10 Makanan Khas Jogja yang Gluten Free, dari Cenil sampai Ketan Bumbu

1 week ago 37

Liputan6.com, Jakarta - Berwisata kuliner di Yogyakarta tak melulu soal rasa manis dan gurih yang menggoda, tetapi juga soal kecocokan dengan kebutuhan diet tertentu. Banyak orang kini mencari makanan khas Jogja yang gluten free, terutama Anda yang sensitif terhadap gluten atau memiliki penyakit Celiac.

Gluten sendiri adalah protein yang terdapat pada gandum, barley, dan rye, yang pada sebagian orang bisa memicu gangguan pencernaan hingga peradangan.

Kabar baiknya, kuliner tradisional Jogja didominasi bahan alami, seperti beras, ketan, singkong, dan santan. Inilah yang membuat banyak kuliner Jogja bebas gluten tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga lebih mudah dicerna dan minim proses.

Berencana untuk berlibur di Jogja? Berikut beberapa pilihan jajanan Jogja yang gluten free rekomendasi Liputan6.com, Jumat (23/1/2026)

1. Klepon

Bola-bola hijau dengan isian gula merah cair ini kerap jadi incaran di pasar tradisional. Tekstur klepon yang kenyal berasal dari tepung ketan, bukan tepung terigu, sehingga aman bagi Anda yang menghindari gluten. Aroma pandan yang khas juga memberi sensasi segar saat digigit.

Dari sisi rasa, perpaduan manis gula merah dan gurih kelapa parut terasa sederhana namun memuaskan. Harga klepon relatif terjangkau, biasanya dijual mulai Rp2.000 hingga Rp5.000 per buah, tergantung ukuran dan lokasi penjual.

2. Gethuk Lindri

Olahan singkong yang ditumbuk halus ini dikenal dengan warna-warni cerah dan bentuk berpilin. Bahan dasarnya murni singkong rebus, sehingga tidak melibatkan gandum sama sekali. Teksturnya lembut dengan rasa manis ringan yang ramah di lidah.

Biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut, gethuk lindri menawarkan rasa gurih alami. Untuk satu porsi, Anda cukup merogoh kocek sekitar Rp5.000 sampai Rp10.000, menjadikannya pilihan jajanan aman sekaligus ekonomis.

3. Gatot

Berbeda dari gethuk, gatot dibuat dari singkong yang dikeringkan lalu dikukus kembali. Proses ini menghasilkan tekstur sedikit kenyal dan rasa manis alami yang lebih dalam. Karena berbahan singkong murni, gatot termasuk jajanan tradisional Jogja tanpa gluten yang cukup populer.

Gatot biasanya disajikan bersama kelapa parut dan kadang dicampur tiwul. Harganya pun ramah di kantong, berkisar Rp5.000 hingga Rp8.000 per porsi, cocok untuk camilan sore.

4. Gudeg

Ikon kuliner Jogja ini berbahan utama nangka muda yang dimasak lama dengan santan dan gula aren. Tanpa penggunaan tepung gandum, gudeg termasuk makanan utama yang aman bagi diet bebas gluten. Rasanya manis, gurih, dan kaya rempah.

Dalam satu porsi lengkap biasanya terdapat nasi, gudeg, sambal krecek, telur, dan ayam. Harga gudeg bervariasi, mulai Rp15.000 hingga Rp40.000 tergantung isian dan tempat makan.

5. Lupis

Sekilas mirip lontong, lupis dibuat dari beras ketan yang direbus lama hingga padat. Teksturnya legit dan lembut, lalu disiram gula merah cair serta taburan kelapa parut. Karena berbasis ketan, lupis cocok bagi Anda yang mencari makanan khas Jogja yang gluten free untuk camilan.

Rasa manis-gurihnya seimbang dan tidak berlebihan. Di pasar tradisional, lupis umumnya dijual sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi.

6. Cenil

Jajanan kenyal berwarna-warni ini sering dijual satu tampah bersama lupis dan tiwul. Cenil dibuat dari tepung tapioka atau sagu, dua bahan yang secara alami bebas gluten. Itulah sebabnya cenil kerap direkomendasikan bagi orang dengan intoleransi gluten.

Saat disantap, cenil memberikan sensasi kenyal dengan rasa netral yang diperkaya gula merah dan kelapa. Harganya terjangkau, biasanya sekitar Rp5.000 per porsi kecil.

7. Lemper

Meskipun berisi daging ayam, lemper tetap masuk kategori aman karena pembungkusnya berasal dari ketan. Nasi ketan yang pulen membungkus isian gurih, menciptakan rasa seimbang tanpa tambahan terigu.

Satu buah lemper umumnya dijual Rp3.000 hingga Rp7.000. Anda tetap perlu memastikan bumbu isian tidak menggunakan kecap berbasis gandum jika ingin benar-benar bebas gluten.

8. Ketan Bumbu

Hidangan sederhana ini memadukan ketan putih dengan urap atau serundeng. Tekstur ketan yang pulen dipadukan rasa gurih dan pedas ringan membuatnya cocok sebagai menu sarapan atau pengganjal lapar.

Karena seluruh bahannya berbasis beras ketan dan kelapa, ketan bumbu termasuk makanan khas Jogja yang gluten free yang jarang disadari. Harganya berkisar Rp8.000 hingga Rp15.000 per porsi.

9. Bubur Sumsum

Bubur putih lembut ini dibuat dari tepung beras dan santan, disajikan dengan kuah gula merah. Teksturnya halus dan mudah dicerna, cocok untuk segala usia termasuk Anda yang sensitif gluten.

Rasanya manis ringan dengan aroma pandan yang menenangkan. Di pasaran, bubur sumsum dijual mulai Rp5.000 hingga Rp10.000 per mangkuk.

10. Sate Klathak

Berbeda dari sate pada umumnya, sate klathak menggunakan tusuk besi dan bumbu minimalis berupa garam. Daging kambing yang dipanggang tanpa baluran tepung menjadikannya aman bagi diet bebas gluten.

Rasanya gurih alami dengan aroma khas daging bakar. Satu porsi sate klathak biasanya dibanderol sekitar Rp25.000 hingga Rp40.000, tergantung jumlah tusuk dan lokasi warung.

Dengan beragam pilihan di atas, Anda tidak perlu khawatir kehabisan opsi saat ingin menikmati makanan tradisional Jogja bebas gluten. Selain aman, kuliner-kuliner ini juga mempertahankan cita rasa autentik yang menjadi daya tarik utama Yogyakarta.

People also asked (PAA)

Di mana penjual cenil terkenal di Jogja?

Beberapa penjual cenil yang cukup terkenal di Jogja antara lain adalah Lupis Mbah Satinel di Bumijo Selain itu, kawasan Pasar Kranggan dan Pasar Prawirotaman juga dikenal punya cenil dengan tekstur kenyal dan gula merah legit.

Apakah gluten free pasti lebih sehat?

Tidak selalu. Makanan gluten free memang lebih aman untuk penderita celiac atau intoleransi gluten, tetapi belum tentu lebih sehat untuk semua orang.

Apa oleh-oleh khas Jogja selain bakpia?

Geplak, yangko, tiwul instan, gatot kering, atau cokelat monggo sebagai oleh-oleh khas Jogja. Produk-produk ini punya daya simpan cukup lama dan mencerminkan cita rasa tradisional daerah.

Roti apa yang bebas gluten?

Roti bebas gluten umumnya dibuat dari tepung beras, tepung singkong, tepung sorgum, atau tepung almond. Beberapa roti gluten free juga menggunakan campuran tepung tapioka dan pati kentang agar teksturnya tetap empuk meski tanpa gandum.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |