbu tanak dan tidak gosong. Tambahkan daun salam. Setelah itu, masukkan sisa santan, penyedap rasa, dan gula pasir. Aduk rata.
- Masukkan Kecipir: Masukkan kecipir yang sudah direbus ke dalam kuah santan. Masak sekitar 10 menit agar bumbu meresap sempurna ke dalam kecipir.
- Koreksi Rasa dan Sajikan: Koreksi rasa, tambahkan garam jika perlu. Sajikan sayur kecipir kuah santan pedas selagi hangat.
Tumis Kecipir Cumi & Buncis ala Restoran
Tumis kecipir dengan cumi dan buncis menawarkan kombinasi tekstur yang beragam dan cita rasa laut yang gurih. Hidangan ini sangat cocok untuk Anda yang menyukai perpaduan sayuran segar dengan hidangan laut. Tekstur renyah kecipir berpadu harmonis dengan kenyal cumi dan buncis.
Rahasia cara memasak kecipir tidak hitam dalam resep ini adalah dengan menggoreng kecipir sebentar sebelum ditumis. Proses penggorengan singkat ini akan membuat kecipir menjadi lembut dan warnanya tetap hijau. Teknik ini juga membantu menjaga kecipir tetap renyah dan menarik secara visual.
Paduan seafood, tekstur beragam, dan warna menarik dari hidangan ini akan memanjakan lidah Anda. Bumbu-bumbu seperti tauco dan kecap manis memberikan sentuhan rasa yang unik dan mendalam. Tumis kecipir cumi buncis siap menjadi menu istimewa di meja makan Anda.
Bahan Utama:
- 300 gram kecipir
- 200 gram kacang buncis
- 300 gram cumi-cumi
- 2 batang daun bawang
Bumbu:
- 7 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 50 gram bawang bombay
- 7 buah cabai keriting merah
- 30 gram tauco
- 2 sendok makan kecap manis
- 1 sendok makan saus tiram
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan Cumi: Potong cumi-cumi dengan teknik diseset agar hasilnya cantik saat matang.
- Siapkan Bumbu: Haluskan bawang putih (bisa diparut atau dicincang halus). Potong-potong bawang merah, bawang bombay, dan cabai keriting. Potong daun bawang panjang-panjang.
- Siapkan Kecipir dan Buncis: Cuci bersih kecipir dan buncis. Buang ujung-ujungnya. Potong buncis menjadi tiga bagian. Potong kecipir sama panjang dengan buncis, pastikan memilih kecipir muda yang lentur dan lembut.
- Goreng Kecipir: Panaskan minyak. Goreng kecipir sebentar saja, sekitar 2 menit, agar lembut dan warnanya tetap hijau. Jangan terlalu lama agar tidak gosong. Angkat dan tiriskan.
- Goreng Buncis: Goreng buncis sebentar saja, sekitar 1 menit. Angkat dan tiriskan.
- Tumis Bumbu: Tumis bawang merah hingga harum. Masukkan cabai dan bawang bombay, tumis hingga layu. Masukkan bawang putih halus.
- Tambahkan Tauco dan Kecap: Masukkan tauco dan kecap manis, tumis sebentar hingga harum.
- Masak Cumi: Masukkan cumi, masak hingga matang.
- Tambahkan Saus Tiram: Beri sedikit saus tiram.
- Campurkan Sayuran: Masukkan kembali kacang buncis dan kecipir yang sudah digoreng.
- Tambahkan Air: Masukkan sedikit air mendidih (jangan air dingin) agar masakan tidak rusak.
- Sajikan: Masak sebentar hingga semua bumbu meresap. Angkat dan sajikan di piring. Warna kecipir akan tetap hijau dan teksturnya lembut.
Tumis Kecipir Ebi Pedas
Tumis kecipir ebi adalah hidangan sederhana yang menggabungkan kesegaran kecipir dengan sentuhan gurih ebi. Hidangan ini sangat cocok sebagai lauk pendamping nasi hangat. Proses pembuatannya yang cepat menjadikan resep ini pilihan praktis untuk santapan sehari-hari.
Perpaduan rasa manis, asin, dan sedikit pedas dari bumbu halus berpadu sempurna dengan tekstur renyah kecipir. Penggunaan ebi kering yang ditumis hingga harum memberikan umami yang kuat pada hidangan ini, menjadikannya lauk lezat tumis kecipir yang menggugah selera.
Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga mudah disesuaikan tingkat kepedasannya sesuai selera keluarga. Anda bisa menambahkan atau mengurangi jumlah cabai sesuai preferensi. Tumis kecipir ebi pedas adalah pilihan tepat untuk variasi menu harian yang kaya rasa.
Bahan Utama:
- 350 gram kecipir, potong serong tipis
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
- Air secukupnya
Bumbu Halus:
- 1 sendok makan ebi kering, rendam air panas, tumbuk kasar
- 2 siung bawang putih
- 3 buah cabai merah keriting
- Cabai rawit sesuai selera pedas
- 4 siung bawang merah
Bumbu Pelengkap:
- 1 sendok makan saus tiram
- Garam secukupnya
- Gula secukupnya
- Penyedap secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan Kecipir: Cuci bersih kecipir, buang seratnya, lalu potong-potong serong.
- Haluskan Bumbu: Haluskan semua bahan bumbu halus.
- Tumis Bumbu: Panaskan minyak, tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga wangi.
- Masukkan Kecipir: Masukkan kecipir ke dalam tumisan bumbu.
- Tambahkan Bumbu Pelengkap: Tambahkan air, saus tiram, garam, gula, dan penyedap secukupnya.
- Masak dan Koreksi Rasa: Masak sebentar (sekitar 5-7 menit) agar kecipir masih memiliki tekstur renyah. Koreksi rasa.
- Sajikan: Sajikan selagi hangat.
Urap Kecipir dengan Kelapa Parut
Urap kecipir adalah hidangan sayuran segar yang dicampur dengan kelapa parut berbumbu, menghasilkan cita rasa gurih, sedikit pedas, dan sangat menyegarkan. Hidangan tradisional ini merupakan pilihan sehat yang kaya serat untuk melengkapi menu makan Anda sehari-hari. Urap kecipir juga cocok sebagai hidangan pelengkap yang menyeimbangkan rasa.
Kombinasi kelapa parut yang gurih dengan aneka rempah membuat urap kecipir menjadi hidangan yang tak hanya lezat, tetapi juga kaya akan nutrisi. Bumbu urap yang dihaluskan seperti cabai, bawang, kencur, dan terasi memberikan aroma dan rasa yang otentik. Proses mengukus kelapa parut berbumbu juga menjadi kunci kelezatan hidangan ini.
Tekstur renyah kecipir yang berpadu dengan bumbu urap akan memanjakan lidah Anda. Tambahan tauge (opsional) akan memperkaya tekstur dan nutrisi. Urap kecipir adalah cara yang lezat untuk menikmati sayuran segar dengan sentuhan tradisional.
Bahan Utama:
- ½ kg kecipir, potong sedang
- 200 gram kelapa parut (agak muda)
- 100 gram tauge (opsional)
Bumbu Halus:
- 1 buah cabai merah besar
- 2 buah cabai merah keriting
- 5 buah cabai rawit (sesuai selera)
- 3 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 1 ruas kencur
- 1 blok terasi
Bumbu Pelengkap:
- 2 lembar daun salam
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan Bumbu: Haluskan semua bumbu halus.
- Campur Kelapa: Campurkan bumbu halus dengan kelapa parut dan daun salam. Aduk rata.
- Kukus Kelapa: Kukus campuran kelapa parut berbumbu hingga matang (sekitar 15-20 menit).
- Rebus Kecipir dan Tauge: Rebus kecipir hingga matang namun tetap renyah. Tiriskan. Jika menggunakan tauge, rebus sebentar dan tiriskan.
- Campurkan: Campurkan kecipir dan tauge rebus dengan kelapa parut berbumbu yang sudah dikukus. Aduk rata.
- Koreksi Rasa dan Sajikan: Koreksi rasa, tambahkan garam, gula, atau kaldu bubuk jika perlu. Sajikan urap kecipir sebagai pelengkap lauk.
Kecipir Bumbu Plecing Khas Lombok
Kecipir bumbu plecing menghadirkan cita rasa pedas dan segar khas masakan plecing, menjadikannya hidangan yang sangat menggugah selera. Bumbu halusnya yang kaya rempah memberikan kedalaman rasa yang unik dan otentik. Hidangan ini cocok bagi Anda penggemar masakan pedas.
Sensasi pedas dari bumbu plecing berpadu harmonis dengan kesegaran kecipir, menciptakan hidangan yang cocok untuk penggemar masakan pedas. Bumbu plecing yang terdiri dari cabai, tomat, dan terasi memberikan karakter rasa yang kuat. Proses pembuatannya pun sangat sederhana dan cepat.
Tambahan jeruk limau dan kacang goreng akan semakin memperkaya cita rasa dan tekstur. Kecipir bumbu plecing dapat menjadi variasi menu yang menyegarkan dan membangkitkan selera makan. Sajikan sebagai lauk utama atau pendamping nasi hangat.
Bahan Utama:
- 1 ikat kecipir, iris serong
Bumbu Halus:
- 10 cabai merah
- 5 cabai rawit
- 2 tomat
- 1 blok terasi
- Garam secukupnya
Bumbu Pelengkap:
- Jeruk limau (opsional)
- Kacang tanah goreng (opsional)
Cara Membuat:
- Rebus Kecipir: Rebus kecipir yang telah diiris hingga matang, lalu tiriskan.
- Haluskan Bumbu: Haluskan semua bahan bumbu halus.
- Campurkan: Campurkan kecipir rebus dengan bumbu halus, aduk-aduk hingga rata.
- Sajikan: Sajikan dengan perasan jeruk limau dan taburan kacang goreng jika suka.
Tumis Kecipir Tempe
Tumis kecipir tempe menawarkan kombinasi tekstur renyah dari kecipir dan gurihnya tempe goreng. Hidangan ini menciptakan sajian yang kaya rasa dan cocok untuk menu harian keluarga. Resep ini sangat praktis dan menggunakan bumbu sederhana yang mudah ditemukan di dapur Anda.
Hidangan ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan asupan protein nabati dari tempe yang baik untuk kesehatan. Perpaduan kecap manis, garam, dan merica memberikan rasa yang seimbang dan nikmat. Tempe goreng yang renyah menambah dimensi tekstur yang menarik.
Rahasia hidangan ini adalah tempe goreng yang menambah rasa gurih dan tekstur. Kesederhanaan bumbunya membuat tumis kecipir tempe menjadi pilihan favorit banyak keluarga. Sajikan tumis kecipir tempe hangat-hangat sebagai lauk pendamping nasi.
Bahan Utama:
- 5 buah kecipir
- 200 gram tempe
- 250 ml air
Bumbu:
- 3 buah cabai keriting
- 1 buah bawang bombay
- 2 siung bawang merah, iris tipis
- 2 siung bawang putih, iris tipis
- 2 sendok makan kecap manis
Bumbu Pelengkap:
- 4 sendok makan margarin atau minyak goreng biasa
- Garam secukupnya
- Merica secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan Kecipir: Potong serong kecipir.
- Siapkan Tempe: Potong tempe korek api atau dadu. Goreng tempe hingga matang atau kecoklatan, sisihkan.
- Siapkan Bumbu: Iris bawang bombay dan cabai keriting. Iris tipis bawang merah dan bawang putih.
- Tumis Bumbu: Panaskan margarin atau minyak, kemudian tumis bawang bombay, cabai keriting, bawang merah, dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan Kecipir: Masukkan kecipir, masak hingga layu.
- Campurkan Tempe dan Bumbu: Masukkan tempe goreng, kecap manis, garam, dan merica. Aduk hingga rata.
- Masak Hingga Meresap: Tambahkan air, masak hingga matang dan bumbu meresap.
- Koreksi Rasa dan Sajikan: Koreksi rasa dan sajikan.
Pecel Kecipir dengan Bumbu Kacang
Pecel kecipir adalah hidangan tradisional Indonesia yang terdiri dari sayuran rebus segar yang disiram dengan bumbu kacang pedas manis. Kecipir memberikan tekstur renyah yang unik, menjadikannya salah satu varian pecel yang patut dicoba. Hidangan ini merupakan pilihan sehat dan mengenyangkan.
Kelezatan bumbu kacang yang kaya rempah berpadu dengan kesegaran kecipir rebus menciptakan hidangan yang seimbang dan memuaskan. Bumbu pecel yang dihaluskan dari kacang tanah, bawang putih, kencur, gula merah, dan asam jawa memberikan cita rasa yang kompleks. Anda bisa menyesuaikan tingkat kepedasannya sesuai selera.
Rahasia hidangan ini adalah bumbu kacang kental yang meresap sempurna. Pecel kecipir adalah pilihan tepat untuk menikmati sayuran dengan cara yang tradisional dan penuh cita rasa. Tambahan daun kecipir atau tauge juga bisa memperkaya variasi pecel Anda.
Bahan Utama:
- Kecipir secukupnya
- Daun kecipir (opsional)
- Tauge (opsional)
Bumbu Pecel (Bumbu Kacang):
- Kacang tanah yang sudah digoreng secukupnya
- Bawang putih
- Kencur
- Gula merah
- Garam
- Air asam jawa
- Cabai rawit (sesuai selera pedas)
Cara Membuat:
- Rebus Kecipir: Rebus kecipir (dan daun kecipir/tauge jika menggunakan) hingga matang namun tetap renyah. Tiriskan.
- Buat Bumbu Pecel: Haluskan kacang tanah goreng bersama bawang putih, kencur, gula merah, garam, dan cabai rawit.
- Campurkan Air Asam Jawa: Tambahkan air asam jawa sedikit demi sedikit sambil terus dihaluskan atau diaduk hingga bumbu kacang mencapai kekentalan yang diinginkan.
- Koreksi Rasa: Koreksi rasa bumbu kacang, pastikan ada perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih.
- Sajikan: Tata kecipir rebus di atas piring, lalu siram dengan bumbu kacang. Sajikan pecel kecipir sebagai hidangan utama atau pendamping.
Tips Wajib Sebelum Memasak Kecipir Agar Tidak Langu
Kecipir, meskipun kaya nutrisi, seringkali dihindari karena bau "langu" atau teksturnya yang keras jika tidak diolah dengan benar. Namun, ada beberapa tips penting yang bisa Anda terapkan sebelum memasak kecipir agar hasilnya lezat dan tidak langu. Memahami cara pra-perlakuan yang tepat adalah kunci utama.
Kunci utama cara memasak kecipir tidak langu terletak pada pemilihan bahan dan pra-perlakuan yang tepat. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan kecipir yang Anda masak memiliki rasa dan tekstur yang optimal. Hindari kecipir yang sudah tua agar tidak berserat.
Penerapan tips ini akan membantu Anda mengatasi masalah umum saat mengolah kecipir. Hasilnya adalah hidangan kecipir yang lezat, tidak langu, dan tetap renyah. Mari simak beberapa tips penting berikut ini.
Pilih Kecipir Muda
Pilihlah kecipir yang masih muda dengan tekstur lentur dan lunak. Kecipir muda memiliki biji yang masih kecil dan tekstur yang renyah, tidak keras. Ciri-ciri kecipir muda adalah mudah dipatahkan dan warnanya hijau pucat. Kecipir yang sudah tua cenderung kaku dan seratnya juga kaku, sehingga tidak enak untuk dimakan.
Buang Bagian Berserat
Sebelum dimasak, potong dan buang ujung-ujung kecipir. Bagian ini biasanya memiliki "sontrot" atau serat yang kaku dan kurang enak dimakan. Membuang bagian berserat akan membuat kecipir lebih nyaman saat disantap dan tidak mengganggu tekstur hidangan.Rebus dan Bilas Air Dingin
Merebus kecipir adalah salah satu cara efektif untuk menghilangkan bau langu. Rebus kecipir selama kurang lebih 20 menit hingga empuk. Air bekas rebusan kecipir akan berwarna agak hitam keunguan karena lunturan warna dari biji kecipir, ini wajar dan airnya harus dibuang. Setelah direbus, siram dan bilas kecipir dengan air dingin. Proses ini membantu membuang bau atau cita rasa langu bekas perebusan.
Goreng Sebentar
Untuk menjaga warna kecipir tetap hijau dan teksturnya lembut, Anda bisa menggoreng kecipir sebentar. Goreng kecipir dalam minyak panas cukup sekitar 2 menit saja. Jika terlalu lama menggoreng, pinggirannya bisa menjadi gosong. Teknik ini juga membantu membuat kecipir menjadi lembut dan tidak keras saat dimasak bersama buncis.
FAQ
Q: Mengapa kecipir berubah warna menjadi hitam setelah dimasak?
A: Warna hitam atau keunguan pada air rebusan kecipir berasal dari lunturan warna biji kecipir, ini adalah hal yang wajar. Untuk mencegah kecipir itu sendiri menjadi terlalu gelap atau mempertahankan warna hijaunya, Anda bisa menggunakan teknik menggoreng sebentar sebelum dimasak lebih lanjut.
Q: Bagaimana cara menghilangkan bau langu pada kecipir?
A: Kuncinya ada pada pra-perlakuan. Rebus kecipir hingga empuk, buang air rebusannya yang hitam, lalu bilas dengan air dingin. Cara ini efektif mengurangi bau langu secara signifikan. Beberapa sumber juga menyarankan menambahkan sedikit garam saat merebus untuk membantu menghilangkan bau langu.
Q: Apa rahasia membuat kuah santan kecipir menjadi gurih dan tidak langu?
A: Untuk kuah santan yang gurih dan tidak langu, gunakan bumbu penambah gurih seperti ebi atau udang rebon yang ditumis hingga harum. Lengkuas juga berperan penting dalam menetralkan bau langu. Pastikan juga untuk menumis bumbu halus hingga benar-benar matang dan harum sebelum dituangi santan.
Q: Bisakah menggunakan kecipir yang sudah tua?
A: Tidak disarankan. Kecipir tua cenderung kaku dan seratnya banyak, sehingga kurang enak dimakan. Selalu pilih kecipir muda dengan tekstur lentur dan lunak.
Q: Berapa lama waktu memasak kecipir yang ideal?
A: Jika direbus, rebus hingga empuk (sekitar 15-20 menit). Untuk tumisan, setelah pra-perlakuan (rebus/goreng), masak bersama bumbu selama 5-10 menit agar bumbu meresap namun tekstur tidak terlalu lembek.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)