7 Cara Memilih Jeruk Manis dan Banyak Air yang Segar, Tidak Asam

5 days ago 27

Liputan6.com, Jakarta - Memilih jeruk yang manis dan segar sering kali terasa mudah, padahal kenyataannya banyak orang masih salah pilih. Padahal, mengetahui cara memilih jeruk manis banyak air sangat penting agar buah yang Anda beli benar-benar memuaskan saat dikonsumsi, baik dimakan langsung maupun dijadikan jus.

Dengan memahami ciri fisik jeruk yang tepat, Anda bisa mendapatkan rasa manis alami, kandungan air melimpah, dan tekstur daging buah yang segar. Berikut ini panduan lengkap dari Liputan6.com, Rabu (28/1/2026) tentang cara memilih jeruk manis banyak air yang bisa langsung Anda praktikkan saat berbelanja.

1. Perhatikan Berat Jeruk

Saat dipegang, jeruk yang terasa berat biasanya memiliki kandungan air yang lebih tinggi. Berat jeruk menjadi indikator penting karena buah yang banyak air akan terasa lebih padat dibanding ukurannya.

Dalam praktik cara memilih jeruk manis banyak air, Anda bisa membandingkan dua jeruk dengan ukuran serupa. Pilih jeruk yang terasa lebih berat di tangan karena itu menandakan daging buahnya penuh dan tidak kering.

Selain itu, jeruk yang berat cenderung memiliki sel-sel buah yang masih utuh. Kondisi ini membuat sari buah tetap tersimpan dengan baik dan rasa manisnya lebih terasa ketika dikonsumsi.

2. Amati Warna Kulit Jeruk

Warna kulit menjadi petunjuk awal tingkat kematangan buah. Menurut laman Health, jeruk yang manis umumnya memiliki warna kuning oranye pada setidaknya 25 persen permukaan kulitnya.

Dalam konteks cara memilih jeruk manis banyak air, warna hijau pekat sering menandakan jeruk masih mentah atau belum matang sempurna. Meski ada varietas tertentu yang tetap hijau saat matang, sebagian besar jeruk konsumsi akan menunjukkan perubahan warna.

Perpaduan warna hijau dan oranye menandakan proses pematangan berjalan baik. Buah seperti ini biasanya memiliki rasa lebih seimbang antara manis dan segar, serta kandungan air yang optimal.

3. Raba Tekstur Kulit Jeruk

Tekstur kulit jeruk dapat memberikan gambaran kondisi bagian dalam buah. Kulit jeruk yang halus dan sedikit kenyal menandakan buah masih segar.

Saat menerapkan cara memilih jeruk manis banyak air, hindari jeruk dengan kulit terlalu keras atau keriput. Kondisi tersebut sering menandakan buah sudah lama dipanen dan kadar airnya berkurang.

Jeruk dengan pori-pori kulit kecil dan rapat juga cenderung memiliki daging buah yang padat. Tekstur seperti ini biasanya berkaitan dengan rasa manis yang lebih konsisten.

4. Cium Aroma Jeruk

Aroma alami jeruk bisa menjadi penentu kualitas rasa. Jeruk yang manis biasanya mengeluarkan aroma segar dan sedikit manis meskipun belum dikupas.

Dalam praktik cara memilih jeruk manis banyak air, dekatkan jeruk ke hidung dan cium bagian kulitnya. Jika aromanya segar dan kuat, besar kemungkinan jeruk tersebut matang dengan baik.

Sebaliknya, jeruk yang hampir tidak beraroma atau berbau asam cenderung memiliki rasa hambar. Aroma yang lemah sering menandakan buah dipanen terlalu dini.

5. Perhatikan Ketebalan Kulit

Ketebalan kulit jeruk sangat memengaruhi jumlah air di dalam buah. Jeruk dengan kulit tipis umumnya memiliki daging buah lebih banyak dan kandungan air lebih tinggi.

Dalam cara memilih jeruk manis banyak air, Anda bisa menekan kulit jeruk secara perlahan. Jika kulit terasa tipis dan mengikuti bentuk daging buah, itu tanda jeruk berkualitas.

Kulit yang terlalu tebal sering kali menyisakan ruang kosong di dalam buah. Kondisi ini membuat jeruk terasa kering dan kurang manis saat dikonsumsi.

6. Cek Kondisi Tangkai Buah Jeruk

Tangkai jeruk sering diabaikan, padahal bisa menjadi indikator kesegaran. Jeruk dengan tangkai yang masih segar dan berwarna hijau menandakan buah baru dipanen.

Saat menerapkan cara memilih jeruk manis banyak air, hindari jeruk dengan tangkai kering atau bahkan copot. Kondisi tersebut bisa menandakan buah sudah lama disimpan.

Tangkai yang segar juga membantu menjaga kelembapan buah. Hal ini membuat kandungan air di dalam jeruk tetap terjaga hingga Anda mengonsumsinya.

7. Periksa Bagian Bawah Kulit Jeruk

Bagian bawah jeruk, yang biasanya memiliki lingkaran kecil, bisa memberi petunjuk penting. Jeruk dengan bagian bawah kecil dan rapat cenderung lebih manis.

Dalam cara memilih jeruk manis banyak air, hindari jeruk dengan bagian bawah yang terlalu besar atau cekung dalam. Ciri ini sering dikaitkan dengan rasa yang kurang optimal.

Bagian bawah yang padat menandakan perkembangan buah yang seimbang. Hal ini biasanya berpengaruh pada rasa yang lebih manis dan tekstur daging buah yang juicy.

Manfaat Jeruk untuk Kesehatan

Tak hanya menyegarkan, ini dia berbagai manfaat buah jeruk bagi kesehatan.

  • Meningkatkan daya tahan tubuh: Jeruk kaya vitamin C yang membantu memperkuat sistem imun. Konsumsi rutin dapat membantu tubuh lebih tahan terhadap infeksi ringan seperti flu dan batuk.
  • Menjaga kesehatan kulit: Kandungan antioksidan dalam jeruk membantu melawan radikal bebas. Vitamin C juga berperan dalam pembentukan kolagen sehingga kulit tampak lebih cerah dan kenyal.
  • Melancarkan pencernaan: Serat alami pada jeruk membantu memperlancar buang air besar. Ini juga bermanfaat menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit.
  • Mendukung kesehatan jantung: Jeruk mengandung kalium dan flavonoid yang membantu menjaga tekanan darah tetap stabil serta mendukung fungsi pembuluh darah.
  • Membantu hidrasi tubuh: Kadar air yang tinggi pada jeruk membantu menjaga cairan tubuh, terutama saat cuaca panas atau setelah aktivitas fisik.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

Apakah jeruk hijau pasti tidak manis?

Tidak selalu. Warna hijau pada kulit jeruk tidak selalu menandakan rasanya asam. Beberapa jeruk tetap berkulit hijau meski sudah matang sempurna dan memiliki rasa manis, terutama jika dipanen di daerah tropis.

Apa jenis jeruk yang paling manis?

Jeruk mandarin, jeruk ponkam, jeruk sunkist, dan jeruk honey dikenal memiliki rasa manis dengan kadar air tinggi. Tingkat kemanisan juga dipengaruhi usia panen dan kondisi tumbuhnya.

Kenapa jeruk rasanya pahit?

Rasa pahit pada jeruk biasanya muncul karena buah belum matang, penyimpanan terlalu lama, atau bagian putih di bawah kulit ikut termakan. Kandungan senyawa limonin juga bisa memicu rasa pahit.

Jeruk apa yang rasanya asam?

Jeruk nipis, jeruk lemon, dan jeruk kesturi dikenal memiliki rasa asam dominan. Jenis jeruk ini lebih sering digunakan sebagai campuran masakan atau minuman, bukan dikonsumsi langsung.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |