Tren Minum Teh Premium Berkembang, Bagaimana Cara Tepat untuk Menikmatinya?

3 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Tren konsumsi teh premium mulai berkembang di Indonesia seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pengalaman menikmati minuman yang lebih personal dan berkualitas.

"Kalau kopi sekarang orang sudah mengenal body, aroma, dan karakter rasa, sebenarnya teh juga memiliki hal yang sama. Ada briskness, aroma, body, dan karakter yang berbeda-beda di setiap varian," ujar Commercial Director PT Sinergi Prosperia Global selaku distributor resmi Harney & Sons di Indonesia, Liana Setiawan, dalam acara di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia mengatakan konsumen saat ini mulai memahami bahwa teh memiliki karakter rasa yang kompleks layaknya kopi specialty. Menurutnya, masyarakat kini mulai memperhatikan unsur aroma, tingkat kepekatan, hingga sensasi rasa yang dihasilkan dari setiap jenis teh.

Liana menyebut Indonesia berpeluang besar membuat budaya menikmati teh premium semakin besar lantaran masyarakatnya sudah akrab dengan tradisi minum teh sejak lama. Selain itu, Indonesia juga memiliki bahan baku berkualitas tinggi, seperti teh putih, kayu manis, hingga moringa yang dinilai mampu bersaing di pasar global.

Founder brand teh premium asal AS, Harney & Sons, Michael Harney, menambahkan bahwa teh premium bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman menikmati bahan terbaik dari berbagai negara. Menurutnya, setiap jenis teh memiliki karakter unik yang dipengaruhi oleh iklim, tanah, hingga proses pengolahan.

"Kami bertujuan menghadirkan kemewahan sehari-hari melalui teh berkualitas yang dapat dinikmati setiap hari. Teh yang baik seharusnya menciptakan pengalaman dan menghadirkan senyum di wajah orang-orang," kata Harney.

Teh Premium Tak Bisa Asal Seduh

Harney menjelaskan bahwa setiap teh memiliki karakter yang berbeda tergantung jenis daun, asal perkebunan, hingga teknik pengolahannya. Untuk mendapatkan rasa dan aroma yang maksimal, teh premium membutuhkan metode penyeduhan yang tepat. 

Untuk teh hitam, pihaknya menyarankan penggunaan air mendidih dengan waktu seduh sekitar empat hingga lima menit. Sementara, teh hijau diseduh menggunakan suhu lebih rendah, sekitar 80 derajat Celsius selama tiga menit agar rasa tidak terlalu pahit.

"Air adalah ibunya teh. Bila kualitas air baik, teh juga akan memberikan rasa yang lebih optimal," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa karakter teh premium juga dapat dikenali dari body, aroma, dan briskness atau sensasi sepat yang muncul saat diminum. Menurutnya, pemahaman mengenai karakter teh menjadi penting karena dapat membantu konsumen menemukan varian yang sesuai dengan preferensi masing-masing.

Dalam acara peluncuran tersebut, Harney & Sons memperkenalkan sembilan varian teh premium seperti Paris, Hot Cinnamon Spice, Chamomile, Dragon Pearl Jasmine, Cherry Blossom, hingga English Breakfast. Setiap varian memiliki karakter berbeda, mulai dari floral, citrus, spicy, hingga bold.

Teh Premium Dipadukan dengan Pengalaman Kuliner

Perkembangan teh premium juga terlihat dari cara penyajiannya yang kini semakin dekat dengan dunia kuliner dan gastronomi. Dalam peluncuran itu, sejumlah menu makanan disajikan dengan teh infus untuk menunjukkan bahwa teh dapat menjadi bagian dari pengalaman bersantap modern.

Liana mengatakan teh premium tidak lagi diposisikan hanya sebagai minuman biasa, tetapi juga mampu meningkatkan cita rasa makanan melalui konsep tea pairing. Menurutnya, kombinasi teh dan makanan tertentu dapat menghasilkan pengalaman rasa yang lebih kompleks.

"Peppermint cocok dipadukan dengan dark chocolate, lalu cinnamon tea bisa dipasangkan dengan apple pie. Jadi, teh bukan hanya diminum begitu saja, tetapi juga bisa meng-enhance rasa makanan,” ujarnya.

Harney menyebut tren tea pairing sebenarnya sudah berkembang di sejumlah negara seperti Jepang, Amerika Serikat, hingga Eropa. Menurutnya, konsumen global kini mulai melihat teh sebagai bagian dari pengalaman fine dining dan gaya hidup premium.

" Teh punya banyak karakteristik arona, seperti anggur atau kopi specialty. Maka itu, teh juga dapat dipadankan dengan makanan tertentu untuk menciptakan pengalaman baru," imbuhnya.

Varian Favorit Dunia Jadi Langkah Awal Pasar Indonesia

Dari sembilan varian teh yang diperkenalkan ke Indonesia, Harney mengatakan varian seperti Hot Cinnamon Spice dan Paris menjadi produk favorit konsumen di berbagai negara. Hot Cinnamon Spice dikenal memiliki karakter rempah yang kuat tanpa tambahan gula, sementara Paris menghadirkan perpaduan rasa fruity, vanilla, karamel, dan bergamot.

Ada pula Chamomile asal Mesir yang dikenal memiliki karakter floral lembut dan bebas kafein, serta Dragon Pearl Jasmine dari Provinsi Fujian, China, yang dibuat melalui proses gulung tangan dan infus bunga melati. Menurut Liana, sembilan varian tersebut dipilih melalui proses kurasi berdasarkan produk paling diminati di pasar global.

Ke depan, pihaknya berencana menambah lebih banyak varian di Indonesia. "Harapannya teh dan rempah Indonesia juga bisa masuk ke produk global Harney & Sons," ujarnya.

Read Entire Article
Online Global | Kota Surabaya | Lifestyle |