Liputan6.com, Jakarta - Dalam sejarah mode dunia, gaun pengantin kerajaan selalu menempati kasta tertinggi dalam hal kemewahan dan detail yang rumit. Dibuat khusus oleh perancang busana ternama, gaun-gaun ini tidak hanya berfungsi sebagai pakaian pengantin, tetapi juga sebagai simbol kekuasaan, tradisi, dan momen sejarah yang tak terlupakan.
Setiap jahitan dan hiasan kristalnya menyimpan cerita tentang warisan bangsa yang akan terus dikenang lintas generasi. Dari kemegahan gaun Putri Diana di era 80-an hingga kesederhanaan elegan Meghan Markle, gaya busana para bangsawan ini selalu berhasil memukau jutaan pasang mata. Mari kita intip detail menawan di balik gaun-gaun legendaris tersebut.
1. Putri Diana (Britania Raya)
Melansir People, Senin (19/1/2026), gaun pengantin Putri Diana saat menikah dengan Raja Charles III pada 1981 adalah definisi dari kemegahan era 80-an. Dirancang oleh Elizabeth dan David Emanuel, gaun ini terbuat dari bahan taffeta gading dan sutra, lengkap dengan renda antik milik Ratu Mary.
Salah satu ciri khasnya adalah ekor gaun sepanjang 25 kaki (7,6 meter) yang merupakan rekor terpanjang dalam sejarah pernikahan kerajaan Inggris. Saking panjangnya, gaun ini harus dilipat sedemikian rupa agar bisa masuk ke dalam kereta kuda yang membawa Diana ke Katedral St. Paul.
Elizabeth Emanuel menggambarkan detail kerudung tulle yang dijahit dengan 10.000 mutiara mikro sebagai upaya menciptakan "efek debu peri" agar Diana tampak berkilau di setiap langkahnya. Diana juga menyertakan jimat keberuntungan berupa tapal kuda emas kecil yang dijahit di bagian dalam ikat pinggangnya.
"Kami menggunakan payet yang sama pada gaun itu sendiri, sehingga juga akan berkilau saat Diana berjalan menyusuri lorong," ungkap Elizabeth kepada Vogue Inggris. Penampilan ikonik ini disempurnakan dengan Tiara Spencer milik keluarganya, menciptakan momen mode yang paling banyak dibicarakan hingga saat ini.
2. Kate Middleton (Britania Raya)
Pada 2011, Kate Middleton memukau dunia dengan gaun rancangan Sarah Burton dari Alexander McQueen. Gaun ini memiliki korset renda bergaya Victoria yang menonjolkan garis leher V yang elegan. Bagian bawahnya didesain dengan rok yang empuk di bagian pinggul agar menyerupai bunga yang sedang mekar, lengkap dengan ekor sepanjang hampir 3 meter.
Keunikan gaun ini terletak pada detail rendanya yang menggabungkan motif mawar, thistle, bakung, dan shamrock, simbol dari empat negara yang membentuk Inggris Raya. Para penyulam dari Royal School of Needlework dilaporkan harus mencuci tangan setiap 30 menit dan mengganti jarum setiap tiga jam untuk memastikan kebersihan kain sutra gading tersebut tetap terjaga sempurna.
Kate juga meminjam Tiara Halo Cartier milik Ratu Elizabeth II yang bertabur 878 berlian. Kepopuleran gaun ini sangat luar biasa, terbukti saat dipamerkan di Istana Buckingham, lebih dari 600.000 orang rela mengantre untuk melihat mahakarya ini dari dekat. Ini adalah salah satu bukti bahwa gaya Kate telah menjadi standar baru bagi pengantin modern.
3. Meghan Markle (Britania Raya)
Berbeda dengan para pendahulunya, Meghan Markle memilih gaya minimalis yang sangat modern saat menikah dengan Pangeran Harry pada 2018. Gaun rancangan Clare Waight Keller untuk rumah mode Givenchy ini mengandalkan siluet bersih dengan garis leher bateau yang ramping dan lengan tiga perempat. Tanpa renda atau manik-manik, keindahan gaun ini terpancar dari kualitas bahan sutra cady yang mewah.
Elemen yang paling mencuri perhatian adalah kerudung sepanjang 5meter yang disulam dengan flora khas dari 53 negara Persemakmuran Inggris. Meghan juga menyelipkan "sesuatu yang biru" berupa potongan kain dari gaun yang ia kenakan pada kencan pertamanya dengan Harry. Proses pembuatan kerudung ini memakan waktu ratusan jam demi mencapai detail yang sangat poetiis dan simbolis.
Clare Waight Keller menjelaskan bahwa menjaga kemurnian kain putih bersih tersebut adalah tantangan terbesar. "Ada banyak orang yang terlibat dalam pengerjaannya, dan jelas butuh waktu berjam-jam untuk melakukannya," kenangnya. Meghan melengkapi penampilannya dengan Tiara Queen Mary Diamond Bandeau yang dipinjamkan langsung oleh mendiang Ratu Elizabeth II.
4. Ratu Elizabeth II (Britania Raya)
Pernikahan Ratu Elizabeth II dengan Pangeran Philip pada 1947 terjadi tak lama setelah Perang Dunia II berakhir. Untuk membiayai gaunnya, sang Ratu harus mengumpulkan kupon jatah pakaian dari pemerintah. Desainer Norman Hartnell menciptakan gaun yang terinspirasi dari lukisan "Primavera" karya Botticelli, yang melambangkan kebangkitan dan harapan bagi negara pasca-perang.
Gaun tersebut terbuat dari sutra gading yang mewah, dihiasi dengan motif bunga melati, mawar, dan bulir gandum yang dibentuk dari 10.000 mutiara serta kristal. Hartnell bahkan menyebut karya ini sebagai "gaun terindah yang pernah ia buat" sepanjang kariernya. Ekor gaun sepanjang 4,5 meter disulam dengan tangan, memberikan efek megah saat sang Ratu berjalan di altar Westminster Abbey.
Ada cerita menarik di balik Tiara Fringe Ratu Mary yang ia kenakan; tiara tersebut sempat patah sesaat sebelum upacara dimulai. Beruntung, perhiasan kerajaan tersebut bisa diperbaiki dengan cepat meskipun menyisakan sedikit celah kecil di antara bingkainya. Gaun ini tetap menjadi salah satu contoh terbaik bagaimana busana bisa menjadi metafora kebangkitan sebuah bangsa.
5. Putri Eugenie (Britania Raya)
Putri Eugenie memberikan pernyataan yang sangat kuat melalui gaun pengantinnya pada tahun 2018. Dirancang oleh Peter Pilotto dan Christopher De Vos, gaun ini memiliki kerah lipat di bahu dan bagian punggung bawah yang sengaja terbuka. Desain ini dibuat atas permintaan Eugenie untuk memperlihatkan bekas luka operasi skoliosis yang ia jalani di usia 12 tahun.
Motif pada kain jacquard sutra gaun ini juga penuh makna, menyertakan gambar thistle untuk Skotlandia dan shamrock untuk akar Irlandia dari ibunya. "Saya pikir Anda dapat mengubah cara pandang tentang kecantikan, dan menunjukkan bekas luka kepada orang-orang adalah hal yang sangat istimewa," kata Eugenie dalam sebuah wawancara.
Eugenie melengkapi penampilannya dengan Greville Emerald Kokoshnik Tiara yang memiliki zamrud hijau besar di tengahnya, senada dengan anting pemberian suaminya, Jack Brooksbank. Penampilan ini dianggap sebagai salah satu yang paling berani dan menginspirasi dalam sejarah pernikahan kerajaan Inggris baru-baru ini.
6. Putri Beatrice (Britania Raya)
Putri Beatrice mencatatkan sejarah sebagai pengantin kerajaan pertama yang mengenakan gaun daur ulang. Ia memilih gaun vintage Norman Hartnell milik neneknya, Ratu Elizabeth II, yang pernah dipakai sang Ratu pada 1961. Gaun taffeta peau de soie gading ini sedikit dimodifikasi dengan tambahan lengan organza agar sesuai dengan suasana pernikahan di tengah pandemi COVID-19.
Langkah ini dipuji sebagai bentuk penghormatan sekaligus kesadaran akan keberlanjutan. Kurator pameran Caroline de Guitaut mencatat bahwa Beatrice sangat peduli dengan aspek daur ulang tersebut. "Dia banyak berbicara tentang aspek daur ulang dan bagaimana itu sangat penting baginya mengingat situasi pandemi yang kita hadapi," jelas Caroline.
Sentuhan emosional lainnya adalah penggunaan Tiara Fringe Ratu Mary, perhiasan yang sama dengan yang dikenakan Ratu Elizabeth II pada hari pernikahannya sendiri. Kedekatan antara nenek dan cucu ini membuat penampilan Beatrice terasa sangat intim, bersahaja, namun tetap memiliki nilai sejarah dan sentimental yang tak ternilai harganya.
7. Grace Kelly (Monako)
Gaun pengantin Grace Kelly saat menikah dengan Pangeran Rainier III dari Monako pada tahun 1956 sering dianggap sebagai standar emas gaun pengantin klasik. Dirancang oleh Helen Rose, desainer kostum dari studio film MGM, gaun ini dibuat oleh 30 penjahit menggunakan 300 yard renda Belgia antik yang sangat langka.
Detailnya meliputi kerah tinggi, korset renda yang disulam dengan mutiara, serta rok taffeta berbentuk lonceng yang anggun. Alih-alih mengenakan tiara yang besar, Grace memilih topi Juliet dari renda yang dihiasi mutiara untuk menahan kerudungnya. Gaya ini memberikan kesan feminin, bangsawan, sekaligus sangat berkelas yang tetap relevan hingga berpuluh-puluh tahun kemudian.
Hingga saat ini, gaun Grace Kelly masih menjadi referensi utama bagi banyak desainer dunia, termasuk saat merancang gaun Kate Middleton dan Miranda Kerr. Gaun tersebut kini disimpan dan dipamerkan di Museum Seni Philadelphia, kota asal sang aktris legendaris tersebut, sebagai warisan mode dunia.
8. Putri Charlene (Monako)
Putri Charlene dari Monako memilih kemewahan modern dalam balutan gaun rancangan Giorgio Armani pada tahun 2011. Gaun sutra gading ini memiliki garis leher yang memamerkan bahu (off-the-shoulder) dan dihiasi dengan 40.000 kristal Swarovski serta 20.000 mutiara berbentuk tetesan air mata. Proses pengerjaannya membutuhkan waktu hingga 2.500 jam kerja.
Roberta Armani, keponakan Giorgio, menjelaskan bahwa mereka ingin menciptakan sesuatu yang abadi namun tetap sophisticated. Gaun ini memiliki ekor sepanjang 5 meter dan kerudung luar biasa panjang yang mencapai 20 meter. Meskipun tampak sangat indah, Charlene mengakui bahwa gaun tersebut cukup berat untuk dikenakan sepanjang acara.
"Gaun pengantinnya cukup berat jadi saya ingin berganti menjadi sesuatu yang ringan untuk malam itu," kenangnya kepada majalah Vogue. Untuk resepsi, ia berganti dengan gaun sifon sutra yang lebih fleksibel, namun gaun utamanya tetap tercatat sebagai salah satu gaun pengantin paling mewah dan berkilau dalam sejarah kerajaan Monako.
9. Putri Margaret (Britania Raya)
Putri Margaret, adik dari Ratu Elizabeth II, memilih gaya yang mengejutkan publik pada pernikahannya tahun 1960. Ia mengenakan gaun rancangan Norman Hartnell yang sangat simpel, bahkan majalah Life menyebutnya sebagai "gaun pengantin kerajaan paling sederhana dalam sejarah." Gaun ini terbuat dari bahan organza sutra tanpa hiasan kristal atau manik-manik yang mencolok.
Margaret sengaja meminta desain minimalis agar tidak menenggelamkan postur tubuhnya yang mungil. Fokus utama penampilannya justru terletak pada Tiara Poltimore yang berukuran cukup besar dan rumit, memberikan kontras yang sempurna dengan gaunnya yang polos. Kesederhanaan ini justru memberikan kesan elegan yang kuat dan sangat modern pada masanya.
Meskipun terlihat simpel, kualitas jahitan dan siluet gaun ini dianggap sebagai mahakarya teknis. Margaret membuktikan bahwa kemewahan kerajaan tidak selalu harus ditunjukkan melalui hiasan yang berlebihan, melainkan melalui proporsi yang tepat dan material yang berkualitas tinggi.
10. Ratu Rania (Yordania)
Ratu Rania dari Yordania tampil memukau pada pernikahannya pada 1993 dengan Raja Abdullah II. Ia mengenakan gaun rancangan desainer Inggris, Bruce Oldfield, yang menggabungkan elemen tradisional Timur Tengah dengan sentuhan mode Barat. Gaun bola yang megah ini dilengkapi dengan jaket bolero berlengan pendek dengan kerah berdiri yang unik.
Keindahan gaun ini terletak pada bordiran benang emas yang rumit di sepanjang garis leher, lengan, dan bagian bawah roknya. Detail emas ini terinspirasi dari busana tradisional Suriah yang dipamerkan di Victoria and Albert Museum, London. Penampilan Rania memberikan nuansa keagungan yang segar dan berbeda dari pengantin kerajaan Eropa pada umumnya.
Alih-alih mengenakan tiara berlian, Rania memilih hiasan rambut yang berkilau untuk menahan kerudungnya, menciptakan tampilan yang tetap ningrat namun tetap terasa rendah hati. Hingga kini, gaun pengantin Ratu Rania sering disebut sebagai salah satu busana pengantin kerajaan paling berpengaruh dan unik di dunia Arab.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489115/original/086729200_1769826254-lalisa3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490635/original/015467000_1770018615-gambar__5_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490589/original/083243800_1770017053-gambar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490336/original/098086600_1770008327-as.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490227/original/005834600_1770002805-SAM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490637/original/091796900_1770018980-nicola_peltz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5338217/original/075517700_1756967700-ss.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5214334/original/000919900_1746760852-Gemini_Generated_Image_mdr774mdr774mdr7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490208/original/019300500_1770002523-56fb4f6a-a120-49e4-ac30-9eac256d9a0c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490576/original/000054700_1770016226-menu_makan_anak__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490568/original/097169200_1770016022-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.36.27.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4984171/original/063267400_1730185598-IMG-20230227-WA0052-617450006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5350683/original/045639900_1758005379-Gemini_Generated_Image_v8xji0v8xji0v8xj__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490326/original/015470100_1770007781-Sambal_Matah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490446/original/063175300_1770011701-SnapInsta-Ai_3822142051438394029.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490512/original/082894200_1770013698-Gemini_Generated_Image_yg3jxcyg3jxcyg3j.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5261773/original/081492900_1750688155-young-happy-businesswoman-eating-break-office.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490508/original/090232600_1770013669-central_springbed_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490297/original/019286600_1770006932-ikan_kembung__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490177/original/090418100_1770001564-AP26033005917016.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373357/original/048602800_1759820171-SnapInsta.to_560669028_18535972480043602_4721668802629419488_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414818/original/029407400_1763352077-ATK_BOLA_Byon_Combat_Showbiz_6.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371768/original/035487700_1759720376-2024-04-09.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5355547/original/062886800_1758342840-Poster___Apple_Artwork_-_VOS_Jalinan_Terlarang_-_Poster_PertamaLandscape.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/5405283/original/043379500_1762433088-Rinanda_Aprillya_Maharani__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390488/original/063405100_1761278709-Premier_League_2025-26_ATK_BOLA__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373631/original/044574800_1759826535-unnamed__57_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/949101/original/010743900_1438935429-js3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376791/original/062457500_1760024376-Screenshot_2025-10-09_223604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378660/original/056383000_1760269796-WhatsApp_Image_2025-10-12_at_09.28.26.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377166/original/066367600_1760078929-MixCollage-10-Oct-2025-01-47-PM-5603.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4197597/original/080031300_1666234834-248444520_240009231493776_5687203792293197714_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5132032/original/043302500_1739436053-WhatsApp_Image_2025-02-13_at_15.07.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371305/original/003419200_1759646163-Pertaruhan_The_Series_3_-_Poster.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387021/original/037655400_1761029122-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2321342/original/006886300_1533604891-098269700_1448861796-gili_trawangan1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3558580/original/014125500_1630551817-29cccc00ef6aae3e8e27a0e76869f777.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5389601/original/073125400_1761204287-Stasiun_Madiun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5373638/original/073692000_1759826729-2.jpg)