Liputan6.com, Jakarta - Bobor daun kenikir, sayur berkuah santan yang kaya rasa, merupakan bagian tak terpisahkan dari khazanah kuliner tradisional Indonesia, khususnya di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kehadirannya telah tercatat dalam Serat Centhini, sebuah ensiklopedia kebudayaan Jawa yang ditulis pada awal abad ke-19, menunjukkan akar sejarah yang panjang dalam masyarakat. Meskipun seringkali diidentikkan dengan bayam, sayur bobor memiliki banyak variasi yang dapat dieksplorasi, salah satunya adalah bobor daun kenikir.
Daun kenikir, dengan aroma khas dan kandungan nutrisi yang beragam, menawarkan dimensi rasa dan manfaat kesehatan yang unik pada hidangan bobor. Sayuran hijau ini dikenal memiliki serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang dibutuhkan tubuh. Mengolah daun kenikir menjadi bobor tidak hanya menghadirkan hidangan yang lezat, tetapi juga memberikan asupan gizi yang baik untuk keluarga.
Setiap resep menyajikan kombinasi bahan dan bumbu yang berbeda, memberikan pilihan variasi rasa yang dapat disesuaikan dengan selera. Dengan panduan ini, Anda dapat menghadirkan hidangan tradisional yang informatif dan edukatif, serta mudah dipahami oleh berbagai latar belakang pembaca. Simak selengkapnya yang dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber pada, Rabu (28/1/2026).
Bobor Daun Kenikir Sederhana
Resep ini menghadirkan bobor daun kenikir dengan bumbu dasar yang mudah ditemukan. Rasa gurih santan berpadu dengan aroma khas kenikir menciptakan hidangan yang menggugah selera. Bobor kenikir sederhana ini cocok bagi Anda yang ingin menikmati kelezatan tradisional dengan persiapan yang tidak rumit.
Proses pembuatannya relatif mudah, dimulai dengan persiapan daun kenikir yang sudah diolah agar tidak pahit, kemudian dilanjutkan dengan menumis bumbu halus. Perpaduan santan encer dan santan kental akan menghasilkan kuah bobor yang creamy dan kaya rasa. Hidangan ini sangat pas disajikan hangat sebagai teman nasi.
Bahan-bahan:
- 1 ikat daun kenikir
- 1 liter santan encer
- 500 ml santan kental
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, memarkan
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 7 siung bawang merah
- 5 butir kemiri
- Secemol kencur
- 1 sendok makan ketumbar utuh
Cara Membuat:
- Bersihkan daun kenikir, buang batang yang tua, lalu cuci bersih. Rebus daun kenikir sebentar dalam air mendidih yang sudah diberi sedikit garam, angkat, dan tiriskan. Peras airnya dan potong-potong sesuai selera.
- Haluskan semua bumbu halus.
- Didihkan santan encer dalam panci. Masukkan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.
- Setelah mendidih, masukkan daun kenikir yang sudah direbus. Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap.
- Tuangkan santan kental, aduk perlahan agar santan tidak pecah. Masak sebentar hingga mendidih kembali dan semua bahan matang. Koreksi rasa.
- Angkat dan sajikan bobor daun kenikir selagi hangat.
Bobor Daun Kenikir Tempe Semangit
Penambahan tempe semangit memberikan aroma dan rasa yang lebih dalam pada bobor daun kenikir. Tempe semangit adalah tempe yang sudah dibiarkan beberapa hari hingga mengeluarkan aroma khas yang unik. Aroma tersebut akan memperkaya cita rasa bobor, menjadikannya lebih kompleks dan menggugah selera.
Kombinasi kenikir dan tempe semangit menciptakan harmoni rasa yang istimewa, memadukan gurih santan dengan sentuhan fermentasi tempe yang khas. Resep ini cocok bagi Anda yang menyukai hidangan tradisional dengan sentuhan rasa yang lebih kuat. Pastikan tempe semangit dipotong kecil agar mudah menyatu dengan kuah bobor.
Bahan-bahan:
- 2 ikat daun kenikir
- 1 papan tempe semangit ukuran kecil
- 1 liter santan encer
- 500 ml santan kental
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, memarkan
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 5 butir kemiri
- Secemol kencur
- 1 sendok makan ketumbar utuh
- Beberapa buah cabai rawit (sesuai selera pedas)
Cara Membuat:
- Siapkan daun kenikir, bersihkan, rebus sebentar, peras, dan potong-potong. Potong tempe semangit menjadi ukuran kecil.
- Haluskan semua bumbu halus.
- Didihkan santan encer dalam panci. Masukkan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.
- Masukkan tempe semangit, masak hingga bumbu meresap ke dalam tempe.
- Tambahkan daun kenikir yang sudah direbus. Beri garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata.
- Tuangkan santan kental, aduk perlahan. Masak hingga mendidih dan semua bahan matang. Koreksi rasa.
- Sajikan bobor daun kenikir tempe semangit hangat.
Bobor Daun Kenikir Jagung Manis
Kombinasi daun kenikir dengan jagung manis memberikan sentuhan rasa manis alami pada hidangan bobor. Jagung manis juga menambah tekstur yang menarik, menciptakan sensasi renyah di setiap gigitan. Resep ini cocok bagi Anda yang menyukai perpaduan rasa gurih dan manis dalam satu hidangan.
Jagung manis tidak hanya menambah rasa, tetapi juga memperkaya tampilan bobor dengan warna kuning cerahnya. Proses pemasakan jagung hingga empuk akan memastikan semua rasa menyatu sempurna dengan kuah santan dan kenikir. Hidangan ini dapat menjadi pilihan menarik untuk variasi menu sehari-hari.
Bahan-bahan:
- 1 ikat daun kenikir
- 1 buah jagung manis, pipil atau potong-potong
- 1 liter santan encer
- 500 ml santan kental
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, memarkan
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 7 siung bawang merah
- 5 butir kemiri
- Secemol kencur
- 1 sendok makan ketumbar utuh
Cara Membuat:
- Siapkan daun kenikir, bersihkan, rebus sebentar, peras, dan potong-potong. Pipil jagung manis atau potong-potong.
- Haluskan semua bumbu halus.
- Didihkan santan encer dalam panci. Masukkan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.
- Masukkan jagung manis, masak hingga jagung empuk.
- Tambahkan daun kenikir yang sudah direbus. Beri garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata.
- Tuangkan santan kental, aduk perlahan. Masak hingga mendidih dan semua bahan matang. Koreksi rasa.
- Sajikan bobor daun kenikir jagung manis hangat.
Bobor Daun Kenikir Pedas
Bagi penggemar rasa pedas, resep ini menambahkan cabai untuk sensasi yang lebih menggigit. Tingkat kepedasan dapat disesuaikan dengan jumlah cabai yang digunakan, sehingga Anda bisa mengatur sesuai preferensi. Bobor pedas ini akan memberikan pengalaman rasa yang berbeda dan memuaskan selera.
Penambahan cabai rawit dan cabai merah besar pada bumbu halus akan menciptakan kuah bobor yang hangat dan berani. Rasa pedas ini berpadu harmonis dengan gurihnya santan dan aroma khas kenikir. Hidangan ini sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin atau bagi Anda yang menyukai tantangan rasa pedas.
Bahan-bahan:
- 1 ikat daun kenikir
- 1 liter santan encer
- 500 ml santan kental
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
- 2 lembar daun salam
- 1 ruas lengkuas, memarkan
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang putih
- 7 siung bawang merah
- 5 butir kemiri
- Secemol kencur
- 1 sendok makan ketumbar utuh
- 15 buah cabai rawit (atau sesuai selera)
- 2 buah cabai merah besar
Cara Membuat:
- Siapkan daun kenikir, bersihkan, rebus sebentar, peras, dan potong-potong.
- Haluskan semua bumbu halus.
- Didihkan santan encer dalam panci. Masukkan bumbu halus, daun salam, dan lengkuas. Aduk rata.
- Setelah mendidih, masukkan daun kenikir yang sudah direbus. Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap.
- Tuangkan santan kental, aduk perlahan. Masak sebentar hingga mendidih kembali dan semua bahan matang. Koreksi rasa.
- Sajikan bobor daun kenikir pedas hangat.
Bobor Daun Kenikir Teri
Penambahan ikan teri pada bobor daun kenikir memberikan rasa gurih asin yang khas dan aroma laut yang menggoda. Teri juga menambah tekstur renyah pada hidangan, menciptakan kombinasi yang kaya di setiap suapan. Resep ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai perpaduan rasa gurih dari santan dan asin dari teri.
Ikan teri yang digoreng hingga garing akan memberikan dimensi rasa dan tekstur yang berbeda pada bobor. Perpaduan bumbu halus dengan lengkuas, kencur, dan asam jawa akan menghasilkan kuah yang kaya dan seimbang. Bobor daun kenikir teri ini dapat menjadi lauk pelengkap nasi hangat yang istimewa.
Bahan-bahan:
- 2 ikat daun kenikir
- 50 gram ikan teri asin, cuci bersih
- 1 liter santan encer
- 500 ml santan kental
- Garam secukupnya (sesuaikan dengan keasinan teri)
- Gula merah secukupnya
- Kaldu bubuk secukupnya
- 1 ruas lengkuas, memarkan
- 1 ruas kencur, memarkan
- Sedikit asam jawa
Bumbu Halus:
- 6 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 15 buah cabai (sesuai selera)
Cara Membuat:
- Siapkan daun kenikir, bersihkan, rebus sebentar, peras, dan potong-potong. Cuci bersih ikan teri.
- Haluskan semua bumbu halus.
- Didihkan santan encer dalam panci. Masukkan bumbu halus, lengkuas, kencur, dan asam jawa. Aduk rata.
- Masukkan ikan teri, masak hingga teri matang dan bumbu meresap.
- Tambahkan daun kenikir yang sudah direbus. Beri garam (sesuaikan dengan keasinan teri), gula merah, dan kaldu bubuk. Aduk rata dan masak hingga bumbu meresap.
- Tuangkan santan kental, aduk perlahan. Masak sebentar hingga mendidih kembali dan semua bahan matang. Koreksi rasa.
- Sajikan bobor daun kenikir teri hangat.
Pertanyaan Umum Seputar Bobor Daun Kenikir
Apa itu sayur bobor?
Sayur bobor adalah hidangan berkuah santan khas Indonesia yang kaya rasa dan berasal dari tradisi kuliner Jawa.
Dari mana asal-usul sejarah sayur bobor?
Sayur bobor tercatat dalam Serat Centhini pada awal abad ke-19, menandakan sejarahnya yang panjang dalam budaya Jawa.
Apakah sayur bobor hanya menggunakan bayam?
Tidak, sayur bobor memiliki banyak variasi bahan, salah satunya menggunakan daun kenikir.
Apa keunggulan daun kenikir sebagai bahan bobor?
Daun kenikir memiliki aroma khas serta kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Berapa perkiraan biaya membuat bobor daun kenikir?
Biaya pembuatan bobor daun kenikir relatif murah, sekitar Rp10.000–Rp20.000 untuk satu porsi keluarga, tergantung harga bahan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)